Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AIR (AUDITORY, INTELLECTUALY, REPETITION) TERHADAP HASIL BELAJAR SEJARAH KERAJAAN ISLAM DI SUMATERA SISWA KELAS X SMK YADIKA LUBUKLINGGAU Deka Hakimin; Yeni Asmara; Sarkowi Sarkowi
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 15 No 1 (2021): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 15 No 1 Juni 2021
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v15i1.1266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran AIR (Auditory, Intellectualy, Repetition) terhadap hasil belajar sejarah kerajaan islam di sumatera siswa kelas X SMK Yadika Lubuklinggau. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen murni. Populasinya yaitu seluruh siswa kelas X SMK Yadika Lubuklinggau. Pengambilan sampel penelitian dilakukan secara random sampling karena setiap kelas mempunyai kemampuan dan kesempatan yang relatif sama dan terpilih sebagai sampel adalah kelas X.OTKP sebagai kelas eksperimen dan kelas X.OTO sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes yang terdiri dari 24 soal. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pengaruh model pembelajaran AIR (Auditory, Intellectualy, Repetition) terhadap hasil belajar sejarah kerajaan Islam di Sumatera siswa kelas X SMK Yadika Lubuklinggau. Hal ini dapat diketahui dari nilai rata-rata pretest dan posttest kelas eksperimen adalah 63,42 dan 81,42. Sedangkan nilai rata-rata pretest dan posttest kelas kontrol adalah 63,63 dan 77,25. Jadi ada peningkatan hasil belajar untuk kelas eksperimen sebesar 18,00 sedangkan untuk kelas kontrol sebesar 13,62. Hasil ini diperkuat dengan perhitungan uji "t" (uji hipotesis) dimana thitung (2,112) > ttabel (2.000) untuk taraf signifikan 5% dengan dk = 60, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.
Membangun Kesadaran Kolektif: Ikhtiyar Menuju Keberhasilan Pendidikan Islam Sarkowi Sarkowi
Qolamuna : Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2015): Juli 2015
Publisher : STIS MIFTAHUL ULUM LUMAJANG PRESS (STISMU PRESS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.371 KB)

Abstract

Keberhasilan dan kegagalan suatu proses pendidikan Islam secara umum dapat dinilai dari out-put-nya, yakni orang-orang sebagai produk pendidikan Islam. Jika Pendidikan Islam mengalami kegagalan dalam mengantarkan manusia kearah cita-cita manusiawi yang bersandar pada nilai-nilai ke-Tuhanan, maka yang akan terjadi adalah tumbuhnya prilaku-prilaku negatif dan destruktif, seperti kekerasan, ketidakpedulian sosial, dan lain sebagainya, yang semuanya itu mengakibatkan penderitaan semesta. Berbagai prilaku-prilaku destruktif tersebut, yang sering muncul dinegara Indonesia, merupakan akibat dari belum munculnya memiliki kesadaran. Pihak-pihak yang yang paling memegang kunci dan mempunyai peran utama dalam memupuk dan membangun kesadaran generasi penerus bangsa adalah; orang tua melalui lembaga keluarga, masyarakat dengan pengawasannya, sekolah dengan seluruh elemenya dan pemerintah dengan kebijakan dan keteladannya. Pihak-pihak ini harus mempunyai kesamaan dasar pandang, koordinasi, singkronisasi serta saling bahu membahu dalam membangun kesadaran generasi penerus bangsa.Kata kunci : Ikhtiyar, Pendidikan Islam
Sistem Pendidikan Pesantren Kampus Islam Sarkowi Sarkowi
Qolamuna : Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2016): Juli 2016
Publisher : STIS MIFTAHUL ULUM LUMAJANG PRESS (STISMU PRESS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.003 KB)

Abstract

Artikel ini membahas tentang sistem pendidikan pesantrenkampus islam. Permintaan yang ditujukan kepada universitasadalah untuk menghasilkan sumber daya intelektual dankeagamaan manusia. Oleh karena itu, Universitas IslamNegeri Malang adalah sebagai universitas Islam memilikitanggung jawab untuk menciptakan sebuah sistem untukmengintegrasikan kedua sistem. Untuk menerapkan ide initidak hanya kegiatan akademis formal, tetapi juga diperlukankondisi islamic dan kondusif. Salah satu upaya yang dilakukanadalah sistem pendidikan penasihat yang dilakukan secaraintensif di Kampus Pesantren "Universitas Islam NegeriMalang" yang disebut "Ma'had Sunan Ampel Al-Ali UIN MalikiMalang". Temuan penelitian adalah sistem pendidikan syntesadi pondok pesantren dan kampus untuk melaksanakanintelektual agama Universitas Islam.Kata kunci : Pesantren Kampus, Sistem Pendidikan.
Kepemimpinan Kyai Dalam Menumbuhkan Jiwa Kemandirian Santri di Pesantren Sarkowi Sarkowi
Qolamuna : Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 2 (2017): Februari 2017
Publisher : STIS MIFTAHUL ULUM LUMAJANG PRESS (STISMU PRESS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.172 KB)

Abstract

Dalam rangkaian kehidupan di pesantren, tidak terlepas dari peran sentral seorang pimpinan atau kyai. Dalam kepemimpinannya, seorang kyai pondok pesantren yang menerapkan pola yang tidak sama. Hal tersebut ditunjukkan dengan beberapa model kepemimpinan dari generasi ke generasi berikutnya yang diterapkan oleh kyai khususnya dalam hal upaya menumbuhkan jiwa kemandirian santri. Santri yang hidup di dalam pesantren tidak hanya mendapatkan ilmu agama atau ilmu umum, tetapi juga belajar dan mendapatkan ilmu pengetahuan tentang hidup bermasyarakat sehingga lulusan pondok pesantren lebih mandiri dibandingkan dengan lulusan lembaga pendidikan non pesantren. Kata Kunci: Pondok Pesantren, Kepemimpinan, Kemandirian.
SOSIALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN SEJARAH PERADABAN ISLAM KEPADA MASYARAKAT DESA GIRIYOSO KABUPATEN MUSI RAWAS UNTUK MEMBANGUN MASYARAKAT BERKARAKTER ISLAMI PADA ABAD XXI Sarkowi Sarkowi; Yeni Asmara
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 4 No 1 (2021): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v4i1.1374

Abstract

Community service that will be carried out is in the form of Disseminating the Educational Values ​​of the History of Islamic Civilization to the Giriyoso Village Community, Musi Rawas Regency to Build a Society with Islamic Character in the XXI Century as an effort to increase understanding and implementation of educational values ​​in the history of Islamic civilization in order to form Islamic character, especially citizens. Giriyoso village to prepare to become a civil society. This service is based on looking at current conditions with the large influence of foreign culture, increasing crime, drugs, juvenile acquaintances, a preventive effort is needed in this case, it is necessary to socialize character education, especially those that lead to Islamic teachings, considering that in Giriyoso village the community is predominantly Muslim. Through this socialization, it is hoped that it can provide information to the participants on the importance of understanding the historical values ​​of Islamic civilization which can be implemented in daily life in the family environment and other social environments so as to be able to create a conducive, safe and peaceful community situation and condition in accordance with demands in civil society. The material delivery system in this socialization activity is to use the lecture method. Furthermore, at the end of the activity there is a question and answer session with participants related to the material that has been delivered by the presenter. This question and answer activity aims to see the extent to which participants understand and are enthusiastic about the activities carried out.
Peran Generasi Milenial dalam Pemanfaatan dan Pelestarian Museum di Kota Lubuklinggau Sarkowi Sarkowi
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Sriwijaya University in collaboration with  Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v9i2.265

Abstract

Generasi milineal merupakan usia produktif yang dianggap sebagai penentu arah masa depan dalam pelestarian budaya dan kearifan yang dimiliki daerah Kota Lubuklinggau. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana urgensi generasi milineal dalam pemanfaatan dan pelestarian museum di Kota Lubuklinggau. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui urgensi generasi milineal dalam pemanfaatan dan pelestarian musem di Kota Lubuklinggau. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi milineal merupakan ujung tombak dan aktor terdepan dalam pelestarian budaya dan kearifan lokal yang ada, termasuk museum sebagai wadah yang bertujuan mengoleksi benda cagar budaya ataupun bukan cagar budaya untuk menjamin kesinambungan pewarisan kebudayaan dan kelestarian museum di Kota Lubuklinggau.
Persepsi Masyarakat Batu Urip Terhadap Tradisi Mandi Kasai Artiani Manullang; Sarkowi Sarkowi; Ira Miyarni Sustianingsih
SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah Vol 5 No 1 (2023): SINDANG: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN KAJIAN SEJARAH
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/sindang.v5i1.1950

Abstract

This study aims to describe the Batu Urip Community Perception of the Mandi Kasai Tradition in Batu Urip Village, North Lubuklinggau II District, Lubuklinggau City. The method used in this research is qualitative description. The steps used include: Observation, Interview, Questionnaire and Documentation. The results of this study contain the public's perception of the kasai bath tradition and the process of its implementation. Mandi kasai is a tradition that is used in marriage after the marriage contract. The community responds well and supports this tradition to be maintained and preserved so as not to lose it. The process of implementation from the beginning of the bridal procession, melanger, simburan bath, procession back home until the limit of this tradition is at Adam's marriage. Then the newlywed couple can continue sexual intercourse.
Pengembangan Materi Perang Teluk Persia (Iran–Irak) 1980–1988 Dalam Pembelajaran Sejarah Tingkat Lanjut di SMA Negeri 1 Lahat Lagut Lagut; Supian Supian; Berlian Susetyo; Sarkowi Sarkowi
SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah Vol 8 No 2 (2026): SINDANG: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN KAJIAN SEJARAH
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/sindang.v8i2.4156

Abstract

This study aims to develop advanced-level history learning materials on the Persian Gulf War (Iran–Iraq) 1980–1988 to make them more contextual, analytical, and relevant to the needs of senior high school students. The background of this study is based on the limited development of history learning materials that promote students’ critical and analytical thinking skills in understanding international conflicts. This research was conducted at SMA Negeri 1 Lahat, one of the accredited A public senior high schools in Lahat Regency, South Sumatra, which has adequate learning facilities. The research method used is Research and Development (R&D), which includes stages of needs analysis, material design, development, and limited trials. The research subjects consisted of eleventh-grade students and history teachers. Data collection techniques included observation, interviews, questionnaires, and documentation studies. Data were analyzed using both qualitative and quantitative approaches to assess the feasibility and effectiveness of the developed materials. The results show that the development of Persian Gulf War learning materials based on analytical and contextual approaches can improve students’ understanding of the background, course of the conflict, and its global impacts. In addition, the developed materials are effective in enhancing students’ critical thinking skills, as indicated by improved learning outcomes and positive responses from both students and teachers. Therefore, this development of history learning materials can serve as an innovative alternative in advanced history education at the senior high school level, particularly in studying international conflicts in a more in-depth and meaningful way.
Pendampingan Komunitas Sarisejaya Dalam Konservasi Situs Sejarah Berbasis Kearifan Lokal Di Kampung Batu Urip Kota Lubuklinggau Sarkowi Sarkowi; Yadri Irwansyah
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i1.3241

Abstract

Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) adalah untuk meningkatkan keaktifan Komunitas SARISEJAYA melalui konservasi situs sejarah Batu Urip. Kegiatan ini ditujukan kepada komunitas SARISEJAYA Kota Lubuklinggau. Metode yang digunakan adalah pendampingan dengan pendekatan Organizational Domains of Community melalui kegiatan dikusi sarasehan sejarah dan konservasi lapangan. Diskusi saresehan sejarah dalam rangka memberikan pemaparan teoritis pengetahuan tentang aktivasi komunitas dan pengetahuan tentang situs sejarah Batu Urip. Pendampingan selanjutnya dilakukan secara langsung di lapangan untuk mengaplikasikan pengetahuan yang diberikan melalui dikusi saresehan sejarah dengan melakukan konservasi terhadap situs-situs sejarah Batu Urip. Hasilnya adalah Komunitas SARISEJAYA mendapatkan pengetahuan dan pengalaman dalam melaksanakan kegiatan sesuai dengan orientasi komunitas ini yakni melalui konservasi situs-situs sejarah Batu Urip yang terdiri sektor 1, sektor, sektor 3, sektor 4 dan sektor 5. Dalam kegiatan konservasi yang dilaksanakan tim PkM dan mitra berhasil melakukan pengelompokan situs berdasarkan lokasi masing-masing, memverifikasi nama-nama setiap situs dan melakukan pemasangan papan nama situs
Penguatan Kompetensi Mahasiswa Calon Guru Sejarah melalui Pendampingan Lapangan Berbasis Wisata Edukasi di Sumatra Barat Sarkowi Sarkowi; Yeni Amsara; Agus Susilo; Andriana Sofiarini; Yadri Irwansyah; Isbandiyah Isbandiyah
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i2.3497

Abstract

Mahasiswa calon guru sejarah perlu memiliki kompetensi pedagogis dan wawasan kontekstual yang kuat agar mampu mengembangkan pembelajaran sejarah yang bermakna dan relevan. Salah satu upaya strategis yang dapat dilakukan adalah melalui pendampingan lapangan berbasis wisata edukasi pada situs-situs sejarah lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa calon guru sejarah melalui keterlibatan langsung dalam praktik lapangan berbasis wisata edukasi di Sumatra Barat. Metode pelaksanaan dilakukan melalui skema pengabdian kepada masyarakat berbasis kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dengan pendekatan partisipatif. Kegiatan meliputi persiapan materi pembelajaran sejarah lokal, pelaksanaan kunjungan edukatif ke situs sejarah, serta refleksi dan evaluasi hasil kegiatan. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mahasiswa dalam memahami konteks sejarah lokal, merancang pembelajaran kontekstual, dan mengembangkan media ajar berbasis pengalaman lapangan. Kegiatan ini juga memperkuat kemitraan dengan masyarakat serta menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian situs sejarah. Praktik lapangan berbasis wisata edukasi terbukti efektif sebagai media penguatan kompetensi calon guru sejarah. Temuan ini menunjukkan pentingnya sinergi antara pendidikan tinggi dan pemanfaatan potensi lokal dalam pengembangan pendidikan sejarah.