Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

EVALUASI KINERJA FUEL OIL PUMP UNTUK SISTEM COMBUSTION TURBINE GENERATOR Ahsan, Muhammad H.; Hadiantoro, Sigit
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 5 No. 1 (2019): February 2019
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v5i1.8

Abstract

Combustion Turbine Generator merupakan salah satu power generator yang menggunakan sebuah turbin untuk  menghasilkan energi listrik. CTG mengonversikan energi mekanik menjadi energi listrik. Untuk mendapatkan  udara dengan tekanan yang tinggi, maka udara intake dibakar dalam combustion chamber dengan firing system  berupa fuel oil dan fuel gas. Fuel oil ditampung pada tangki penyimpanan bahan bakar. Untuk memindahkan  fluida dari tangki ke dalam sistem 3 unit CTG diperlukan sebuah pompa berjenis Centrifugal pump sebanyak 2  unit. Namun dengan alasan reliability maka ditambahkan sebuah pompa yang memiliki spesifikasi berbeda.  Penelitian dilakukan untuk mengamati performa pompa dengan menghitung efisiensi aktual dan dibandingkan  dengan efisiensi desain. Data-data diambil dari control room serta pengamatan langsung di lapangan. Hasilnya  efisiensi terbaik terjadi pada load CTG 18 mW dengan nilai pompa A sebesar 25,6%, pompa C sebesar 24,62%.
REVIEW: PENGARUH KONSENTRASI LARUTAN KITOSAN SEBAGAI COATING AGENT TERHADAP DAYA SERAP AIR PADA BIOPLASTIK DARI PATI SINGKONG DAN GLUTEN Ramadhani, Muhammad Yusuf; Hadiantoro, Sigit
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.136

Abstract

Bioplastik merupakan jenis plastik dibuat dengan bahan berasal dari tanaman. Plastik ini dapat diuraikan oleh mikroorganisme atau jamur secara alami. Bioplastik dapat tersusun dari pati, lignin, selulosa, atau dari hasil samping perkembangbiakan mikroorganisme. Bioplastik memiliki kelemahan dalam hal ketahanan air daya tahan penyerapan air dan sifat mekanik. Kelemahan tersebut dapat diatasi dengan menambahkan kitosan sebagai bahan tambahan dari penyerapan air dan gluten untuk memperbaiki sifat mekanik bioplastik. Studi penelitian ini digunakan sebagai mendapatkan cara jenis bioplastik baru dengan pendekatan secara teori pada penelitian pembuatan bioplastik sebelumnya. Studi dilakukan pada penelitian bahan bioplastik dari pati singkong, gluten, dan kitosan. Karateristik bioplastik meliputi tensile strenght dan water uptake. Hasil studi didapatkan karakteristik bioplastik gluten memiliki water uptake yang lebih rendah dengan nilai 38-65%. Karakteristik kuat tarik memiliki nilai yang tinggi pada bioplastik pati kentang-kitosan sebesar 53 MPa sedangkan bioplastik pati singkong dengan coating kitosan layer by layer didapatkan kuat tarik sebesar 14,47 ± 1,25 MPa.
AKTIVASI SERAT KAPUK DENGAN ASAM DAN BASA PADA SINTESIS BIOSORBEN UNTUK MENYERAP ION LOGAM NIKEL DARI LARUTAN NISO4 Pratama, Thomi Nugraha; Hadiantoro, Sigit
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.281

Abstract

Serat kapuk memiliki potensi sebagai biosorben dikarenakan memiliki kandungan selulosa yang cukup tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jenis aktivator HCl dan NaOH terhadap kemampuan adsorpsi ion logam nikel dari larutan NiSO4, untuk mengetahui pengaruh lama waktu aktivasi atau perendaman terhadap kemampuan adsorpsi ion logam nikel dari larutan NiSO4, dan untuk mengetahui pengaruh jumlah massa biosorben terhadap kemampuan adsorpsi ion logam nikel dari larutan NiSO4. Prosedur pembuatannya terdiri dari pencucian kapuk, pengeringan, aktivasi kapuk dengan larutan HCl dan NaOH, pembilasan, dan dikeringkan hingga kering. Variabel bebas yang digunakan yaitu jenis larutan aktivasi HCl 0,5 N dan NaOH 0,5 N, waktu perendaman 12, 18, 24 jam, massa biosorben 0,5; 1; 1,5; 2; 2,5 gram. Variabel kontrol yaitu, waktu adsorpsi 1 jam, volume larutan NiSO4 100 ml, konsentrasi logam nikel 41.725 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan aktivasi yang optimum menggunakan NaOH dengan lama perendaman 24 jam dan pada massa 2,5 gram menunjukkan efektivitas adsorpsi sebesar 88% dan mengalami penurunan konsentrasi nikel dari 41.725 menjadi 5.195 ppm.
PENGGUNAAN SERBUK TULANG AYAM SEBAGAI ADSORBEN DENGAN AKTIVATOR HCl DAN NaOH UNTUK MENGURANGI ION LOGAM KROMIUM Ferriansyah, Rizaldi Meydika; Hadiantoro, Sigit
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.292

Abstract

Tulang ayam pada dasarnya bisa dimanfaatkan menjadi adsorben karena memiliki kandungan hidroksiapatit. Hidroksiapatit ini dapat dijadikan sebagai adsorben untuk pengolahan air limbah, karena banyak dan mudah diperbarui. Tujuan peneltitan ini untuk megetahui jenis aktivator HCl dan NaOH terhadap kemampuan adsorpsi ion logam kromium dari larutan K2Cr2O7, mengetahui pengaruh lama waktu aktivasi atau perendaman terhadap kemampuan adsorpsi ion logam kromium dari larutan K2Cr2O7, serta mengetahui perbedaan massa adsorben terhadap kemampuan adsorpsi ion logam kromium dari larutan K2Cr2O7. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Variabel bebas yang digunakan adalah larutan aktivator HCl 1M dan NaOH 1M, lama waktu aktivasi atau perendaman 12 dan 24 jam massa adsorben 0,5; 1; 1,5; dan 2 gram. variabel kontrol yaitu waktu proses adsorpsi 1 jam, volume larutan K2Cr2O7 100 ml, dan konsentrasi logam kromium 100 ppm. Hasil penelitian yang didapat yaitu larutan aktivasi yang optimum menggunakan HCl dengan lama waktu aktivasi 24 jam dan massa adsorben 2 gram menunujukkan efektivitas adsorpsi 87% dan terjadi penurunan konsentrasi kromium dari 99,620 ppm menjadi 13,219 ppm.
PENGARUH PENAMBAHAN PAC TERHADAP TINGKAT KEKERUHAN PADA PROSES PENJERNIHAN AIR SUNGAI DI PERUMDA DELTA TIRTA - SIDOARJO Prianti, Chrisly Dyzha; Hadiantoro, Sigit; Prastijono, Prastijono
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 8 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v8i3.404

Abstract

Air tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia khususnya air bersih. Ketersediaan air bersih saat ini sudah sangat menipis. Namun Kebutuhan terhadap air bersih semakin meningkat, sehingga perlu adanya penetian pengolahan air sungai yang berada dekat dengan masyarakat untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Pada umumnya, pengolahan air dilakukan dengan penambahan bahan-bahan kimia tertentu (koagulan, pengatur pH, dan disinfektan) ke dalam air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi PAC terhadap tingkat kekeruhan air sungai di PERUMDA Delta Tirta-Sidoarjo. Proses utama yang dilakukan untuk pengolahan air baku menjadi air bersih adalah proses koagulasi menggunakan koagulan. Salah satu bahan yang digunakan sebagai koagulan adalah PAC karena mudah didapat dan ekonomis. Pada penelitian ini, dilakukan proses pengolahan air sungai di PERUMDA Delta Tirta-Sidoarjo menggunakan proses koagulasi dengan variabel konsentrasi PAC sebesar 177, 185, 193, 201, dan 209 ppm. Hasil yang didapatkan adalah semakin besar konsentrasi PAC menyebabkan tingkat kekeruhan air semakin kecil. Hal ini menandakan bahwa kualitas air semakin baik dan semua hasil yang didapatkan sudah sesuai dengan baku mutu.
ANALISIS KAPASITAS PEMANAS NIRA PADA STASIUN PEMURNIAN UNTUK MEMENUHI KAPASITAS GILING Sunarto, Rizqy Kusumanugraha; Hadiantoro, Sigit; Hudha, Duta Widya Nur
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 9 No. 4 (2023): December 2023
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v9i4.4213

Abstract

Pemanas nira merupakan alat yang digunakan  pada stasiun pemurnian pada pabrik gula dengan fungsi untuk memanaskan nira. Pada penggunaannya terdapat 2 pembagian fungsi pemanas nira dengan sebutan JH 1 (Pemanas pertama) dan JH 2 (Pemanas kedua). Tujuan pemanasan nira yaitu untuk mengurangi kelarutan gula, mengurangi viskositas dan mempercepat pengendapan. Observasi terhadap stasiun pemurnian suatu  pabrik gula dilakukan pada lima pemanas (JH 1) dan tujuh pemanas (JH 2). Pengoperasian pemanas pada JH 1 setiap waktu hanya empat alat yang diaktifkan sedangkan satu alat dinonaktifkan karena dilakukan pembersihan sedangkan pada JH 2, terdapat enam alat yang dioperasikan dan satu alat dinonaktifkan karena dilakukan pembersihan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas alat pemanas nira dan mengetahui apakah dengan dimatikannya beberapa alat pemanas nira masih dapat memanaskan nira sesuai dengan kapasitas gilingnya. Analisis perhitungan dilakukan secara manual dengan menggunakan aplikasi ms-excel dan data diambil melalui observasi di lapangan. Hasil studi menunjukkan bahwa pada JH 1 minimal empat alat yang harus dioperasikan untuk memenuhi kapasitas giling dan pada JH 2 minimal empat alat yang harus dioperasikan untuk memenuhi kapasitas giling.
PENGARUH JENIS ASAM DAN VOLUME ASAM TERHADAP KARAKTERISTIK GELATIN DARI TULANG KAKI AYAM Venerandra, Tabita Emeren; Hadiantoro, Sigit; Natasya, Ardia
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i1.4960

Abstract

Gelatin merupakan jenis protein yang diperoleh dari jaringan kolagen hewan. Gelatin yang diproduksi dari kulit babi dan tulang sapi dapat menyebabkan ketidaksesuaian bagi masyarakat di Indonesia yang mayoritas beragama Islam dan Hindu. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis asam dan volume asam terhadap karakteristik gelatin dari tulang kaki ayam, serta mengetahui variabel yang dapat menghasilkan gelatin paling optimal. Variabel yang digunakan yaitu jenis asam (asam fosfat dan asam sitrat), dan volume asam (100 ml, 150 ml, 200 ml dan 250 ml). Dalam pembuatan gelatin ini dilakukan beberapa tahapan yaitu pencucian, pengecilan ukuran, perendaman dengan larutan NaOH 1%, perendaman dengan larutan asam 5%, penyaringan, penguapan, dan pengeringan. Pada perendaman menggunakan asam fosfat nilai rendemen, kadar abu dan viskositas lebih besar daripada dengan perendaman menggunakan asam sitrat. Semakin besar volume asam maka nilai rendemen dan viskositas semakin besar sedangkan nilai kadar abu semakin kecil. Dari hasil penelitian diperoleh karakteristik gelatin yang optimal dan memenuhi spesifikasi standar mutu gelatin Standar Nasional Indonesia (SNI) pada variabel jenis asam fosfat 5% dengan volume asam 200 ml yaitu diperoleh nilai rendemen sebesar 18,75%, kadar air 5,33%, kadar abu 13,73% dan viskositas 0,133 cP.
Edukasi Pembuatan Eco Enzyme dari Limbah Kulit Kopi untuk Pemberdayaan Kelompok Tani Alir Coffee Lusiani, Cucuk Evi; Dewajani, Heny; Hadiantoro, Sigit; Chrisnandari, Rosita Dwi; Batubulan, Kadek Suarjuna; Putri, Shabrina Adani
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.236

Abstract

Alir Coffee adalah sebuah bisnis yang bergerak dalam pengolahan kopi yang mengelola semua aktivitas pertanian seperti budidaya kopi, pemrosesan, hingga pemasaran. Salah satu kelompok tani Alir Coffee adalah Kelompok Tani Kopi Lereng Arjuna yang terletak di Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Wilayah Malang yang mencakup Kecamatan Lawang memiliki topografi yang menguntungkan untuk budidaya kopi sehingga cocok untuk mengembangkan bisnis ini. Namun, kelompok tani Lereng Arjuna menghadapi permasalahan tentang manajemen limbah, terutama limbah dari produk samping pengolahan kopi, yaitu kulit kopi. Salah satu alternatif solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan mengolah limbah kulit kopi menjadi eco enzyme, yang memiliki banyak manfaat. Sebagai bentuk Pengabdian pada Masyarakat (PPM), Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang (Polinema) mengadakan bimbingan teknis sebagai bentuk edukasi dalam membuat eco enzyme dari limbah kulit kopi untuk kelompok tani yang bermitra dengan Alir Coffee di Desa Ketindan, Kecamatan Lawang. Kegiatan ini sejalan dengan Rencana Strategis Polinema (Renstra Polinema 2021–2025) yang bertujuan untuk menciptakan iklim bisnis bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) termasuk kelompok tani Alir Coffee. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mendapatkan wawasan dan pengetahuan baru tentang pemanfaatan limbah kopi menjadi eco enzyme sebagai solusi terhadap masalah lingkungan serta penguatan kolaborasi dengan pihak eksternal. Dengan cara ini, kelompok petani diharapkan mampu menghadapi tantangan pengelolaan limbah dan mempertahankan keberlanjutan industri kopi di masa depan. Kegiatan PPM dilaksanakan dengan lancar dari Juni hingga Agustus 2024. Para peserta sangat antusias dalam pelajaran praktis tentang pembuatan enzim ramah lingkungan melalui metode fermentasi langsung.