Claim Missing Document
Check
Articles

KELAS ANTENATAL: STRATEGI PEMBERDAYAAN KADER DAN IBU HAMIL UNTUK PERSIAPAN ORANG TUA DI BONYOH, KINTAMANI Armini, Ni Wayan; Ayu Harini, I Gusti; Kumala Ratih, Ida Ayu; Astika Dewi, Ni Nyoman
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v9i2.68097

Abstract

Stunting remains a national public health challenge, including in Bonyoh Village, Kintamani, Bangli. A preliminary assessment revealed that 50% of pregnant women had limited knowledge of pregnancy care, and 70% had not performed fetal stimulation. This community-based program aimed to strengthen the capacity of health cadres as change agents in supporting pregnant women as the ultimate target through an antenatal class based on an interprofessional education (IPE) approach. The program involved four health professions (midwifery, nutrition, medical laboratory, and dental health) and was implemented through interactive lectures, discussions, demonstrations, prenatal yoga practice, fetal stimulation, and health examinations. A pretest–posttest design without a control group was applied, and the data were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test. A total of 20 participants were involved (16 health cadres and 4 pregnant women). The results showed a significant increase in knowledge scores from a mean of 83.64 to 90.02 (p=0.00) and attitude scores from 83.20 to 93.00 (p=0.00). Dental examination identified that 40% of participants had dental caries. These findings indicate that the program effectively improved the capacity of health cadres and enhanced pregnant women’s readiness to maintain a healthy pregnancy and prepare for parenthood. This program is recommended as a community-based intervention model for stunting prevention. Stunting masih menjadi tantangan nasional, termasuk di Desa Bonyoh, Kintamani, Bangli. Hasil asesmen awal menunjukkan bahwa 50% ibu hamil memiliki pengetahuan rendah mengenai perawatan kehamilan dan 70% belum melakukan stimulasi janin. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader kesehatan sebagai agen perubahan dalam mendampingi ibu hamil sebagai target akhir intervensi melalui kelas antenatal berbasis interprofessional education (IPE). Kegiatan melibatkan empat profesi kesehatan (kebidanan, gizi, laboratorium medis, dan kesehatan gigi) melalui metode ceramah interaktif, demonstrasi, diskusi, praktik prenatal yoga, stimulasi janin, serta pemeriksaan kesehatan. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pretest–posttest dengan uji Wilcoxon. Sebanyak 20 peserta terlibat (16 kader, 4 ibu hamil). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan dari rerata 83,64 menjadi 90,02 (p=0,00) dan sikap dari 83,20 menjadi 93,00 (p=0,00). Pemeriksaan kesehatan menunjukkan 40% peserta mengalami karies gigi. Program ini meningkatkan kapasitas kader dalam memberikan edukasi serta meningkatkan kesiapan ibu hamil dalam menjaga kesehatan kehamilan dan persiapan menjadi orang tua. Program direkomendasikan sebagai model intervensi berbasis desa untuk pencegahan stunting.
Effectiveness of prenatal yoga in reducing low back pain among pregnant women: A systematic literature review Ni Nyoman Rai Warsiki; Ni Luh Putu Sri Erawati; Ni Wayan Armini
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 5 No. 4 (2026): July Edition 2026
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v5i4.3660

Abstract

Background: Low back pain is one of the most common musculoskeletal complaints experienced during pregnancy, particularly in the second and third trimesters. Physiological and biomechanical changes during pregnancy may impair maternal mobility, daily activities, sleep quality, and overall well-being. Prenatal yoga has been increasingly recommended as a safe non-pharmacological intervention to alleviate pregnancy-related back pain; however, comprehensive evidence regarding its effectiveness remains necessary. Purpose: To systematically identify, evaluate, and synthesize the available evidence regarding the effectiveness of prenatal yoga in reducing low back pain among pregnant women. Method: This study employed a systematic literature review following the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines. Literature searches were conducted in PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, and Garuda databases. Articles published between 2021 and 2025 in English or Indonesian were screened according to predefined inclusion and exclusion criteria. Studies involving pregnant women receiving prenatal yoga interventions with back pain as an outcome were included. Ten eligible studies consisting of randomized controlled trials, quasi-experimental studies, and systematic reviews were analyzed narratively. Results: The findings consistently demonstrated that prenatal yoga effectively reduced the intensity of low back pain among pregnant women. The intervention improved muscle flexibility, posture, balance, and physical function while decreasing muscle tension. In addition to pain reduction, prenatal yoga contributed to better sleep quality, lower stress and anxiety levels, enhanced relaxation, and improved maternal quality of life during pregnancy. Conclusion: Prenatal yoga is an effective, safe, and feasible complementary intervention for reducing low back pain during pregnancy, particularly in the second and third trimesters. Incorporating prenatal yoga into routine antenatal care may improve both physical and psychological well-being among pregnant women.
Efektifitas Media Visual Berbasis Video dalam Meningkatkan Breast Self-Examination Skills Pada Remaja Putri Ni Putu Vika Suryandani; Ni Komang Erny Astiti; Ni Wayan Armini
Bali Medika Jurnal Vol 11 No 2 (2024): Bali Medika Jurnal Vol 11 No 2 Desember 2024
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v11i2.465

Abstract

Kanker payudara adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia. Salah satu bentuk pencegahannya dengan melakukan deteksi dini melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbedaan keterampilan SADARI remaja putri sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan video di SMP Negeri 3 Negara. Metode penelitian yang digunakan adalah desain pre-eksperimental dengan pre-test dan post-test satu kelompok dan melibatkan 54 responden yang terpilih melalui proportionate cluster random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan melakukan uji wilcoxon dengan nilai signifikansi kurang p < 0,05. Uji regresi linear tidak dilakukan dalam penelitian ini karena hasil uji normalitas menunjukkan p = 0,000 (< 0,05) sehingga data tidak berdistribusi dengan normal dan tidak memenuhi persyaratan uji regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan yang signifikan pada keterampilan SADARI setelah intervensi, dengan hasil median yang menunjukkan perubahan dari 0 menjadi 10 (p = 0,000) dan efek ukuran Cohen’s d sebesar -0,90 yang menunjukkan efek besar. Penelitian ini mendukung efektivitas penggunaan media visual berbasis video dalam pendidikan kesehatan SADARI, yang dapat diimplementasikan dalam program UKS sehingga dapat meningkatkan kesadaran diri remaja putri dalam melakukan deteksi dini kanker payudara. Implikasi praktisnya adalah meningkatkan kesadaran juga keterampilan SADARI yang dapat memininalisisr angka kematian akibat kanker payudara di masa yang akan datang.   Breast cancer is a leading cause of death worldwide. One form of prevention is by conducting early detection through breast self-examination (BSE). This study aims to evaluate the differences in BSE skills of adolescent girls before and after being given health education using videos at SMP Negeri 3 Negara. The research method used was a pre-experimental design with a pre-test and post-test in one group and involving 54 respondents selected through proportionate cluster random sampling. Data analysis was carried out univariately and bivariately by conducting the Wilcoxon test with a significance value of less than p <0.05. Linear regression tests were not carried out in this study because the results of the normality test showed p = 0.000 (<0.05) so that the data were not normally distributed and did not meet the requirements of the linear regression test. The results showed a significant increase in BSE skills after the intervention, with median results showing a change from 0 to 10 (p = 0.000) and a Cohen's d effect size of -0.90 indicating a large effect. This study supports the effectiveness of using video-based visual media in BSE health education, which can be implemented in the UKS program so that it can increase self-awareness of young women in conducting early detection of breast cancer. The practical implication is to increase awareness and BSE skills that can minimize the number of deaths due to breast cancer in the future.
Co-Authors Agustini, Ni Made Anggraeni, Putu Eka Putri Astika Dewi, Ni Nyoman Ayu Harini, I Gusti Ayu Trisna Suciari Ayu Trisna Suciari Budhi, Gusti Made Ayu Agung Cahyanti, Ni Luh Sumi Dayu Kade Santhi Wia Erliawati, Putu Nevi Gusti Ayu Marhaeni Gusti Ayu Marheni Herawaty Herawaty I Gusti Agung Ayu Novya Dewi I Gusti Ayu Surati Juliana Mauliku Kekado, Miranda Nitani Komang Ratih Janaetri Kumala Ratih, Ida Ayu Lely Cintari Listiana Ade Widya Ningtyas Luh Astini Dewi Luh Astini Dewi Luh Herry Novayanti Luh Putu Suyanti Luh Widiastini Made Widhi Gunapria Darmapatni Mardiah, Aynun Mardiah Mauliku, Juliana Mufidah, Dewi Khasanatul Nandasari, Ni Luh Ayu Mony Ni Gusti Ayu Kompyang Sriasih Ni Gusti Ketut Sriasih Ni Gusti Kompiang Sriasih Ni Kadek Dwi Suryaningsih Ni Ketut Somoyani Ni Komang Erny Astiti Ni Komang Yuni Rahyani Ni Luh Putu Sri Erawati Ni Luh Putu Wahyu Maisa Arisandi Ni Luh Sri Winasih Ni Luh Sukraeni Ni Made Dwi Mahayati Ni Made Dwi Malahayati Ni Made Rusmini Ni Made Sulastri Ni Nyoman Ayu Ningsih Ni Nyoman Budiani Ni Nyoman Budiani, Ni Nyoman Ni Nyoman Lestari Yanti Ni Nyoman Rai Warsiki Ni Nyoman Suindri Ni Nyoman Sumiasih Ni Nyoman Widiasih Ni Putu Melania Surya Mahendri Ni Putu Risma Sintya Jayanti Ni Putu Vika Suryandani Ni Wayan Ariyani Ni Wayan Suarniti Ningtyas, Listina Ade Widya Purnamayanti, Ni Made Dwi Putri, Ni Luh Putu Andhika Wilyana Putu Anna Artha Rahayu Putu Nevi Erliawati Regina Tedjasulaksana Sang Ayu Made Sri Purnami Surati, Gusti Ayu Tedjasulaksana, Regina Tirtawati , Gusti Ayu Widiadnyani, Luhde Sridewi Wilda Fitrianingsih Wirata, I Nyoman Wulandari, Ni Putu Manik ZK Abdurahman Baizal