Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Perbedaan Pemberian ASI Eksklusif dengan PASI terhadap Tumbuh Kembang pada Anak Usia 0-12 Bulan Sartika Lukman; Sri Wahyuningsih; Rahmawati Rahmawati; Sakriawati M
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 1 No. 1 (2020): Volume 1 Nomor 1 November 2020
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.382 KB) | DOI: 10.36590/kepo.v1i1.80

Abstract

ASI sangat penting bagi pertumbuhan bayi. Pemberian ASI di Indonesia mengalami penurunan, masyarakat cenderung memilih PASI dbandingkan dengan ASI eksklusif dengan alasan bayi lebih cerdas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara pemberian ASI eksklusif dan PASI dengan tumbuh kembang anak usia 0-12 bulan. Penelitian ini menggunakan study komparatif dengan uji Mann Whitney Test. Tingkat perkembangan anak ditentukan dengan menggunakan lembar tes DDST. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan pertumbuhan (p value=0,007) dan perkembangan (p value= 0,006) anak usia 0-12 bulan. Pemberian ASI Eksklusif pada anak usia 0-12 bulan memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak jika dibandingkan dengan anak yang mendapat tambahan susu formula (PASI), ini di sebabkan karena kandungan dari ASI lebih kompleks dibanding susu formula.
Analisis Kadar Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT) dan Serum Glutmic Pyruvic Transaminase (SGPT) pada Petugas Berisiko Tinggi Muhammadong Muhammadong; Rahmawati Rahmawati
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 November 2022
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.213 KB) | DOI: 10.36590/kepo.v3i2.558

Abstract

Petugas pelayanan kesehatan yang beresiko tinggi di rumah sakit sangat berisiko terkena penularan infeksi terutama saat bertugas. Hati sangat rentan terjadi kerusakan karena penyakit infeksi. Kerusakan pada hati akan menyebabkan enzim hati lepas ke dalam aliran darah sehingga meningkat dalam darah dan menandakan adanya gangguan fungsi hati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar SGOT-SGPT dalam serum pada petugas Berisiko Tinggi di Rumah Sakit Batara Siang Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif. Subjek pada penelitian ini yaitu 30 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling, metode accidental sampling. Penelitian ini disajikan dalam bentuk tabel frekuensi disertai narasi sebagai penjelasan tabel. Hasil penelitian pada Petugas Berisiko Tinggi di Rumah Sakit Batara Siang Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan yaitu terdapat 3 sampel yang mengalami peningkatan yaitu pada pemeriksaan SGOT dan SGPT, untuk hasil normal pada pemeriksaan SGOT 5-40 µ/L dan terdapat 1 petugas petugas memiliki peningkatan SGOT, sedangkan dan hasil normal pada pemeriksaan SGPT 7-56 µ/L dan terdapat 2 petugas memiliki peningkatan SGPT.
The Nutrition Content of Oyster Mushroom and Spinach Flour Alternative Food Processed Ingredients Rahmawati Rahmawati
FoodTech: Jurnal Teknologi Pangan Vol 3, No 2 (2020): October
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jft.v3i2.43380

Abstract

Oyster mushroom and spinach flour are food preparations that are made through drying and milling processes in order to maintain shelf life. This study aimed to determine the nutritional content of oyster mushroom flour and spinach as an alternative for food processing. This study used a proximate test analysis presented descriptively based on the average results of chemical analysis with 3 treatments. Proximate analysis in the form of crude were protein, water, ash, crude fat, carbohydrate by difference and crude fiber content using the AOAC method, as well as iron content using the spectrophotometric method. The results of the study showed that oyster mushroom flour contains high fiber (27.22 g), protein (23.26 g), and iron (5.80 g), while fiber content (7.56, g), protein (3 , 05 g), and iron (1.80 g) of spinach flour is relatively low. Even so, these two potential foods have very good nutritional value for consumption. Therefore, oyster mushrooms and spinach can be an alternative substitution and fortification of processed food to increase nutrient content.
Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri tentang Kehamilan Usia Dini Wahyuningsih, Sri; Nurmasita, Nurmasita; Rahmawati, Rahmawati; Fakhriyah, Durratul
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v5i1.788

Abstract

Kehamilan usia dini merupakan kehamilan di bawah umur 20 tahun yang disebabkan adanya pergaulan bebas akibat kurangnya pengetahuan dan informasi, rendahnya peran orang tua serta adanya pengaruh sosial budaya. Kehamilan usia dini dapat berisiko tinggi terhadap keguguran, infeksi, keracunan kehamilan, kematian ibu, serta masalah perkembangan dan pertumbuhan janin. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri tentang kehamilan usia dini. Teknik pengambil sampel dengan random sampling dan diperoleh jumlah subjek penelitian sebanyak 32 siswi. Dari hasil analisis data diperoleh 50,0% subjek memiliki tingkat pengetahuan yang cukup, sedangkan dalam hal sikap 81,75% subjek telah memiliki sikap positif terhadap upaya pencegahan kehamilan usia dini. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan mayoritas subjek masih dalam kategori cukup, sedangkan dalam hal sikap sebagian besar subjek telah mendukung upaya pencegahan kehamilan usia dini.
Tingkat Pengetahuan Mahasiswa tentang Keperawatan Paliatif Wahyuningsih, Sri; Nurmasita, Nurmasita; Fakhriyah, Durratul; Rahmawati, Rahmawati
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 November 2023
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v4i2.828

Abstract

Perawatan paliatif merupakan pendekatan yang berfokus pada perawatan kesehatan serta kenyamanan pasien yang mengalami penyakit serius, kronis, atau terminal dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan memberikan dukungan yang holistik kepada pasien serta keluarganya. Penelitian ini merupakan penilitian deskriptif kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa keperawatan terhadap keperawatan paliatif. Populasi dan subjek berjumlah 37 orang yang diperoleh dengan teknik total sampling yakni, seluruh mahasiswa tingkat akhir program studi D3 Keperawatan Akademi Keperawatan Yapenas 21 Maros yang telah mengambil mata ajar keperawatan paliatif. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Oktober 2023 dengan menggunakan kuesioner The Palliative Care Quiz for Nursing (PCQN) yang telah dikembangkan dengan skala Guttman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tingkat pengetahuan mahasiswa tentang keperawatan paliatif masih dalam kategori cukup (83,78%). Oleh karena itu, pengembangan mata kuliah keperawatan paliatif masih perlu dilakukan agar dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman serta kemampuan mahasiswa terhadap keperawatan paliatif.