Claim Missing Document
Check
Articles

PARTITION AND ROAD EXPLORATION IN AGRONURSING-BASED DEVELOPMENT: Eksplorasi Sekat Dan Jalan DalamĀ  Pengembangan Eduwisata Berbasis Agronursing Arista Maisyaroh; Anggia Astuti; Eko Prasetya Widianto; Rizeki Dwi Fibriansari; Muhammad Rizal
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini terjadi pergeseran destinasi wisata, masyarakat tidak lagi berwisata untuk mendapatkan kesenangan saja tetapi lebih banyak berwisata untuk mendapatkan kesehatan, edukasi, dan bermanfaat secara fisik, psikologis, serta spiritual. Akan tetapi perpaduan wisata, budaya pedesaan, agrikultur dan kesehatan masih jarang terkaji, oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan sekat dan jalan dalam perkembangan eduwisata berbasis agronursing. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi interpretatif. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam menggunakan pertanyaan semistruktur yang melibatkan 10 orang petani di desa Burno. Data dikumpulkan dan dianalisis dengan menggunakan analisa tematik berdasarkan pendekatan Braun dan Clarke. Penelitian menghasilkan 5 tema yaitu melangkah sendiri, terkuncinya pasar, lemahnya akses program, pengorganisasian usaha desa, pemanfaatan potensi desa. Kesimpulan: Banyak dampak positif dari pengembangan eduwisata berbasis agronursing, baik dalam bidang ekonomi, kesehatan dan keberdayaan masyarakat. Namun hal ini perlu direncanakan secara hati-hati berkenaan dengan pelestarian lingkungan dan budaya lokal. Kerjasama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha sangat diperlukan untuk mengembangkan eduwisata berbasis agronursing yang berkelanjutan.
APA SAJA FAKTOR PENYEBAB TRAUMA FISIK ? LAPORAN SURVEI DI AREA PERTANIAN Maisyaroh Arista; Eko Prasetya Widianto; Rizeki Dwi Fibriansari; Devi Elisa Dostya Ainul Qoyyimah; Dharmayanti Putri Jaladri
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan Terapan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v7i2.2905

Abstract

Abstract: Having a job as a farmer doesn't mean you don't have negative risks that can cause pain. Even the farming profession has health risks that tend to vary with the naked eye. The use of pesticides that can lead to poisoning, the use of agricultural tools and machinery which can cause injury, even to the position at work that can cause certain diseases that can interfere with the activities of farmers. Identify the relationship between causal factors and the incidence of occupational illness in the agricultural sector. The research method is a cross sectional method to link the causative factors with the incidence of work related illness in the agricultural area. The survey was conducted on 357 farmers in the working area of the Lumajang Regency Agriculture Service. Ergonomics analysis results, Pearson Chi Square value is 0.004. This value indicates that there is a relationship between ergonomics and the incidence of back pain. The use of pesticides, has a Pearson Chi Square analysis, the value is 0.000. This value indicates that there is a relationship between the use of pesticides and the disease caused such as shortness of breath or eye irritation. While using alsinta, the Pearson Chi Square analysis has a value of 0.000. This value is below 0.05, which means that there is a close relationship between the use of alsinta and the incidence of injuries by farmers. Based on the results above, there are three factors that cause taruma in the agricultural area, namely pesticides, agricultural tools and machinery and ergonomic position errors. So that efforts are needed to anticipate the high risk of occupational diseases in agricultural areas.. Keywords: Agriculture, Farmer, Occupational disease