Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengolahan sayur bayam merah menjadi es krim sehat siap saji bagi kelompok mitra di Desa Borisallo kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa Nujum, Syamsu; Serang, Selin
Jurnal BALIRESO Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/balireso.v9i1.291

Abstract

The activity that will be carried out in this service is processing red spinach into ice cream for partner communities to increase the income of partner members in Borisallo Village, Parangloe District, Gowa Regency. By participating in this activity, it is hoped that farmers can use spinach into other products (ice cream) which, when sold, can increase the income of partner communities.To attract children's interest in consuming vegetables, you can mix them into ice cream. One of them uses red spinach to attract attention, because the color of the ice cream is attractive
Ketika Pendidikan dan PDRB Gagal Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah: Bukti Empiris dari Provinsi Sulawesi Selatan Purnama, Hukma Ratu; Nujum, Syamsu; Pratiwi, Fadhila Ratu; Rambe, Azhar Ramitang; Novianti, Novianti
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 9 No 1 (2026): Artikel Riset Januari 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i1.2296

Abstract

Secara teoritis, peningkatan tingkat pendidikan dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dipandang sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, bukti empiris di berbagai wilayah berkembang menunjukkan bahwa hubungan tersebut tidak selalu berjalan linier. Studi ini menguji ketegangan antara asumsi teoretis tersebut dan realitas empiris dengan menganalisis pengaruh tingkat pendidikan dan PDRB terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Selatan selama periode 2019–2024. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori melalui regresi linier berganda dan data sekunder Badan Pusat Statistik, penelitian ini menemukan anomali empiris: baik tingkat pendidikan maupun PDRB tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, baik secara parsial maupun simultan. Nilai koefisien determinasi yang rendah menunjukkan bahwa variasi pertumbuhan ekonomi daerah lebih banyak ditentukan oleh faktor struktural di luar kedua variabel tersebut. Temuan ini menantang validitas asumsi human capital–led growth dan output-driven growth dalam konteks ekonomi regional Sulawesi Selatan, serta mengindikasikan adanya disconnect antara akumulasi pendidikan, ekspansi output regional, dan kapasitas produktif ekonomi. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada pengungkapan anomali empiris yang memperkaya literatur pertumbuhan ekonomi regional, sekaligus menegaskan perlunya pergeseran fokus kebijakan dari sekadar peningkatan kuantitas pendidikan dan PDRB menuju transformasi struktur ekonomi, relevansi kompetensi tenaga kerja, dan kualitas proses penciptaan nilai ekonomi.
Pengaruh Disiplin Motivasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dinas Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) Makassar Nur Amelia. S; Nujum, Syamsu; Mulang, Hastuti
Center of Economic Students Journal Vol. 5 No. 1 (2022): January-Maret (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56750/ntgdtv11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja, motivasi kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 90 pegawai KOMINFO. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Sebaliknya, motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai KOMINFO Kota Makassar. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepatuhan terhadap aturan kerja serta kondisi lingkungan kerja yang mendukung memiliki peran yang lebih dominan dalam meningkatkan kinerja pegawai dibandingkan dengan motivasi kerja.
Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Pada Ekonomi Kreatif Sub-sektor Fashion di Kota Makassar Umrah Mulyani; Nujum, Syamsu; Nasir, Munawir
Center of Economic Students Journal Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56750/fss2mb72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penyerapan tenaga kerja pada ekonomi kreatif sub-sektor fashion di Kota Makassar, dengan fokus pada variabel modal, tingkat upah, dan teknologi. Permasalahan tingginya tingkat pengangguran di Kota Makassar menunjukkan adanya kesenjangan antara pertumbuhan sektor ekonomi kreatif dengan kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi dan kuesioner kepada 36 pelaku usaha industri fashion. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel modal dan teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, sementara variabel tingkat upah tidak berpengaruh signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan modal dan penggunaan teknologi padat karya mampu mendorong peningkatan jumlah tenaga kerja yang diserap oleh industri fashion di Kota Makassar. Sementara itu, tingkat upah yang berlaku belum cukup menjadi faktor penentu dalam keputusan perekrutan tenaga kerja. Kesimpulannya, strategi peningkatan modal dan pemanfaatan teknologi yang tetap membutuhkan keterampilan tenaga kerja dapat menjadi langkah efektif dalam memperluas lapangan kerja di sektor ekonomi kreatif, khususnya sub-sektor fashion. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pelaku usaha dan pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.
Pengaruh Pop-Up Store dan Brand Experience Terhadap Kepuasan Pelanggan dan Loyalitas Pelanggan (Seongsu, Seoul, Korea Selatan) Noor Asyraq; Nujum, Syamsu; Prihatin, Etik
Center of Economic Students Journal Vol. 8 No. 4 (2025): October-December (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56750/93d8f295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pop-Up Store dan Brand Experience terhadap Kepuasan Pelanggan dan Loyalitas Pelanggan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Data dikumpulkan dari 105 mahasiswa Indonesia (awardee IISMA 2024) yang pernah mengunjungi Pop-Up Store di Korea Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pop-Up Store dan Brand Experience berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan. Selain itu, Brand Experience berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan, sedangkan pengaruh Pop-Up Store terhadap Loyalitas Pelanggan bersifat positif namun tidak signifikan. Pengujian efek tidak langsung menunjukkan bahwa Pop-Up Store maupun Brand Experience memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan melalui Kepuasan Pelanggan sebagai variabel mediasi. Temuan penelitian ini memberikan implikasi bahwa strategi pemasaran berbasis pengalaman (experiential marketing) lebih efektif dalam membentuk loyalitas pelanggan melalui penciptaan pengalaman merek yang kuat dibandingkan hanya melalui keberadaan format ritel sementara seperti Pop-Up Store.
PENTINGNYA LITERASI KEUANGAN UNTUK KELOMPOK WANITA TANI MEKARSARI DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN EKONOMI Nujum, Syamsu; Tenriwaru, Tenriwaru; Serang, Serlin; Aryati, Aryati
Jurnal BALIRESO Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/balireso.v11i1.387

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to enhance the financial literacy of the Mekar Sari Women Farmers Group in order to strengthen the members’ economic independence. The lack of understanding in managing household and farming finances has been identified as one of the main obstacles to improving family economic development. The program was implemented through a participatory approach, including socialization, training, mentoring, and evaluation of participants’ financial management skills. The training materials covered financial planning, simple cash flow recording, savings management, and strategies for productive use of business capital. The results showed a significant improvement in participants’ understanding and skills in budgeting, transaction recording, and managing business income independently. Furthermore, the program fostered greater awareness of the importance of long-term financial planning for family economic sustainability. This PKM activity has made a tangible contribution to enhancing financial literacy and economic independence among the Mekar Sari Women Farmers Group.