Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS BLENDING BAUKSIT MENGGUNAKAN METODE SIMPLEK DI PT JAGA USAHA SANDAI KABUPATEN KETAPANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT wahid nur ramadan; Syahrudin Syahrudin; Muhammad Khalid Syafrianto
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i3.57169

Abstract

PT. Jaga Usaha Sandai adalah perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan bauksit dengan metode penambangan open cast yang memproduksi bauksit dengan kadar yang berbeda. Dari hasil kadar bauksit tersebut perusahaan belum mendapatkan hasil yang maksimal dalam memenuhi permintaan konsumen dan sesuai kontrak, maka perlu dilakukannya Analisis blending yang disesuaikan dengan kadar yang ada disetiap ROM Stockpile perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung blending material bauksit menggunakan metode simplek agar hasil yang diperoleh sesuai permintaan konsumen.  Metodologi penelitian yang dilakukan adalah menghitung tonase blending menggunakan metode simplek dalam satu tongkang yang berkapasitas 2100 ton. Blending tersebut diambil dari ROM Stockpile yang berada pada ROM 52, ROM 40 dan ROM 21 kemudian dari ROM tersebut dihitung simulasinya untuk mencapai tonase yang optimum. Hasil perhitungan metode simplek pada tongkang  2100 ton bauksit dari 3 ROM Stockpile maka dibutuhkan komposisi pencampuran bauksit pada ROM 52 sebanyak 933,0761  ton, ROM 40 sebanyak 643,6604   ton dan ROM 21 sebanyak 532,2635  ton. Dengan kadar Al2O3 50.06 %, RSiO2  5.30 % dan Moisture Content 14.94 %.
OPTIMALISASI TATA LETAK MATERIAL PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG SEKOLAH Gina Wulansky; Riyanny Pratiwi; Syahrudin Syahrudin
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.49620

Abstract

Dalam pembangunan diperlukan berbagai perencanaan yang optimal untuk mengurangi risiko yang akan terjadi yaitu pengaturan sumber daya tenaga kerja, peralatan, material dan biaya. Salah satu faktor yang dapat dioptimalkan dalam pengerjaan proyek adalah pengoptimalan penempatan material di dalam lokasi proyek.. Diperlukan rancangan skenario yang baik agar penempatan material medapatkan tempat yang paling optimal. Rancangan skenario di rencanakan dalam 4 alternatif, dengan kondisi eksisting menjadi acuan dalam pembuatan skenario. Untuk menentukan skenario optimum digunakan metode Multi Objetives Function berdasarkan proporsi jarak (Travelling Distance) dan nilai keamanan (Safety Index). Dari hasil analisa ditetapkan skenario 4 sebagai skenario optimum dengan nilai Travelling Distance (TD) 50.576,80 dengan penurunan sebesar 33,34% dan nilai Safety Index (SI) sebesar 445.605,68 dengan perbedaan 0,067% terhadap kondisi eksisting. Skenario 4 dipilih sebagai skenario paling optimum untuk mengoptimalkan penempatan material dan meminimalisir kecelakaan kerja.Kata kunci : multy objective, rancangan skenario, safety index, travelling distance.