Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENDAMPINGAN PRAKTIKUM VIRTUAL LABORATORIUM BERBASIS SOFTWARE LIVE WIRE BAGI GURU IPA DI MASA PANDEMI COVID-19 Islahudin Islahudin; M. Isnaini; Linda Sekar Utami; Khairil Anwar; Johri Sabaryati; Zulkarnain Zulkarnain
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.698 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.5420

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan di Kecamatan Jerowaru Lombok Timur. Guru IPA sekecamatan Jerowaru menjadi mitra dari kegiatan ini. Kemampuan guru sangat kurang dalam bidang software liveware ini sehingga tim menawarkan pendampingan sebgai upaya menangani kegiatan praktikum di masa pandemic Covid 19. Tahapan yang digunakan adalah 1) Persiapan, 2) Pelaksaanaan, 3) Penutup, dan 4) Monitoring dan evaluasi. Metode yang digunakan adalah metode DEBU demostrasi, bahas, dan unjuk kerja.  Hasil dari pengabdian ini adalah guru-guru dapat menggunakan software liveware untk praktikum IPA. Hasil dari kegiatan ini adalah modul penggunaan  liveware  Kata kunci: praktikum virtual; liveware. ABSTRACTThis community service activity was carried out in Jerowaru District, East Lombok. A science teacher in the Jerowaru sub-district became a partner in this activity. The ability of teachers is very lacking in the field of liveware software, so the team offers assistance as an effort to handle practicum activities during the Covid 19 pandemic. The stages used are 1) Preparation, 2) Implementation, 3) Closing, and 4) Monitoring and evaluation. The method used is the DEBU method of demonstration, discussion, and performance. The result of this service is that teachers can use liveware software for science practicum. The result of this activity is the use of liveware modules and skilled teachers use liveware. Keywords: virtual practicum; liveware.
PELATIHAN APLIKASI PERMODELAN KOMPUTER BERBASIS RASH MODEL UNTUK ASSESMENT PENDIDIKAN BAGI GURU-GURU DI PONPES NURUL HARAMAIN PUTRA NARMADA Johri Sabaryati; M. Isnaini; Ilham Ilham; Nursina Sari
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 2, No 1 (2018): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.827 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v2i1.564

Abstract

Ketidakpahaman guru dalam menggunakan aplikasi pemodelan komputer sebagai media pengolahan skor mentah pada hasil ujian penilaian pendidikan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan guru menjadi tidak melakukan analisis tes yang digunakan. Sedangkan analisis soal diperlukan untuk memberikan informasi yang sangat lengkap dari abilitas yang dimiliki peserta didik dan pada saat yang sama juga dapat menentukan kualitas soal yang diberikan. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk (1) Memberikan pelatihanaplikasi pemodelan komputer yang dapat membantu guru menganalisis skor mentah dalam kegiatan penilaian pendidikan sehingga dapat memberikan informasi yang akurat tentang abilitas peserta didik maupun kualitas soal yang dikerjakan. (2) Meningkatkan kemampuan guru dalam mengikuti perkembangansoftware simulasi yang ada saat ini. Subyek penelitian ini adalah guru PONPES Nurul Haramaian Putra Narmada Lombok Barat NTB. Dengan objek analsis pelatihan menggunakan aplikasi permodelan computer berbasis Rash Model (software Winsteps). Hasil dari pelatihan pelatihan secara teknis berjalan cukup lancar tanpa ada hambatan yang cukup berarti. Namun ada beberapa permasalahan yang timbul yakni masih ada peserta yang masih kurang mampu dalam menjalankan program computer (Excel) dan software Winsteps karena factor waktu, usia dan usaha.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PERMAINAN EDUKATIF (MPE) DALAM PEMBELAJARAN PADA GURU-GURU MADRASAH IBTIDAIYAH NURUL YAKIN NW SABE LENDANG M. Isnaini; Johri Sabaryati; Zulkarnain Zulkarnain; Islahudin Islahudin; Ahyati Kurniamala Niswariyana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 3, No 2 (2020): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.6 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v3i2.4028

Abstract

ABSTRAKPembuatan media pembelajaran untuk anak usia sekolah dasar merupakan kegiatan yan membutuhkan kemampuan pengetahuan perkembangan anak dan ketrampilan kreatif untuk membuat media sehingga alat permainan edukatif betul-betul efektif dalam mengembangkan aspek-aspek perkembangan anak sekolah dasar. Media yang dikembangkan untuk melengkapi fasilitas sekolah yang terbatas berupa media inovatif dan sederhana sehingga mengembangkan kemampuan bahasa, kemampuan kognitif, kemampuan matematika, kemampuan untuk meningkatkan konsentrasi anak, dan kemampuan motorik. Pengabdian ini dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Yakin Nw Sabe Lendang berjalan dengan sukses. Guru yang mengikuti pengabdian sangat antusias karena banyak media yang belum pernah mereka gunakan. Kata Kunci: media permainan edukatif; guru. ABSTRACTThe creation of learning media for elementary school is an activity that requires the ability of children's developmental knowledge and creative skills to create media so that educational play tools are really effective in developing aspects of elementary school children's development. Media developed to complement limited school facilities in the form of innovative and simple media so as to develop language skills, cognitive abilities, mathematical abilities, ability to improve children's concentration, and motor skills. This service was carried out in Madrasah Ibtidaiyah Nurul Yakin Nw Sabe Lendang running successfully. Teachers who follow the devotion are very enthusiastic because there are many media that they have never used. Keywords: educational game media; teachers.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASSESSMENT KETERAMPILAN PROSES SAINSPADA MATERI HUKUM NEWTON DI MAN 2 MODEL KOTA MATARAM Evi Sri Erwinta; M. Isnaini; Ary Purmadi
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 1, No 1 (2018): April : Special Issues
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v1i1.356

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen assessment keterampilan proses sains pada pembelajaran fisika. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian dan pengembangan Risearch and Development (R&D) sampai tahap revisi produk dengan tujuan mendeskripsikan validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan tanggapan pendidik instrumen assessment keterampilan proses sains pada pembelajaran fisika berupa soal pilihan ganda yang terdiri dari 20 butir soal. Penelitian ini dilakukan di MAN 2 Model Mataram terhadap 36 siswa kelas XI Mia V. Penelitian ini menggunakan instrumen angket, instrumen validasi ahli, dan instrumen tanggapan guru.  Abstract:  This study aims to develop an assessment instrument of science process skills in physics learning. The research method used is research and development of Risearch and Development (R & D) until the revision phase of the product with the aim of describing the validity, reliability, difficulty and responses of educators instrument assessment of science process skills in physics learning in the form of multiple choice questions consisting of 20 items. This research was conducted in MAN 2 Model Mataram to 36 students of class XI Mia V. This research used questionnaire instrument, expert validation instrument, and teacher response instrument.
PENGARUH MEDIA INSTAGRAM #PHYSICS IN MY LIVE MODEL BLENDED LEARNING PADA PEMBELAJARAN FISIKA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR “Z GENERATION” M Isnaini; Zulkarnain Zulkarnain; Islahudin Islahudin; Linda Sekar Utami; Khairil Anwar
ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 1 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.724 KB) | DOI: 10.31764/orbita.v8i1.8657

Abstract

ABSTRAKPendidikan 4.0 secara keseluruhan akan berkontribusi dalam membangun generasi saat ini, yang disebut “Z Generation”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Instagram #physics in my live pada model blended learning terhadap keterampilan berpikir Z Generation yang meliputi keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif & pemecahan masalah pada siswa SMA. Masalah yang diteliti adalah (1) apakah ada peningkatan keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif & pemecahan masalah Z Generation siswa SMA Kediri Lombok Barat; (2) apakah ada pengaruh penggunaan media instagram #physics in my live model blended learning terhadap keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif & pemecahan masalah Z Generation siswa SMA Kediri Lombok Barat; (3) apakah ada hubungan antara aspek keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif Z Generation siswa SMAN 1 Kediri Lombok Barat. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test. Perlakuan dilaksanakan pada satu kelompok ekperimen tanpa kelompok pembanding. Teknik Analisa data kuantitatif menggunakan uji Gain & uji regresi linear ganda dengan satu variabel terikat & tiga variabel bebas. Instrumen penelitian ini adalah Tes tulis, Angket & Lembar Observasi. Tes paper pencil untuk mengetahui keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif & pemecahan masalah Z Generation siswa SMA. Angket penelitian untuk mengetahui respon siswa terhadap media Instagram #physics in my live model blended learning, sedang lembar observasi untuk mengetahui pencapaian pembelajaran blended learning. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) media instagram pada pembelajaran blended learning memberikan pengaruh terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif dan keterampilan pemecahan masalah siswa SMA, (2) pembelajaran berbasis proyek mampu meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa SMA, (3) setiap aspek keterampilan berpikir kritis mempunyai hubungan dengan aspek keterampilan berpikir kreatif. Kata kunci: instagram; keterampilan berpikir; Z generation; blended learning. ABSTRACTThe purpose of this study is to determine the effect of Instagram #physics in my live blended learning model on critical thinking skills, creative thinking & problem-solving Z Generation of Kediri High School students, West Lombok. The problems to be researched are (1) whether there is an increase in critical thinking skills, creative thinking & problem solving for Z Generation students at SMA Kediri, West Lombok; (2) is there any effect of using Instagram media #physics in my live blended learning model on critical thinking skills, creative thinking & problem-solving Z Generation students of SMA Kediri, West Lombok; (3) whether there is a relationship between aspects of critical thinking skills, creative thinking & problem-solving Z Generation students of SMA Kediri, West Lombok. The type of research that will be used is mixed research that emphasizes the collection of quantitative and qualitative data. The quantitative research method used is a quasi-experimental design with one group pre-test and post-test design. The treatment was carried out in one experimental group without a comparison group. Quantitative data analysis technique using Gain test & multiple linear regression test with one dependent variable & three independent variables. The instruments of this research are Tests, Questionnaires & Observation Sheets. Paper pencil test to determine critical thinking skills, creative thinking & problem-solving Z Generation high school students. The research questionnaire was to determine student responses to the Instagram #physics in my live blended learning model, while the observation sheet was to determine the achievement of blended learning. Based on the results of the study, it can be concluded that: (1) Instagram media in blended learning has an effect on increasing critical thinking skills and creative thinking skills of high school students, (2) project-based learning is able to improve problem solving skills of high school students, (3) every aspect of skills critical thinking has a relationship with aspects of creative thinking skills. Keywords: instagram; thinking skills; Z generation; blended learning.
Analisis Akord Dmayor pada Alat Musik Gitar Acoustik (Halaman 77 s.d. 81) Khairil Anwar; M. Isnaini; Linda Sekar Utami
Jurnal Fisika Indonesia Vol 18, No 54 (2014)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.515 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24377

Abstract

Bunyi alat musik gitar merupakan salah satu gejala fisika yang menarik untuk dikaji, karena menghasilkan nada kompleks yang merupakan superposisi dari banyak nada murni (harmonik). Akord merupakan prinsip utama dalam memainkan alat musik gitar, salah satunya akord Dmayor yang merupakan superposisi nada A, Fis, dan D secara bersamaan. Secara fisis, kita belum mengetahui mengapa akord Dmayor tersusun atas tiga nada tersebut dan belum terbukti secara konsep fisika apakah benar pernyataan tersebut. Oleh karena itu makalah ini bertujuan untuk menyelidiki dan menganalisis fenomena akord Dmayor tersebut berdasarkan frekuensi harmonik yang terbentuk. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium berbasis teknologi komputer dengan bantuan perangkat lunak MacScope II dan Matlab. Data direkam dan dianalisis dengan metode matematika FFT (Fast Fourier Transform) untuk menentukan frekuensi harmonik nada-nada penyusun akord Dmayor. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa Nada Fis (F#4) memiliki frekuensi dasar (harmonik pertama) hingga ke-empat, Nada D4 muncul frekuensi harmonik pertama hingga ke lima, Nada A3 diperoleh frekuensi harmonik berturut-turut hingga harmonic ke lima, sedangkan frekuensi harmonik nada D3diperoleh berturut-turut hingga harmonik ke lima, dan akord Dmayor hanya muncul dua frekuensi secara harmonik, dimana frekuensi dasar dan frekuensi atas satu (harmonik ke dua) berturut-turut diperoleh penyimpangan terhadap frekuensi acuan sebesar 0,07%, dan 0,24%. Jadi, berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa akord Dmayor tersusun atas nada-nada D3, A2, D4, dan Fis, hal ini dikarenakan semuanya mengandung frekuensi harmonik yang sesuai dengan frekuensi bunyi akord Dmayor.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN ALAT PERAGA BOKAS (BOTOL BEKAS HASIL) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ALTERNATIF BAGI GURU SD 2 AISYIYAH MATARAM Islahudin Islahudin; Haifaturrahmah Haifaturrahmah; Zulkarnain Zulkarnain; Linda Sekar Utami; M. Isnaini; Syarif Hidayat; Arif Rahman
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.9677

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian ini berjudul Pendampingan Pembuatan Alat Peraga BOKAS (Botol Bekas Hasil) sebagai Media Pembelajaran Alternatif Bagi Guru SD 2 Aisyiyah Mataram. Tujuan pengabdian ini yaitu 1) memberikan pendampingan bagi Guru SD 2 Aisyiyah Mataram dalam merancang alat peraga kreatif berbasis Botol Bekas Hasil (BOKAS); 2) Memberikan pendampingan Guru SD 2 Aisyiyah Mataram dalam menyusun modul alat peraga BOKAS. Metode yang digunakan terdiri dari 3 tahap yaitu 1) Tahap persiapan, melakukan komunikasi awal dengan kelompok guru SD 2 Aisiyah Mataram pada sekolah mitra tentang jumlah peserta PKM dari guru yang akan terlibat pada kegiatan PKM, 2) Tahap pelaksanaan, berupa kegiatan sosialisasi dan implementasi pengabdian, dan 3) Monitoring dan Evaluasi untuk membantu mengatasi permasalahan yang ada kelompok mitra dengan cara memberikan masukan dan saran pada setiap kekurangan alat peraga BOKAS dan modul alat peraga yang belum dipahami oleh mitra. Berdasarkan hasil sosialisasi dan implementasi pengabdian kepada masyarakat tersebut dapat disimpulkan yaitu 1) 95% guru SD 2 Aisyiyah Mataram mampu merancang alat peraga berbasis Botol Bekas Hasil (BOKAS) sesuai dengan topik pembelajaran yang sedang diajarkan; 2) 80% guru SD 2 Aisyiyah Mataram mampu menyusun modul alat peraga BOKAS sesuai dengan pedoman penyusunan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Kata kunci: alat peraga; BOKAS; media; alternatif. ABSTRACTThis service is titled Mentoring for Making Props of BOKAS (Botol Bekas Hasil) as Alternative Learning Media for Teachers of Aisyiyah’s Elementary School 2 in Mataram. The aim of the service is 1) to give mentoring to teachers of Aisyiyah’s elementary school in Mataram to design creative props based on used bottles; 2) to give mentoring to Teachers of Aisyiyah’s Elementary School 2 in Mataram to arrange the module of props of BOKAS. The method that was used consisted of three steps that is 1) the preparing step, doing the initial communication with Teachers of Aisyiyah’s Elementary School 2 in Mataram about the number of PKM participants from teachers involved in the PKM’s activity, 2) the implementation step, that is socialization and implementation activity of the service, and 3) monitoring and evaluation to help overcome partner’s problem through giving input and suggesting any props’ shortcomings of BOKAS and module that the group of the partners have not understood. Based on the result of the socialization dan the implementation of the service community can be concluded that 1) 95% of Teachers of Aisyiyah’s Elementary School 2 in Mataram could design props based on used bottles according to the topic of learning that they are teaching; 2) 85% of Teachers of Aisyiyah’s Elementary School 2 in Mataram could arrange the module according to the students’ worksheet (LKPD). Keywords: props; BOKAS; media; alternative.
Project 2-D Motion Simulation Based on Matlab Graphical User Interface in Physics Learning Zulkarnain Zulkarnain; Islahudin Islahudin; M. Isnaini; Linda Sekar Utami; Khairil Anwar; Ni Wayan Sri Darmayanti
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 16 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/radiasi.v16i1.2149

Abstract

Learning physics requires students to master the basic concepts of physics. Not infrequently, the physics concept is abstract, so it isn't easy to be perceived by students. However, abstract concepts in physics learning can be overcome by visualizing physics concepts packaged in computer software-based application programs in the form of computer simulations. This study aims to develop a 2-D motion simulation program based on the Matlab GUI. This study uses the Research & Development method. The development of this application program is carried out through 4 stages called 4-D: Define, Design, Develop, and Dissemination. The subjects in this study were 20 students of class XI MAS Nurul Jannah Ampenan. From the results of the study, it can be concluded that the quality of the product that has been developed is very feasible, with a percentage of 89,09% based on the assessment of material experts, 93,33% by media experts in the appropriate category, the response of students in class XI MAS Nurul Jannah Ampenan on the motion simulation application program 2- D-based GUI Matlab with a percentage of 88,20% with an excellent category, and an increase in understanding of physics concepts on the subject of 2-D motion; projectile motion after students use the 2-D motion simulation application program is in the medium category, seen from the class average gain value of 0.62. Therefore, the application program that has been developed has met the eligibility criteria and can be used in physics learning.
PENGUATAN LITERASI DIGITAL GURU MELALUI PELATIHAN PENULISAN RUMUS FISIKA, MATEMATIKA, DAN KIMIA BERBASIS MS. WORD Khairil Anwar; Lukman Lukman; Linda Sekar Utami; M. Isnaini; Islahuddin Islahuddin; Zulkarnain Zulkarnain; Fatimah Fatimah; Sirajuddin Sirajuddin; Nursina Sari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15166

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi digital mendorong para guru dapat mengimplementasikannya untuk membantu pencapaian tujuan belajar mengajar, namun para guru masih sangat minim pengalaman dan pengetahuan dalam menggunakannya, seperti memanfaatkan Ms. Word untuk menggambar, menulis rumus matematis/ kimia/ fisika secara benar, cepat, dan praktis. Melihat permasalahan ini maka dilakukan kegiatan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para guru menulis rumus dan menggambar objek untuk pembelajaran sains menggunakan software dasar Ms.Word, dan mengetahui bagaimana espektasi para guru dalam mengembangkan keilmuan dan keterampilan digital. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pelatihan kepada para guru mitra sekolah Asshohwah Al-Islamiyah yang berjumlah 20 orang. Kegiatan ini dilaksanakan pada akhir September 2021 secara tatap muka di ruang Laboratorium komputer sekolah mitra. Kegiatan diawali dengan proses koordinasi, observasi, penyusunan jadwal, pengembangan modul, sosialisasi materi, pelaksanaan pelatihan, serta monitoring dan evaluasi yang dilakukan dengan pengamatan kinerja, penyebaran angket, dan wawancara. Kegiatan ini telah terlaksana dengan baik dan lancar, serta berhasil menunjukkan bahwa para guru menjadi tahu dan terampil menggunakan software Ms. Word untuk penulisan rumus dan menggambar materi sains-matematika secara benar dan praktis, selanjutnya 96 % dari seluruh peserta memberikan kesan mendukung keberlanjutan kegiatan pengabdian ini dengan materi terkait teknologi untuk pembelajaran karena menyatakan sangat bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan para guru dan siswa masa kini. Kata kunci: pelatihan berbasis IT; penulisan formula matematis; ms.word. ABSTRACTThe development of digital technology encourages teachers to implementation for achieve teaching and learning goals, but teachers still have very little experience and knowledge in using it, such as using Ms. Word to draw, write mathematical/chemical/physical formulas correctly, quickly, and practically. Seeing this problem, training activities were carried out to improve knowledge and skills of teachers in digital literacy learning science using Ms.Word, and find out how the expectations of teachers are in developing digital science and skills. This activity was carried out through training for teachers of Asshohwah Al-Islamiyah school, totaling 20 people. This activity will be held in September 2021 in the partner school's computer laboratory. The activity begins with a process of coordination, observation, scheduling, module development, material dissemination, training implementation, as well as monitoring and evaluation carried out by observing performance, distributing questionnaires, and interviews. This activity has been carried out well and smoothly, and has succes in showing that teachers know and are skilled at using Ms. Word software for writing formulas and drawing science-mathematical materials correctly and practically, then 96% of all participants gave the impression of supporting the sustainability of this activity with material related to technology for learning because they stated that it was very useful and in accordance with the needs of today's teachers and students. Keywords: IT-based training; writing mathematical formulas; ms.word.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GOOGLE SITE GUNA MENUNJANG PENGUASAAN TIK GURU DI MAS NURUL JANNAH AMPENAN Linda Sekar Utami; Zulkarnain Zulkarnain; M. Isnaini; Khairil Anwar; Islahudin Islahudin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15837

Abstract

ABSTRAKPerkembangan dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dewasa ini semakin pesat. Pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan juga semakin digiatkan. Pemanfaatan teknologi informasi dalam dunia pendidikan diantaranya dapat membantu dalam proses pembelajaran. Namun hal ini tidak berbanding lurus dengan fakta dilapangan dimana tidak sedikit guru selaku tenaga pendidik masih belum menguasai pemanfaatan TIK dalam mengoptimalkan proses pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan guna membantu para guru di MAS Nurul Jannah Ampenan dalam menerapkan TIK dalam pembelajaran berupa  pemanfaatan Google Site dalam membuat media pembelajaran sehingga diharapkan para guru dapat memaksimalkan proses belajar dan mengajar di kelas. Metode kegiatan berupa ceramah, diskusi dan praktek. Mitra sasaran kegiatan yaitu para guru di MAS Nurul Jannah berjumlah 17 orang. Berdasarkan data kuesioner kepuasan peserta, diperoleh 64,7% responden menyatakan sangat setuju terkait penyampaian materi oleh narasumber. Menurut 52,9% responden menyatakan sangat setuju terkait sesi tanya jawab berjalan efektif dan narasumber dapat menjawab pertanyaan peserta. Sebanyak 70,6% responden mengakui narasumber tanggap merespon segala permasalahan yang dihadapi peserta. Menurut 41,2% responden menyatakan sangat setuju terkait pelaksanaan praktek pembuatan media pembelajaran menggunakan Google site disampaikan secara terstruktur sesuai modul, hal ini berbanding lurus dengan konten modul praktek yang dibagikan mudah dipahami menurut 58,8% responden. Kata kunci: pemanfaatan TIK; google sites; proses pembelajaran. ABSTRACTDevelopments in Information and Communication Technology (ICT) today are growing rapidly. The use of technology in the world of education is also increasingly encouraged. The use of information technology in the world of education can help in the learning process. However, this is not directly proportional to the facts on the ground, where not a few teachers as educators still have not mastered the use of ICT in optimizing the learning process. This service activity aims to help teachers at MAS Nurul Jannah Ampenan apply ICT to learning by using Google Sites to make learning media so that teachers can maximize the teaching and learning process in class. Methods of activity in the form of lectures, discussions, and practice The target partners of the activity are the teachers at MAS Nurul Jannah, totaling 17 people. Based on the participant satisfaction questionnaire, it was found that 64.7% of respondents stated that they strongly agreed regarding the delivery of material by the resource person. According to 52.9% of respondents, they strongly agreed that the question-and-answer session was effective and that the resource persons were able to answer participant questions. As many as 70.6% of respondents acknowledged that the resource persons were responsive in responding to all the problems faced by the participants. According to 41.2% of respondents, they strongly agreed regarding the implementation of the practice of making learning media using the Google site delivered in a structured manner according to modules; this was directly proportional to the practice module content, which was easily understood according to 58.8% of respondents. Keywords: utilization of ICT; google sites; learning process.