Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PEMBANGUNAN DESA BERBASIS SUMBER DAYA MANUSIA DAN KEWIRAUSAHAAN Suwardi; Srie Juli Rachmawatie; Tri Pamujiasih
GEMA Vol 34 No 01 (2022): GEMA
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan pedesaan adalah salah satu elemen terpenting dari pembangunan ekonomi secara keseluruhan. Tingkat pengembangan kewirausahaan, yang erat kaitannya dengan sumber daya manusia yang tersedia di area tertentu, memiliki dampak yang sangat besar pada kecepatan dan struktur pertumbuhan ekonomi pedesaan. Peran para pemuda dalam pembangunan pedesaan menjadi togak utama dalam kemanjuan desa tersebut. Model kewirausahan desa merupakan sebuah alternatif solusi didalam membangun kesejahteraan masyarakat. Peran pemerintah dalam memberikan perhatian dapat mendukung dan menciptakan peluang lapangan pekerjaan dipedesaan. Tujuan dari makalah ini adalah mengkaji pembangunan desa berdasarkan pada prinsip kewirausahaan
Pembibitan Kakao Aplikasi Urine Kelinci Dan Macam Media Yulianto Yulianto; Pramono Hadi; Srie Juli Rachmawatie
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 3: April 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i3.3236

Abstract

Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Desember tahun 2023 sampai Februari 2024. Bertempat di PTPN 1 Regional 3 Afderling Jatirunggo Kebun Ngobo Ungaran, dengan ketinggian tempat 630 meter di atas permukaan laut. Metode penelitian dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu konsentrasi POC urin kelinci (P), tanpa pemberian pupuk POC urin kelinci kontrol (P0), konsentrasi POC urin kelinci 10 ml/ltr air (P1) dan konsentrasi POC urin kelinci 20 ml/ltr air (P2). Sedangkan faktor kedua yaitu komposisi media tanam (M). terdiri atas 3 perlakuan. Yaitu (M1), tanah saja sebagai control. (M2) pupuk kandang sapi dengan tanah (1:1), (M3) terdiri tanah dengan pupuk kandang sapi. (1:2). Analisis menggunakan analisis sidik ragam uji F dan bila berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5% dan 1%.Hasil uji sidik ragam menunjukkan bahwa konsentrasi POC urin kelinci tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tinggi tanaman. Tetapi sangat berpengaruh nyata terhadap pengamatan, jumlah daun, berat basah brangkasan, berat kering brangkasan, berat akar, dan diameter batang. Perlakuan komposisisi media tanam tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi. Tetapi sangat berpengaruh nyata pada pengamatan berat basah brangkasan, berat kering brangkasan, berat akar, dan diameter batang. Kombinasi konsentrasi POC urine kelinci dan komposisi media tanam tidak berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter pengamatan.
Peningkatan pemahaman masyarakat tani tentang Good Agricultural Practices (GAP), biochar, dan pangan sehat sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan Srie Juli Rachmawatie; Ariy Khaerudin; Umi Nur Solikah; Ida Aryati Dyah Purnomo Wulan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39754

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tani mengenai Good Agricultural Practices (GAP), pemanfaatan biochar, serta hubungan antara praktik budidaya sehat dan kualitas pangan. Program disusun berdasarkan kebutuhan penguatan kapasitas petani dalam menghasilkan produk pertanian yang aman dikonsumsi, bermutu, berdaya saing, dan mendukung keberlanjutan sumber daya alam. Materi pengabdian disusun mengacu pada prinsip GAP yang mencakup seluruh tahapan budidaya mulai dari pratanam hingga pascapanen, dengan penekanan pada keamanan pangan, jaminan mutu, ketertelusuran produk, pengelolaan tanah, pengelolaan air, pengendalian hama terpadu, serta panen dan penyimpanan yang benar. Metode yang digunakan berupa penyuluhan partisipatif, diskusi terarah, dan penjelasan praktis mengenai pengelolaan tanah berbasis bahan organik dan biochar. Hasil kegiatan penilaian pemahaman peserta tidak dilakukan secara formal karena kegiatan ini tidak menggunakan instrumen evaluasi, seperti pre-test dan post-test. Peserta menyatakan lebih memahami pentingnya pengurangan input bahan kimia sintetis dan biochar dapat membantu meningkatkan retensi air, memperbaiki struktur tanah, dan mendukung aktivitas mikroba tanah dalam praktik dan tanya jawab secara langsung dengan narasumber. Kegiatan ini menegaskan bahwa penguatan literasi GAP di kalangan masyarakat tani merupakan langkah strategis untuk memperbaiki kualitas hasil pertanian, keamanan pangan, dan daya saing produk lokal. Kata kunci: biochar; GAP; pangan sehat; pengabdian masyarakat; pertanian berkelanjutan AbstractThis community service program aimed to improve farmers’ understanding of Good Agricultural Practices (GAP), biochar utilization, and the relationship between healthy cultivation practices and food quality. The program was designed to strengthen farmers’ capacity to produce safe, high-quality, competitive agricultural products while preserving natural resources. The materials were prepared based on GAP principles covering all cultivation stages from pre-planting to post-harvest, with emphasis on food safety, quality assurance, product traceability, soil management, water quality, integrated pest control, and proper harvesting and storage. The method used was participatory extension, guided discussion, and practical explanation regarding soil management based on organic amendments and biochar. The results of assessment of participant understanding is not carried out formally because this activity does not use evaluation instruments, such as pre-tests and post-tests. Through hands-on practice and question and answer session directly with resources persons, participants expressed a better understanding of the importance of reducing synthetic chemical inputs and also recognized that biochar can improve water retention, enhance soil structure, and support soil microbial activity. This activity confirms that strengthening GAP literacy among farming communities is a strategic step toward improving agricultural product quality, food safety, and the competitiveness of local products. Keywords: biochar; community service; food safety; GAP; sustainable agriculture
PEMBERDAYAAN DASAWISMA PERUMAHAN PANDEYAN PERMAI, SUKOHARJO DI MASA PANDEMI COVID-19 MELALUI URBAN FARMING Srie Juli Rachmawatie; Adib Norma Respati; Suwardi; Sitti Mukarromah; Tri Pamujiasih; Aldi Irvan Syahputra; Widyawati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Sidoluhur Vol 1 No 01 (2021)
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian dilakukan di Pandeyan, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah pada bulan Juni sampai Juli 2020. Metode pelaksanaan kegiatan adalah penyuluhan, praktik dan pendampingan serta monitoring dan evaluasi kepada masyarakat. Penyuluhan dilakukan dengan pemberian materi mengenai urban farming. Praktek diawali dengan proses pembuatan media tanam kemudian budidaya tanaman buah dalam pot. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan warga mampu membuat tanaman dalam pot dan memanfaatkan lahan diatas selokan untuk penanaman. Pelaksanaan pengabdian mampu meningkatkan warga dalam melakukan urban farming. Hasil dari urban farming juga dapat dinikmati oleh warga dan dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Pengaruh Berbagai Media Tanam dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair (POC) Urine Kelinci terhadap Pertumbuhan serta Hasil Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L) Setiyanto Setiyanto; Pramono Hadi; Srie Juli Rachmawatie
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Takuana (January-March)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i4.371

Abstract

This study evaluated the effects of growing media and rabbit urine liquid organic fertilizer (LOF) concentrations on the growth and yield of mustard greens (Brassica juncea L.) in Klaten Regency, Indonesia. A factorial completely randomized design tested three growing media (cow, goat, and chicken manure mixed with fermented rice husk at a 1:1 ratio) and three LOF concentrations (10, 20, and 30 mL L⁻¹). Plant height, leaf number, fresh weight, and root weight were measured and analyzed using ANOVA followed by Duncan’s multiple range test (α = 0.05). Growing media had no significant effect on any parameter. LOF concentration significantly increased leaf number but did not affect plant height, fresh weight, or root weight, and no interaction effects were detected. These results indicate that rabbit urine LOF primarily promotes vegetative leaf development rather than overall biomass accumulation in mustard greens.
Pengaruh POC Air Cucian Beras dan Media Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Dwi Prasetyo; Pramono Hadi; Srie Juli Rachmawatie
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Takuana (January-March)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i4.419

Abstract

This study aimed to examine the effect of different growing media compositions and liquid organic fertilizer (POC) derived from rice washing water on the growth and yield of pakcoy (Brassica rapa L.). The experiment used a factorial Completely Randomized Design (CRD) with two factors. The first factor was the composition of growing media consisting of soil, rice husk charcoal, and goat manure with three ratios: M1 (1:1:2), M2 (2:1:1), and M3 (1:2:2). The second factor was liquid organic fertilizer from rice washing water applied at three concentrations: K1 (0%), K2 (15%), and K3 (30%). The results showed that the application of rice washing water POC at 15% concentration positively affected root length, while the growing media compositions significantly influenced leaf number, leaf width, consumption weight, and root length. The interaction between M1 and K3 produced the highest consumption weight (78.67 g), indicating that this combination was the most optimal for pakcoy growth and yield. In conclusion, the interaction between rice washing water POC and growing media significantly affected plant fresh weight, consumption weight, and root length.
Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan POC Ampas Tahu terhadap Pertumbuhan Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Untung Subagyo; Pramono Hadi; Srie Juli Rachmawatie
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Takuana (January-March)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i4.420

Abstract

This study aimed to evaluate the effect of chicken manure and tofu waste–based liquid organic fertilizer (POC) on the growth and yield of cucumber (Cucumis sativus L.). The experiment was arranged in a factorial Completely Randomized Design (CRD) with two factors. The first factor was chicken manure applied at three doses: A1 (0.25 kg), A2 (0.5 kg), and A3 (0.75 kg per polybag). The second factor was tofu waste liquid organic fertilizer applied at three concentrations: T1 (100 ml), T2 (150 ml), and T3 (200 ml per polybag). The results showed that the application of 0.25 kg chicken manure significantly increased plant length, number of leaves, and root length. The application of tofu waste POC at 200 ml improved plant length, although its effect on other parameters was not consistent. A significant interaction between chicken manure and tofu waste POC was observed on plant growth and yield. The combination A1T2 produced the highest plant length (213.67 cm) and the best overall cucumber yield. These results indicate that the combined application of chicken manure and tofu waste POC is more effective than single fertilizer application.
Efektivitas Perlakuan Sungkup pada Batang Bawah dan Berbagai Umur Batang Bawah terhadap Keberhasilan Sambung Pucuk Alpukat Siger (Persea Americana) Lathif Brahmantya; Pramono Hadi; Srie Juli Rachmawatie
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2026): Takuana (July-September)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v5i2.687

Abstract

Vegetative propagation through grafting is an important method for producing high-quality Siger avocado (*Persea americana*) seedlings. This study aimed to determine the effects of rootstock covering and rootstock age on the success of Siger avocado grafting. The study was conducted in Denggungan Village, Banyudono, Boyolali, using a factorial Completely Randomized Design with two factors and five replications. The first factor was rootstock covering (A₁: covered; A₂: uncovered), while the second was rootstock age (B₁: 4 weeks, B₂: 5 weeks, and B₃: 6 weeks). Data were analyzed using ANOVA followed by Duncan’s Multiple Range Test at 5%. Rootstock covering significantly increased seedling height, post-grafting plant height, leaf number, and leaf width. Four-week-old rootstocks produced the highest post-grafting plant height (26.70 cm) and leaf number (15.24 leaves). No significant interaction was found between covering and rootstock age for all observed parameters. The combination of covering and 4-week-old rootstocks (A₁B₁) showed the best vegetative performance and is recommended for efficient Siger avocado seedling production.