Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANIMASI MENGGUNAKAN SPARKOL VIDEOSCRIBE UNTUK PENGENALAN RAMBU LALU LINTAS Ari Putra Wibowo; Darmawan, Arief Soma; Wahyu Setianto; Muhammad Faizal Kurniawan
IC Tech: Majalah Ilmiah Vol 20 No 1 (2025): IC Tech: Majalah Ilmiah Volume XX No. 1 April 2025
Publisher : P3M Institut Widya Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47775/ictech.v20i1.329

Abstract

Media pembelajaran adalah alat penting untuk menyampaikan informasi dan pesan dalam proses belajar. Pemanfaatan teknologi dan informasi sebagai media pembelajaran menjadi hal yang penting untuk membuat proses belajar lebih menarik dan tidak bergantung hanya pada guru. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Model ADDIE ini memiliki lima tahapan: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Adapun sampel penelitian ini adalah Himpaudi Kecamatan Kedungwuni dan data ataupun problem yang dibahas pada penelitian ini adalah berkaitan dengan pembelajaran pengenalan rambu lalu lintas. Media pembelajaran animasi bisa digunakan sebagai alternativ bagi guru dalam menyampaikan materi kepada siswa, karena sudah dilakukan uji validasi oleh ahli media dan ahli materi. Hasil dari ahli media diperoleh prosentase sebesar 79% dengan kualifikasi layak. Sedangkan hasil dari ahli materi diperoleh prosentase sebesar 87,5% dengan kualifikasi sangat layak.
Business Intellegenge untuk Perencanaan Strategi Pemasaran pada UMKM Sarung dengan Manajemen Dashboard Setianto, Wahyu; Sugianti, Devi; Wibowo, Ari Putra; Risqiati, Risqiati; Darmawan, Arief Soma
METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 9 No. 2 (2025): METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputersisasi Akuntansi
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/jmika.Vol9No2.pp220-225

Abstract

MSMEs are the backbone of the national economy, the government is trying to recover the economy after the Covid-19 pandemic by making a new breakthrough with digitalization. Digitalization helps MSMEs to process and analyze data for decision making. The data stored in the company is increasing, so it requires Business Intelligence to make it easier for companies to present information. MSME Abitex experienced problems in planning sales strategies by looking at interest in each city. The stages of research carried out were problem identification, data collection, design, manufacture, testing results. In identifying problems, problems were found in monitoring sales to create sales strategies, in data collection from 2021 to 2023. The number of transactions was 807 sales with 3 types of sarongs, a total of 14 sarongs produced. In designing using a star schema obtained from the sales fact table, time dim, customer dim, goods dim. Business intelligence can display data visualization by grouping by product, customer and by time, and can see interest in products in each city
DIGITALISASI PARIWISATA PETUNGKRIYONO BAGI KARANG TARUNA KECAMATAN PETUNGKRIYONO Darmawan, Arief Soma; Wibowo, Ari Putra; Hapsoro, Hermanus Wim; Sulistiyaningsih, Riski
BESTIKOM Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2025)
Publisher : Bestikom: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Petungkriyono memiliki potensi wisata alam yang sangat menarik yang menyuguhkan pemandangan yang indah. Dalam upaya mengenalkan pariwisata yang ada di Kecamatan Petungkriyono pengelola Pariwisata menggunakan media cetak dengan memasang spanduk ataupun baliho di sepanjang jalan Petungkriyono. Selain itu pengelola pariwisata juga mengikuti kegiatan ekspo dalam mengenalkan destinasi pariwisata Kecamatan Petungkriyono. Penggunaan media cetak dan mengikuti kegiatan ekspo memerlukan biaya yang cukup besar dan juga kurang luas dalam penyebaran informasi berkaitan dengan pariwisata yang ada di Kecamatan Petungkriyono .Selain itu kurangnya informasi terkait destinasi wisata yang ada di Petungkriyono masih sangat sedikit yang bisa diakses oleh wisatawan. Berdasarkan kendala tersebut solusi utama untuk mengatasinya adalah dengan menggencarkan pemasaran pariwisata khususnya untuk pemasaran digital. Hal ini dikarenakan pemasaran menjadi faktor penting dalam mengembangkan dan menghidupkan kembali desa wisata, strategi pemasaran digital diharapkan dapat memulihkan kunjungan wisata di Petungkriyono. Untuk itu maka diadakan kegiatan pelatihan tentang digitalasasi menggunakan canva untuk pembuatan konten sosial media sosial untuk pemuda Karang Taruna Petungkriyono. Dari kegiatan pengabdian ini pemuda-pemudi Karang Taruna dapat membuat konten sosial yang nantinya bisa diupload di media sosial menggunakan canva. Dengan presentase 89% pemuda Karang Taruna mengetahui digitalisasi dan 94% Pemuda Karang Taruna dapat menggunakan canva serta mengetahui fitur-fitur canva dan dapat mengetahui tips-tips membuat infografis
ANALISIS USABILITY SISTEM DELIMA MENGGUNAKAN METODE SYSTEM USABILITY SCALE DAN USER EXPERIENCE QEUESTIONNAIRE sherliana, sherliana; Sulistyorini, Prastuti; Wibowo, Ari
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 10 No 1 (2025): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55686/ristek.v10i1.219

Abstract

The DELIMA website is a digital service provided by the Batang Regency Government that is used to apply for research and internship permits online. This service was developed to support digital transformation and improve the efficiency of public services. This study aims to analyze the usability and user experience (UX) of the DELIMA website using the System Usability Scale (SUS) and User Experience Questionnaire (UEQ) methods. A total of 19 respondents who have used this website participated in the study. The SUS test results showed an average score of 82.10, which is classified as Excellent with a grade of B, indicating a good level of user acceptance. Meanwhile, the UEQ results showed a positive user experience, with the aspects of Attractiveness (1.85), Efficiency (1.99), and Accuracy (1.86) falling into the Excellent category, while Clarity (1.95), Stimulation (1.66), and Novelty (1.38) fell into the Good category. These results show that the DELIMA website has fulfilled the functional and emotional aspects of users well, although the aspects of novelty and stimulation still need to be improved.
Pemberdayaan Karang Taruna dalam Pengembangan Ekosistem UMKM melalui Media Website di Desa Purworejo Wenti Ayu Sunarjo; Wibowo, Ari Putra; Amalia Ilmiani; Audrey Elvina Khoirunnisa; Supajar Bayu Aji; Agus Setiawan; Wafa Khansa Fadhilah; Sara Silvia
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Februari: NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v6i1.7598

Abstract

The community service program in Purworejo Village, Sragi District, Pekalongan Regency, was implemented to enhance the capacity of local MSME actors in utilizing digital technology as a modern marketing tool. The program adopted a participatory approach involving youth organizations, business actors, village authorities, and the implementation team in every stage of the activity. Assistance included field observation, data collection, content development training, and the creation of a dedicated MSME website as a shared promotional platform. The results indicate significant social changes within the community, including improved digital literacy, stronger awareness of the importance of technology-based marketing, the emergence of local youth as digital facilitators, and the development of collaborative working patterns in managing digital media. These findings reinforce that participatory-based mentoring can strengthen community capacity in adopting technology, consistent with theoretical perspectives that position the community as key agents of local development. Therefore, the program not only produced a functional digital product in the form of an MSME website but also laid the foundation for a more adaptive, competitive, and sustainable village economic ecosystem..
Penguatan Kapasitas Karang Taruna Baru melalui Pelatihan Kelembagaan, Perencanaan Program, dan Literasi Digital di Desa Purworejo Kabupaten Pekalongan Sunarjo, Wenti Ayu; Ilmiani, Amalia; Wibowo, Ari Putra; Azzahra, Marisa; Selviana, Natania; Munafisah, Siti; Isabela, Isabela; Anggraeni, Auliya Zakiatul
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.760

Abstract

Karang Taruna merupakan salah satu organisasi kepemudaan yang berperan penting dalam pembangunan desa. Namun, banyak Karang Taruna baru yang menghadapi tantangan dalam penguatan kelembagaan, penyusunan program kerja yang berkelanjutan, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk memperluas jangkauan kegiatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Karang Taruna Baru Desa Purworejo, Kabupaten Pekalongan, yang beranggotakan 21 orang dan diketuai oleh Bapak Dunawar. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, pendampingan intensif, praktik penyusunan program kerja, serta workshop pengelolaan website desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami struktur kelembagaan, menyusun program kerja tahunan, serta mengoperasikan website sebagai media komunikasi publik. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas organisasi pemuda desa dalam mendukung pembangunan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan.
Cross Selling Untuk Promosi Produk Dengan Metode Apriori di Toko Sapphira Cake N Dessert Kabupaten Batang Khasena, Khisan Farah; Wibowo, Ari Putra; Sugianti, Devi
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 3: Desember 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i3.3309

Abstract

Business competition encourages culinary enterprises to understand consumer purchasing patterns as a basis for marketing decisions. This study aims to analyze product association patterns by applying the Apriori algorithm to sales transaction data consisting of three product categories: Cookies, Brownies, and Es Sticky Milk. A total of 20 transactions were digitally processed to calculate support and confidence values for each item combination. The testing parameters used were a minimum support of 0.85 and a minimum confidence of 0.90. The results show that the Apriori algorithm successfully identifies frequent itemsets and produces association rules that meet the required thresholds. These findings prove that Apriori is effective in revealing consumer buying patterns and can be utilized to support marketing strategies such as Ice Chocolate and Red Velvet White Choco Cheese product recommendations or bundling promotions.Keywords: Cross-Selling; Product Promotion; Data Mining; Apriori Method; MSMEs AbstrakPersaingan bisnis mendorong pelaku usaha kuliner untuk memahami pola pembelian konsumen sebagai dasar pengambilan keputusan pemasaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antar item produk penjualan dengan menerapkan algoritma Apriori pada data transaksi toko yang terdiri dari tiga kategori produk, yaitu Cookies, Brownies, dan Es Sticky Milk. Sebanyak 20 transaksi diproses secara digital untuk menghitung nilai support dan confidence setiap kombinasi produk. Parameter yang digunakan dalam pengujian adalah minimum support 0,85 dan minimum confidence 0,90. Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma Apriori mampu mengidentifikasi itemset yang sering muncul secara bersamaan dan menghasilkan rule asosiasi dengan tingkat akurasi yang memenuhi ambang batas parameter. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan algoritma Apriori efektif dalam menampilkan pola pembelian konsumen dan dapat menjadi dasar strategi pemasaran seperti produk Es Coklat dan Red Velvet White Choco Cheese menjadi pola paling dominan dibeli oleh pelanggan, sehingga pola penjualan produk Es Coklat dan Red Velvet White Choco Cheese dapat menjadi rekomendasi produk atau promosi bundling.