Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication And Collaboration) dalam Pembelajaran IPS untuk Menjawab Tantangan Abad 21 Nurhayati, Ika; Pramono, Karso Satum Edi; Farida, Amalina
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.6842

Abstract

Pendidikan IPS dalam praktik pengajaran memerlukan adanya inovasi, terlebih dalam menghadapi tantangan abad 21 pembelajaran IPS harus menyesuaikan diri. Penulisan dalam artikel ini dengan menggunakan  pendekatan system literature review. Tujuan penulisan ini untuk mengkaji sejauh mana keterampilan 4C dalam pembelajaran menjawab tantangan abad 21. Melalui keterampilan yang dimiliki siswa diharapkan dapat melalui tantangan hidupnya secara mandiri di masa depan karena pada abad 21 ini generasi yang dibanjiri “kemudahan” yang memiliki dua sisi antara lain dapat berdampak negative juga positif. Pentingnya menggunakan keterampilan 4C dalam pendidikan yaitu critical thingking and problem solving (berpikir kritis dan menyelesaikan masalah), Creativity and innovation (kreativitas dan inovasi), Communication (komunikasi), dan Collaboration (kolaborasi) terutama untuk melatih peserta didik agar mempunyai keterampilan sosial dan berwawasan global. Segala macam keterampilan ini harus dikembangkan dalam proses pembelajaran dan diajarkan kepada peserta didik sehingga peserta didik memiliki keterampilan dan kemampuan yang utuh sebagai bekal menuju kehidupan yang lebih sejahtera. Penulisan diawali dengan mencari artikel-artikel yang berkaitan dengan topik penelitian yang akan dilakukan. Kriteria artikel ilmiah yang digunakan sebagai data berupa artikel ilmiah yang bersumber dari jurnal nasional maupun internasional dengan kemutakhiran 10 tahun terakhir yaitu dari tahun 2012 sampai tahun 2023.
Gagasan Teori Demokrasi Kerakyatan Oleh Mohammad Hatta Dan Kaitannya Dengan Pembelajaran Ips Berbasis Pendekatan Steam nurhayati, ika
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i2.9230

Abstract

Demokrasi barat merupakan demokrasi yang berdasarkan individualism, dimana sangat gencar dipraktikkan pada masa Revolusi Prancis yang mengarah pada kemerdekaan, kebenaran serta kebebasan bagi setiap individu memicu timbulnya sikap egois karena ingin mempertahankan kedudukannya masing-masing dimata hukum. Demokrasi ini dapat menciptakan kapitalisme di bidang ekonomi, serta tidak berpihak pada rakyat. Moh. Hatta menolak demokrasi yang bertumpu pada kepentingan feudal, ia juga menolak demokrasi yang bertumpu pada dominasi kepentingan satu golongan yang menindas golongan lain. Metode yang digunakan yaitu dengan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian literatur. Penelitian studi Pustaka (library research) merupakan metode penelitian dengan mengumpulkan data kemudian dipahami dan dipelajari dari berbagai sumber literatur yang berkaitan dengan penelitian. Demokrasi yang digagas oleh tokoh Nasional yaitu Mohammad Hatta memberikat konsep bahwa demokrasi kerakyatan adalah demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai kerakyatan dan bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan bagi seluruh rakyat, bukan hanya untuk kepentingan golongan tertentu. Demokrasi kerakyatan selaras dengan pembelajaran IPS berbasis STEAM, hal ini terlihat dari adanya partisipasi, kolaborasi, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah dan pengembangan potensi individu yang berdampak pada kesejahteraan bersama. Pembelajaran IPS berbasis pendekatan STEAM dan demokrasi kerakyatan keduanya mendorong keterlibatan secara aktif, Kerjasama dan pengembangan keterampilan untuk kepentingan bersama.