Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Jumlah Lubang Udara Pada Tungku Pembakaran Serta Variasi Kecepatan Aliran Udara Terhadap Kinerja Kompor Gasifikasi Dengan Bahan Bakar Pelet Kayu Jati Rizky Anggara; Suwandi Suwandi; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKetergantungan penggunaan bahan bakar LPG sangatlah tinggi. Pemanfaatan biomassa berupapelet kayu jati dapat digunakan sebagai energi terbarukan dengan teknik konversi energi berupagasifikasi biomassa. Pelet kayu dipilih karena ketersediannya yang melimpah serta kandungannyaberupa materi volatil yang tinggi dan merupakan bahan bakar ramah lingkungan karena bukantermasuk bahan bakar fosil. Salah satu teknologi alternatif dari teknik konversi yang dapatditerapkan khususnya di wilayah pedesaan berupa kompor gasifikasi dengan pemanfaatan biomassasebagai bahan bakar. Kompor gasifikasi biomassa yang digunakan dalam penelitian ini berjenis TopLitUpDraft(T-LUD)Gasifierdengandiameterkompor30cmdantinggi60cm.Memilikitigabuahgasifierdenganvariasijumlahlubangudara20,lubangudara30danlubangudara40sertavariasikecepatanaliranudaraprimer(0,5m/s,1m/s,1,5m/s,2m/s,2,5m/s,3m/s,3,5m/s,4m/s).PengujiankomporTLUDdenganduavariabeltersebut diharapkan mampu meningkatkan kinerja kompor.Selain kedua variabel tersebut, pengujian kompor TLUD dilakukan dengan prosedur SNI tungkubiomassa 7926:2013. Dari pengujian kompor biomassa yang telah dilakukan, waktu operasi palinglama sebesar 23,02 menit pada variasi jumlah lubang udara 40 lubang dengan kecepatan 0,5 m/s.Nilai efisiensi termal tertinggi sebesar 13, 55 % pada variasi jumlah lubang udara 40 lubang dengankecepatan 3,5 m/s. Kata kunci : pelet kayu jati, gasifikasi, Top-Lit Up Draf (T-LUD) Gasifier, efisiensi termal.AbstractNowadays, the dependence on the use of LPG fuel is still very high. The utilization of biomass as a teak wood pellet can be used as renewable energy with energy conversion techniques in the form of biomassgasification. Wood pellets were chosen because of their abundant availability and their contents includinghigh volatile ingredients and are environmentally friendly fuels because they are not included in fossilfuels. One of alternative technology from techniques that can be used in various fields such as biomass gasas fuel. The biomass gasification stove in this industry is a Top-Lit Up Draft (T-LUD) Gasifier with a stovediameter 30 cm and height 60 cm. It has three types of gasifiers with the variations in the number of holes,which are 20, 30 and 40 air holes, also the variations in the velocity of air flow (0.5 m / s, 1 m / s, 1.5 m /s, 2 m / s, 2.5 m / s, 3 m / s, 3.5 m / s, 4 m / s). Testing TLUD stoves with two variables with varying amountsin the width of the primary air flow. Besides the variables, TLUD stove testing was carried out with abiomass furnace SNI 7926: 2013. From the characterization of biomass stove that has been done, thelongest operation time is 23,02 minutes on the number of 40 air holes variation at a speed of 0,5 m/s. thehighest thermal efficiency is 13,55 % on the number of 40 air holes variation at a speed of 2,5 m/s. Keywords : teak wood pellet, gasification, Top-Lit Up Draft (T-LUD) Gasifier, thermal efficiency.
Analisis Pemanfaatan Energi Panas Pada Panel Surya Menjadi Energi Listrik Menggunakan Generator Termoelektrik Erik Deardo Purba; M. Ramdlan Kirom; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Energi listrik merupakan salah satu energi yang sangat dibutuhkan hingga saat ini untuk keperluan hidupsehari – hari. Salah satu energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan adalah energi matahari. Panel suryadapat mengubah radiasi matahari menjadi energi listrik secara langsung, panel surya yang terkena radiasimatahari akan menghasilkan panas pada panel surya. Pada penelitian ini panas yang terjadi pada panelsurya akan dimanfaatkan dengan menggunakan 10 buah generator termoelektrik (TEG) tipe SP1848 27145SA yang disusun secara seri – parallel dan dilekatkan pada bagian bawah dari panel surya untukmenghasilkan energi listrik. Percobaan yang telah dilakukan, daya rata – rata yang dihasilkan panel suryatanpa TEG sebesar 9.319 W dengan efisiensi rata – rata 12.10 % sedangkan panel surya dengan TEGmenghasilkan daya rata – rata sebesar 9.219 W dan besar efisiensi rata – rata 11.97 %. TEG dapatmenghasilkan daya rata – rata sebesar 23.40 mW dengan efisiensi rata – rata 0.00876 %. Efisiensi yangdihasilkan sangat kecil, hal terjadi karena perbedaan suhu yang terjadi pada sisi panas dan sisi dingin TEGcukup kecil yaitu rata – rata 4.34 oC. hal tersebut terjadi karena pada sisi dingin TEG hanya menggunakanheatsink sebagai pembuang kalor dan aliran udara sebagai pendingin alami, sehingga pembuangan kaloroleh heatsink pada sisi dingin TEG tidak cukup baik. Pada sisi panas TEG, suhu yang terjadi disebabkanoleh radiasi matahari sehingga panas yang dihasilkan hanya bergantung pada radiasi matahari sehinggasuhu pada sisi panas TEG tidak terlalu tinggi.Kata kunci : Radiasi Matahari, Generator Termoelektrik, Panel Surya, Efisiensi, Daya, Temperatur.Abstract Electrical energy is one of the energy that is needed today for the purposes of daily life. One of the renewableenergy that can be utilized is solar energy. Solar panels can convert solar radiation into electrical energydirectly, solar panels that emited by solar radiation will produce heat in solar panels. In this study the heatthat occurs on solar panels will be utilized using 10 thermoelectric generators (TEG) type SP1848 27145 SAarranged in parallel - series and affixed to the bottom of the solar panel to produce electrical energy.Experiments that have been done, the average power produced by solar panel without TEG is 9,319 W withan average efficiency of 12.10% while solar panel with TEG produce an average power of 9,219 W and anaverage efficiency of 11.97%. TEG can produce average power of 23.40 mW with an average efficiency of0.00876%. The efficiency produced is very small, that happen because the temperature difference thatoccurs on the hot side and the cold side of the TEG is quite small, which is an average of 4.34 C. this happensbecause on the cold side the TEG only uses the heatsink as a heat dissipator and the air flow as a naturalcoolant, so the heat dissipation by the heatsink on the cold side of the TEG is not good enough. On the hotside of TEG, the temperature that occurs is caused by solar radiation so that the heat generated dependsonly on solar radiation so that the temperature on the hot side of the TEG is not too high.Keywords : Solar Radiation, Thermoelectric Generators, Solar Panel, Efficiency, Power, Temperature.
Pemodelan Sambaran Petir Dengan Menggunakan Adaptive Neuro-fuzzy Inference System (anfis) (studi Kasus : Kota Bandung) Ary Pranajaya; Reza Fauzi Iskandar; Ahmad Qurthobi; Rasmid Rasmid
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini dilakukan pembentukan dan pengujian suatu PEMODELAN (forecasting) jumlah sambaranpetir di Kota Bandung dengan menggunakan Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) berdasarkan data timeseries jumlah sambaran petir dari 1 jauari 2007 sampai 31 desember 2010. Penelitian dilakukan untuk membuatPEMODELAN dan mengetahui hasil peramalan tersebut. Pembuatan model dilakukan menggunakan software MATLABdengan metode ANFIS yang merupakan salah satu metode kecerdasan buatan. Dalam pemodelan tersebut, dilkakukandua hal yaitu pelatihan dan pengujian data. Pelatihan data bertujuan untuk mengtahui PEMODELAN sedangkan pengujiandata dilakukan untuk menguji PEMODELAN. Berdasarkan pelatihan yang dilkukan, diperoleh bahwa model mengikutibentuk pesamaan ∑ 𝑤𝑖̅̅̅ (𝑝𝑖𝑖𝑥1+ 𝑞𝑖) , dimana pada pengujian data didapatkan jumlah galat harian, MBE, dan RMSE yangkecil, yaitu masing-masing secara berurutan 3.63x10-6, -3.94x10-9, 2.84x10-8. Selain itu koefisien person korelasi yangdidapat adalah +1 artinya data ramal dan data aktual memiliki hubungan yang kuat serta arah yang positif yaitu peningkataatau penuruan pada data ramal mengikuti peningkatan atau penurunan data aktual. . Kata Kunci: Peramalan, Sambaran Petir, ANFISAbstract In this study, forming and testing of a forecasting model for the number of lightning strikes in the city of Bandungby using Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) based on time series data the number of lightning strikes from1 January 2007 to 31 December 2010. The research purpose to make forecasting models and knowing the results of theforecasting. Model making is done using MATLAB software with ANFIS method which is one of the methods of artificialintelligence. In the modeling, two things are done namely training and testing data. Data training purpose to knowforecasting models while data testing is done to test forecasting models.. Based on the training data, the model obtainedis the equation form ∑ 𝑤𝑖̅̅̅ (𝑝𝑖𝑖𝑥1+ 𝑞𝑖) , where in the test data the number of daily errors, MBE, and RMSE is small, whichare respectively respectively 3.63x10-6, -3.94x10-9, 2.84x10-8. In addition, the correlation coefficient obtained is +1,meaning predictive data and aktual data have a strong and positive direction, namely increasing or decreasing theforecast data following an increase or decrease in aktual data.Keywords: Forecasting, Lightning Strikes, ANFIS
Pengembangan Kontrol Pencahayaan Terpusat Dengan Logika Fuzzy Untuk Menunjang Kebutuhan Efisiensi Energi Rumah Pintar Dewa Buana Muharmadin; Reza Fauzi Iskandar; Asep Suhendi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Era globalisasi menjadi alasan utama pengembangan Rumah Pintar yang sangat pesat. Permintaanakan rumah yang nyaman menjadi prioritas utama, selain nyaman dibutuhkan pula rumah yangefisien dalam penggunaan energi. Terkadang kita lupa mematikan lampu hal ini salah satu penyebabkonsumsi energi yang terbuang percuma. Karena itu Rumah Pintar muncul sebagai solusi untukmasalah efisiensi tersebut. Pada perancangan Rumah Pintar dilakukan pengukuran dua parameterdata yaitu pembacaan tingkat cahaya menggunakan Light Dependent Resistor (LDR) dan pembacaantingkat daya menggunakan watt meter. Tingkat pencahayaan ruangan akan dikontrol menggunakankontrol logika fuzzy di set poin 120 lux dan watt meter sebagai alat penunjang dalam pembacaanefisiensi energi dan tingkat pencahayaan yang dihasilkan. Pada rancangan ini sensor cahayadiletakkan di bidang kerja atau 0.75 meter dari lantai di empat titik ruangan. wattmeter diletakkandi dekat sumber tegangan sebagai pengukur daya lampu. Dan kontrol aktuasi serta pengolahan datadilakukan oleh koordinator atau otak sistem ini. Untuk memudahkan mobilitas komunikasi datadigunakan zigbee nirkabel sebagai perantara. Pada percobaan dilakukan karakterisasi tiap sensorcahaya. Dilakukan pengukuran daya tiap waktu dari sistem saat tidak menggunakan kontrol logikafuzzy dan saat menggunakan kontrol logika fuzzy. Dari percobaan yang dilakukan saatmenggunakan kontrol logika fuzzy dihasilkan efisiensi sebesar 7.75% dibandingkan ketika tidakmenggunakan kontrol logika fuzzy dan dihasilkan efisiensi sebesar 15.56% dibandingkan ketikakondisi lampu menyala penuh. Kata Kunci: Rumah Pintar, kontrol logika fuzzy, pencahayaan, efisiensi. Abstract The era of globalization became the main reason in the development of Smart Home. Demand forcomfortable homes is a top priority, besides being convenient, home is also an efficient use of energy.Sometimes we forget to turn off the light this is one cause of energy consumption is wasted. Smart Hometherefore emerged as a solution to the efficiency problem. In the design of Smart Home, the measurementof two data parameters is the reading of the light level using Light Dependent Resistor (LDR) and also thewattmeter which in turn the room lighting level will be controlled using the fuzzy control at 120 lux andwatt meter set points as supporting tools in reading energy efficiency and the level of illuminationproduced. In this design the light sensor is placed in the work plane or 0.75 meters from the floor at thefour-point room. The wattmeter is placed near a voltage source as a lamp power meter. And actuationcontrol and data processing is done by coordinator or brain of this system. To facilitate datacommunication mobility is used wireless zigbee as an intermediary. In the experiments conductedcharacterization of each light sensor, the measurement of data transfer delay using a wireless zigbeewhich shows that the system does not process data in real-time but has a delay of 868 ms. Performedpower measurements every time from the system when not using fuzzy controls and while using fuzzycontrols. From the experiments performed while using the fuzzy control it generated an efficiency of 7.75% compared to when not using the fuzzy control and generated an efficiency of 15.56% compared towhen room at full lights. Keywords: Smart Home, fuzzy control, illumination, efficiency.
Desain Geometri Optimal Pada Knalpot Dengan Ruang Ekspansi Ganda Menggunakan Algoritma Genetika Lukman Nugraha; Reza Fauzi Iskandar; M Saladin Prawirasasra
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKnalpot merupakan perangkat yang biasa digunakan untuk mengurangi tingkat kebisingan yang dihasilkan oleh mesin bakar. Namun, kinerja dari knalpot memiliki masalah pada ruang kerja yangsangat terbatas. Nilai rugi transmisi yang dihasilkan oleh knalpot sangat bergantung pada ruang kerjayang disediakan. Algoritma genetika merupakan sebuah stochastic global search method yang dapatmemprediksi nilai rugi transmisi terbaik dari sebuah desain knalpot dengan cara mengoptimasi desainknalpot tersebut. Pada penelitian ini, metode transfer matriks digunakan untuk mencari persamaan rugitransmisi yang dihasilkan oleh desain knalpot ruang ekspansi ganda. Perangakat lunak MATLABdigunakan untuk melakukan proses optimasi menggunakan metode algoritma genetika dalam mencaridesain knalpot yang menghasilkan nilai rugi transmisi paling maksimum. Dari hasil simulasi, desain yangdihasilkan setelah melalui proses optimasi mampu memberikan nilai rugi transmisi sebesar 22.24 dB,dimana nilai tersebut adalah nilai paling maksimum yang mampu dihasilkan oleh knalpot dengan ruangekspansi ganda. Kata Kunci: knalpot, transfer matriks, algoritma genetika, rugi transmisi, matlab.Abstract Mufflers are commonly used to reduce the level of noise produced by the combustion engine. However, theperformance of the muffler has a problem in a very limited work space. The transmission loss value producedby the muffler is very dependent on the work space provided. Genetic algorithm is a stochastic global searchmethod that can predict the best transmission loss value from the muffler design by optimizing the mufflerdesign. In this case, the matrix transfer method is used to find the transmission loss equation produced by themuffler design with a double expansion chamber. MATLAB software is used to perform the optimizationprocess using the genetic algorithm method in finding the muffler design that produces the maximumtransmission loss. From the simulation results, the design produced after optimization process is able toprovide a transmission loss value of 22.24 dB, where the value is the maximum value that can be produced bythe double expansion chamber muffer. Keywords: muffler, transfer matrix, genetic algorithm, transmission loss, matlab
Studi Pengaruh Waktu Inkubasi Substrat Tomat Busuk Pada Microbial Fuel Cell Terhadap Produksi Energi Listrik Pada Reaktor Dual Chamber Nirwana Prasetia Sipayung; M. Ramdlan Kirom; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMicrobial Fuel Cell (MFC) merupakan salah satu jenis energi terbarukan yang dapat digunakan sebagai penghasil listrik. Penggunaan MFC dapat membantu pengolahan limbah yang ada dengan penambahan unsur kimia yang dapatmembantu terjadinya proses pembentukan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh substrattomat busuk yang ditambah dengan lumpur sawah untuk menghasilkan listrik. Reaktor yang digunakan dengan sistemdual-chamber. Penelitian yang dilakukan selama 1 minggu dengan pengambilan data per dua jam dimana menghasilkantegangan dan arus yang bervariasi tetapi perbedaannya tidak secara signifikan. Arus rata – rata yang dihasilkan padasetiap substrat yakni hari ke-3,7,dan 11 yakni 0,17 mA; 0,15mA; 0,18 mA dan tegangan rata–rata yang dihasilkan552,05 mV, 456,17 mV, 439,31 mV. Elektron yang dihasilkan oleh bakteri dari substrat pada kompartemen anodaditransfer menuju kompartemen katoda melalui jembatan garam. Tomat busuk digunakan sebagai substrat padakompartemen anoda, akuades pada kompartemenkatoda,serta jembatan garam (NaCl 1M) sebagai media transferproton. Dengan adanya penambahan temabaga (Cu) dan seng (Zn) yang bersifat elektrolit yang mampu menghasilkanenergi listrik yang baik. Kata kunci : microbial Fuel Cell, tomat busuk ,elektroda AbstractMicrocbial Fuel Cell (MFC) is one of the type of renewable energy to produce electricity. The use of MFC can help manage existing waste without chemicals that can help make electricity. This study aims to determine themagnitude of the effect of rotten tomato substrate coupled with rice mud to produce electricity. The reactor used witha dual-chamber system. The study was conducted for 1 week with data collection per two hours which produced varyingvoltages and currents but the differences were not significant. The average flow produced on each substrate is 3.7, and11 days, which are 0.17 mA; 0,15 mA; 0.18 mA and the resulting average voltage is 552,05 mV, 456,17 mV, 439,31mV. The electrons produced by bacteria from the substrate in the anode compartment are transferred to the cathodecompartment via the salt bridge. Rotten tomatoes are used as substrate in the anode compartment, distilled in thecompartment, and salt bridges (1M NaCl) as proton transfer media. With the addition of electrolyte temabaga (Cu) andzinc (Zn) which are capable of producing good electrical energy. Keywords: Microbial Fuel Cells, rotten tomatoes, electrodes
Perancangan Pengontrol Intensitas Cahaya Dengan Logika Fuzzy Pada Purwarupa Rumah Pintar Ibrahim Fahri Fuady; Reza Fauzi Iskandar; Asep Suhendi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Smart Home adalah rumah yang memiliki sebuah sistem lingkungan cerdas. Sistem pencahayaan ruangan merupakan salah satu faktor penting dalam kinerja sebuah bangunan.Prinsip kerja sebuah lampu pada ruangan pada umumnya menggunakan sistem on-off, yanghanya memperhatikan kondisi gelap terang suatu ruangan. Hal ini dapat menimbulkanketidaknyamanan dan ketidakefisenan energi listrik. Prinsip kendali sistem otomatis yangdigunakan adalah kendali fuzzy. Dalam hal ini sistem inferensi fuzzy yang digunakan adalahMetode Sugeno. Komposisi aturan mengunakan operator AND dan IF-THEN, prosesdefuzzifikasi menggunakan metode COG (Center of Gravity). Elemen pengendali pada sistemkontrol ini ialah mikrokontroller dengan masukan set poin dan sensor cahaya (LDR).Informasi dari pengendali akan dikirim kepada plan dalam sistem yaitu AC Light Dimmer danLampu. Sistem ini diuji dalam sebuah protipe ruang uji. Alat ini dapat performa terbaik adapada titik 200 lux, pada titik tersebut saat diuji tanpa diberikan gangguan respon sistem yangdihasilkan ialah 8 detik untuk waktu naik, 12 detik untuk mecapai kondisi tunak, overshoot5.5% dan galat dalam keadaan tunak sebesar 0.33%. Dan saat diberikan gangguan sistemmemerlukan waktu 9.5 detik untuk kembali pada kondisi tunak dan harga galatnya 0.3%.Kata kunci : Logika Fuzzy, Mikrokontroller, PencahayaanAbstract Smart Home is a home that has a smart environmental system. The room lightingsystem is one of the important factors in the performance of a building. The working principleof a lamp in a room generally uses an on-off system, which only see the dark conditions of aroom. This can cause discomfort and inefficiency in electrical energy. Indoor lighting can becontrolled automatically, so the lighting conditions in a room can be controlled regardless ofthe outside light. In this research, the control principle of the automation system used is fuzzycontrol. In this case the fuzzy inference system used is the Sugeno Method. The compositionof the rules uses AND and IF-THEN operators, the defuzzification process uses the COG(Center of Gravity) method. The controlling element in this control system is themicrocontroller with input from set points and light sensors (LDR). Information from thecontroller will be sent to the plan in the system, and the plan are AC Light Dimmer and Lamp. This system tested on a prototype. The result of the test is this system best performance at 200lux, at that point when a system tested without a light disturbance, system response are 8second for rise time, 12 second to reach steady state, 5.5% for overshoot and steady state erroris 0.33%. And the system response when given a light disturbance are system take 9.5 secondto return to steady state and price of the error is 0.30%.Keywords: Fuzzy Logic, Microcontroller, Illumination
Studi Pengaruh Frekuensi Modulasi Lebar Pulsa Pada Inverter Dengan Sumber Listrik Arus Searah Terbarukan ( Studi Kasus : Panel Surya ) Arief Budi Nugraha; Reza Fauzi Iskandar; Ahmad Qurthobi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada penelitian ini penulis merancang sebuah VFD sederhana yang mana hasil dariperancangan ini akan digunakan untuk mengambil data yang akan dianalisis. Proses pengambilan dataini dilakukan dengan menggunakan sebuah panel surya sebagai sumber tegangan dan Arduino unosebagai masukan kontrol dengan memvariasikan nilai Perioda yang berfungsi untuk mengatur frekuensikeluaran dari alat. Pada inverter yang tidak menggunakan tambahan rangkaian integrator nilai variasifrekuensi tidak berpengaruh terhadap tegangan keluaran. Sedangkan pada inverter yang telahditambahkan rangkaian integrator nilai variasi frekuensi berpengaruh terhadap nilai tegangan keluaranyang didapat. Pengaruh nilai tegangan keluaran dikarenakan terdapat perbedaan respon waktu dari nilaivariasi frekuensi dan nilai frekuensi kerja dari integrator tersebut. Nilai Vrms pada tegangan keluarandari inverter dengan tanpa integrator dan dengan menggunakan tambahan integrator juga berbedadikarenakan nilai Vrms dari tegangan yang sinyal keluarannya merupakan sinyal segitiga adalahsetengah dari nilai tegangan keluaran pada sinyal kotak. Selanjutnya tambahan integrator jugaberpengaruh terhadap kualitas daya listrik yang dihasilkan dimana integrator juga berfungsi sebagaifilter aktif yang dapat meminimalisir harmonisa yang didapat. Pada rentang intensitas cahaya dari 570lux sampai 1270 lux kualitas daya listrik yang dihasilkan cukup baik dengan gelombang sinyal keluaranyang minim harmonisa.Kata Kunci : Inverter, Variable Frequency Drive, Toff Abstract In this study the authors developed a simple VFD where the results of this design will be usedto retrieve data to be analyzed. This data retrieval process is using solar panels as a voltage source andArduino as the control input by varying the Period value to obtain the output frequency of the instrument.In an inverter that does not use an additional integrator circuit the frequency variation value does notaffect the output voltage. While the inverter that has been added to an integrator the frequency variationvalues affect the value of the output voltage obtained. The effect of the output voltage value is becausethere is a difference in the response time of the value of the frequency variation and the value of theworking frequency of the integrator. The Vrms value at the output voltage of the inverter with nointegrator and using an additional integrator is also different because the Vrms value of the voltagewhose output signal is a triangle wave signal is half the value of the output voltage on the square wavesignal. Furthermore, the addition of the integrator also affects the power quality generated where theintegrator also functions as an active filter that can minimize the harmonic obtained. In the range oflight intensity from 570 lux to 1270 lux the power quality produced is quite good with a minimal outputsignal wave harmonics.Keywords : Inverter, Variable Frequency Drive, Toff
Pengaplikasian Sistem Optimasi Pakar Berbasis Aplikasi Android Pada Sistem Smarthome Falery Widyawan; Reza Fauzi Iskandar; Asep Suhendi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSmarthome merupakan sebuah sistem yang berbantuan pada smartphone yang akan memberikan segala kenyamanan, keselamatan, keamanan dan pemantauan keadaan rumah tinggal yang berlanggsung secaraotomatis dan efisien serta terprogram oleh komputer yang digunakan melalui smartphone. Sistemsmarthome sangat banyak dinikmati oleh banyak kalangan dengan adanya sistem pembantu pemantauanrumah tinggal merupakan suatu inovasi dibidang teknologi. Untuk itu perlu adanya sistem pakar padaaplikasi smarthome ini. Dalam melakukan penelitian ini, digunakan jenis penelitian sistem pakar denganmelakukan metode wawancara dengan para ahli pada bidangnya. Untuk analisis data dilakukannyadengan metode sistem pakar. Aplikasi ini berjalan pada perangkat smartphone dengan sistem operasiAndroid. Dirancang menggunakan bahasa pemrograman Java. Dalam pemodelannya aplikasi inimenggunakan metode langkah penelitian, flowchart sistem aplikasi, flowchart user interface, use casediagram dan mockup sistem dan diuji langgsung kepada pengguna. Dengan adanya penelitian ini makatelah hasilkan sebuah sistem pakar pada aplikasi smarthome dengan tiga aspek penelitian lampu,dayalistrik dan kenyaman termal, dimana sistem ini menerima pengetahuan pakar untuk dianalisiskedalam data yang didapatkan serta proses sistem pengambilan keputusan. Dan adanya pengujianaplikasi menggunakan pengujian alpha untuk mengetahuai proses aplikasi berhasil serta adanya nilaioptimal dengan metode program linier untuk pemberian data yang efisiensi. Sistem pakar pada aplikasismarthome ini akan menghasilkan keluaran yang berupa hasil data yang akan direkomendasi berdasarkan hasil wawancara pakar. Kata Kunci : Aplikasi android, Sistem Pakar, Kenyamanan, Smarthome, efisiensi AbstractSmarthome is an assisted system on smartphones that will provide all the comforts, safety, security and monitoring of residential conditions that run automatically and efficiently and are programmed by acomputer used via a smartphone. The smarthome system is very much enjoyed by many people with theexistence of a house monitoring system that is an innovation in the field of technology. For this reason,it is necessary to have an expert system on this smarthome application. In conducting this research, atype of expert system research is used by conducting interview methods with experts in their fields. Dataanalysis is done by expert system methods. This application runs on smartphone devices with theAndroid operating system. Designed using the Java programming language. In modeling thisapplication uses the step research method, application system flowchart, user interface flowchart, usecase diagram and system mockup and is tested continuously for the user. With the existence of thisresearch, an expert system has been produced on the smarthome application with three aspects of light,electricity and thermal comfort research, where the system receives expert knowledge to be analyzedinto the data obtained as well as the decision-making system process. And the application testing usingalpha testing to find out the application process successfully and the existence of optimal values with alinear program method for data giving efficiency. The expert system on this smarthome application will produce output in the form of data results that will be recommended based on the results of expertinterviews. .Keywords : Android applications, Expert Systems, Comfort, Smarthome, efficiency
Studi Pengaruh Geometri Umbrella Terhadap Daya Keluaran Pada Generator 12s8p Untuk Turbin Angin Menggunakan Software Magnet Muhammad Wawan Kurniawan; Reza Fauzi Iskandar; Ahmad Qurthobi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam proses konversi energi angin menjadi listrik diperlukanlah generator, yaitu alatuntuk mengkonversi energi angin menjadi listrik. Perkembangan teknologi generator dari ketahunke tahun mengalami peningkatan mulai dari bentuk, desain, ukuran, material yang digunakan,hingga teknologi dalam pembuatanya. Penelitian ini menyimulasikan variasi umbrella untukmengurangi fluks bocor pada bagian stator atau dengan kata lain meningkatkan kemampuan daristator untuk menangkap fluks magnet, dimana umbrella merupakan sebuah modifikasi geometri dariteeth stator. Objek Penelitian ini adalah pengujian secara simulasi variasi umbrella dengan variasikecepatan putar untuk melihat nilai arus dan tegangan sehingga didapatkan nilai daya keluaranya.Pengujian dilakukan dengan variasi kecepatan putar dari 100 hingga 2000 rpm. Berdasarkan hasiluji simulasi ini, Umbrella Tipe Triangle Memiliki daya paling besar daripada variasi umbrella yanglain dengan nilai 6.895 watt pada kecepatan 2000 rpm.Kata kunci : Magnet Infolytica, Turbin angin, Generator Sinkron Magnet Permanen.Abstract In the process of converting wind energy into electricity, a generator is needed to convert windenergy into electricity. The development of generator technology from year to year has increasedfrom the shape, design, size, material used, and manufacture technology. This study simulatesumbrella variations to reduce leakage flux on the stator or in other words increase the ability of thestator to capture magnetic flux, where the umbrella is a geometry modification of the stator teeth.The object of this study is the simulation simulation of umbrella variations with variations inrotational speed to see the current and voltage values so that the output power values are obtained.Tests are carried out with variations in rotational speed from 100 to 2000 rpm. Based on the resultsof this simulation test, the Umbrella Type Triangle has the greatest power than any other umbrellavariation with a value of 6,895 watts at a speed of 2000 rpm. Keywords: Magnet Infolityca, wind turbine, permanent magnet syncronus generator.
Co-Authors Abdillah Muttaqin Achmad Rifdatul Hisan Adityo Sandhy Putra Adwin Welmark Cristri Ahmad Faridh Ahmad Marjan Ahmad Qurthobi Ahmad Ramdono Anas Rafii Ramadhan Andi Aditya Pratama Andica Dian Isnaini Andrianto, Deny Anggita Bayu Krisna Pambudi Aprilia Susanti Apriliani Putri Prasetyo Arief Budi Nugraha Ary Halimawan Ary Pranajaya Asep Suhendi Auditio Mandhany Aulia Laila Fithri Awaludin, Rahmat Ayu B. Artini Ayu, Christina Putri Bella Pratiwi Binandika Arya Wangsa Chartika Fadilah Prasetiani Christina Christina Danny Dimas Debriano Dewa Buana Muharmadin Dewi Novianti Diah Ayu Sitoresmi Dinda Rizqi Ridha Debiyani Dudi Darmawan Edi Leksono Edi Leksono Endang Rosdiana Erik Deardo Purba Ery Djunaedy Fachri Devanika Fadhli Rahman Fadhly Aziz Putra Pradana Fajri Amenda Putra Falery Widyawan Fani Putri Utami Fathir Endrawan Fathonah, Indra Wahyudin Febriansah Setiawan Firdy Bahari Putra Fransiskus Xaverius Dwiyanto Meas Friansa, Koko Guntur Bhatara Sutra Hanafi Rusmantika Handre Kertha Utama, Putu Hertiana Bethaningtyas Dyah K I Putu Arya Suarsana Ibrahim Fahri Fuady Ifta Rifqi Tyesadha Ihsan Adhi Nugroho Imam Maulana Taufan Indah Wardati Indra Wahyudin Fathonah Indrapraja, Rachmadi Irsyad Nashirul Haq Irsyad Nashirul Haq Isman Kurniawan Ismudiati Puri H Ismudiati Puri Handayani Jaya Wikrama Justin Pradipta Justin Pradipta Justin Pradipta Koko Friansa Liman Hartawan Lukman Nugraha M An Naas M S M Saladin Prawirasasra Mahesa Nanda, Rezky Maidasari Br Manurung Mamat Rokhmat Maulana, Baharuddin Nur Melina Melina Miranti Widyastuti Mochammad Iqbal Bayeqi Mohammad Rakha Farizi Muhamad Ramdlan Kirom Muhammad Aslam Muhammad Fatih Hasan Muhammad Pandu Aryo Gumilang Muhammad Wawan Kurniawan Muhammad Zakaria Muhammad Zaky Mubarok, Muhammad Zaky Nanda Aulan Tamami Nashirul Haq, Irsyad Nina Retna Utami Nirwana Prasetia Sipayung Nissa, Nabilah Khoirun Novian Lisdi Wahyoto Novita Fatkhuromah Nurwulan Fitriyanti Octo Emerald Siregar Paramitha Octavia Pristian Firzatama Putri, Vika Ristiana Putu Handre Kertha Utama Putu Handre Kertha Utama Raden Rizki Mulia Putra Rahmat Awaludin Salam Rasmid Rasmid Rayhan Humamuddin Reksa Putra Restianim, Vivien Rezky Mahesa Nanda Rizkar Febrian Rizky Anggara Robi Sobirin Suwandi Suwandi T. Nuzul Akbar Tri Ayodha Ajiwiguna Valentina Adimurti Kusumaningtyas Ventiano Ventiano Yanky Newalse