Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PERAN STRATEGIS ZAKAT DALAM MENGURANGI KETIMPANGAN EKONOMI DAN KEMISKINAN Ainun Defrilia; Lifia Revanata; Adinda Thalia Salsa Bela; Muhammad Rifqi Firdaus; Amalia Nuril Hidayati
I'THISOM : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 2 (2025): I`thisom Edisi Oktober
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Utsmani Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70412/its.v4i2.200

Abstract

This study aims to explore the significance of zakat in reducing poverty and economic inequality in Indonesia. As one of the key instruments in the Islamic economic system, zakat holds great potential to foster social justice through the redistribution of wealth from the affluent to those in need. In a country like Indonesia, where the majority of the population is Muslim, optimizing zakat plays a crucial role in supporting inclusive economic development. This research employs a literature review method by analyzing various academic sources and secondary data related to zakat management, implementation challenges, and optimization strategies. The findings indicate that zakat serves not only as consumptive aid to fulfill basic needs but can also be directed toward productive uses to empower the economy of the mustahik through training programs, business capital, and sustainable support. However, to maximize its effectiveness, zakat requires professional, transparent, and accountable management, along with strong collaboration between zakat institutions, the government, and society. In the long term, zakat can be a strategic and sustainable solution to address social inequality and significantly reduce poverty levels in Indonesia.
Determinan Perilaku Manajemen Keuangan pada UMKM Bengkel Las di Kecamatan Karangrejo Tulungagung Lailatul Hamidah; Amalia Nuril Hidayati
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 5 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i5.1254

Abstract

This research aims to determine the influence of Financial Knowledge, Financial Attitudes, Education Level and Financial Income on Financial Management Behavior in micro, small and medium-sized entrepreneurs in welding workshops in Karangrejo Tulungagung District. This research is a quantitative research with the research population, namely micro, small and medium enterprises in welding workshops located in Tulungagung District. Sampling in this research used Field Research techniques. Data collection was carried out by distributing questionnaires to find actual data for 31 respondents. The analysis techniques used are statistical analysis, hypothesis testing and data quality testing. Test the validity of each questionnaire item using the product moment correlation method between the score of each questionnaire item and the total score (the sum of each questionnaire score). Then carry out a reliability test using Cronbach's alpha. The results of this research show that Financial Knowledge, Financial Attitudes, Education Level and Financial Income have a significant and positive influence on financial management behavior.
PELUANG DAN TANTANGAN INDUSTRI HALAL DI INDONESIA Muhammad Alfarici Baehaqi; Annisa Khusnul Latifah; Vera Agustin Malista Putri; Dela Dwi Rama; Amalia Nuril Hidayati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 5 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Mei
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i5.1853

Abstract

Pertumbuhan industri halal di Indonesia semakin pesat, sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya produk halal, serta posisi Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbanyak di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi, tantangan, serta strategi yang dapat dilakukan dalam pengembangan industri halal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka melalui analisis berbagai sumber ilmiah. Hasilnya menunjukkan bahwa peluang yang tersedia meliputi pasar domestik yang luas, dukungan pemerintah, potensi ekspor, serta tren gaya hidup halal yang berkembang. Beberapa sektor utama yang menjadi fokus adalah sektor makanan dan minuman halal, keuangan syariah, pariwisata berbasis halal, busana muslim, serta industri halal di bidang farmasi, kosmetik, media, dan hiburan halal. Di sisi lain, industri ini menghadapi tantangan seperti ketidakterpaduan standar halal global, keterbatasan bahan baku, rendahnya kesadaran masyarakat, serta kurangnya inovasi dan infrastruktur.Oleh karena itu, strategi penguatan industri halal perlu melibatkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, edukasi publik, penyederhanaan sertifikasi, riset dan inovasi, serta kerja sama global. Pemerintah juga berperan dalam mendorong UMKM halal dan memperluas jaringan perdagangan produk halal Indonesia. Dengan pendekatan yang menyeluruh dan sinergis, industri halal berpotensi menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemangku kepentingan dalam mengembangkan industri halal yang kompetitif dan inklusif.
MEKANISME PASAR DALAM EKONOMI ISLAM: DEFINISI, PRINSIP, DAN TANTANGAN Aifatus Tya Meyfianti; Pristika Swartifarani; Maura Putri Ramadhani; Amalia Nuril Hidayati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 5 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Mei
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i5.1855

Abstract

Artikel ini membahas konsep mekanisme pasar dalam perspektif ekonomi Islam, dengan menelusuri landasan normatif dari Al-Qur’an, hadis, dan pemikiran para ulama klasik seperti Ibn Taimiyah dan Abu Yusuf. Dalam Islam, pasar merupakan institusi penting yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai ruang yang diatur oleh prinsip moral dan nilai-nilai syariah seperti kejujuran, keterbukaan, keadilan, dan kerelaan antar pihak. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian library research. Hasil analisis menunjukkan bahwa Mekanisme pasar dalam Islam mengutamakan kebebasan menentukan harga berdasarkan penawaran dan permintaan, dengan nilai moral seperti kejujuran dan keadilan. Harga dianggap ketetapan Allah, sehingga intervensi pemerintah hanya untuk mencegah ketidakadilan, monopoli, dan praktik merugikan. Di era modern, tantangan seperti regulasi syariah dan monopoli memerlukan peran negara untuk mengawasi dan menjaga keadilan, sekaligus menegakkan nilai sosial dan moral dalam ekonomi. Mekanisme pasar diakui sebagai alat yang adil dalam pembentukan harga selama tidak terjadi praktik yang merusak seperti monopoli, penimbunan, dan asimetri informasi. Pemikiran Ibn Taimiyah menekankan peran permintaan dan penawaran dalam menentukan harga, sementara Abu Yusuf menyoroti ketentuan ilahiyah dalam fluktuasi harga. Tantangan utama dalam implementasi mekanisme pasar Islam di era modern terletak pada integrasi nilai syariah dengan dinamika ekonomi digital dan globalisasi, termasuk keterbatasan regulasi dan ketimpangan informasi. Dengan pendekatan yang adil dan etis, pasar Islami berpotensi menjadi alternatif sistem ekonomi modern yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan.
PANDANGAN IBNU TAIMIYAH TERHADAP PERMINTAAN DAN PENAWARAN PASAR Dwi Oktaviastanti; Meylia Dwi Zahrani; Intan Mustika Sari; Alfi Luli Devitasari; Amalia Nuril Hidayati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 5 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Mei
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i5.1859

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pandangan Islam tentang mekanisme permintaan dan penawaran dalam menentukan harga pasar yang adil. Salah satu tokoh Islam yang memiliki pandangan pasar yang adil adalah Ibnu Taimiyah. Beliau menyumbangkan pemikirannya terkait terciptanya harga yang adil tanpa adanya manipulasi serta beretika. Beliau menegaskan interaksi pasar didasarkan prinsip keadilan, kejujuran dan etika. Tujuan penelitian ini untuk menggali pemikiran Ibnu Taimiyah terhadap mekanisme permintaan dan penawaran pasar yang memberikan keadilan dan kemaslahatan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif melalui berbagai sumber ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Pandangan Ibnu Taimiyah, harga ditentukan oleh interaksi permintaan dan penawaran pasar dengan jujur dan adil tanpa adanya praktik pasar tidak adil, seperti gharar, monopoli, dan penimbunan barang. Pemerintah diperbolehkan ikut campur apabila terjadi ketidakseimbangan pasar atau merugikan salah satu pihak. Implikasi nilai keadilan dan etika dalam transaksi sangat penting dalam membuat stabilitas harga. Dengan demikian, pemikiran Ibnu Taimiyah dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan sistem ekonomi Islam yang menyejahterakan masyarakat.
PERAN INDUSTRI HALAL DALAM MEMPERKUAT PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA Malik Dilaga Kusumah; M Zulio Pratama; Ivan Andika Putra; Fairul Azmi; Amalia Nuril Hidayati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 5 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Mei
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i5.1937

Abstract

Industri halal telah menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat perekonomian di Indonesia, terutama dengan mayoritas penduduk di indoneesia beragama Islam. Dengan peningkatan kesadaran global terhadap produk-produk yang berdasarkan pada konsep syariah, maka industry halal tidak lagi terbatas pada kebutuhan domestik, tetapi menjadi peluang strategis bagi ekspor dan investasi internasional. Di indonesia dengan mayoritas penduduknya muslim, maka industri ini menjadi pilar penting dalam mendorong pertumbuhan malalui konstribusi di sektor makanan, kosmetik, farmasi, dan keuangan, pengembangan industri halal melibatkan banyak peran tingkat daerah hingga pemerintahan pusat seperti sertifikasi halal agar terpercaya di mata masyarakat, regulasi, dan dukungan dari lembaga dibawah naungan majelis ulama indonesia (MUI). Dengan ekosistem yang inklusif dan berkelanjutan industri halal berpotensi menjadi indikator utama dalam menciptakan pertumbuhan yang potensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi industry halal terhadap penguatan pertumbuhan ekonomi yang ada di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif-kualitatif berbasis pada studi literatur. Hasil kajian menunjukkan pengembangan industry halal berdampak kepada pertumbuhan ekonomi seperti pemberdayaan sumber daya manusia dan perluasan ekspor.
PERILAKU GENERASI Z DALAM BERBELANJA MELALUI E-COMMERCE BERDASARKAN PRINSIP EKONOMI ISLAM Tsania Ma’rifatul Husna; Umi Hani’ah; Eliya Tri Pantrista; Amalia Nuril Hidayati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2170

Abstract

Perkembangan pesat teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam perilaku konsumsi masyarakat, khususnya di kalangan Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumsi Generasi Z dalam berbelanja melalui platform e-commerce dari perspektif ekonomi Islam. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji buku, jurnal, dan dokumen ilmiah terkait perilaku konsumsi Generasi Z, e-commerce, serta prinsip-prinsip ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z cenderung memilih berbelanja online karena kemudahan, kecepatan, dan beragamnya pilihan produk, serta berbagai promosi menarik yang ditawarkan. Namun, perilaku konsumtif dan impulsif seringkali muncul akibat pengaruh tren, media sosial, dan dorongan emosional, sehingga berpotensi bertentangan dengan prinsip ekonomi Islam seperti keadilan, larangan israf (berlebihan), dan tanggung jawab sosial. Prinsip ekonomi Islam menekankan konsumsi barang halal, keadilan, penghindaran perilaku boros, serta tanggung jawab sosial dalam setiap aktivitas konsumsi. Studi ini menegaskan pentingnya internalisasi nilai-nilai ekonomi Islam dalam perilaku konsumsi Generasi Z agar tercipta keseimbangan antara kebutuhan materiil dan spiritual, serta terwujudnya gaya hidup berkelanjutan yang bertanggung jawab secara sosial dan etis di era digital. Dengan demikian, ekonomi Islam tetap relevan sebagai pedoman perilaku konsumsi di tengah perkembangan teknologi saat ini.
KONTRIBUSI INDUSTRI HALAL FOOD TERHADAP PARIWISATA HALAL DI PROVINSI BALI Elok Tri Yuliyanti; Fela Zain Nadiroh; Dhea Ayunda Putri; Samrotul Zuhriyah; Amalia Nuril Hidayati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi industri halal food terhadap pariwisata halal di Provinsi Bali. Latar belakang penelitian ini didasari oleh tantangan yang dihadapi industri halal food, terutama dominasi budaya Hindu yang memengaruhi preferensi konsumsi masyarakat lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Temuan menunjukkan bahwa permintaan terhadap produk halal di Bali cenderung rendah, disebabkan oleh mayoritas penduduk yang beragama Hindu dan penawaran kuliner lokal yang lebih mengutamakan hidangan non-halal seperti babi guling. Selain itu, industri halal food harus bersaing dengan produk non-halal yang telah menjadi ikon kuliner setempat. Namun, terdapat peluang bagi pengembangan industri halal melalui inovasi produk dan kolaborasi dengan lembaga keuangan syariah, yang dapat menarik wisatawan Muslim dan mendukung pembangunan ekonomi inklusif di Bali. Untuk itu, diperlukan sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan komunitas Muslim dalam membangun kesadaran akan potensi pasar halal serta menyediakan infrastruktur pendukung yang memadai.
KONTRIBUSI PERBANKAN SYARIAH TERHADAP STABILITAS EKONOMI DAN PENCAPAIAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGS) MELALUI PEMBIAYAAN SYARIAH Richen Shofia Nisa'; Ima Kurniawati; Muhammad Ritjha; Vionika Yolla Pramadita; Amalia Nuril Hidayati
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 3 No. 12 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v3i12.7369

Abstract

This study aims to analyze the contribution of Islamic banking to national economic stability and examine the role of Sharia-based financing in accelerating the achievement of the SDGs in Indonesia. The method employed is a qualitative-descriptive approach through library research. Data were obtained from official publications of national financial institutions, reports from regulators such as the Financial Services Authority (OJK) and Bank Indonesia (BI), as well as relevant academic articles and literature on Islamic banking, economic stability, and the SDGs. The results show that Islamic banking contributes to economic stability through three main mechanisms: (1) reducing speculative risks through asset-based and profit-sharing financing; (2) enhancing financial inclusion by supporting MSMEs and public housing; and (3) strengthening long-term financing through Islamic capital market instruments such as green sukuk. Furthermore, Sharia-based financing supports the achievement of several SDG targets, including poverty alleviation (SDG 1), decent work and economic growth (SDG 8), sustainable cities and communities (SDG 11), and climate action (SDG 13).
Kebijakan Moneter Islam Berlandaskan Maqashid Syariah Bagi Pembangunan Berkelanjutan Amalia Nuril Hidayati; Haeva Zuliani; Novelia Krisgiyanti; Natasya Yulia Vernanda; Ramadhani Endira Aszara
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 3 No. 12 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v3i12.7459

Abstract

In a globalized and uncertain economy, monetary policy is vital for stability and growth. However, prioritizing only prices and interest rates can result in income inequality and a disconnect between financial and real sectors. This study examines Islamic monetary policy's role in supporting sustainable development aligned with the SDGs through a literature review. Islamic monetary policy promotes fairness through principles like the prohibition of interest (riba) and equitable wealth management, utilizing tools like zakat, waqf, and qard al-hasan to foster economic development. Islamic financial instruments are crucial for achieving SDGs, such as poverty reduction and education access. Despite challenges from conventional systems, there are opportunities to advance Islamic monetary policy by enhancing institutions and innovating in finance technology. This research indicates that Islamic monetary policy promotes economic stability, social justice, and sustainable growth.
Co-Authors Adinda Desi Rahmawati Adinda Thalia Salsa Bela Aifatus Tya Meyfianti Ainun Defrilia Ainur Aisyah Aleesha Mayra Afreen Alfi Luli Devitasari Alfino Rendi Azanta Alicia Tantiana Alvaro, Marcyano Awidi Bevan Amanda Fitria Khoirun Nadzifah Amelia Noerananda Suwoto Anggun Ali Khusna Anisa Dian Kholida Annisa Khusnul Latifah Arya Aditya Yudha Ata Rosyidah Karimah Ayu Lestari Intan Putri Azizah Eka Pranasya Bayhaqiy, Ahmad Zahir Bray Nero Valerian Claudia Celsia Floranitarifai Deis Mahadita Dela Dwi Rama Della Cesilya Saputri Deny Yudiantoro Dewi Arinda Mulya Dhea Ayunda Putri dhisa sagita Dika Eri Saputra Dinar Amanda Dwi Oktaviastanti Dwika Permata Sari Eka Wahyu Firmansyah Eliya Tri Pantrista Ellisa Nazarina Elok Tri Yuliyanti Ervina Tri Rahayu Fairul Azmi Falentia Wiliana Putri Farandia Aranza Fela Zain Nadiroh Felda Tsany Rahawati Fihan, Anggraini Fitri Elviana Sari Haeva Zuliani Herlia Sapta Arimbi Herliana, Adifa Nur Iftita Ziyan Amalia Ilham Khoirurrozikin Ilma Qurotul Aini Ima Kurniawati Ines Kiki Faradila Hardika Dini Intan Dwi Permatasari Intan Mustika Sari Irdlin Hanifah Istiqomatus, Nida Ivan Andika Putra Izaturrohmah Izaturrohmah Izzati, Putri Nurul Kevin Dwi Ramadhani Laila Shofia Lailatul Fadilah Lailatul Hamidah Laksmi, Amanda Laura Nur Haliza Lifia Revanata Loli Santan Laysia M Zulio Pratama Malik Dilaga Kusumah Maura Putri Ramadhani Maya Amelia Putri Melisa Dwi Laelatul Kusna Meylia Dwi Zahrani Mitha Rizthakul Rohmah Muhamad Maulana Jupantoro Muhammad Alfarici Baehaqi Muhammad Arsya Hadi Saputra Muhammad Dani Al-Aziz Muhammad Fahrul Ichsan Muhammad Khobib Mustafa Muhammad Nada Choiruddin Muhammad Nurfauzi Maliki Muhammad Rifqi Firdaus Muhammad Ritjha Muhammad Saiful Fajar Nafa Atsilla Syahrief Nafa Faisatul Qolbi Nasywa Putri Tsabitah Natasya Yulia Vernanda Nava Diah Neviana Nayla Hidayatul Mawadat Nazilia Putri Riayatus S Neha Faridatun Ni'mah Nia Dwi Rahayu Putri Nia Lailatul Badriyah Niken Larasati Novelia Krisgiyanti Nugraha Esa Saputra Nur Ain Nazira Nur'aini Susilowati Pristika Swartifarani Putri Kharisma Ayuningtiyas Rachmadhianing Putri Rafih Ramadhani Endira Aszara Ratna Dyah Oktaviana Refy Salvia Putri Regina Yuniar Lestari Richardt Nauvalt Alfauzhi Richen Shofia Nisa' Ricky Bayu Agus Stiyawan Rista Vidia Sari Riza Afifatur Rohmah Rizka Khoirun Nisa Rizki Eka Yulianingsih Sabila Hidayatussolikah Sagita Wulansari Samrotul Zuhriyah Saskia Davina Azzahra Shofiya Zevania Putri Silvia Fatika Sari Sindi Ayu Pramudita Sintya Ramadhani Siti Nur Qomarina Nurul 'Ain Siti Warsini Ningsih Sonya Alexandra Jolie Syafira Arifin Syafi’ Badi’atul Fudlah Syafna Malikhatus Shofia Syandanatama Putri Kusuma Wardani Tsania Ma’rifatul Husna Umi Hani’ah Ummi Halimatus Sa’diyyah Vera Agustin Malista Putri Via Aprillia Nanda Lestari Vionika Yolla Pramadita Vira Septia Dwi Putri