Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

TEKNIK PROPAGANDA IDEOLOGI INTERNASIONALISME DALAM NOVEL RASA MERDIKA KARYA SOEMANTRI Agus Sulton
Asas: Jurnal Sastra Vol 10, No 2 (2021): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v10i2.26245

Abstract

Penelitian ini akan membicarakan teknik propaganda yang terdapat dalam novel Rasa Merdika karya Soemantri. Teknik yang digunakan untuk analisis didasarkan teknik propaganda Combs Alfred McClung Lee, Elizabeth Briant Lee. Metode penelitian ini memanfaatkan metode deskriptif kualitatif, yakni mendeskripsikan sekaligus pembacaan ideologi internasionalisme yang disampaikan pengarang. Hasil temuan penelitian ini membuktikan, bahwa novel Rasa Merdika dianggap berbahaya dan mengancam keberadaan pemerintah dan para pemodal. Karya-karya atau bacaan yang dianggap bacaan liar ini memberikan propaganda dan bentuk protes kepada pemerintah.
MEDIA SASTRA DAN PROPAGANDA KAPITALISME PABRIK GULA DI JAWA Agus Sulton
Asas: Jurnal Sastra Vol 11, No 1 (2022): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v11i1.31857

Abstract

Kebijakan tanam paksa tidak membawa perubahan yang baik bagi rakyat pribumi Hindia. Hal ini mendorong sebagian rakyat pribumi protes melalui aksi masa dan pemogokan. Peristiwa tersebut mendorong Mas Marco Kartodikromo untuk ambil bagian menentang kebijakan pemerintah dengan memproduksi propaganda melalui karya sastra. Penelitian ini fokus terhadap peranan sastra dalam menciptakan propaganda kapitalisme pabrik gula di Jawa awal abad ke-20. Hasil penelitian ini menemukan, bahwa teks sastra novel Matahariah dan kumpulan puisi ‘SAIR REMPAH-REMPAH’ syarat akan propaganda anti kapitalisme dan anti dengan kebijakan-kebijakan yang diterapkan pemerintah. Secara simbolik, teks-teks Mas Marco memantik ide-ide perubahan sosial, ekonomi, dan politik supaya tanah Hindia lepas dari belenggu kolonial.
DOKSOLOGI DALAM TRADISI MANUSKRIP NUSANTARA Agus Sulton
Basastra Vol 10, No 2 (2021): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bss.v10i2.26076

Abstract

Dalam tradisi pernaskahan Nusantara, doksologi murupakan permulaan teks yang umum digunakan dalam produksi manuskrip-manuskrip Nusantara. Doksologi diletakkan di bagian awal teks yang berisi puji-pujian sebagai bentuk rasa hormat, doa, harapan, puji syukur, dan sebagainya. Dalam penelitian ini akan mengungkap tradisi doksologi yang umum dipakai pada manuskrip-manuskrip di Nusantara. Pada tradisi manuskrip di Nusantara memiliki beragam bentuk, makna, dan fungsi tergantung penulisnya karena ini menyangkut kekuatan iman seseorang atau ketakwaan seseorang terhadap Tuhan. Penulisan doksologi bisa disebut kristalisasi gaya kreatif sang kreator dapat diletakkan pada awal teks dan akhir teks manuskrip. Dalam tradisi tulis dunia modern, doksologi pengertiannya mulai bergeser ke arah ucapan terimakasih dan sumbangsih akan hasil kerja sang pengarang saat melakukan penelitian. Hasil penelitian ini menemukan, penggunaan doksologi yang dulunya ditekankan pujian-pujian terhadap sesuatu yang bersifat dogmatis, namun di era sekarang berkembang ke ruang lingkup pimpinan, lembaga, sahabat, dan keluarga. Secara personal, doksologi merupakan cermin atas sikap religius seseorang, sikap toleransi, kebersamaan, mengasihi sesama, dan intelektualitas manusia. Kata kunci: doksologi, pujian, makna, fungsi, manuskrip
NASKAH SYAIR KANJENG NABI DAN HIKAYAT NABI BERCUKUR DALAM RELASI EPIGONISTIK Agus Sulton
POETIKA Vol 1, No 2 (2013): Issue 2
Publisher : Literary Studies, Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/poetika.v1i2.10407

Abstract

The Kanjeng Nabi Verses (Syair Kanjeng Nabi) is a pegon and Arabic lettered verse that tells us the story  about Prophet Muhammad when his hair was cut. The same story is also narrated in the Tale of  Shaving Prophet (Hikayat Nabi Bercukur) that was written in Jawi. Both texts tell the similar story despite their different geographical backgorund. This study enables the epigone theory as an approach to controvert the idea on act of  plagiarism between authors of  both texts then to propose the creator‘s creativity in producing texts. Identifications on texts‘ functions and themes methods, and interpretation on cultural perspectives and transcribing tradition are used in this study in order to demonstrate author‘s creativity in producing texts.Keywords: The Kanjeng Nabi Verses, The Tale of  Shaving Prophet, Epigone, text function identification,themeidentification, comparative inter pretation
MOTIF YANG BERPENGARUH PADA PROSES KEJIWAAN TOKOH SAM DALAM NOVEL SEBENING SYAHADAT KARYA DIVA SR Dandy Ashghor Dawudi; Kamidjan Kamidjan; Agus Sulton
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1095.676 KB) | DOI: 10.32682/sastranesia.v8i2.1420

Abstract

This research takes the object of Sebening Syahadat by Diva SR, this work is a novel that tells the story of the journey ofa teenager named Sam who is in the process ofsearching for identity. The journey is filled with interesting twits and turns embelissed with a love story that is very suitable if consumed by the younger generation who are learning to find identit. This study aims to reveal the value motives that led Sam’s character in finding his identity, which expected to be a material for reflection for readers, especially young people who are in the process of discovering his identity, the scope of the problem in this study is to reveal the value motives that affect the character’s psyche. Sam is told to have a rascal character.The research method used in this study took a descriptive qualitative approach, data colletion used was a literature study technique with stages of reading, note taking, coding for futher analysis. The analysis technique used is qualitative descriptive analysis technique.The result of the research in this research process indicate that the mental process of Sam’s character influenced by several factors, including: a. Motives in cultural factors (Situasional Factors), b. The motive for love begins with admiration for the attitude of someone who is full of noble values of character, c. The motive of curiosity and fulfillment of his needs for true value.
Konvergensi Identitas Mas Marco Kartodikromo: Proses Membingkai Narasi Sastra dalam Gerakan Sosial Agus Sulton
Kode : Jurnal Bahasa Vol 10, No 3 (2021): Kode: Edisi September 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.657 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v10i3.28294

Abstract

Gerakan sosial simbolik adalah keterlibatan seseorang di dalam gerakan sosial yang tidak harus bergabung menjadi anggota suatu organisasi secara stuktural tetapi orang tersebut dapat ambil bagian di organisasi gerakan sosial dengan memanfaatkan media untuk memproduksi narasi teks. Orang tersebut bisa bergerak secara personal akan tetapi memiliki visi dan misi dalam menuju suatu kepentingan tertentu. Penelitian ini bertujuan mengungkap peran narasi sastra Mas Marco Kartodikromo dalam gerakan sosial simbolik. Menurutnya, narasi sastra merupakan alat yang sangat efektif untuk mendidik pembaca dan memberikan kesadaran kepada pembaca tentang identitas kemerdekaan. Hasil penelitian ini menemukan, bahwa otoritas gerakan melawan kolonial Belanda tidak hanya dikondisikan oleh gerakan kerumunan tetapi narasi sastra mempunyai potensi yang sama untuk menggerakkan dan mendidik rakyat Hindia untuk membentuk ide-ide kemerdekaan. Pemberian pemahaman melalui narasi cerita merupakan kunci untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki daya kritis dan pemroduksian pengetahuan yang terus terakumulasi.Kata kunci: Narasi, Gerakan Sosial Simbolik, Hindia, Perlawanan, dan Kemerdekaan
Kajian Sastra Pariwisata pada Kumpulan Puisi Lupakan Payung dan Biarkan Hujan Karya Hasan Aspahani Agus Sulton; Aditya Ardi Nugroho
Kode : Jurnal Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Kode: Edisi Maret 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.235 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v11i1.33486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kumpulan puisi Lupakan Payung dan Biarkan Hujan karya Hasan Aspahani dengan kajian sastra pariwisata. Penelitian ini memanfaatkan metode penelitian deskriptif kualitatif. Langkah pengumpulan data serta proses dalam penelitian ini meliputi (1) membaca keseluruhan isi sumber data; (2) proses pengidentifikasian data; (3) data yang telah diidentifikasi kemudian dikodifikasi; (4) analisis data dilakukan dengan menyajikan nukilan data, yang berikutnya dianalisis dan dibahas menggunakan kajian sastra pariwisata; (5) membuat simpulan. Hasil penelitian ini yaitu terdapat tema kepariwisataan dalam kumpulan puisi Lupakan Payung dan Biarkan Hujan karya Hasan Aspahani. Tema kepariwisataan dalam kumpulan puisi Lupakan Payung dan Biarkan Hujan karya Hasan Aspahani menghadirkan citra tentang sebuah pelancongan yang berkaitan dengan oleh-oleh dan juga tentang kuliner atau olahan khas pada suatu daerah. Kumpulan puisi Lupakan Payung dan Biarkan Hujan menghadirkan sebuah citra pariwisata yang berkaitan dengan kegiatan berjalan-jalan untuk menikmati suasana saat berwisata.
MEDIA OF LITERARY WORKS AND SYMBOLIC SOCIAL MOVEMENTS OF MAS MARCO KARTODIKROMO Agus Sulton
Philosophica: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 5, No 1 (2022): June 2022
Publisher : Faculty of Economics, Law, and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/po.v5i1.1231

Abstract

This study aims to identify and discover the ideas of social change offered by Mas Marco Kartodikromo through his work. Mas Marco Kartodikromo is an active person who writes literary works and articles in the early 20th century. The results of his writings present ideas for social change and the theme of the injustice of the system applied by the Dutch colonial government. The results of this study indicate that the idea of social change offered by Mas Marco Kartodikromo concerns the issue of nationalism for the Indies homeland, the idea of independence for the Indies homeland, defending the rights of indigenous women in the Indies, and improving the policy system in the Indies. Broadly speaking, the narratives written by Mas Marco Kartodikromo provide awareness to the readers so that the Indies quickly get out of the Dutch colonial shackles to become an independent state.
Representasi Makanan Nusantara dalam Kumpulan Puisi Sarinah Karya Esha Tegar Putra: Tinjauan Gastrokritik Agus Sulton; Aditya Ardi Nugroho
Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 17, No 1: Februari 2022
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/nusa.17.1.25-36

Abstract

This study aims to describe the food of the archipelago in the collection of poetry Sarinah by Esha Tegar Putra with a gastrocritical approach. The research method used is descriptive qualitative research method. The data source in this study is a collection of Sarinah poems by Esha Tegar Putra published by the publisher PT Grasindo, Jakarta in 2016. The data in this study are in the form of words and sentences in a collection of Sarinah poems by Esha Tegar Putra which represent elements of gastronomy or Nusantara food in poetry. The data collection and research process was carried out with the following steps: (1) reading the data was done by reading the entire contents of the data source, namely a collection of Sarinah poems by Esha Tegar Putra; (2) identify data that represents the gastronomic elements or food of the archipelago in the Sarinah poetry collection by Esha Tegar Putra; (3) codifying data to facilitate the process of data analysis; (4) analyzing data by displaying data quotes and then analyzing it using a gastrocritical approach; (5) draw conclusions. The results of this study indicate that in the collection of poetry Sarinah by Esha Tegar Putra there is a representation of Indonesian food.
Nilai Pendidikan dalam Kumpulan Puisi Resep Membuat Jagad Raya Karya Abinaya Ghina Jamela: Kajian Sastra Anak Agus Sulton; Aditya Ardi Nugroho
Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 16, No 4: November 2021
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/nusa.16.4.299-311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai pendidikan yang terdapat dalam kumpulan puisi Resep Membuat Jagad Raya karya Abinaya Ghina Jamela dengan pendekatan sastra anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif.Sumber data dalam penelitian ini adalah kumpulan puisi Resep Membuat Jagat Rayakarya Abinaya Ghina Jamela, yang diterbitkan oleh penerbit Kabarita, Padang pada tahun 2017. Data dalam penelitian ini adalah kata-kata atau kalimat yang terdapat dalam kumpulan puisi Resep Membuat Jagat Rayakarya Abinaya Ghina Jamela. Adapun langkah pengumpulan data dan proses penelitian dilaksanakan sebagai berikut: (1) membaca keseluruhan isi sumber data; (2) mengidentifikasi data; (3) mengkodifikasi data; (4) menganalisis data; (5) menyimpulkan hasil penelitian. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa dalam kumpulan puisi Resep Membuat Jagat Rayakarya Abinaya Ghina Jamela terdapat nilai pendidikan. Kata kunci:nilai pendidikan, puisi, sastra anak