Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Budaya Organisasi dalam Mengembangkan Sektor Pariwisata di Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran Intan Permata Sari; Rizky Ilhami
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4113

Abstract

Abstrak Budaya organisasi mengandung norma dan nilai-nilai yang mengarahkan perilaku anggota organisasi. Budaya organisasi yang kuat merupakan pembentuk kinerja organisasi yang tinggi. Kinerja yang tinggi mampu menciptakan motivasi yang dapat meningkatkan produktifitas dan efektifitas organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari budaya organisasi terhadap kinerja pegawai dengan motivasi untuk megembangkan sektor pariwisata yang berada di Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Analisis pada penelitian ini menggunakan Teknik purposive. Hasil penelitian membuktikan 2 hipotesis yang menunjukkan bahwa hipotesis pertama kurangnya motivasi terhadap kinerja pegawai di instansi Kecamatan Parigi, hipoteis kedua perlu adanya peningkatan kerja sama tim terhadap kerja pegawai, Kesimpulan dari penelitian ini bahwa budaya organisasi lebih efektif mempengaruhi kinerja secara langsung tanpa melalui motivasi kerja. Kata Kunci: Budaya Organisasi, Motivasi Kerja, Kerjasama Tim
Perencanaan Fasilitas Sektor Pariwisata di Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran (Studi Kasus Desa Cintaratu dan Selasari) Muhamad Iqbal Viqri Priatna; Rizky Ilhami
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4114

Abstract

Abstrak Perencanaan pariwisata memberikan pengetahuan dasar untuk pembangunan dan menentukan tujuan dari pengembangan pariwisata di destinasi tersebut untuk masa yang akan datang. Sebuah destinasi dapat dikatakan akan melakukan pengembangan wisata jika sebelumnya sudah ada aktivitas wisata. Dalam pelaksanaan pengembangan, perencanaan merupakan faktor yang perlu dilakukan dan dipertimbangkan. perencanaan disampaikan oleh John Friedmann mengandung empat unsur utama, yaitu (1) perencanaan adalah sebuah cara untuk memikirkan persoalan-persoalan sosial ekonomi (2) perencanaan selalu berorientasi ke masa depan; (3) perencanaan memberikan perhatian pada keterkaitan antara pencapaian tujuan dan proses pengambilan keputusan dan (4) perencanaan mengedepankan kebijakan dan program yang komprehensif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif karena peneliti menganggap permasalahan yang diteliti cukup kompleks dan dinamis sehingga data yang diperoleh dari para narasumber tersebut dijaring dengan metode yang lebih alamiah yakni interview langsung dengan para narasumber sehingga didapatkan jawaban yang alamiah. Kata Kunci: Perencanaan Pariwisata, Pembangunan Pariwisata, Potensi Wisata
Manajemen Strategi Pengembangan Pariwisata di Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran Mohammad Hasbyel Fahmi; Rizky Ilhami
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4115

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji tentang Strategi Pengembangan Pariwisata di Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Oleh karenanya, berkaitan dengan pengembangan pariwisata yang terjadi di Kecamatan Parigi, studi ini mendeskripsikan hal-hal yang menjelaskan tentang bagaimana pengembangan pariwisata yang ada di Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan data kualitatif. Data diperoleh dari wawancara dan studi dokumentasi. Hal ini sesuai dengan konseptualisasi sistem pariwisata menurut pitana dan gayatri. Data dari hasil yang diperoleh bahwa menjelaskan pengembangan potensi pariwisata dan kendala yang ada di Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Disini peneliti menuliskan bahwa Wisata Kecamatan Parigi yang merupakan aset pemerintah memberikan sumbangsihnya terhadap peningkatan PAD Kabupaten Pangandaran dan otonomi daerah semakin baik tetapi masih terdapat kendala-kendala yang dihadapi oleh pemerintah dalam pengembangan potensi pariwisata yang terjadi di Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Pariwisata diharapkan mampu memberikan dampak yang positif bagi dunia pariwisata Indonesia secara khusus dan Pangandaran itu sendiri, sehingga diperlukan perhatian dari pihak pemerintah, masyarakat dan swasta dalam pengembangan potensi pariwisata di Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran Kata Kunci: Manajemen Strategi, Pengembangan, Pariwisata
Optimalisasi Pelayanan Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Polda Jawa Barat Dinia Anis Setiani; Arda Novrizal Haq; Rizky Ilhami
Jurnal Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4253

Abstract

Abstrak Penyelenggara pelayanan publik dituntut untuk memberikan kualitas pelayanan yang baik, tidak rumit dan tidak berbelit-belit. Salah satu penyelenggara pelayanan publik yang berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan adalah Polda Jawa Barat. Upaya meningkatkan kualitas pelayanan oleh Polda Jabar dilakukan dengan menyelenggarakan pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) melalui Kantor Pelayanan Masyarakat Satuan intelijen dan keamanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan secara jelas tentang kualitas pelayanan pembuatan SKCK di Kantor Pelayanan Masyarakat Satuan Intelijen dan Keamanan Polda Jabar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sumber data dalam penelitian ini menggunakan teknik penyebaran angket terhadap purposive sampling. Adapun fokus penelitian ini yaitu kualitas pelayanan SKCK di Kantor Pelayanan Masyarakat Satuan intelijen dan keamananPolda Jabar. Indikator yang digunakan adalah dimensi-dimensi kualitas pelayanan Zeithaml, Parasuraman & Berry (2011). Hasil penelitian ini menunjukan pemohon dominan merasa sangat puas dengan pelayanan yang diberikan dalam pembuatan SKCK namun masih ada beberapa hal yang dapat diperbaiki diantaranya pemberian kepastian waktu pelayanan, pemanfaatan fasilitas yang sudah sangat memadai, perbaikan strategi sosialisasi kepada masyarakat, dan peleburan pelayanan perekaman sidik jari agar lebih efisien, Kata Kunci: Pelayanan Publik, Kualitas Pelayanan, Optimalisasi, SKCK