Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENDAMPINGAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGOLAHAN BISNIS LADA DI KECAMATAN BIATAN KABUPATEN BERAU, KALIMANTAN TIMUR A. Besse Dahliana; Samsuddin Samsuddin; Syainullah Wahana; Muhammad Nur
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13789

Abstract

ABSTRAKPotensi lada di Kabupaten Berau, lebih banyak ditemukan di Kecamatan Biatan. Meskipun demikian, komoditas ini sebagian besar masih dihasilkan dengan teknik penanganan pascapanen tradisional (peralatan sederhana dan dilakukan kurang higienis).  Kegiatan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani mengenai teknik budidaya dan pengolahan bisnis lada di Kecamatan Biantan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.  Rantai pasar yang cukup panjang juga turut menyebabkan pendapatan petani dari tanaman perkebunan rakyat menjadi rendah. Produk utama komoditas lada yang diperdagangkan secara internasional adalah lada putih (white pepper) dan lada hitam (black pepper). Di sisi lain, komitmen konservasi masyarakat adat dan lokal di Kalimantan sangat besar yang didampingi oleh salah satu lembaga Konservasi YKAN (Yayasan Konservasi Alam Nusantara).  Hal ini salah satunya bisa dilihat dari skema Perhutanan Sosial (PS), di Kalimantan Timur pada tahun 2019 telah menyentuh angka 140.931 hektar.  Hasil monitoring tahun 2018 bersama pihak terkait dari dinas Perkebunan menunjukkan sebanyak 73% kampung Perhutanan Sosial di kabupaten Berau dan Kutai Timur mampu mencegah deforestasi. Di Kabupaten Berau, hutan alam masih menutupi 75% dari 2,2 juta hektar luas wilayah daratan. Katakunci: pengolahan bisnis lada; potensi lada di Kabupaten Berau; lada putih dan hitam. ABSTRACTThe potential for pepper in Berau Regency is found more in Biatan District. Nonetheless, most of these commodities are still produced using traditional postharvest handling techniques (simple equipment and less hygienic practices). This community assistance and empowerment activity aims to increase farmers' knowledge about pepper cultivation and business processing techniques in Biantan District, Berau Regency, East Kalimantan. The market chain which is quite long also causes the income of farmers from smallholder plantations to be low. The main pepper products traded internationally are white pepper and black pepper. On the other hand, the conservation commitment of indigenous and local communities in Kalimantan is very large, which is accompanied by one of the Conservation organizations YKAN (Yayasan Konservasi Alam Nusantara). This can be seen from the Social Forestry (PS) scheme, in East Kalimantan in 2019 it has touched 140,931 hectares. Monitoring results in 2018 with related parties from the Plantations service showed that as many as 73% of Social Forestry villages in Berau and East Kutai districts were able to prevent deforestation. In Berau District, natural forests still cover 75% of the 2.2 million hectares of land area. Keywords: pepper business processing; pepper potential in Berau Regency; pepper.
SOSIALISASI KURIKULUM MERDEKA DAN PAMERAN HASIL KARYA PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SD NEGERI 5 PANGALI-ALI Muhammad Nur; Wahyuddin Wahyuddin; Ulfasari Syukur; Fatimah Malik; Syaharuddin Syaharuddin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13369

Abstract

ABSTRAKSekolah Dasar Negeri 5 Pangali-Ali adalah salah satu Sekolah Penggerak di Provinsi Sulawesi Barat. Tujuan sosialisasi kurikulum merdeka dan pameran hasil karya proyek penguatan profil pelajar pancasila adalah untuk mensosialisasikan kurikulum merdeka kepada berbagai pihak utamanya para guru dan orang tua siswa. Selain itu juga sebagai wujud pemberian semangat bagi para peserta didik yang melaksanakan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila selama satu Semester. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 15 Desember 2022 bertempat di SD Negeri 5 Pangali Ali, Kelurahan Pangali-Ali, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Peserta pada kegiatan ini yaitu Para guru, orang tua/ wali siswa dan peserta didik/siswa. Metode pelaksanaan sosialisasi dan pameran tersebut yaitu sambutan oleh Kepala Sekolah, Sosialisasi oleh Fasilitator Sekolah Penggerak, Pameran Karya, Sambutan dari Guru PKP, perwakilan orang tua siswa dan perwakilan dari sekolah penggerak yang lain.  Hasil pelaksanaan sosialisasi ini para guru lebih termotivasi untuk melaksanakan proses pembelajaran yang interaktif, inspiratif, inovatif, menyenangkan, menantang, dan  berpusat pada peserta didik.  Selain itu, juga memberikan motivasi kepada para orang tua siswa untuk senantiasa mendukung pembelajaran disekolah dan terlibat dalam pembelajaran Kurikulum merdeka. Selanjutnya Pameran Hasil Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SD Negeri 5 Pangali Ali memberikan dampak yang besar dalam membentuk  perilaku yang baik dan karakter yang melekat pada diri peserta didik berprofil pelajar pancasila  yaitu beriman, bertaqwa kepada tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif. Kata kunci: sekolah penggerak; sulawesi barat; SDN 5 Pangali-Ali; pelajar pancasila ABSTRACTSD Negeri 5 Pangali Ali is one of the sekolah penggerak in West Sulawesi Province. The purpose of the socialization of the independent curriculum and the exhibition of the work of the pancasila student profile strengthening project are among others to socialize the independent curriculum to various parties, especially teachers and parents of students. Apart from that, it is also a form of giving encouragement to students who carry out the Pancasila Student Profile Strengthening Project for one semester. This activity was held on Thursday, 15 December 2022 at SD Negeri 5 Pangali Ali, Pangali-Ali Village, Banggae Timur District, Majene Regency, West Sulawesi. Participants in this activity were teachers, parents of students and students. The method of implementing the socialization and exhibition namely remarks by the Head of School, Socialization by the Sekolah Penggerak Facilitator, Work Exhibition, Speeches from PKP Teachers, and representatives of parents. As a result of implementing this socialization, teachers are more motivated to carry out learning processes that are interactive, inspiring, innovative, challenging, and colaboration. In addition, it also provides motivation to parents of students to always support learning at school and be involved in learning the independent curriculum. Furthermore, the Exhibition of The Pancasila Student Profile strengthening project at SD Negeri 5 Pangali Ali had a major impact in shaping good behavior and inherent character in students with a Pancasila student profile, namely Faith, fear of God Almighty and noble character, Global Diversity, Mutual Cooperation (gotong royong), Creativity, Critical thinking, and Independent. Keywords: sekolah penggerak; west sulawesi; SDN 5 Pangali-Ali; pancasila students
KOLABORASI DENGAN BERBAGAI PIHAK DALAM MENYUKSESKAN PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK DI SD NEGERI 004 KARAKEAN, KABUPATEN MAMASA, PROVINSI SULAWESI BARAT Muhammad Nur; Ratna Ratna; Rinda Rinda; Dwi Anggrini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13822

Abstract

ABSTRAKSekolah Dasar Negeri 4 Karakean adalah salah satu Sekolah Penggerak di Provinsi Sulawesi Barat. SDN 004 Karakean, terletak di Desa  Bambang Timur, Kecamatan Bambang, Kabupaten  Mamasa. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyukseskan program sekolah penggerak melalui berbagai aktifitas kolaborasi yang dilakukan  di SD Negeri 004 Karakean, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Semester pertama Tahun Akademik 2022/2023 periode bulan Juli-Desember 2022.  Tahapan pelaksanaan kegiatan ini yaitu mengadakan rapat  bersama Kepala Sekolah, guru, dan Tenaga Kependidikan serta perwakilan Siswa untuk merumuskan dan menyusun program tindak lanjut dari lolosnya SDN 004 Karakean pada Program  Sekolah Penggerak, Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan, Membentuk Tim Projek Penguatan Pelajar Profil Pancasila (P5) dan  mengundang Pihak-Pihak Terkait untuk berkolaborasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan tingginya partisipasi dari pihak pihak yang terkait seperti adanya dukungan dari pengawas, kepala sekolah, guru, komite sekolah, perwakilan orang tua siswa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh-tokoh adat dan pemerintah setempat, serta perwakilan siswa dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.  Kolaborasi tersebut telah menunjukkan hasil positif dengan terlaksananya dengan baik berbagai kegiatan di Sekolah penggerak, mulai dari penyusunan KOSP, penyusunan modul dan pelaksanaan P5, pembelajaran berpusat pada peserta didik, berbagi praktik baik, pengefektifan komunitas belajar dan berbagai  kegiatan lainnya. Dengan kolaborasi dan dukungan berbagai pihak peningkatan mutu SD Negeri 004 Karakean terus meningkat, literasi numerasi dan pembelajaran, satu tahap ke tahap yang lebih baik menuju perwujudan visi pendidikan Indonesia Maju. Kata kunci: sekolah penggerak; sulawesi barat; SDN 4 karakean; pelajar profil pancasila ABSTRACTSDN 4 Karakean is one of the Sekolah Penggerak in Mamasa Regency West Sulawesi Province. SDN 004 Karakean, located in East Bambang Village, Bambang District, Mamasa Regency. This activity aims to succeed in the Sekolah Penggerak through various collaborative activities carried out at SD Negeri 004 Karakean, Mamasa Regency, West Sulawesi Province. This activity is carried out in the first semester of the 2022/2023 Academic Year for the period July-December 2022. The steps taken are as follows holding a meeting with the Principal, teachers, and Education Personnel as well as Student representatives to formulate and develop a follow-up program for passing SDN 004 Karakean on the  Program Sekolah Penggerak, Compilation of KOSP, Forming a Project Team for Strengthening Pancasila Profile Students (P5) and inviting Related Parties to collaborate. The results of this activity show the high participation of related parties such as the support of supervisors, principals, teachers, school committees, representatives of parents of students, community leaders, religious leaders, traditional leaders and local government, as well as student representatives in each activity implemented. This collaboration has shown positive results with the implementation of various activities in the Sekolah Penggerak, starting from the preparation of KOSP, the preparation of modules and the implementation of P5, learning for students, sharing good practices, effective learning communities and various other activities. With the collaboration and support of various parties, the quality improvement of SD Negeri 004 Karakean continues to increase, numeracy literacy and learning, one stage to a better stage towards realizing the vision of Advanced Indonesia education. Keywords: sekolah penggerak; west sulawesi; SDN 4 karakean; pancasila students
EVALUASI RAJUNGAN YANG TERTANGKAP OLEH NELAYAN DI PERAIRAN LABUHAN LALAR, SUMBAWA BARAT Nova Novitasari; Neri Kautsari; Yudi Ahdiansyah; Dwi Mardhia; Syamsul Bachri; Muhammad Nur
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 1 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.1.197-208

Abstract

Kementerian Kelautan dan Perikanan menetapkan ukuran layak tangkap rajungan pada permen No.16/Permen-KP/2022, namun belum dilakukan evaluasi hasil tangkapan nelayan secara optimal. Perairan Labuhan Lalar adalah salah satu perairan yang belum dievaluasi hasil tangkapannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil tangkapan rajungan (jenis, rasio kelamin, ukuran dan proporsi layak tangkap) di perairan Labuhan Lalar. Penelitian dilakukan dari bulan Januari hingga Maret 2022. Sampel rajungan diambil dari hasil tangkapan nelayan. Sampel rajungan diindentifikasi untuk mengetahui jenisnya, kemudian diukur lebar karapas dan bobotnya. Pengambilan data dilakukan setiap satu minggu sekali. Wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi tentang alat tangkap dan waktu penangkapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis rajungan (Portunus pelagicus dan Portunus sanguinolentus). P. pelagicus didominasi oleh ukuran lebar karapas 9,50 – 10, 40 cm dan bobot 51 – 70 gr sedangkan pada P. sanguinolentus didominasi oleh ukuran 8,60 – 9,50 cm dan bobot 21–30 gr. Rasio kelamin pada P. pelagicus adalah 1,22:0,82 sedangkan pada P. sanguinolentus adalah 0,64:1,56. Terdappat 55% P. pelagicus dan 99% P. sanguinolentus yang ukuran karapasnya <10 cm. Terdapat 45% jenis P. pelagicus dan 98% pada jenis P. sanguinolentus memiliki bobot <60 gram
Pelatihan Manajemen Usaha Produksi Pengasapan Ikan Terbang Di Kelurahan Mosso, Provinsi Sulawesi Barat: Flying Fish Smoked Production Business Management Training in Mosso Village, West Sulawesi Province Muhammad Nur; Muhammad Nur Ihsan; Wulan Ayuandiani; Fahrul; Tikawati
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 5 No. 3 (2023): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v5i3.51328

Abstract

Mosso Village is the center for processing flying fish in West Sulawesi. One of the government's efforts to maximize this potential is by establishing a flying fish processing center in the Somba area. One type of processing of flying fish is smoking. Even though people in this center have long used flying fish as their main source of income, their income and welfare are still very low. The main objective of this activity is to provide training to business groups to increase knowledge about production management, marketing management, and simple financial analysis. Community service activities were carried out on Saturday, August 26 2023 at the Sendana District Head Office Hall. The method of this activity is production management training for groups of flying fish-smoking business partners. The participants in this activity were the Siamasei Group which consisted of 20 group members. The results of this service activity show an increase in skills and knowledge regarding how to produce smoked flying fish by Standard Operating Procedures (SOP) and Standard Sanitation Operational Procedures (SSOP) so that the flying fish that will be produced are of good quality. Apart from that, the fumigation group also gained knowledge related to production management, marketing management, and financial analysis so that they were able to run their business optimally. Keywords:  Flying fish; Public; Training; Smoked fish; West Sulawesi ABSTRAK Kelurahan Mosso merupakan sentra pengolahan ikan terbang di Sulawesi Barat. Salah satu upaya pemerintah memaksimalkan potensi tersebut adalah dengan mendirikan sentra pengolahan ikan terbang di Lingkungan Somba. Salah satu jenis pengolahan ikan terbang adalah pengasapan. Meskipun masyarakat di sentra ini telah lama memanfaatkan ikan terbang sebagai sumber penghasilan utama, namun pendapatan dan kesejahteraannya masih sangat rendah. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan kepada kelompok usaha untuk meningkatkan pengetahuan tentang manajemen produksi, manajemen pemasaran dan analisis keuangan secara sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada Hari Sabtu, tanggal 26 Agustus 2023 bertempat di Aula Kantor Camat Sendana. Metode kegiatan ini adalah pelatihan manajemen produksi kelompok mitra usaha pengasapan ikan terbang. Peserta pada kegiatan ini adalah Kelompok Siamasei yang beranggotan 20 orang anggota kelompok. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan keterampilan dan pengetahuan terkait cara produksi ikan terbang asap sesuai dengan Standar Operating Procedur (SOP) dan Standar Sanitation Operational Procedur (SSOP) sehingga ikan terbang yang akan diproduksi memiliki kualitas yang baik. Selain itu kelompok pengasapan juga memperoleh pengetahuan terkait manajemen produksi, manajemen pemasaran dan analisis keuangan sehingga mampu menjalankan usahanya dengan maksimal. Kata Kunci:  Ikan terbang; Masyarakat; Pelatihan; Pengasapan; Sulawesi Barat.
PELATIHAN PENGOLAHAN IKAN SORI MENJADI PRODUK BAKSO IKAN DI DESA TALLU BANUA, MAJENE, SULAWESI BARAT Muhammad Nur; Tenriware Tenriware; Husniah Husniah; Adiara Firdhita Alam Nasyrah; Muhammad Said
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 3 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i3.1035

Abstract

Tallua Banua Village is one of the coastal villages where the majority of the population working as fisherman. One of the highlights in Tallu Banua Village is the catch majority of fisherman namely sori fish (Trisoluris sp.). The potential of sori fish is very large, especially when sori fish is abundant during the catch season, hence it is very suitable to be developed as a raw material for making various fishery products including fish balls. The main aims of this community service activity is to provide the training for business groups to get skills and knowledge about business management based on household-scale and diversification of sori fish processing products, hence this can increase their income and welfare. This activity was carried out on Sunday, 19 June 2023 at the Beach Fish Seed Hall, Tallu Banua Village. The training participants in this PKM were the fisherman women’s groups of Tallu Banua Village. The method used is to provide material and direct practice of making fishball products. The results of this service activity show an increase in community knowledge related to procedures for carrying out a good and correct fish processing production by paying attention to SOP (Standard Operating Procedure) and SSOP (Standard Sanitation Operational Procedure), carrying out good business management including raw material management and production supporting materials, workforce management and business group financial bookkeeping as well as marketing strategy. Furthermore, with this activity the community group also gained skills in processing sori fish into value-added products, namely making sori fish meatballs starting from weeding, washing, mixing spices, boiling, to packaging. This training is very useful for fishermen women's groups in an effort to increase their income and welfare through training in processing sori fish into fish meatball products.
EFEKTIVITAS TEPUNG Spirulina sp. TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERTUMBUHAN LARVA UDANG VANAME (Panaeus vannamei) Nurul Ismi, Fika; Nur, Muhammad; Lestari, Dian; Indah Sari Arbit, Nur; Nur, Rahmi
Jurnal Sains dan Teknologi Perikanan Vol 4 No 1 (2024): APRIL
Publisher : Fisheries Science Study Program, Faculty of Science and Technology, Muhammadiyah University of Sidenreng Rappang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jikan.v4i1.1402

Abstract

Spirulina sp. merupakan salah satu bahan baku yang dapat dijadikan sebagai pakan alami untuk larva kultivan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung Spirulina sp. terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan larva udang vaname (Panaeus vannamei). Penelitian ini dilaksanakan selama 30 hari di Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) Poniang Desa Tallu Banua, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat. Hewan uji yang digunakan yaitu larva udang vaname stadia zoea dengan padat penebaran sebanyak 30 ekor/wadah dengan volume air sebanyak 15 L. Pemeliharaan larva dari stadia zoea sampai PL 11. Metode dalam penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan masing-masing memiliki 3 kali ulangan. Adapun perlakuan pada penelitian ini yaitu penambahan berbagai dosis Spirulina sp. ke dalam pakan komersial yakni perlakuan A tanpa penambahan Spirulina sp. atau kontrol, perlakuan B penambahan 0,2 g, perlakuan C penambahan 0,3 g, dan perlakuan D penamabahan 0,4 g. Pemberian Spirulina sp. sebanyak 2 kali sehari pada pukul 09.00 dan pukul 15.00 WITA serta pemberian pakan komersial sebanyak 6 kali sehari pada pukul 07.00, 11.00, 16.00, 21.00, 01.00 dan pukul 04.00 WITA. Analisis data yang digunakan yaitu analisis ragam dengan bantuan software SPSS versi 22.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung Spirulina sp. berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap tingkat kelangsungan hidup dan tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap pertumbuhan bobot mutlak udang vaname. Tingkat kelangsungan hidup terbaik pada perlakuan D (penambahan 0,4 g Spirulina sp.) yaitu 78,9%.