Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Optimizing Deep Learning Models with Custom ReLU for Breast Cancer Histopathology Image Classification Nugroho, Wahyu Adi; Supriyanto, Catur; Pujiono, Pujiono; Shidik, Guruh Fajar
Scientific Journal of Informatics Vol. 11 No. 3: August 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sji.v11i3.12722

Abstract

Purpose: The prompt identification of breast cancer is crucial in preventing the considerable damage inflicted by this dangerous form of cancer, which is widely happened across the globe. This study seeks to refine the efficacy of a deep learning-driven approach for the precise diagnosis of breast cancer by employing diverse bespoke Rectified Linear Units (ReLU) to improve the model's performance and reduce inaccuracies within the system. Method: This study focuses on analyzing a deep learning approach utilizing the BreakHis dataset with 7,909 images, incorporating changes to the ReLU activation function across different pre-trained CNN models. It then evaluates performance through measurement such as accuracy, precision, recall, and F1-Score. Result: Based on our experiment results, it can be shown that the DenseNet201 models with a custom LeakyReLU excel beyond the typical ReLU, achieving the highest accuracy, recall, and F1-Score at 99.21%, 99.21%, and 99.11%, respectively. Simultaneously, ResNet152, utilizing LessNegativeReLU (α=0.05), achieved the highest precision at 99.11%. The VGG11 model exhibited the most notable performance enhancement, with improvements ranging from 1.39% to 1.59%. Novelty: The research is original in optimizing a model for accurate breast cancer diagnosis. The proposed model is superior to the model utilizing the default activation function. This finding indicates that the study significantly enhances performance while effectively minimizing errors, thereby necessitating further exploration into the effectiveness of the customized activation function when applied to other medical imaging modalities.
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA UMKM STUDI KASUS BANDAR PENTOL INFORMATIC Suci Cahyani; Xaperius Alberto; Abusiri Abusiri; Rachmad Ibrahim; Wahyu Adi Nugroho; Christian Hadinata Hodianto; Sri Rahayuningsih
Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkpim.v2i3.434

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia mengalami perkembangan yang signifikan. Dalam perekonomian Indonesia, UMKM menjadi kelompok usaha dengan jumlah terbesar. Bahkan saat terjadi krisis global, UMKM tetap berperan sebagai penopang perekonomian negara. Laporan keuangan merupakan salah satu aspek kritis dalam mengelola Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Laporan keuangan adalah alat yang sangat penting bagi pemilik UMKM.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menguraikan fenomena dan fakta yang ada atau terjadi dalam obyek penelitian. Data diperoleh dari hasil observasi dan wawancara yang dilaksanakan di UMKM Bandar Pentol Informatic selama bulan April 2024. Bandar Pentol Informatic merupakan usaha yang bergerak dibidang produksi pangan khususnya memproduksi daging. Usaha ini beroperasional setiap hari. Lokasinya berada di jl. Raya kedung cowek, Kenjeran, Surabaya. Usaha Bandar Pentol Carismatic ini dibangun dalam skala kecil. Pada awal mendirikan usaha pentol ini, Bapak Rozikin hanya menjual di desa-desa dekat rumah. Seiring berjalannya waktu, permintaan konsumen semakin banyak dan beliau mulai membuka cabang pentol. Usaha Bandar Pentol Informatic ini dapat memproduksi kurang lebih 15 kg dalam sehari. Dalam siklus akuntansi, biasanya periode laporan disajikan tahunan.Laporan yang dibuat yaitu Laporan laba rugi, laporan ekuitas pemilik, dan laporan posisi keuangan.
Pengaruh Varietas dan Paket Pemupukan pada Fase Produktif terhadap Kualitas Melon (Cucumis melo L.) di Quartzipsamments Firmansyah, Muhammad Anang; Nugroho, Wahyu Adi; Suparman
Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Hortikultura Indonesia
Publisher : Indonesian Society for Horticulture / Department of Agronomy and Horticulture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.449 KB) | DOI: 10.29244/jhi.9.2.93-102

Abstract

ABSTRACTMelon (Cucumis melo L.), one of the high-value fruits, has been started to expand by farmers but the heterogeneity in quality may constrain the development. This study aimed to improve the quality of melon in quartz-sand soil (Quartzipsamments). A field experiment based on the split-plot design was conducted on April to June 2016 in Kotawaringin Timur Regency, Central Kalimantan Province, using two factors comprising melon varieties and on-productive-stage fertilization. The varieties consist of Rio F1 (V1), Action 434 F1 (V2), Madesta F1 (V3), Dewo F1 (V4), Gracia F1 (V5), and Okasa F1 (V6). While four fertilization packages which have different dosage on each were tested, including control (P0), low (P2), medium (P3), and high (P3). The result indicated that either varieties or fertilizing significantly affected growth, yield, and the quality of melon. There was a significant interaction between varieties and fertilizing toward yield and quality. Madesta F1 is the only varieties which showed positive response along with increasing fertilizer dosage, and the highest weight (4.55 kg) occurred on the high fertilizing level (P3). While in regard to sweetness level, Rio F1 showed a positive response until medium fertilizing dosage (P2) and resulted in the highest sweetness level by 13.05 oBrix but decreased on the higher dosage (P3). The fruit weight slightly-negative correlated with total sweetness level where the increase in weight may reduce the sweetness level.Keywords: lowland, quartz sand, sweetness levelABSTRAKMelon (Cucumis melo L.) sebagai salah satu komoditas bernilai ekonomis tinggi mulai dikembangkan banyak petani, namun terkendala dengan kualitas buah yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan mutu buah melon di tanah pasir kuarsa (Quartzipsamment). Percobaan lapangan dengan Rancangan Petak Terbagi dilakukan pada bulan April hingga Juni 2016 di Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, dengan menggunakan dua faktor, yaitu varietas dan dosis pemupukan pada fase produktif. Faktor varietas terdiri atas: Rio F1 (V1), Action 434 F1 (V2), Madesta F1 (V3), Dewo F1 (V4), Gracia F1 (V5), dan Okasa F1 (V6). Sedangkan faktor pemupukan pada fase produktif terdiri atas: kontrol (P0), rendah (P2), sedang (P3), dan tinggi (P3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor varietas maupun pemupukan berpengaruh terhadap peubah pertumbuhan, hasil, maupun kualitas. Terdapat interaksi yang nyata antara varietas dan pemupukan terhadap peubah hasil maupun kualitas buah. Madesta F1 adalah satu-satunya varietas yang menunjukkan respon positif dengan meningkatnya dosis pemupukan, dengan bobot buah tertinggi sebesar 4.55 kg dicapai pada perlakuan dosis tinggi (P3). Untuk kemanisan buah, varietas Rio F1 menunjukan respon positif dengan adanya peningkatan dosis hingga dosis sedang (P2) dengan nilai kemanisan tertinggi di antara yang lain (13.05 oBrix), namun menurun pada dosis yang lebih tinggi (P3). Bobot buah berkorelasi negatif yang tidak terlalu erat dengan tingkat kemanisan total buah, semakin tinggi bobot cenderung menurunkan tingkat kemanisan buah.Kata kunci: dataran rendah, pasir kuarsa, tingkat kemanisan
ANALISIS KEMAMPUAN PUKULAN SERVIS PENDEK DALAM PERMAINAN BULUTANGKIS PADA PB. GUNDUL JAYA KABUPATEN INDRAMAYU Wahyu Adi Nugroho; Handayani Nila
Jurnal Olahraga Nasional Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Olahraga Nasional
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pukulan servis adalah sebuah momentum dimulainya pertandingan bulutangkis yang memiliki salah satu variasi servis pendek. Keberhasilan permainan sangat ditentukan seberapa baik servis dilakukan. Permasalahan yang terjadi pada atlet PB Gundul Jaya adalah para atlet tidak mengetahui teknik dasar untuk melakukan servis yang baik, sehingga kualitas servis yang dihasilkan buruk. Shuttlecock sering menyangkut di net atau melambung terlalu tinggi di atas net sehingga dapat dengan mudah dikembalikan lawan. Maka penelitian ini ditujukan untuk mengukur kemampuan atlet PB Gundul Jaya dalam melakukan servis pendek serta mencari solusi agar kemampuan tersebut meningkat. Metode penelitian yang dipakai adalah kuantitaif dengan pendekatan deskriptif. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik total sampling, karena jumlah populasi kurang dari 100 orang, maka keseluruhan populasi dijadikan sampel penelitian dengan jumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan dasar servis pada permainan bulutangkis atlet PB Gundul Jaya keseluruhan berada pada kategori kompeten dan sudah paham akan dasar dasar bulutangkis, khususnya kemampuan dasar servis pendek. Pemberian materi serta pemahaman terkait teknik dasar melakukan servis pendek terbukti mampu meningkatkan kemampuan dalam melakukan servis pendek.
ANALISIS KONDISI FISIK PEMAIN SSB GARUDA TEGALWANGI DALAM PERSIAPAN PIALA SOERATIN U-15 TAHUN 2024 Bahari, Pualam; Nugroho, Wahyu Adi
Jurnal Olahraga Nasional Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Olahraga Nasional
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil kondisi fisik pemain Sekolah Sepak Bola (SSB) Garuda Tegalwangi dalam persiapan menghadapi Piala Soeratin U-15 tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui tes dan pengukuran fisik. Populasi penelitian terdiri dari 30 pemain SSB Garuda Tegalwangi, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Hasil penelitian menunjukkan variasi signifikan dalam tingkat kebugaran fisik pemain, dengan 30% pemain berada dalam kategori "cukup", 20% dalam kategori "baik", dan 13% dalam kategori "baik sekali". Namun, 17% pemain berada dalam kategori "kurang" dan 20% dalam kategori "sangat kurang". Temuan ini mengindikasikan perlunya program latihan yang lebih terstruktur dan komprehensif, termasuk aspek nutrisi, istirahat, dan psikologis, untuk meningkatkan kebugaran dan performa pemain.
The Study Health and Economic Determinants Shape Human Development Index: Determinan Kesehatan dan Ekonomi Membentuk Indeks Pembangunan Manusia Nugroho, Wahyu Adi; Saptutyningsih, Endah; Ma’ruf , Ahmad
Academia Open Vol. 11 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.11.2026.13458

Abstract

General Background Human development represents a multidimensional paradigm integrating health, education, and living standards as core indicators of societal progress. Specific Background This study examines variations in the Human Development Index (HDI) using panel data across multiple administrative units over the 2019–2023 period, focusing on stunting prevalence, under-five mortality, health facility availability, and regional economic output. Knowledge Gap Prior studies largely emphasize macroeconomic or fiscal variables, with limited integration of chronic health indicators and primary healthcare infrastructure within a unified panel framework. Aims This research aims to identify key determinants shaping HDI through a comprehensive panel regression approach. Results The findings reveal that under-five mortality and the number of inpatient health centers exhibit significant negative relationships with HDI, while regional economic output shows a positive and significant association. Stunting does not demonstrate statistical significance within the observed period. Novelty The study introduces an integrated model combining chronic health indicators and economic variables, highlighting disparities between infrastructure quantity and service quality in shaping development outcomes. Implications The results indicate that improving human development requires reducing child mortality, strengthening the quality and distribution of primary healthcare services, and sustaining inclusive economic growth strategies. Highlights• Under-five mortality consistently reduces human development outcomes• Economic output expansion aligns with higher composite welfare indicators• Health facility expansion without quality alignment yields adverse patterns KeywordsHuman; Development; Mortality; Stunting; Economy
Pengaruh Analisis Fundamental Sentimen Pasar Dan Inflasi Terhadap Tingkat Pengembalian Saham Pada Bank BNI dan BRI Rachmad Ibrahim; Nabil Sada Amerie; Wahyu Adi Nugroho; Maria Yovita R.Pandin
Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2026): Mei : Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/jupea.v6i2.6097

Abstract

This study analyzes the influence of fundamental analysis, market sentiment, and inflation on stock returns at Bank BNI and BRI for the 2022–2024 period. The method used is a quantitative approach with multiple linear regression using secondary data including financial ratios (ROA, ROE, DER, EPS, and PER) as proxies for fundamental analysis, changes in the Jakarta Composite Index (JCI) as a proxy for market sentiment, and inflation proxies taken from data from the Central Statistics Agency (BPS). The results show that these three variables have a positive but insignificant effect on stock returns. The R² value of 0.593 indicates that fundamental analysis, market sentiment, and inflation explain 59.3% of the variation in stock returns, while the remainder is influenced by other factors outside the model. The direction of this positive relationship is in line with Signaling Theory, which emphasizes that fundamental information and macroeconomic conditions are important signals for investors.