I Putu Suardipa
Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Published : 52 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PEMBELAJARAN DIFERENSIASI BERBASIS SCL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II SDN 8 DAJAN PEKEN Ni Putu Ratnawati; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan pembelajaran diferensiasi berbasis Student Centered Learning (SCL) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar Matematika siswa di kelas II SD Negeri 8 Dajan Peken, Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan. Masalah yang diidentifikasi dalam pembelajaran sebelumnya adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa terhadap materi Waktu dan Durasi, yang disebabkan oleh kurangnya strategi pengajaran yang menarik dan rendahnya kemampuan siswa. Data yang di peroleh jumlah siswa Kelas II SD Negeri 8 Dajan Peken adalah 25 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus melibatkan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian prasiklus katagori tinggi ada 4 orang (16%), katagori sedang 6 orang (24%), katagori rendah 7 orang (28%), sangat rendah 8 orang (32%). Hasil penelitian siklus I menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa kategori tinggi 40%, kategori sedang 36%, kategori rendah 16%, dan kategori sangat rendah 8%. Pada siklus II meningkat yang ditunjukkan dari kemampuan berpikir kritis siswa kategori sangat tinggi 56%, kategori tinggi 32%, kategori sedang 8%, kategori rendah 4%, dan kategori sangat rendah tidak ada. Ketuntasan hasil belajar pada siklus I yang tuntas KKTP ada 10 siswa atau sebesar 40%, sedangkan siswa yang belum tuntas KKTP ada 15 siswa atau sebesar 60%. Siklus II yang tuntas KKTP ada 22 siswa atau sebesar 88%, sedangkan yang belum tuntas KKTP ada 3 siswa atau sebesar 12%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbasis Student Centered Learning (SCL) terbukti dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN MELALUI MEDIA KONKRET PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 8 BANJAR ANYAR Ni Luh Kade Dwi Aryani; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas IV SD Negeri 8 Banjar Anyar melalui penggunaan media konkret. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam materi pecahan, yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman konsep akibat metode pembelajaran yang masih bersifat abstrak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 28 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media konkret, seperti kertas lipat, potongan kue, dan benda-benda sehari-hari, dapat membantu siswa memahami konsep pecahan secara lebih nyata dan kontekstual. Terjadi peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II, pada siklus I dari 28 siswa hanya 17 siswa atau sekitar 60,7% yang berhasil mencapai nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam membandingkan nilai pecahan atau menyusun urutan pecahan dengan benar, sedangkan pada siklus II menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Sebanyak 25 dari 28 siswa (89,3%) berhasil memperoleh nilai di atas KKM. Dengan demikian, penggunaan media konkret terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada siswa Sekolah Dasar.
PENGGUNAAN MEDIA LIDI DALAM UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT PADA SISWA KELAS IV SEMESTER II SD NEGERI 1 KEDIRI TAHUN PELAJARAN 2024/2025 I Wayan Eka Mahardika; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan siswa dalam menjumlah dua bilangan bulat dengan menggunakan media lidi pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Penelitian ini dilakukan melalui PTK, dilaksanakan dalam 2 siklus terdiri dari 4(empat) tahap kegiatan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Subyek Penelitian ini adalah siswa kelas IV semester II SD Negeri 1 Kediri sebanyak 25 orang siswa yang terdiri dari 8 orang siswa lakilaki dan 17 orang siswa perempuan. Data yang didapatkan melalui metode tes selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar yang diperoleh dari ketuntasan belajar dari PTK Pra Siklus, Siklus I, dan siklus II yaitu pra siklus dan siklus I ternyata menunjukkan angka yaitu dengan nilai rata-rata 55,2 dan persentase ketuntasan belajar 40% pada PTK pra siklus siklus, menjadi nilai rata-rata 60,4 dan ketuntasan belajar 60% pada PTK siklus I yang mana nilai rata-rata siswa meningkat 5,2 dan presentase ketuntasan belajar di pra siklus 40% menjadi 60% di siklus I dan meningkat sebanyak 20% di siklus II menjadi 80% dengan nilai ratarata kelas 80,4. Ini berarti penggunaan media lidi telah dapat meningkatkan keterampilan penjumlahan bilangan bulat pada siswa kelas IV semester II SD Negeri 1 Kediri tahun pelajaran 2024/2025 .
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA KELAS V SD NEGERI 2 PENEBEL DALAM MENGHITUNG LUAS DAN KELILING DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL Ni Wayan Juli Artini; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas V SD Negeri 2 Penebel dalam menghitung luas dan keliling bangun datar melalui pendekatan pembelajaran kontekstual. Pembelajaran kontekstual dipilih karena mampu mengaitkan materi matematika dengan situasi nyata yang dialami siswa, sehingga meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas V yang mengikuti pembelajaran matematika. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan, observasi proses belajar, dan angket motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan siswa menghitung luas dan keliling serta peningkatan motivasi belajar setelah penerapan pendekatan kontekstual. Hal ini didukung oleh data peningkatan rata-rata nilai dari siklus I ke siklus II dan hasil observasi yang menunjukkan partisipasi aktif siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendekatan kontekstual efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan matematika siswa terutama pada materi luas dan keliling bangun datar. Implikasi penelitian ini dapat menjadi acuan bagi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran matematika yang relevan dan bermakna.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA Gusti Ayu Putu Alit Wistari; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.991

Abstract

Penelitian ini disusun untuk dapat meningkatkan hasil belajar matematika kelas VIII C SMP Negeri 2 Kediri pada materi koordinat kartesius dengan menerapkan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbantuan media wordwall. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran menggunakan model PjBL berbantuan media wordwall hasil belajar siswa mengalami peningkatan rata-rata nilai bila dibandingkan antara siklus I dan siklus II yaitu dari 57, 97 menjadi 78, 28. Pencapaian belajar klasikal pada siklus I belum mencapai indikator keberhasilan sedangkan siklus II sudah ketuntasan belajar individual ? 70. Penerapan model PjBL berbantuan media wordwall terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam meningkatkan hasil belajar siswa dalam memahami materi koordinat kartesius, karena media wordwall yang disajikan dalam bentuk game edukasi membuat siswa menjadi lebih tertarik dalam mengikuti pembelajaran dan model PjBL pembelajarannya menekankan aktivitas siswa dalam memecahkan masalah, dimana dalam hal ini diterapkan keterampilan meneliti, menganalisis, membuat, hingga mempresentasikan hasil projek berdasarkan kehidupan nyata.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PENJUMLAHAN BERBANTUAN MEDIA KARTU DOMINO MODIFIKASI DI KELAS 2 SD NO. 4 KUTA I Kadek Wira Ariawan; I Wayan Wira Kusumajaya; I Made Sedana; I Putu Suardipa
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1018

Abstract

Rendahnya minat dan kemampuan berhitung penjumlahan siswa kelas 2 SD No. 4 Kuta memengaruhi ketercapaian target pembelajaran numerasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung penjumlahan siswa melalui penerapan media kartu domino yang sudah dimodifikasi dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan desain model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian melibatkan 30 siswa kelas 2 dengan jadwal penelitian selama dua siklus pada Pebruari-Maret 2025. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data deskriptif kualitatif. Pada siklus I, rata-rata nilai siswa adalah 71,83 dengan ketuntasan klasikal 76,66%. Setelah perbaikan pada siklus II, rata-rata nilai meningkat menjadi 83,00 dengan ketuntasan klasikal mencapai 100%. Penggunaan media kartu domino modifikasi terbukti meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan berhitung penjumlahan ataupun numerasi siswa. Guru disarankan untuk mengintegrasikan permainan yang menyenangkan dalam pembelajaran sebagai strategi efektif untuk meningkatkan keterampilan berhitung dan memotivasi siswa, dengan adaptasi pada kebutuhan individu siswa.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN “KADO BANTAR” (KARTU DOMINO BANGUN DATAR) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NO. 2 WERDI BHUWANA I Putu Tampayana; Made Ria Cahyanthi; I Made Sedana; I Putu Suardipa
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1020

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas IV SD No. 2 Werdi Bhuwana yang berjumlah 23 orang siswa. Hasil penelitian ini adalah penerapan media pembelajaran kartu domino bangun datar (kado bantar) dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas IV di SD No. 2 Werdi Bhuwana semester 2 pada tahun pelajaran 2024/2025. Dari hasil tindakan siklus I diperoleh ketuntasan belajar yang mendapatkan nilai lebih dari 70 sebanyak 16 siswa atau sebesar 69,6 % dari 23 siswa dengan nilai rata-rata 67,3 sedangkan 7 siswa memperoleh nilai kurang dari 70 atau sebesar 30,4% dari 23 siswa. Hasil tindakan siklus II diperoleh ketuntasan belajar yang mendapatkan nilai lebih dari 70 sebanyak 21 siswa atau sebesar 91,1% dari 23 siswa dengan nilai rata-rata 83,3, sedangkan 2 siswa memperoleh nilai kurang dari 70 atau sebesar 8,9% dari 23 siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran kartu domino bangun datar dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas V SD di SD Negeri 2 Werdi Bhuwana
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS III DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBANTUAN PERMAINAN TRADISIONAL CURIK-CURIK Luh Suartini; I Made Sedana; I Putu Suardipa
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1044

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi siswa kelas III sekolah dasar untuk belajar matematika dengan menggunakan permainan tradisional Bali, yaitu Curik-Curik. Sebagai bagian dari budaya lokal, permainan tradisional ini memiliki potensi besar untuk membuat pembelajaran menjadi menyenangkan, interaktif, dan kontekstual. Permainan Curik-Curik dipilih untuk situasi ini karena mengandung elemen strategi, kerja tim, dan keterlibatan aktif siswa. Semua elemen ini dianggap dapat meningkatkan motivasi belajar siswa untuk belajar, terutama dalam mata pelajaran yang sering dianggap membosankan dan sulit seperti matematika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, dengan tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi di masing-masing. Subjek penelitian adalah siswa kelas III di SD Negeri 1 Pakisan. Pengumpulan data dilakukan melalui angket motivasi belajar siswa. Angket disusun berdasarkan unsur-unsur motivasi belajar seperti perhatian, ketekunan, ketertarikan, dan keyakinan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Curik-Curik tradisional secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa. Ini ditunjukkan dengan peningkatan skor rata-rata angket motivasi belajar dari siklus I ke siklus II, serta peningkatan partisipasi aktif dan antusiasme siswa selama pembelajaran berlangsung. Selain itu, observasi menunjukkan bahwa siswa lebih fokus dan aktif berbicara. Penggunaan metode ini tidak hanya meningkatkan motivasi belajar, tetapi juga menjaga nilai-nilai budaya lokal dalam proses pendidikan. Oleh karena itu, permainan tradisional harus terus dikembangkan dan diteliti sebagai strategi pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SEKOLAH DASAR Luh Novik Dian Mertiasih; I Made Sedana; I Putu Suardipa
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1046

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kembali penggunaan model pembelajaran Project Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Matematika. Metode penelitian adalah meta-analisis. Data dikumpulkan dengan menelusuri artikel, jurnal elektronik, dan esai menggunakan “Model pembelajaran Project Based Learning”, “Hasil belajar”, dan “Studi Matematika Pendidikan Dasar”. Hasil pencarian menunjukkan bahwa ada 10 artikel, jurnal elektronik, dan esai tetapi hanya 5 artikel yang relevan, jurnal elektronik, dan esai. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari yang terendah 11,30% sampai yang tertinggi 37,48% dengan rata-rata sebesar 24,72%.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA QUIZIZZ UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Komang Trisyani Dewi; I Made Sedana; I Putu Suardipa
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1048

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia menjadi lebih baik. Matematika adalah mata pelajaran yang wajib diberikan kepada siswa mulai dari jenjang sekolah dasar sampai jenjang pendidikan berikutnya. Matematika menekankan pada pengembangan logika, sikap, dan keterampilan. Penelitian kualitatif ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Peneliti menggunakan jenis wawancara semi terstruktur. Media quizizz merupaan media yang efektif digunakan guru yang dapat membantu dalam proses pembelajaran sehingga memudahkan menyampaikan materi dari guru dan siswa. Selain itu juga, siswa lebih tertarik untuk belajar yang dapat mempengaruhi tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan oleh guru. Dengan menggunakan media tersebut dapat membangun interaksi yang lebih dinamis antara siswa dan materi pembelajaran melalui media digital membawa dampak positif bagi hasil belajar matematika secara keseluruhan. Hal ini dapat menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif bagi siswa.