Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Simulasi Sekolah Aman Bencana di SMKN 1 Kuripan Sebagai Upaya Pengurangan Resiko Bencana di Sekolah Syamsuddin Syamsuddin; Siti Alaa; Ridho Ahyana; Dian Wijaya Kurniawidi; Syahrial Ayub; Muhammad Zuhdi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia Vol. 4 No. (1) (2022)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.661 KB) | DOI: 10.29303/jpmsi.v4i(1).175

Abstract

Untuk mengurangi resiko bencana di Indonesia perlu dilakukan strategi yang efektif dan terpadu. Salah satu metode yang paling efektif adalah dengan membentuk sekolah aman bencana. Telah dilakukan simulasi bencana di SMKN 1 Kuripan sebagai bentuk edukasi agar dapat meminimalisir korban ketika bencana terjadi. Pengabdian dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi dan simulasi yang dibantu oleh Tim BPBD Provinsi NTB, Pramuka, dan PMI. Kegiatan pengabdian berjalan sukses dan diakhir kegiatan terbentuk Tim Siaga Sekolah. Kata kunci: Sekolah aman bencana, BPBD, simulasi
Artikel Ilmiah Sebagai Media Kenaikan Pangkat Guru MA – MTs di Pondok Pesantren Darul Aminin NW Aikmual Praya Lombok Tengah Dian W. Kurniawidi; Teguh Ardianto; Syamsuddin Syamsuddin; I Wayan Sudiarta; L. Sahrul Hudha
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.275 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.570

Abstract

Kegiatan penelitian, contohnya menulis karya ilmiah, di sekolah tidak pernah diproritaskan untuk dilakukan, walaupun pemerintah telah melaksanakan bermacam pelatihan untuk meningkatkan kompetensi menulis guru. Menulis karya ilmiah juga ditetapkan sebagai syarat kepangkatan bagi guru. Terkait dengan permasalahan tersebut maka kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui pemahaman guru dalam hal penulisan ilmiah, (2) Penyediaan Pembimbingan Karya Ilmiah (3) Mengetahui kompetensi penyaji terkait materi penulisan karya ilmiah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru di yayasan Pondok Pesantren Darul Aminin NW Aikmual Praya Lombok Tengah. Peserta terdiri dari Guru Madrasah Tsanawiyah dan Guru Madrasah Aliyah yang berada di Yayasan PP Darul Aminin. Berdasarkan hasil kuisioner menyatakan bahwa 82% peserta menginginkan pembimbingan terstruktur, materi yang disajikan memenuhi kriteria yang dibutuhkan sebanyak 84% dan penyaji memiliki kemampuan profesional sebesar 99%. Direncanakan untuk mengadakan kelas virtual menggunakan LMS moodle UNRAM sebagai langkah tindak lanjut kegiatan ini.
Pemilahan Sampah Plastik Untuk Mendukung Program Zero Waste Pada Pusat Daur Ulang Sampah Bajang Peripih Doro, Pringgarata, Lombok Tengah Tahun 2021 Dian W. Kurniawidi; Teguh Ardianto; Syamsuddin; Siti Alaa'; Amrul Ikhsan; Susi Rahayu
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.267 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1159

Abstract

Sampah plastik merupakan salah satu masalah serius di seluruh wilayah di Indonesia, apalagi pulau Lombok karena gugus pulau yang kecil. Dari berbagai jenis sampah, sampah plastik merupakan sampah non-organik yang paling banyak dihasilkan dan memiliki berbagai dampak bagi kesehatan dan lingkungan. Usaha mengurangi sampah dengan membuat Tempat Pembuangan Akhir, Tempat Pembuangan Sampah, dan Bank Sampah nampaknya perlu didukung oleh kesadaran masyarakat untuk mengurangi penggunaan sampah dan memilah sampah sehingga dapat mengurangi beban pengelolaan sampah yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini dilakukan kegiatan pembimbingan, praktek lapangan dan sosialisasi kepada masyarakat ilmiah, mahasiswa dan alumni program studi pendidikan Fisika di Pusat Daur Ulang Bajang Peripih Doro di dusun Murbaya Desa Pringgarata Lombok Tengah yang telah melakukan kegiatan dengan hasil yaitu pembuatan paving block dari limbah plastik, pembuatan biofuel dari sampah plastik serta pembuatan batako. Limbah plastik yang digunakan didapatkan dari tempat pembuangan sampah masyarakat setempat, dengan memilih jenis limbah plastik low density polyethylene (LDPE), PET (polyethylene terepthalete), dan HDPE (high density polyethylene). Plastik jenis ini biasanya digunakan untuk membuat kantong plastik, plastik lembaran, bungkus makanan ringan, bungkus roti maupun kemasan-kemasan sejenisnya. Pembelajaran yang diperoleh menghasilkan uji coba sampel dengan nilai kuat tekan pada campuran limbah plastik 75% sebesar 8,2 MPa, dan penyerapan air sebesar 0,3109%. Sedangkan untuk pengujian bahan bakar diperoleh bahan bakar yang massa jenisnya 0,708 g/ml. Kelemahannya bahan bakar ini tidak ditemukannya senyawa oksigen yang dapat menyebabkan korosi pada mesin. Sehingga alternatif penggunaannya adalah pada industri pembakaran batu bata atau industri pengeringan tembakau.
SOSIALISASI PENJERNIH AIR KOMPOSIT KARBON AKTIF (KOMAK) UNTUK MEMPEROLEH AIR LAYAK PAKAI KEPADA MASYARAKAT PAGUTAN BARAT Siti Alaa; Iwan Sumarlan; Susi Rahayu; Dian Wijaya Kurniawidi
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jwd.v1i2.49

Abstract

Masyarakat Pagutan Barat sebagian besar warganya mengalami trauma terhadap gempa Lombok 2018. Selain trauma, air PDAM yang mengalir mengalami kekeruhan selama beberapa bulan sehingga tidak dapat digunakan untuk kebersihan sehari-hari. Diperlukan suatu teknologi sederhana berupa penjernihan air agar warga dapat memanfaatkan air PDAM. Salah satu metode penjernihan air yang sederhana dan efektif adalah dengan menggunakan komposit karbon aktif (KOMAK). Karbon aktif merupakan absorben yang baik untuk menyerap polutan organik dan anorganik, senyawa-senyawa berbahaya dan bau dari air. Disamping itu, masyarakat Pagutan Barat perlu diberi edukasi pemanfaatan air yang tercemar menjadi air layak pakai sebelum air tersebut dijernihkan menggunakan alat penjernih air KOMAK. Oleh karena itu setelah dilakukan pembuatan komposit karbon aktif, diberikan juga pendampingan pembuatan prototipe alat perjernih air KOMAK sehingga prototipe ini dapat dikembangkan sendiri oleh masyarakat untuk memperoleh air layak pakai.
INISIASI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DARI SAMPAH RUMAH TANGGA SEBAGAI MEDIA TANAM DALAM PROGRAM PENANAMAN 1000 POHON Dian Wijaya Kurniawidi; Siti Alaa; Irma Pratiwi; Marlita Yudiawati; Gaoura Valentina
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.242 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v3i1.113

Abstract

The overall development of Covid-19 has raised concerns in various sectors, including the agriculture, aquaculture, and livestock sectors. Based on the observations in Pagesangan Timur, Karang Anyar Village, especially around the Ittihadil Ummah Islamic boarding school, public awareness is still lacking in re-processing household waste by separating types of waste. Alternative Sustainable Food Homes with a program of fabrication of organic fertilizer from household waste allows the community to recycle household waste separated according to its type. The use of fertilizers produced is exemplified by planting 1000 trees. Fabrication of organic fertilizer and planting 1000 trees were carried out through direct outreach and practical methods. This organic fertilizer is obtained from the daily waste of the boarding school kitchen and fruit waste, especially bananas at the Pagesangan market, as a source of glucose. The results obtained include one tub equivalent to 50 liters of organic compost fertilizer. The application of planting 1000 trees was carried out with a sample of ten kinds of plants with ten trees each in the PP Ittihadil Ummah environment in the form of vegetables, fruit trees, and leafy and ornamental plants..
ANALISIS PEMANFAATAN PASIR BESI DAN BATU APUNG SEBAGAI AGREGAT BETON PERISAI RADIASI SINAR-X Mar’atus Solihah; Rahadi Wirawan; Dian Wijaya Kurniawidi; Nurul Qomariyah; Rinarto Subroto; I Wayan Ari Makmur
ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika Vol 9, No 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/orbita.v9i1.14731

Abstract

ABSTRAKPerisai radiasi dengan nilai koefisien atenuasi linier tinggi dan harga bahan yang ekonomis menjadi pertimbangan dalam pengembangan perisai radiasi. Bahan yang berpotensi untuk dikembangkan adalah pasir besi dan batu apung. Dalam penelitian ini dilakukan investigasi pengaruh variasi komposisi campuran agregat pasir besi-batu apung terhadap nilai densitas dan nilai koefisien atenuasi linier serta pengaruh ketebalan beton terhadap kemampuannya dalam menyerap radiasi sinar-x. Pengujian nilai koefisien atenuasi linier menggunakan berkas foton LINAC berenergi 6 MV dan 10 MV. Pencocokan kurva regresi linier (linear fitting curve) digunakan dalam penentuan nilai koefisien atenuasi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar nilai densitas beton uji maka nilai koefisien atenuasi liniernya semakin meningkat. Nilai densitas beton tertinggi dimiliki oleh material beton C5 yaitu 2,03 g/cm3. Material beton C5 memiliki nilai koefisien atenuasi linier tertinggi yaitu 0,0524 cm-1 dengan nilai HVL 13,23 cm dan 0,0419 cm-1 dengan nilai HVL 16,54 cm untuk energi 6 MV dan 10 MV. Kata kunci: beton; HVL; koefisien atenuasi linier; sinar-x. ABSTRACTRadiation shields with high linear attenuation coefficient values and economical material prices are considered in the development of radiation shields. Materials that have the potential to be developed are iron sand and pumice. In this research, we investigated the effect of variations in the composition of the iron sand-pumice aggregate mixture on the density value and the linear attenuation coefficient value as well as the effect of concrete thickness on its ability to absorb x-ray radiation. Testing the value of the linear attenuation coefficient using LINAC photon beams with energies of 6 MV and 10 MV. Linear fitting curve is used in determining the linear attenuation coefficient value. The results showed that the greater the density value of the test concrete, the higher the linear attenuation coefficient value. The highest concrete density value is owned by C5 concrete material, which is 2.03 g/cm3. C5 concrete material has the highest linear attenuation coefficient value of 0.0524 cm-1 that other sample with an HVL value of 13.23 cm and 0.0419 cm-1 with an HVL value of 16.54 cm respectively for 6 MV and 10 MV energies. Keywords: concrete; HVL; linear attenuation coefficient; X-ray.
Pendampingan dan Bimbingan Belajar Siswa di Desa Babussalam Lombok Barat pada Masa Pandemi Covid-19 Syamsuddin Syamsuddin; Baiq Nurul Alya; Syahrial Ayub; Muhammad Zuhdi; Dian W. Kurniawidi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v5i1.223

Abstract

Corona virus Disease-2019 (COVID-19) diketahui menyebabkan infeksi saluran nafas pada manusia mulai dari batuk pilek hingga yang lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Persebaran virus COVID-19 meningkat semakin cepat melalui tetesan air liur atau keluar dari hidung ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Pandemi COVID-19 ini pada masa era new normal menyebabkan semua aktifitas dilakukan dirumah. Melihat kondisi di desa Babussalam sendiri masih banyak masyarakat khususnya anak-anak yang tidak menggunkan masker atau bahkan memtauhi protokol kesehatan. Selain itu anak-anak juga terkendala akan masalah pembelajaran jarak jauh dari rumah. Oleh karena itu, perlunya ada bimbingan belajar di daerah atau wilayah masing-masing. Lokasi tersebut merupakan padat penduduk. Oleh karena itu, perlunya peningkatan pemahaman COVID-19 dan pentingnya mematuhi protokol kesehata. penanggulangan COVID-19 serta edukasi anak-anak selama pandemi. Berdasakan permasalahan tersebut, penulis melakukan pengabdian pada masyarakat melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Era New Normal Universitas Mataram. Kegiatan yang dilakukan dengan tema Mengajar Di Desa dengan cara mengabdikan diri ti TPQ maupun di desa-desa yang warganya membutuhkan jasa mengajar. Pada program KKN ini dilakukan proses edukasi terkait agama, pelajaran atau edukasi kepada anak, kepedulian terhadap lingkungan, COVID-19 dan protokol kesehatan untuk anak-anak dan masyarakat. Telah berhasil dilaksanakan setiap hari, dalam bentuk kegiatan mengajar pelajaran agama seperti mengaji, tadjwid, mengajar pelajaran umum seperti bahasa inggris, menggambar sera mengadakan kegiatan bersih-bersih maupun lomba.
Lombok Pumice for Adsorption of Fe2+ Metal Ions Using Activation Temperature Variations Sinta Devi Hariyanti; Susi Rahayu; Siti Alaa’; Dian Wijaya Kurniawidi
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 3 (2023): July - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i3.5306

Abstract

Fe is a heavy metal that is often found in water. If the level exceeds the maximum limit and is continuously consumed, it will cause various kinds of diseases so that a method is needed that can reduce the level of heavy metal Fe2+. In this study, Fe2+ metal ion adsorption was carried out using pumice which aims to determine the characteristics of pumice which include surface area, density and porosity, adsorption ability, and determine the contact time required to absorb Fe2+ metal ions. The adsorption method used is the batch method, with activation treatment for each adsorbent. Activation is done by heating at a temperature variation of 250o, 400o, and 550oC. The results showed that the highest adsorption capacity of pumice was activated pumice powder at a temperature of 550oC with a characteristic surface area of ​​8.196 m2/g, porosity 12.722% and density 2.374 gr/cm3 and the best contact time was at 60 minutes with absorption efficiency 86.4%
PENGUATAN MATERI FISIKA DASAR MENGGUNAKAN ALAT PERAGA KIT SEDERHANA BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO DI MAN 1 SELONG, KABUPATEN LOMBOK TIMUR Suhayat Minardi; Rahadi Wirawan; Dian Wijaya Kurniawidi; Susi Rahayu; Arif Budianto; Laili Mardiana; Intan Utami; Dodi Mariadi
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 4 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i4.1191

Abstract

Community service is part of the Tri Dharma of Higher Education which must be implemented. As an aspect of their mandatory duties, all campus academics have an obligation to carry out community service. Community service can be carried out using various methods, models, strategies and service topics. One of these topics is strengthening or deepening basic physics material using teaching aids and based on the application of technology that is widely used. This activity was carried out with the aim of providing reinforcement of basic physics material for students at MAN 1 Selong, East Lombok Regency. This service is also aimed at introducing the use of microcontrollers as learning tools. The service is divided into three sub-stages, namely an introduction to material on quantities in physics, providing examples of cases of analysis of physical quantities, and simple training on operational methods for microcontrollers as data processing elements and temperature sensors. This stage is carried out using the Arduino IDE application. This activity provides benefits for students in increasing direct understanding regarding the temperature quantity which is a basic quantity, the unit conversion process, and the application of digital technology in measurement activities. Students are trained to apply Arduino IDE devices, Arduino UNO microcontrollers, and create basic programming with Arduino IDE. Students can also more easily measure temperature and other quantities using tools designed independently and display the results on the screen. Students are able to carry out temperature unit conversions manually and also through programming. The application of a microcontroller can make it easier for students to carry out data analysis. The results of this service can improve students' understanding of basic physics material. Students are able to use microcontrollers and design teaching aids.
Developing Students' Potential Skills Through the Implementation of Educational Activities Outside the School Environment in the Post-Pandemic Era Yunitun Tamara; Syahrial A; Muhammad Zuhdi; Dian Wijaya Kurniawidi; Syamsuddin, Syamsuddin; Kormil Saputra; Rahmatun Inayah; Ika Umratul Asni Aminy; Adella Ulyandana Jayatri
Media for Empowerment, Mobilization, and Innovation in Research & Community Vol. 1 No. 1 (2025): January-June
Publisher : Future Tecno-Science Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59535/c5x64z03

Abstract

Community service in Narmada Village, West Lombok, aimed to improve the quality of science and technology literacy learning through a contextual and educational approach. These activities included teaching practices using simple teaching aids, training in developing locally-based Lesson Plans (RPPs), and digital image security education using the SCBIE encryption algorithm. Results showed significant improvements in students' understanding of science concepts and active participation, as well as teachers' skills in designing relevant RPPs. Furthermore, an understanding of the effectiveness of the SCBIE algorithm was gained, with the use of a single key yielding higher e-RMS values, indicating a stronger encryption level. A comparison of the performance of algorithms A and B was also discussed during the training, emphasizing the importance of balancing speed, accuracy, and memory efficiency in implementing image cryptography. This activity significantly contributed to improving educational capacity and digital literacy at the village level.