Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Optimaslisasi Gerakan Hemat Air Melalui Mural Widya Nuriyanti; Nurulfatmi Amzy; Yulianto Hadiprawiro
Darma Cendekia Vol. 1 No. 2 (2022): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v1i2.23

Abstract

Pemerintah dan lembaga-lembaga pendidikan meletakkan perhatian yang besar pada pengembangan media pembelajaran. Mereka terus-menerus mengembangkan berbagai macam inovasi media untuk meningkatkan ketertarikan siswa dalam pembelajaran. SMAN 3 Depok sebagai salah satu penyelenggara pendidikan melakukan inovasi tersebut dengan mural sebagai alternatif media pembelajaran. Mural sendiri merupakan sebutan untuk lukisan pada dinding. Pada kesempatan ini, SMAN 3 Depok ingin mengingatkan siswa tentang pentingnya menghemat air. Dengan mural diharapkan proses penyampaian pesan tentang hal tersebut dapat lebih efektif. Untuk itu, perlu diperhatikan elemen-elemen desain yang diaplikasikan pada mural agar mudah dimengerti oleh siswa. Tulisan ini akan berisi tentang proses perancangan mural, mulai dari proses ideasi hingga aplikasi sketsa pada dinding yang ada di area SMAN 3 Depok
Perancangan Papan Penunjuk Jalan di Jalan Calung II Depok Amzy, Nurulfatmi; Rosalinda, Herliyana; Limbong, Edo Galasro
Darma Cendekia Vol. 2 No. 1 (2023): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v2i1.53

Abstract

Sign system atau system tanda, seperti papan penunjuk jalan, di dalam ruang publik adalah sesuatu yang mutlak ada. Hal tersebut dirasa penting guna terpenuhinya hak-hak dan kebutuhan masyarakat. Di dalam zaman yang serba mudah, masyarakat tidak perlu lagi keluar rumah untuk sekedar berbelanja. Cukup kunjungi situs belanja online, pilih barang yang dibutuhkan, maka tidak lama kemudian barang tersebut akan diantarkan oleh kurir tepat ke rumah pembeli. Namun, hal tersebut menjadi sangat rumit apabila rumah si pembeli susah ditemukan. Itulah sebabnya, perlu penunjuk jalan yang lengkap untuk menunjang kebutuhan masyarakat semacam itu. Warga Calung II RT.14 RW.09 Mekarjaya, Sukmajaya, Depok adalah warga yang merasakan dampak dari tidak lengkapnya penunjuk jalan di wilayah mereka. Dari semua jalan yang ada di RT 14 tersebut, hanya jalan Calung II yang tidak memiliki papan penunjuk jalan. Akibatnya, banyak kegiatan warga yang menjadi terlambat untuk dilakukan. Dengan demikian, penulis bertujuan untuk melakukan pengadaan papan jalan di wilayah rumah mereka. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah metode kualitatif. Diharapkan dengan pengadaan papan penunjuk jalan tersebut, warga menjadi lebih mudah dalam memenuhi segala kebutuhannya
Perancangan Kop Surat dan Amplop sebagai Bentuk Komunikasi Bisnis Limbong, Edo Galasro; Amzy, Nurulfatmi; Rosalinda, Herliyana
Darma Cendekia Vol. 3 No. 1 (2024): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v3i1.80

Abstract

Pada suatu perusahaan membutuhkan brand. Adapun keberadaan brand tersebut sebagai bentuk identitas atau pengenal untuk diketahui bahkan diingat oleh pihak lain. Dalam proses mengenalkan brand yang telah dimiliki, maka dilakukan yang namanya branding. Branding juga merupakan kegiatan komunikasi yang dapat memperkuat, dan mempertahankan sebuah brand kepada klien atau konsumen. Kegiatan ini banyak dilakukan pada dunia bisnis. Nusa Biru Konstruksi sebagai pihak mitra dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat menyadari perlu dilakukannya branding mengingat baru berdiri sekitar tiga tahun. Nusa Biru Kreatif membutuhkan sarana dan prasarana untuk menunjang performa dan kredibilitasnya kepada klien. Oleh sebab itu, tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk melakukan branding kembali brand dari pihak mitra. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ada dirancang suatu kop baru yang diaplikasikan ke sebagai kop surat, amplop putih dan cokelat. Kedua media tersebut dipilih karena sering digunakan untuk mengirim berkas yang akan diberikan kepada klien ataupun calon klien bisnis. Sehingga lebih mudah untuk selalu diingat bila ada urusan bisnis.
Kajian Elemen Desain Video Ruangguru Berat Boneka Matematika SD Sebagai Visualisasi Pembelajaran Nurdianawati, Alisha; Widya Wardani, Winny Gunarti; Amzy, Nurulfatmi
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 5, No 3 (2023): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v5i3.8428

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang dianggap sulit bagi siswa Sekolah Dasar karena media pembelajarannya yang kurang menarik perhatian siswa. Sehingga banyak platform media pembelajaran digital yang berperan penting dalam membantu proses pembelajaran seperti Ruangguru. Salah satu contohnya adalah video Pembelajaran Berat Boneka-Matematika SD yang menjadi salah satu alternatif media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji desain elemen-elemen berupa elemen ilustrasi, warna, dan tipografi yang terdapat pada video pembelajaran tersebut dengan menggunakan metode semiotika Ferdinand De Saussure yang membagi tanda menjadi penanda ( Signifier ) dan penanda ( Signified ) . ).Data diperoleh melalui studi pustaka, observasi, dan wawancara dengan narasumber terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa video pembelajaran memuat peta-penanda berupa hasil dari penarikan kesimpulan elemen desain yang meliputi ilustrasi, warna, dan tipografi. Pemilihan ilustrasi, warna, dan tipografi sangat dipertimbangkan, sehingga sesuai dengan tingkat pemahaman target audiens. Dengan menggunakan metode semiotika Saussure dalam mengkaji elemen desain pada video pembelajaran ini diharapkan dapat menjadi salah satu media alternatif pembelajaran yang mempermudahkan siswa dalam belajar matematika. Sehingga siswa dapat menjadikan matematika sebagai pelajaran yang menyenangkan.
Eksplorasi nilai Sawen Sebagai SUmber Ide Cenderamata Desa Wisata Adat Kampung Naga Amzy, Nurulfatmi; Sunarmi, Sunarmi; Santosa, Santosa
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 2 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i2.13176

Abstract

Kampung Naga adalah salah satu desa wisata adat di Indonesia. Sebagai desa wisata adat, Kampung Naga telah memiliki beberapa fasilitas pendukung, di antaranya kios cenderamata. Hanya saja, cenderamata yang dijual tidak spesifik mencitrakan Kampung Naga. Cendermata yang ditemui di Kampung Naga dengan mudahnya ditemui di tempat wisata khas Sunda lainnya. Padahal, Kampung Naga punya sawen, gantungan penolak bala berupa rangkaian dedaunan pilihan, yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai cenderamata. Artikel ini bertujuan untuk menelusuri nilai yang ada pada sawen sebagai sumber ide cenderamata desa wisata adat Kampung Naga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan eksplorasi. Penelitian ini memaparkan bahwa sawen memiliki nilai religius keislaman sebagai identitas masyarakat Kampung Naga yang memeluk Islam. Makna religius tersebut dapat menjadi landasan bagi sawen untuk dijadikan cenderamata khas Kampung Naga.
Perancangan Media Promosi sebagai Upaya Meningkatkan Identitas Bagi UMKM Herliyana Rosalinda; Nurulfatmi Amzy; Limbong, Edo Galasro
Darma Cendekia Vol. 4 No. 1 (2025): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v4i1.153

Abstract

UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di Masyarakat saat ini menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat dengan cara memajukan komoditi lokal di Indonesia. Dapoer Nenda sebagai mitra kegiatan abdimas ini menjadi salah satu UMKM yang baru bergerak sejak tahun 2024. Berlokasi di daerah Depok Jawa Barat, Dapoer Nenda bergerak dalam kegiatan bisnis food and beverage. Awal berdirinya Dapoer Nenda telah berusaha untuk membuat logo dan brosur sebagai identitas dan sebagai upaya promosi. Namun upaya tersebut masih belum maksimal karena kurangnya karakteristik yang ditampilkan pada media promosi tersebut. Adanya kegiatan abdimas ini memfasilitasi dan menghasilkan perancangan logo baru dan brosur yang lebih memiliki karakteristik dan informatif.
The semiotic construction of bourgeois femininity: A peircean analysis of social identity in Monet’s Woman with a Parasol Santoso, Niky Putri; Muntazori, Ahmad Faiz; Amzy, Nurulfatmi
Jurnal Desain Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v13i2.1144

Abstract

This study deconstructs the visual representation of 19th-century French social identity through a Peircean semiotic analysis of Claude Monet’s masterpiece, Woman with a Parasol (1875). While traditional art criticism often views the work as a spontaneous impression of light, this research reveals a deliberate semiotic construction of bourgeois femininity. Using Charles Sanders Peirce’s triadic model—specifically the Proposition → Indexical → Legisign framework—the study examines how visual elements such as the parasol, the white summer dress, and the low-angle perspective function as signs of social status and gender roles. The analysis finds that the painting serves as a visual claim for the 'leisure class' identity, where the female figure (Camille) is elevated both physically and psychologically as a symbol of domestic harmony and modern urbanity. By mapping the interaction between spontaneous brushstrokes (index) and rigid social conventions (legisign), this research concludes that Monet’s impressionism is not merely a formal innovation but a manifestation of the cultural ideology of the 19th-century French bourgeoisie. These findings provide critical insights for visual communication design in understanding how aesthetic choices can be used to construct and communicate complex social identities.
Analisis Makna Ornamen Rumah Gadang dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Nurulfatmi Amzy
Jurnal Desain Vol 4, No 03 (2017): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.323 KB) | DOI: 10.30998/jurnaldesain.v4i03.1465

Abstract

Setiap ornamen pada benda pusaka dibuat bukan hanya untuk kepentingan estetis belaka, tapi juga untuk tujuan simbolis. Ada pesan yang ingin disampaikan lewat simbol-simbol yang ada pada ornamen tersebut. Sejumlah pesan juga terdapat pada ornamen Rumah Gadang, rumah tradisional suku Minangkabau. Dalam ornamen tersebut tertuang falsafah hidup adat Minangkabau, yaitu alam takambang jadi guru. Falsafah tersebut mendidik orang Minang untuk memperhatikan alam dengan baik karena alam menyimpan pelajaran hidup yang tiada batasnya. Dengan menggunakan metode hermeneutika, sebuah ornamen coba ditafsirkan maknanya. Kemudian, makna tersebut dianalisis dengan menggunakan teori Filsafat Pendidikan Progresivisme yang diusung oleh John Dewey. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menginformasikan bahwa ada kesamaan dari cara adat Minangkabau mendidik manusianya dengan tujuan Pendidikan Filsafat Progresivisme. Keduanya menitikberatkan pada pengalaman langsung sebagai sumber dari pengetahuan itu sendiri.