Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PERAN PASAR MODAL SYARIAH DALAM MENDUKUNG TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN (SDGs) DI INDONESIA Sintya Ramadhani; Fitri Elviana Sari; Aleesha Mayra Afreen; Siti Nur Qomarina Nurul 'Ain; Amalia Nuril Hidayati
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar modal syariah berperan penting dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia melalui prinsip keadilan, transparansi, dan keberlanjutan. Instrumen seperti saham syariah, sukuk negara, dan green sukuk digunakan untuk membiayai proyek energi terbarukan, infrastruktur hijau, serta pemberdayaan UMKM. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka untuk menganalisis konsep pasar modal syariah, kontribusinya terhadap SDGs, serta tantangannya meliputi rendahnya literasi, regulasi yang lemah, serta fluktuasi pasar dan peluang pengembangannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pasar modal syariah efektif mendukung pembiayaan berkelanjutan, namun masih dihadapkan pada rendahnya literasi, keterbatasan inovasi produk, dan likuiditas pasar. Dukungan regulasi dan meningkatnya minat investasi halal menjadi peluang bagi penguatan pasar modal syariah di Indonesia.
Sinergi Maqashid Syariah dan SDGs: Model Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Nilai-Nilai Islam Felda Tsany Rahawati; Claudia Celsia Floranitarifai; Muhamad Maulana Jupantoro; Azizah Eka Pranasya; Amalia Nuril Hidayati
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 2 No. 6 (2025): November
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v2i6.1691

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini membahas sinergi antara maqashid syariah dan Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai model pembangunan berbasis nilai nilai islam. Maqashid syariah yang berfokus pada perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan dan harta, memiliki kesesuaian yang kuat dengan tujuan SDGs dalam menciptakan kesejahteraan manusia dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai literatur terkait ekonomi islam, maqashid syariah dan pembangunan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intregasi maqashid syariah melalui instrumen ekonomi syariah seperti zakat, wakaf and ekonomi hijau dapat mempercepat pencapaian SDGs, khususnya dalam pengetasan kemiskinan, pengurangan, kesenjangan sosial, serta pelestarian lingkungan.
GREEN BANKING DAN KONSEP FALAH : KESEJAHTERAAN HOLISTIK DALAM PERBANKAN SYARIAH Nafa Atsilla Syahrief; Ricky Bayu Agus Stiyawan; Intan Dwi Permatasari; Muhammad Arsya Hadi Saputra; Saskia Davina Azzahra; Amalia Nuril Hidayati
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas integrasi konsep green banking dan falah dalam perbankan syariah sebagai upaya mewujudkan kesejahteraan holistik yang mencakup aspek material, spiritual, dan sosial. Dengan menggunakan metode studi kepustakaan, penelitian ini mengkaji literatur terkait keuangan berkelanjutan, ekonomi Islam, serta regulasi green banking di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip syariah—seperti keadilan, keseimbangan, dan tanggung jawab pengelolaan sumber daya—sangat selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. Green banking memberikan kontribusi positif melalui pembiayaan ramah lingkungan, efisiensi operasional, dan penguatan praktik CSR (Corporate Social Responsibility) berbasis lingkungan. Namun, implementasinya di perbankan syariah masih menghadapi tantangan seperti rendahnya literasi keuangan hijau, minimnya insentif, dan keterbatasan regulasi khusus. Diperlukan strategi penguatan kebijakan, peningkatan edukasi, inovasi produk hijau, serta kolaborasi lintas sektor untuk mengoptimalkan peran perbankan syariah dalam mewujudkan falah dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia
PERAN DINAR EMAS DALAM MEWUJUDKAN STABILITAS MONETER DAN PEMBANGUNAN EKONOMI BERKELANJUTAN Anggun Ali Khusna; Syafira Arifin; Ummi Halimatus Sa’diyyah; Mitha Rizthakul Rohmah; Amalia Nuril Hidayati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/4khrtk77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi dan relevansi dinar emas sebagai instrumen moneter dalam mewujudkan stabilitas ekonomi dan mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan di Indonesia. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kelemahan uang fiat yang rentan terhadap inflasi, spekulasi, dan manipulasi kebijakan moneter, sehingga mendorong perlunya alternatif mata uang yang lebih stabil. Metode penelitian menggunakan studi pustaka dengan menelaah literatur terkait dinar emas, kebijakan moneter Islam, serta konsep pembangunan ekonomi berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinar emas memiliki nilai intrinsik yang stabil, mampu menekan inflasi, mengurangi spekulasi, serta memperkuat sektor riil. Selain itu, stabilitas nilai dinar berpotensi menjaga daya beli masyarakat dan mendukung keberlanjutan ekonomi jangka panjang. Namun, implementasinya di Indonesia masih menghadapi hambatan berupa rendahnya literasi masyarakat, keterbatasan infrastruktur keuangan, serta belum siapnya regulasi nasional. Penelitian ini mengimplikasikan perlunya edukasi, dukungan kebijakan, dan penguatan infrastruktur untuk mendorong penerapan dinar emas secara lebih efektif.
IMPLEMENTASI TEKNIK SINEMATOGRAFI DALAM VISUAL STORYTELLING FILM PENDEK SEBAGAI MEDIA BRANDING SAQA COFFEE Riza Afifatur Rohmah; Sonya Alexandra Jolie; Muhammad Fahrul Ichsan; Alfino Rendi Azanta; Amalia Nuril Hidayati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/j8hydv29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran sistem keuangan dan moneter Islam dalam mendorong pembangunan berkelanjutan yang berlandaskan nilai-nilai etika Islam, seperti larangan terhadap riba, gharar, dan maysir, serta penekanan pada prinsip keadilan, pembagian risiko (profit and loss sharing), transparansi, dan tanggung jawab sosial melalui instrumen seperti mudharabah, musyarakah, zakat, wakaf, dan sukuk hijau. Metode yang digunakan berupa library research dengan menelaah berbagai referensi ilmiah yang relevan. Sistem moneter Islam menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerataan pendapatan yang adil, serta pertumbuhan yang inklusif dengan menghindari pembentukan uang berdasarkan bunga konvensional, sehingga mendukung pencapaian Sustainable Development. Di Indonesia, terdapat potensi besar dukungan regulasi dari OJK, perkembangan fintech syariah, dan perluasan perbankan Islam, meskipun masih ada tantangan seperti regulasi yang belum terintegrasi, rendahnya literasi UMKM, dan keterbatasan infrastruktur digital. Studi ini menyimpulkan bahwa sistem keuangan dan moneter Islam lebih efektif dibandingkan sistem konvensional dalam mencapai stabilitas ekonomi, inklusi sosial, dan keberlanjutan melalui pendekatan etis dan berbasis aset riil.
FUNGSI UANG DALAM KRISIS IKLIM: ANALISIS KRITIS TERHADAP GREEN ISLAMIC MONETARY POLICY Amanda Fitria Khoirun Nadzifah; Rafih; Loli Santan Laysia; Syafi’ Badi’atul Fudlah; Amalia Nuril Hidayati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/5vx8by27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau kembali fungsi uang dalam ekonomi Islam dalam konteks tantangan krisis iklim, serta menganalisis peran kebijakan moneter Islam hijau (green Islamic monetary policy) dalam mewujudkan keuangan berkelanjutan. Krisis iklim mendorong perlunya transformasi paradigma ekonomi agar selaras dengan nilai keadilan, kemaslahatan, dan pelestarian lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui analisis literatur seperti jurnal, buku, dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif Islam, uang bukan komoditas yang layak diperjualbelikan untuk memperoleh keuntungan semata, melainkan alat tukar yang memiliki fungsi sosial dan harus dikelola secara produktif serta etis. Oleh karena itu, peran uang perlu diarahkan pada pembiayaan sektor hijau dan kegiatan ekonomi ramah lingkungan sesuai prinsip maqashid al-syari‘ah. Dengan demikian, fungsi uang menjadi instrumen moral yang dapat menciptakan keseimbangan ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan ekologi. Walaupun masih terdapat tantangan seperti minimnya standar global, rendahnya literasi green finance, serta keterbatasan proyek hijau yang layak dibiayai, penguatan regulasi, inovasi instrumen keuangan, dan kolaborasi lintas lembaga diyakini mampu memperkuat implementasinya.
COST-PUSH INFLATION DAN KEBIJAKAN MONETER SYARI’AH: IMPLIKASI BAGI EKONOMI INDONESIA Ilham Khoirurrozikin; Ainur Aisyah; Bray Nero Valerian; Kevin Dwi Ramadhani; Amalia Nuril Hidayati
JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jaem.v2i4.7373

Abstract

This study aims to explain the concept of cost-push inflation, understand the principles of Islamic monetary policy, and analyze its effectiveness in addressing inflationary pressures. This study employed library research with a qualitative approach, drawing on journals, books, and contemporary Islamic economics and macroeconomic literature. The results indicate that Islamic monetary policy has the potential to be more adaptive to cost-push inflationary pressures because it rejects speculative practices and bases economic activity on a stable and productive value basis. Consequently, this policy not only has the potential to suppress cost-push inflation but also supports price stability, strengthens the resilience of the real sector, and safeguards long-term public welfare.
STRATEGI DALAM MEWUJUDKAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS MELALUI SINERGI KEBIJAKAN FISKAL DAN MONETER ISLAM Nia Dwi Rahayu Putri; Eka Wahyu Firmansyah; Shofiya Zevania Putri; Silvia Fatika Sari; Amalia Nuril Hidayati
JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jaem.v2i4.7438

Abstract

This article examines strategies for achieving the Sustainable Development Goals (SDGs) through the synergy of Islamic fiscal and monetary policies grounded in principles of justice, sustainability, and economic stability. Using a descriptive qualitative method based on literature reviews of journals, books, and policy documents, the study analyzes the roles of zakat, infaq, waqf, Islamic sukuk, and sharia-based monetary operations in supporting sustainable development. The findings show that Islamic fiscal policies significantly contribute to reducing poverty, improving income distribution, and strengthening education and health sectors through more equitable wealth allocation. Meanwhile, Islamic monetary policies promote price stability, expand productive financing, and support environmentally friendly infrastructure development through green and social sukuk instruments. Digitalization, Islamic fintech, and transparent governance also enhance financial inclusion and improve the effectiveness of sharia-based economic policies. Overall, the study concludes that the synergy between Islamic fiscal and monetary policies provides an effective and practical strategy to accelerate SDG achievement because it offers an economic framework that is equitable, inclusive, stable, and oriented toward community empowerment and long-term sustainability.
The Transformasi of Zakat Towards a Green Economy: An Analysis of the Concept and Practice of Green Zakat Laksmi, Amanda; Istiqomatus, Nida; Izzati, Putri Nurul; Alvaro, Marcyano Awidi Bevan; Amalia Nuril Hidayati
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 3 No. 2 (2025): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research findings indicate that the green economy focuses on improving social welfare by reducing environmental impact and using resources efficiently. Zakat can be a strategic tool to support sustainable development through productive and environmentally friendly programmes, in accordance with the principles of maqashid sharia. In addition, the role of the government, especially the Ministry of Finance, is very important in promoting green economic growth through tax policies, renewable energy support, forest management, and regional incentives. The combination of Islamic economics and the green economy is considered capable of strengthening sustainable development in Indonesia. This study uses a literature review method, which involves collecting and analysing secondary sources such as books, journals, and articles to obtain a theoretical basis and data to support the research. The discussion highlights that zakat has the potential to become a green economy instrument to support sustainable development. The integration of Islamic economics and the green economy is considered strategic because both emphasise sustainability, justice, and welfare. Through this research, it can be concluded that the transformation of zakat towards a green economy can strengthen sustainable development efforts in Indonesia. With the principles of justice and maintaining the purity of wealth, zakat and the green economy become a good collaboration for a sustainable economy.
Co-Authors Adinda Desi Rahmawati Adinda Thalia Salsa Bela Aifatus Tya Meyfianti Ainun Defrilia Ainur Aisyah Aleesha Mayra Afreen Alfi Luli Devitasari Alfino Rendi Azanta Alicia Tantiana Alvaro, Marcyano Awidi Bevan Amanda Fitria Khoirun Nadzifah Amelia Noerananda Suwoto Anggun Ali Khusna Anisa Dian Kholida Annisa Khusnul Latifah Arya Aditya Yudha Ata Rosyidah Karimah Ayu Lestari Intan Putri Azizah Eka Pranasya Bayhaqiy, Ahmad Zahir Bray Nero Valerian Claudia Celsia Floranitarifai Deis Mahadita Dela Dwi Rama Della Cesilya Saputri Deny Yudiantoro Dewi Arinda Mulya Dhea Ayunda Putri dhisa sagita Dika Eri Saputra Dinar Amanda Dwi Oktaviastanti Dwika Permata Sari Eka Wahyu Firmansyah Eliya Tri Pantrista Ellisa Nazarina Elok Tri Yuliyanti Ervina Tri Rahayu Fairul Azmi Falentia Wiliana Putri Farandia Aranza Fela Zain Nadiroh Felda Tsany Rahawati Fihan, Anggraini Fitri Elviana Sari Haeva Zuliani Herlia Sapta Arimbi Herliana, Adifa Nur Iftita Ziyan Amalia Ilham Khoirurrozikin Ilma Qurotul Aini Ima Kurniawati Ines Kiki Faradila Hardika Dini Intan Dwi Permatasari Intan Mustika Sari Irdlin Hanifah Istiqomatus, Nida Ivan Andika Putra Izaturrohmah Izaturrohmah Izzati, Putri Nurul Kevin Dwi Ramadhani Laila Shofia Lailatul Fadilah Lailatul Hamidah Laksmi, Amanda Laura Nur Haliza Lifia Revanata Loli Santan Laysia M Zulio Pratama Malik Dilaga Kusumah Maura Putri Ramadhani Maya Amelia Putri Melisa Dwi Laelatul Kusna Meylia Dwi Zahrani Mitha Rizthakul Rohmah Muhamad Maulana Jupantoro Muhammad Alfarici Baehaqi Muhammad Arsya Hadi Saputra Muhammad Dani Al-Aziz Muhammad Fahrul Ichsan Muhammad Khobib Mustafa Muhammad Nada Choiruddin Muhammad Nurfauzi Maliki Muhammad Rifqi Firdaus Muhammad Ritjha Muhammad Saiful Fajar Nafa Atsilla Syahrief Nafa Faisatul Qolbi Nasywa Putri Tsabitah Natasya Yulia Vernanda Nava Diah Neviana Nayla Hidayatul Mawadat Nazilia Putri Riayatus S Neha Faridatun Ni'mah Nia Dwi Rahayu Putri Nia Lailatul Badriyah Niken Larasati Novelia Krisgiyanti Nugraha Esa Saputra Nur Ain Nazira Nur'aini Susilowati Pristika Swartifarani Putri Kharisma Ayuningtiyas Rachmadhianing Putri Rafih Ramadhani Endira Aszara Ratna Dyah Oktaviana Refy Salvia Putri Regina Yuniar Lestari Richardt Nauvalt Alfauzhi Richen Shofia Nisa' Ricky Bayu Agus Stiyawan Rista Vidia Sari Riza Afifatur Rohmah Rizka Khoirun Nisa Rizki Eka Yulianingsih Sabila Hidayatussolikah Sagita Wulansari Samrotul Zuhriyah Saskia Davina Azzahra Shofiya Zevania Putri Silvia Fatika Sari Sindi Ayu Pramudita Sintya Ramadhani Siti Nur Qomarina Nurul 'Ain Siti Warsini Ningsih Sonya Alexandra Jolie Syafira Arifin Syafi’ Badi’atul Fudlah Syafna Malikhatus Shofia Syandanatama Putri Kusuma Wardani Tsania Ma’rifatul Husna Umi Hani’ah Ummi Halimatus Sa’diyyah Vera Agustin Malista Putri Via Aprillia Nanda Lestari Vionika Yolla Pramadita Vira Septia Dwi Putri