Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

STRUKTUR PASAR DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM DAN IMPLIKASINYA TERHADAP EKONOMI MODERN : STUDI LITERATUR Nayla Hidayatul Mawadat; Siti Warsini Ningsih; Amalia Nuril Hidayati
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 3 No. 6 (2025): Juni
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v3i6.4935

Abstract

This study identifies the characteristics of market structures in Islamic economics that are different from conventional economics, especially in terms of the prohibition of usury, gharar, monopoly, and the emphasis on social justice through the principle of hisbah. This study also discusses the differences between Islamic market structures and modern economic markets that tend to ignore social balance. The implications of the principles of Islamic market structures provide important contributions to designing fair and sustainable public policies. This research method uses a descriptive qualitative approach through literature studies that include data collection and analysis from various sources such as scientific journals, Islamic economics books, relevant scientific publications. An in-depth analysis of the thoughts of experts and previous studies allows for the development of stronger theoretical arguments, a deeper understanding of the principles of Islamic market economics, and their comparison with conventional economics.
PEMBANGUNAN EKONOMI PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH Izaturrohmah Izaturrohmah; Laila Shofia; Nazilia Putri Riayatus S; Amalia Nuril Hidayati
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 3 No. 7 (2025): Juli
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v3i7.5679

Abstract

Pembangunan ekonomi merupakan aspek fundamental dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh, terutama dalam konteks masyarakat Muslim yang menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual, moral, dan etika. Dalam perspektif Islam, pembangunan ekonomi tidak hanya diukur dari pertumbuhan statistik semata, melainkan juga dari sejauh mana proses tersebut mampu menjaga, melindungi, dan mengembangkan nilai-nilai dasar kehidupan manusia. Artikel ini mengeksplorasi penerapan prinsip Maqasid Syariah sebagai kerangka konseptual dalam merumuskan strategi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan universal. Maqasid Syariah merupakan konsep utama dalam ekonomi Islam yang bertujuan untuk mencapai kemaslahatan umat manusia melalui perlindungan terhadap lima aspek pokok: agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi pustaka, artikel ini membahas penerapan Maqasid Syariah dalam pengembangan produk keuangan Islam dan implementasinya dalam praktik ekonomi. Pembangunan ekonomi Islam yang berbasis pada Maqasid Syariah tidak hanya menekankan pertumbuhan material, tetapi juga menyeimbangkan antara dimensi spiritual, sosial, etika, moral, dan kesejahteraan kolektif yang berkelanjutan.
PENDEKATAN ISLAM TERHADAP KONSUMSI, TABUNGAN, DAN INVESTASI: LANDASAN TEORI DAN APLIKASI EKONOMI SYARIAH Ervina Tri Rahayu; Nafa Faisatul Qolbi; Ilma Qurotul Aini; Rizka Khoirun Nisa; Amalia Nuril Hidayati
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 2 No. 3 (2025): Mei
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v2i3.890

Abstract

This research discusses the relationship between consumption, saving, and investment from the perspective of Islamic economics. Unlike conventional economics, Islamic economics emphasizes spiritual values, justice, and blessings in economic activities. The purpose of this study is to examine the chapter on consumption, savings, and investment from an Islamic perspective. The method used in this study is a literature review based on sources from books and scholarly journals. The findings indicate that moderate consumption encourages increased savings and productive investments. Sharia-compliant investments, which are free from usury (riba) and speculation (gharar), play a significant role in promoting equitable economic growth. In conclusion, the interconnection between these three economic activities forms a sustainable Islamic economic system aligned with the objectives of Maqashid Sharia.
KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP TRADEOFF INFLASI DAN PENGANGGURAN : PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Amalia Nuril Hidayati; Dwika Permata Sari; Via Aprillia Nanda Lestari; Muhammad Nada Choiruddin; Adinda Desi Rahmawati
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 2 No. 3 (2025): Mei
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v2i3.891

Abstract

Abstract. This study aims to analyze government policies on the tradeoff between inflation and unemployment using an Islamic economic perspective. Inflation and unemployment are major problems in the economy that are interrelated and often cause tradeoffs, so researchers examine how government policies can overcome these tradeoffs by considering Islamic economic principles. This study uses a library research method with a descriptive analytical and interpretative approach based on academic literature. The results of the study indicate that the implementation of government policies in overcoming the tradeoff between inflation and unemployment from an Islamic economic perspective must be based on the principles of social justice and fair distribution of wealth. Empirically, fiscal and monetary policies packaged with the principle of justice can effectively suppress inflation while reducing unemployment. In addition, social empowerment and efforts to improve community welfare are important factors in creating sustainable economic stability.
HUBUNGAN ANTARA PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENGANGGURAN MENURUT PERSPEKTIF ISLAM Deis Mahadita; Laura Nur Haliza; Muhammad Khobib Mustafa; Rachmadhianing Putri; Amalia Nuril Hidayati
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 2 No. 3 (2025): Mei
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v2i3.892

Abstract

Abstrak. This study aims to examine the relationship between economic growth and unemployment from an Islamic perspective. In conventional economics, economics growth is often used as the main indicator of welfare, but it is not always directly correlated with a decrease in unemployment. In the Islamic perspective, economic growth is not only seen from a quantitative perspective, but also from moral values, distribution of justice, and holistic welfare of the people, both in this world and the hereafter. Through a literature approach, the results of this study found that Islam provides solutions to unemployment through the principle of justice in the distribution of wealth, encouragement of entrepreneurship, state responsibility in providing employment, and economic system free from usury. Keywords: Economic Growth, Unemployment, Islamic Economy.
Analisis Perbandingan Konsep Pendapatan Nasional dalam Ekonomi Konvensional dan Ekonomi Islam Sindi Ayu Pramudita; Nia Lailatul Badriyah; Muhammad Dani Al-Aziz; Vira Septia Dwi Putri; Amalia Nuril Hidayati
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 2 No. 3 (2025): Mei
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v2i3.893

Abstract

Abstrak. This study aims to analyze and compare the concept of national income from the perspective of conventional economics and Islamic economics. National income is a key indicator in assessing a country’s economic performance. In conventional economics, national income calculations focus on production output, expenditures, and income, without taking into account moral values or Islamic legal principles. In contrast, Islamic economics emphasizes halal sources of income, fair distribution of wealth, and the welfare of the ummah as primary goals. This research uses a qualitative approach through literature study. The analysis reveals fundamental differences between the two systems, particularly in terms of income sources, economic objectives, and distribution mechanisms. This study is expected to provide new insights for developing a more just and sustainable economic system. Keywords: Conventional Economics, Islamic Economics, National Income, Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan konsep pendapatan nasional dalam perspektif ekonomi konvensional dan ekonomi Islam. Pendapatan nasional merupakan indikator penting dalam menilai kinerja ekonomi suatu negara. Dalam ekonomi konvensional, penghitungan pendapatan nasional berfokus pada output produksi, pengeluaran, dan pendapatan masyarakat tanpa mempertimbangkan aspek moral dan hukum syariah. Sebaliknya, ekonomi Islam menekankan pada sumber pendapatan yang halal, distribusi kekayaan yang adil, dan kesejahteraan umat sebagai tujuan utama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan mendasar antara kedua pendekatan, baik dari segi sumber pendapatan, tujuan ekonomi, maupun mekanisme distribusinya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam upaya membangun sistem ekonomi yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan. Kata kunci: Ekonomi islam, ekonomi konvensional, Pendapatan nasional
MENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI MELALUI EKOSISTEM INDUSTRI HALAL DI INDONESIA Dika Eri Saputra; Nur Ain Nazira; Falentia Wiliana Putri; Amalia Nuril Hidayati
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 2 No. 4 (2025): JULI
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v2i4.1074

Abstract

Industri halal di Indonesia memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi berkelanjutan, didukung oleh mayoritas penduduk Muslim dan meningkatnya kesadaran terhadap produk sesuai syariat. Sektor ini berkembang luas, mencakup makanan, minuman, pariwisata, fashion, kosmetik, keuangan syariah, hingga ekonomi kreatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk mengeksplorasi peran ekosistem industri halal dalam pertumbuhan ekonomi. Hasil kajian menunjukkan kontribusi signifikan terhadap PDB, ekspor, penyerapan tenaga kerja, dan cadangan devisa. Pemanfaatan teknologi digital serta penguatan peran UMKM dan generasi muda menjadi faktor penting dalam akselerasi pengembangan industri halal. Meski demikian, tantangan seperti akses sertifikasi, minimnya pemahaman pelaku usaha, dan persaingan global masih perlu diatasi. Diperlukan strategi kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri untuk memperkuat ekosistem halal, agar Indonesia dapat menjadi pusat produksi halal dunia.
Industri Halal Indonesia: Peluang, Tantangan, dan Langkah Strategis Neha Faridatun Ni'mah; Ratna Dyah Oktaviana; Nur'aini Susilowati; Amalia Nuril Hidayati
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 2 No. 4 (2025): JULI
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v2i4.1082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peluang, tantangan, dan strategi pengembangan industri halal di Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research). Hasil kajian menunjukkan bahwa potensi industri halal Indonesia sangat besar, namun masih menghadapi tantangan seperti regulasi, sertifikasi, dan keterbatasan infrastruktur. Diperlukan strategi kolaboratif antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga terkait untuk memperkuat daya saing industri halal nasional.
Perbedaan Teori Uang dalam Ekonomi Konvensional dan Ekonomi Islam : Studi Perbandingan Konseptual Syafna Malikhatus Shofia; Rizki Eka Yulianingsih; dhisa sagita; Refy Salvia Putri; Amalia Nuril Hidayati
Iqtishodiah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol. 7 No. 1 (2025): Iqtishodiah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62490/iqtishodiah.v7i1.1132

Abstract

Konsep uang memegang peran penting dalam perekonomian, baik dalam sistem konvensional maupun Islam, meskipun keduanya memiliki perbedaan mendasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara teoritis perbedaan dan persamaan konsep uang dalam kedua sistem tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi literatur, yang meliputi analisis berbagai sumber relevan untuk membandingkan konsep uang secara teoretis. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam ekonomi konvensional, uang dipandang sebagai komoditas sekaligus modal, bersifat private goods, dan dapat digunakan untuk spekulasi, penyimpanan nilai, serta menghasilkan bunga melalui time value of money. Sementara itu, dalam ekonomi Islam, uang didefinisikan tegas sebagai alat tukar (flow concept), bukan modal (stock concept), bersifat public goods, dan dilarang digunakan untuk riba atau spekulasi. Uang harus terus bersirkulasi dalam aktivitas produktif demi terciptanya keadilan dan kesejahteraan bersama. Kesimpulan dari studi ini menegaskan pentingnya memahami perbedaan konsep uang ini untuk merumuskan sistem ekonomi yang lebih stabil, adil, dan berkelanjutan di masa depan.
Trade Off Antara Pengangguran, Inflasi, dan Kebijakan Pemerintah dalam Perspektif Islam Irdlin Hanifah; Putri Kharisma Ayuningtiyas; Ines Kiki Faradila Hardika Dini; Lailatul Fadilah; Amalia Nuril Hidayati
Jurnal Ekonomi, Akuntansi, dan Perpajakan Vol. 2 No. 2 (2025): Mei: Jurnal Ekonomi, Akuntansi, dan Perpajakan (JEAP)
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jeap.v2i2.956

Abstract

This research aims to analyze the trade-off between unemployment and inflation, as well as government policies from an Islamic perspective. Inflation and unemployment issues remain primary challenges for governments in maintaining economic stability. Unlike conventional economic perspectives that accept the trade-off between these two variables, Islamic economics offers a more integrative and holistic approach. Using a literature review method, this study analyzes various literature related to the relationship between unemployment and inflation from both conventional and Islamic economic perspectives. Research findings reveal that in conventional economics, the Phillips Curve depicts a trade-off between unemployment and inflation in the short term, though its validity is questioned in the long term. In contrast, from an Islamic economic perspective, there is no dichotomy between reducing unemployment and controlling inflation, as both can be addressed simultaneously through a just economic system aligned with Sharia principles. Islamic economics offers solutions through strengthening the real sector, profit-sharing financial systems, and implementing zakat, infaq, and waqf instruments that can create employment without generating inflationary pressures. This research provides insights into government policies that align with Sharia values in addressing current macroeconomic challenges.
Co-Authors Adinda Desi Rahmawati Adinda Thalia Salsa Bela Aifatus Tya Meyfianti Ainun Defrilia Ainur Aisyah Aleesha Mayra Afreen Alfi Luli Devitasari Alfino Rendi Azanta Alicia Tantiana Alvaro, Marcyano Awidi Bevan Amanda Fitria Khoirun Nadzifah Amelia Noerananda Suwoto Anggun Ali Khusna Anisa Dian Kholida Annisa Khusnul Latifah Arya Aditya Yudha Ata Rosyidah Karimah Ayu Lestari Intan Putri Azizah Eka Pranasya Bayhaqiy, Ahmad Zahir Bray Nero Valerian Claudia Celsia Floranitarifai Deis Mahadita Dela Dwi Rama Della Cesilya Saputri Deny Yudiantoro Dewi Arinda Mulya Dhea Ayunda Putri dhisa sagita Dika Eri Saputra Dinar Amanda Dwi Oktaviastanti Dwika Permata Sari Eka Wahyu Firmansyah Eliya Tri Pantrista Ellisa Nazarina Elok Tri Yuliyanti Ervina Tri Rahayu Fairul Azmi Falentia Wiliana Putri Farandia Aranza Fela Zain Nadiroh Felda Tsany Rahawati Fihan, Anggraini Fitri Elviana Sari Haeva Zuliani Herlia Sapta Arimbi Herliana, Adifa Nur Iftita Ziyan Amalia Ilham Khoirurrozikin Ilma Qurotul Aini Ima Kurniawati Ines Kiki Faradila Hardika Dini Intan Dwi Permatasari Intan Mustika Sari Irdlin Hanifah Istiqomatus, Nida Ivan Andika Putra Izaturrohmah Izaturrohmah Izzati, Putri Nurul Kevin Dwi Ramadhani Laila Shofia Lailatul Fadilah Lailatul Hamidah Laksmi, Amanda Laura Nur Haliza Lifia Revanata Loli Santan Laysia M Zulio Pratama Malik Dilaga Kusumah Maura Putri Ramadhani Maya Amelia Putri Melisa Dwi Laelatul Kusna Meylia Dwi Zahrani Mitha Rizthakul Rohmah Muhamad Maulana Jupantoro Muhammad Alfarici Baehaqi Muhammad Arsya Hadi Saputra Muhammad Dani Al-Aziz Muhammad Fahrul Ichsan Muhammad Khobib Mustafa Muhammad Nada Choiruddin Muhammad Nurfauzi Maliki Muhammad Rifqi Firdaus Muhammad Ritjha Muhammad Saiful Fajar Nafa Atsilla Syahrief Nafa Faisatul Qolbi Nasywa Putri Tsabitah Natasya Yulia Vernanda Nava Diah Neviana Nayla Hidayatul Mawadat Nazilia Putri Riayatus S Neha Faridatun Ni'mah Nia Dwi Rahayu Putri Nia Lailatul Badriyah Niken Larasati Novelia Krisgiyanti Nugraha Esa Saputra Nur Ain Nazira Nur'aini Susilowati Pristika Swartifarani Putri Kharisma Ayuningtiyas Rachmadhianing Putri Rafih Ramadhani Endira Aszara Ratna Dyah Oktaviana Refy Salvia Putri Regina Yuniar Lestari Richardt Nauvalt Alfauzhi Richen Shofia Nisa' Ricky Bayu Agus Stiyawan Rista Vidia Sari Riza Afifatur Rohmah Rizka Khoirun Nisa Rizki Eka Yulianingsih Sabila Hidayatussolikah Sagita Wulansari Samrotul Zuhriyah Saskia Davina Azzahra Shofiya Zevania Putri Silvia Fatika Sari Sindi Ayu Pramudita Sintya Ramadhani Siti Nur Qomarina Nurul 'Ain Siti Warsini Ningsih Sonya Alexandra Jolie Syafira Arifin Syafi’ Badi’atul Fudlah Syafna Malikhatus Shofia Syandanatama Putri Kusuma Wardani Tsania Ma’rifatul Husna Umi Hani’ah Ummi Halimatus Sa’diyyah Vera Agustin Malista Putri Via Aprillia Nanda Lestari Vionika Yolla Pramadita Vira Septia Dwi Putri