Claim Missing Document
Check
Articles

Perbedaan Pengetahuan Ibu Balita Sebelum dan Sesudah Diberikan Penyuluhan tentang Posyandu dengan Media Video Aprelayani, Ni Putu Risma; Dewi, I Gusti Agung Ayu Novya; Armini, Ni Wayan
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.18551

Abstract

ABSTRACT Posyandu (Integrated Healthcare Center) is the government's effort to make it easier for the Indonesian people to obtain maternal and child health services. Based on SDKI data in 2020, the average coverage of children under five who came to posyandu (D/S) in Indonesia was only 69%, while the national target was 80%. The aim of this research was to determine the difference in knowledge of mothers of toddlers before and after being given counseling about posyandu using video media. This type of research uses a pre-experimental design with one group pretest posttest. This research was conducted in March-April 2024 with a total of 64 respondents taken using proportional random sampling technique. The results of the normality test using the Kolmogorov-Svirnov test showed that the data was not normally distributed, so data analysis used the Wilcoxon test with a significance level of p-value < 0.05. The results of this study show that the knowledge of mothers of toddlers before being given counseling obtained a median value of 67.00 and a maximum value of 87, knowledge after being given counseling obtained a median value of 87.00 with a maximum value of 93 so that the conclusion in this research is that Ho is rejected and Ha is accepted. Suggestions are expected from the UPTD of the Karangasem I Publick Health Center to be more active in providing education regarding posyandu by using interesting media such as videos. Keywords: Knowledge, Mothers of Toddlers, Posyandu, Education, Media Video  ABSTRAK Posyandu (Pos Layanan Terpadu) merupakan upaya pemerintah untuk memudahkan masyarakat Indonesia dalam memperoleh pelayanan kesehatan ibu dan anak. Berdasarkan data SDKI pada tahun 2020 rata-rata cakupan balita yang datang ke posyandu (D/S) di Indonesia hanya 69%, sementara target nasional yaitu 80%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu balita sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang posyandu dengan media video. Jenis penelitian ini mengunakan pre-eksperimental design dengan one grup pretest posttest. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-April 2024 dengan jumlah responden 64 orang yang diambil dengan teknik proporsional random sampling. Hasil uji normalitas dengan uji Kolmogorov-svirnov didapatkan data tidak berdistribusi normal sehingga analisis data menggunnakan uji Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan p-value < 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu balita sebelum diberikan penyuluhan didapatkan nilai median 67,00 dan nilai maksimal 87, pengetahuan sesudah diberikan penyuluhan didapatkan nilai median 87,00 dengan nilai maksimal 93 sehingga Simpulan dalam penelitian ini Ho ditolak dan Ha diterima. Saran diharapkan kepada UPTD Puskesmas Karangasem I agar lebih giat memberikan penyuluhan terkait posyandu dengan menggunakan media yang menarik seperti video. Kata Kunci: Pengetahuan, Ibu Balita, Posyandu, Penyuluhan, Media Video
Perbedaan pengetahuan remaja putri sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan video edukasi tentang menarche Pradnyawati, Ni Wayan; Armini, Ni Wayan; Ade Widya Ningtyas, Listina; Arifin Senjaya, Asep; Ayu Tirtawati, Gusti
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 17, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v17i1.1684

Abstract

Latar Belakang: Menarche merupakan proses biologis penting pada remaja putri yang sering menimbulkan respons emosional dan psikologis. Kurangnya informasi terkait menarche dapat memicu rasa tidak nyaman, kecemasan, serta pemahaman yang keliru. Salah satu media edukasi yang dinilai mampu menarik perhatian dan mempermudah penyampaian informasi adalah video, karena bersifat visual, dinamis, dan mudah dipahami. Tujuan : untuk mengetahui perubahan tingkat pengetahuan remaja putri sebelum dan setelah diberikan edukasi kesehatan mengenai menarche melalui media video di SD Negeri 3 Bitera. Metode : Metode yang digunakan adalah desain pra-eksperimental melalui satu kelompok yang dinilai melalui pretest dan posttest. Total 52 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner berisi 20 pertanyaan pilihan ganda untuk mengukur pengetahuan sebelum dan setelah intervensi. Video edukasi berdurasi 11 menit 3 detik ditayangkan dua kali dengan jeda 15 menit. Analisis data dilakukan melalui penggunaan uji Wilcoxon Signed Rank dan dilengkapi dengan uji Paired t-test untuk menegaskan pengetahuan menunjukkan peningkatan yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi pendidikan. Hasil: Penelitian mengindikasikan terjadinya peningkatan pengetahuan yang jelas sesudah responden menerima pendidikan kesehatan berbasis video. Nilai posttest meningkat signifikan dibandingkan nilai pretest, dan kedua uji statistik-Wilcoxon maupun Paired t-test mengonfirmasi perbedaan tersebut secara bermakna. Temuan ini menunjukkan bahwa video penyampaian materi edukasi membawa pengaruh positif terhadap pemahaman remaja putri mengenai menarche. Simpulan: Penyampaian informasi kesehatan menggunakan video menunjukkan efektivitas tinggi dalam meningkatkan pemahaman remaja putri mengenai menarche. Video yang telah dikembangkan dan diunggah ke platform YouTube dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran tambahan bagi remaja maupun tenaga pendidik yang memberikan informasi terkait kesehatan reproduksi.
Perbedaan Mual Muntah Sebelum dan Setelah Pemberian Jahe Hangat pada Ibu Hamil Wulandari, Ni Putu Manik; Armini, Ni Wayan; Ningtyas, Listina Ade Widya; Purnamayanti, Ni Made Dwi; Mahayati, Ni Made Dwi
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 13 No. 2 (2025): JKP DESEMBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v13i2.1265

Abstract

Latar belakang: Mual muntah merupakan salah satu gejala paling awal dan paling umum yang dikaitkan dengan kehamilan. Efektivitas jahe terbukti aman dikonsumsi, solusi ini cenderung minim risiko bagi ibu dan janin. Tujuan: Tujuan studi ini untuk mengetahui perbedaan tingkat mual muntah sebelum dan setelah pemberian air jahe hangat kepada ibu hamil trimester I. Metode: Data primer dengan intervensi menggunakan lembar observasi untuk mengetahui frekuensi mual muntah. Peneliti memberikan air jahe hangat selama 3 hari yang diberikan 2 kali sehari, pada pagi hari 30 menit sebelum makan dan 30 menit sebelum tidur. Setelah intervensi selama 3 hari, pada hari ke-4 responden datang ke Bidan dan akan diukur frekuensi mual muntah setelah pemberian air jahe hangat dengan lembar kuisioner post-test. Penelitian ini menerapkan desain quasi experimental dengan model pretest-posttest. Sebanyak 31 ibu hamil trimester pertama dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Hasil: Hasil menunjukkan rerata skor PUQE sebelum intervensi pada kategori sedang hingga berat adalah 10,16,  sedangkan setelah intervensi menurun ke kategori ringan hingga sedang dengan skor 7,65 yang menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Simpulannya  intervensi dengan air jahe hangat secara signifikan menurunkan frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama jika dibandingkan dengan keadaan sebelum pemberian intervensi.
Perbedaan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil yang Bekerja Sebelum dan Setelah Diberikan Edukasi Tentang ASI Eksklusif Melalui Media Video Widiadnyani, Luhde Sridewi; Armini, Ni Wayan; Tedjasulaksana, Regina
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6658

Abstract

Rendahnya pengetahuan dan sikap ibu hamil yang bekerja terhadap pemberian ASI eksklusif dapat memengaruhi status kesehatan bayi serta keberlanjutan praktik menyusui setelah persalinan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perbedaan pengetahuan dan sikap ibu hamil yang bekerja sebelum dan sesudah diberikan edukasi ASI eksklusif melalui media video di wilayah kerja UPT Puskesmas Susut II tahun 2025. Desain penelitian menggunakan pre experimental dengan rancangan one group pre test post test dan teknik proportional random sampling. Sampel berjumlah 75 ibu hamil yang bekerja, dengan pengumpulan data pada Maret hingga April 2025. Instrumen berupa kuesioner terstruktur, dan analisis dilakukan secara bivariat menggunakan uji Wilcoxon dengan batas signifikansi p kurang dari 0,05. Hasil menunjukkan rerata skor pengetahuan meningkat dari 28,01 menjadi 36,63 setelah intervensi, sedangkan rerata skor sikap meningkat dari 9,64 menjadi 12,00. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai p sebesar 0,000 yang menandakan perbedaan bermakna. Temuan ini mengonfirmasi bahwa edukasi berbasis video efektif meningkatkan pemahaman dan sikap positif ibu hamil yang bekerja terhadap ASI eksklusif. Implikasi praktisnya, fasilitas pelayanan kesehatan disarankan mengintegrasikan media video sebagai metode edukasi yang konsisten, menarik, dan mudah diakses, sekaligus memperkuat konseling individual dan kelompok untuk mendukung kesiapan menyusui sejak kehamilan hingga masa nifas. Selain itu, pemantauan berkelanjutan diperlukan untuk memastikan perubahan perilaku bertahan dan berdampak pada capaian ASI eksklusif di tingkat komunitas.
Hubungan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III dengan Pilihan Cara Persalinan Oleh Ibu di Puskesmas Pembantu Batubulan Kangin Ni Made Rusmini; Ni Wayan Armini; Listina Ade Widya Ningtyas
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i1.2216

Abstract

Masalah menonjol terkait dengan proses persalinan adalah tingginya tindakan seksio sesarea (SC) di Indonesia. Berdasarkan pengalaman empiris peneliti, bahwa pemilihan cara persalinan tindakan terjadi akibat kecemasan ibu terhadap persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dengan pilihan cara persalinan oleh ibu. Penelitian dilaksanakan dari April-Mei 2022 di Puskesmas Pembantu Batubulan Kangin. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi dengan metode cross secsional. Populasi dalam peneltian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III dengan jumlah 38 orang. Besar sampel adalah total populasi tanpa mempertimbangkan faktor janin maupun faktor ibu hamil. Jenis data yang digunakan adalah data primer melalui pemberian kuisioner kepada responden. Ibu hamil yang mangalami kecemasan 20 orang (52,6%) dan ibu hamil yang memilih persalinan dengan tindakan (SC) sebanyak 26 orang (68,4%). Uji analisis menggunakan uji chi-square dengan interpretasi hasil p=0,020. Simpulan penelitian terdapat hubungan antara tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dengan pilihan cara persalinan oleh ibu. Saran yang bisa diberikan kepada petugas di puskesmas dan pihak terkait agar memberikan pendampingan secara kontinyu pada ibu hamil terutama di saat menjelang persalinannya.
Perbedaan Kepuasan Ibu Menyusui dengan Pemberian Metode SPEOS (Stimulasi Pijat Endorphin, Oksitosin dan Sugestif) di Wilayah Kerja Puskesmas Tejakula I Tahun 2022 Luh Astini Dewi; Ni Wayan Armini; Ni Gusti Kompiang Sriasih
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i1.2442

Abstract

The success of exclusive breastfeeding is determined in early breastfeeding. Many mothers feel dissatisfied in breastfeeding because the breastmilk is no initial or non fluent. The purpose of this research is to  determine the difference of maternal breastfeeding satisfaction before and after giving the SPEOS method. The research method  is quasi-experimental and use two groups pretest posttest design. The sample is 18 mothers in intervention group and 18 mothers in control group by using purpossive sampling. Measurement of maternal breastfeeding satisfaction  use the MBFES tool. The data distribution  is normal and the data analysis use  Dependent T-Test and Independent T-Test with α=0,05. The result of this research is there is defference maternal breastfeeding  satisfaction  before  and after  giving  the  SPEOS method   (p value<0,001), there is difference before and after giving convensional care  (p value=0,012), there is no difference  maternal breastfeeding satisfaction before treatment in intervention and control group (p value=0,156), there is difference maternal breastfeeding satisfaction before treatment  in intervention and control group (p value<0,001). Giving SPEOS method make mothers feel confident and relax and can increase the breastmilk production. It is suggested giving SPEOS method to the early breastfeeding mother  for increasing  the maternal breastfeeding satisfaction.
The Relationship Between Stress and Vaginal Discharge in Adolescent Girls at Bali Medika Denpasar Health Vocational School in 2022 Ayu Trisna Suciari; Ni Nyoman Budiani; Ni Wayan Armini
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i2.2648

Abstract

Vaginal discharge is one of the problems that has long been a problem for you women, including young women. One of the factors that cause vaginal discharge in adolescent girls is stress, both physical and psychological stress. The purpose of this study was to determine whether there is a relationship between stress and the incidence of vaginal discharge in adolescent girls at SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar in 2022. The research method used was analytical correlation with a cross sectional approach. The sampling technique was proportionate stratified random sampling, with a sample size of 51 people. Data collection techniques using a questionnaire. The results of the univariate analysis showed that as many as 17 (33%) young women did not experience stress and as many as 34 people (67%) experienced stress. Most of the young women experienced physiological vaginal discharge as many as 40 people (78%) and pathological vaginal discharge as many as 11 people (22%). The results of the bivariate analysis with the Lambda Contingency Coefficient stated that there was a relationship between stress and the incidence of vaginal discharge with a p value = 0.002 and a correlation value (rho) = 0.6. There is a significant relationship with a moderate level of strength between stress and the incidence of vaginal discharge in young women at the Health Vocational School of Bali Medika Denpasar in 2022. Researchers suggest to further researchers to develop research with different variables related to other factors that cause the incidence of vaginal discharge in adolescent girls.
DIFFERENCES IN SKILL OF MATERNAL BREASTFEEDING BEFORE AND AFTER GIVING A VIDEO ABOUT DIRECT BREASTFEEDING (DBF) METHOD Komang Ratih Janaetri; Ni Wayan Armini; Ni Komang Erny Astiti
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v12i2.3219

Abstract

Direct breastfeeding is one of the methods of breastfeeding performed directly when the baby sucks and receives breast milk from the mother's breast. Skill training for breastfeeding mothers can be trained using video media. This study aims to determine the differences in the skill of breastfeeding mothers before and after giving a video on the Direct Breastfeeding (DBF) method. This research is pre-experimental with one group pretest and posttest design. The research was held on the 3rd week of February until the 2nd week of April 2023 with a total of 30 respondents who were taken using purposivesampling technique. The instruments used were video media and skill observation checklist. The intervention was provided for 5 days with a pretest and posttest interval of 4 days. Data analysis using the Wilcoxon test showed the median results before giving a video of 65.90 with a minimum value of 57.90, a maximum of 85.80 and after giving a video the median increased to 83.85 with a minimum value of 80.30, a maximum of 90.40. The results of the Wilcoxon test showed that there was a significant difference with a p-value of 0.001 < 0.05 and all respondents experienced an increase in skills (positive ranks).
Co-Authors Ade Widya Ningtyas, Listina Agustini, Ni Made Anggraeni, Putu Eka Putri Aprelayani, Ni Putu Risma Arifin Senjaya, Asep Ayu Tirtawati, Gusti Ayu Trisna Suciari Ayu Trisna Suciari Budhi, Gusti Made Ayu Agung Cahyanti, Ni Luh Sumi Dayu Kade Santhi Wia Erliawati, Putu Nevi Gusti Ayu Marhaeni Gusti Ayu Marheni Herawaty Herawaty I Gusti Agung Ayu Novya Dewi I Gusti Ayu Surati Juliana Mauliku Kekado, Miranda Nitani Komang Ratih Janaetri Lely Cintari Listiana Ade Widya Ningtyas Luh Astini Dewi Luh Astini Dewi Luh Herry Novayanti Luh Putu Suyanti Luh Widiastini Made Widhi Gunapria Darmapatni Mardiah, Aynun Mardiah Mauliku, Juliana Mufidah, Dewi Khasanatul Nandasari, Ni Luh Ayu Mony Ni Gusti Ayu Kompyang Sriasih Ni Gusti Ketut Sriasih Ni Gusti Kompiang Sriasih Ni Ketut Somoyani Ni Komang Erny Astiti Ni Komang Yuni Rahyani Ni Luh Putu Sri Erawati Ni Luh Putu Wahyu Maisa Arisandi Ni Luh Sri Winasih Ni Luh Sukraeni Ni Made Dwi Mahayati Ni Made Dwi Malahayati Ni Made Rusmini Ni Nyoman Budiani Ni Nyoman Budiani, Ni Nyoman Ni Nyoman Lestari Yanti Ni Nyoman Suindri Ni Nyoman Sumiasih Ni Putu Risma Sintya Jayanti Ni Wayan Ariyani Ni Wayan Suarniti Ningtyas, Listina Ade Widya Pradnyawati, Ni Wayan Purnamayanti, Ni Made Dwi Putri, Ni Luh Putu Andhika Wilyana Putu Anna Artha Rahayu Rahmawati , Made Yanti Sang Ayu Made Sri Purnami Senjaya, Asep Arifin Senjaya Surati, Gusti Ayu Suryandani, Ni Putu Vika Tedjasulaksana, Regina Tirtawati , Gusti Ayu Widiadnyani, Luhde Sridewi Wilda Fitrianingsih Wirata, I Nyoman Wulandari, Ni Putu Manik ZK Abdurahman Baizal