Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Melestarikan Permainan Tradisional Engklek Kepada Generasi Z Fadhillah Irsyad Rahman; Fathurrazzaq Adjie; Immanuel Lumiu; Shintya Bellia Siahaya; R. Retna Kinanti Dewi; Qorry Armen Gemael
Jurnal Dorkes (Dedikasi Olahraga dan Kesehatan) Vol 1 No 1 (2023): DORKES Edisi Maret 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNSIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/dorkes.v1i1.9632

Abstract

Seiring perkembangan zaman, kemajuan teknologi dan informasi memberi dampak yang luar biasa bagi kehidupan manusia. Mulai dari aspek ekonomi, pendidikan, budaya hidup, dan lain sebagainya, termasuk juga dalam segi hiburan. Indonesia terkenal dengan berbagai macam kebudayaan dan sejarahnya. Namun seiring perkembangan zaman, banyak generasi muda dan anak anak sudah mulai meninggalkan budaya yang menurut mereka kuno dan beralih ke budaya modern. Hiburan adalah aspek yang paling menonjol dalam perkembangan teknologi ini. Anak anak zaman sekarang lebih cenderung terpacu menjadi dengan gamers online dari pada mengenenal warisan tradisionalnya sendiri. Hal ini dapat menimbulkan rasa asing di generasi penerus, padahal itu adalah kekayaan warisan mereka sendiri yang sudah ada sebelum mereka lahir. Salah satu solusi yang bisa ditawarkan adalah dengan sosialisasi permainan olahraga tradisional. Tujuan sosialisasi ini untuk memberikan edukasi dan memperkenalkan kembali macam macam olahraga tradisional yang sudah mulai ditinggalkan seiring dengan perkembangan zaman yang semakin canggih sehingga berakibat pada memudarnya rasa memiliki suatu peninggalan yang bersejarah bagi para generasi masa kini. Kegiatan ini akan di sosialisasikan kepada anak anak akademi basket Pelita Jaya Karawang. Metode sosialisasi yang digunakan adalah metode sosialisasi formal. Jenis olahraga tradisional yang akan di sosialisasi kan adalah engklek   Abstract : Along with the times, advances in technology and information have had a tremendous impact on human life. Starting from the economic aspect, education, culture of life, and so on, including also in terms of entertainment. Indonesia is famous for its various cultures and history. However, along with the development of the times, many young people and children have begun to leave the culture they think is ancient and switch to modern culture. Entertainment is the most prominent aspect in the development of this technology. Today's children are more likely to be stoked with online gamers than to get to know their own traditional heritage. This can create a feeling of alienation in the next generation, even though it is their own inherited wealth that existed before they were born. One solution that can be offered is the socialization of traditional sports games. The purpose of this socialization is to provide education and reintroduce various types of traditional sports which have begun to be abandoned along with increasingly sophisticated developments, resulting in a waning sense of belonging to a historic heritage for today's generations. This activity will be socialized to the children of the Pelita Jaya Karawang basketball academy. The socialization method used is the formal socialization method. The type of traditional sport that will be socialized is the engklek sport.
Sosialisasi Aturan Pertandingan Cabang Olahraga Bulutangkis Pada Mahasiswa Ilmu Keolahragaan Universitas Singaperbangsa Karawang fatiha ramadhani; Irwan Salomo; Rendi Rendi; Setio Nugroho; R. Retna Kinanti Dewi
Jurnal Dorkes (Dedikasi Olahraga dan Kesehatan) Vol 2 No 1 (2024): DORKES Edisi Maret 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNSIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/dorkes.v2i1.11307

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas sosialisasi aturan pertandingan cabang olahraga bulutangkis kepada mahasiswa Ilmu Keolahragaan Universitas Singaperbangsa Karawang. sosialisasi aturan pertandingan cabang olahraga bulutangkis dilakukan melalui serangkaian kegiatan interaktif yang melibatkan mahasiswa Ilmu Keolahragaan Universitas Singaperbangsa Karawang. Tahapan kegiatan meliputi penyampaian teori aturan pertandingan bulutangkis, demonstrasi lapangan yang melibatkan praktik langsung, serta simulasi pertandingan. Temuan Pengabdian Kepada Masyarakat mengungkapkan bahwa meskipun terdapat upaya sosialisasi aturan pertandingan, masih terdapat kendala dalam pemahaman dan penerapan aturan tersebut. Faktor-faktor seperti kurangnya pengetahuan mendalam tentang aturan, kurangnya praktik langsung dalam situasi pertandingan, dan kurangnya sumber daya untuk sosialisasi yang efektif menjadi penyebab utama ketidakmampuan mahasiswa dalam menerapkan aturan dengan benar. Implikasi dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah perlunya upaya yang lebih intensif dan terstruktur dalam sosialisasi aturan pertandingan kepada mahasiswa, melalui pendekatan yang interaktif dan partisipatif, serta peningkatan aksesibilitas terhadap sumber daya yang mendukung pemahaman yang lebih baik tentang aturan tersebut. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kepatuhan terhadap aturan pertandingan bulutangkis di kalangan mahasiswa Ilmu Keolahragaan, serta mendukung pengembangan olahraga bulutangkis secara keseluruhan di lingkungan kampus
Survey Of Coaching Program And Nutritional Status In Kancil Mas Karawang Football Players Maulana, Ilham; Aulia, Dany; Setiawan, Muhammad Arief; Wijaya, Habibi Hadi; Dewi, R. Retna Kinanti
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 16, No 3 (2024): October
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v16i3.68500

Abstract

This study examined the quality of training programs and the nutritional status of young athletes at SSB Kancil Mas Karawang, a football school in Indonesia. The study used a quantitative descriptive method, utilizing structured surveys, tests, and field measurements to assess football skills and physical fitness. The study participants included 25 athletes, with data collected on November 13, 2024. Football skills were evaluated using dribbling, short passing, heading, and shooting tests, in addition to physical tests such as push-ups, sit-ups, and back-ups. Nutritional status was measured using Body Mass Index (BMI). The results showed that most athletes showed moderate to good physical abilities, but had significant deficits in heading skills (80% in the “poor” category) and shooting accuracy. Dribbling emerged as a strong skill, with 72% achieving “very good” results. Nutritional analysis revealed that all participants were underweight for their height, highlighting the need to improve a balanced diet. This imbalance affects endurance and increases the risk of injury, emphasizing the role of proper nutrition in athletic development. These findings highlight the importance of integrating science-based structured training and nutritional guidance into youth football programs to foster optimal physical and technical skills. The study offers actionable recommendations for improving training and nutrition, contributing to the broader development of football training in Indonesia.
The Effect Of Circuit Training On Cardiovascular Endurance In The Rasoex Cikarang Basketball Team Pahlevi, Reza; Setiawan, Muhammad Arief; Dewi, R. Retna Kinanti; Wijaya, Habibi Hadi; Aulia, Dany
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 16, No 3 (2024): October
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v16i3.67807

Abstract

Basketball is a sport that relies on individual skills and teamwork in attack and defence. One important component in the success of a basketball game is physical condition, especially cardiovascular endurance. Good cardiovascular endurance allows an athlete to maintain optimal physical performance in high-intensity matches. This study aims to examine the effect of Circuit Training on increasing cardiovascular endurance in the Rasoex Cikarang basketball team. The research method used is a quantitative approach with a Purposive Sampling technique involving 13 participants. The training program was carried out for 4 weeks with 16 training meetings carried out routinely. Before and after the training program, cardiovascular endurance was measured to determine the effect of training on its improvement. The data obtained were analyzed using SPSS 24 with the Paired T-Test to see the difference in cardiovascular endurance scores before and after training. The results showed that there was a significant increase in the cardiovascular endurance of participants, with an average increase of 7.43% after participating in Circuit Training. These findings indicate that Circuit Training can increase cardiovascular endurance capacity, which has a positive effect on the performance of basketball athletes, especially in facing high intensity during matches. Thus, Circuit Training can be an effective training method for improving the physical endurance of basketball athletes
The Effect of Balance Ball Exercise On Handling Lower Back Pain In I-Fit Indonesia Members In Central Jakarta Arifianto, Dimas Indria; Gemael, Qorry Armen; Dewi, R. Retna Kinanti; Wijaya, Habibi Hadi; Setiawan, Muhammad Arief
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 16, No 3 (2024): October
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v16i3.67802

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of Balance Ball Exercise in alleviating lower back pain among members of I-Fit Indonesia, Central Jakarta. Lower back pain, characterized by discomfort and muscle spasms in the lower back, often disrupts the balance between the abdominal and paravertebral muscles, limiting mobility. This condition is prevalent among I-Fit Indonesia members in Central Jakarta. Balance Ball Exercise is an approach that utilizes a stability ball to potentially reduce back pain and strengthen core, gluteal, and back extensor muscles, which may contribute to alleviating symptoms of lower back pain. The research employs a quantitative, one-group pre-test-post-test design with a sample of 12 members from I-Fit Indonesia, selected through purposive sampling. The primary measurement tool, a goniometer, assesses range of motion (ROM) by determining the angle between bone segments at the maximum point of movement. Data analysis includes tests for normality, homogeneity, and hypothesis testing. The results indicate a positive effect of Balance Ball Exercise on managing lower back pain. Analysis using a paired sample t-test shows that balance ball training significantly influences pain reduction, with a significance value of 0.000 (p < 0.05). Paired sample correlations show a low but positive correlation (r = 0.637, p > 0.05), indicating a positive relationship between balance ball training and lower back pain relief. These findings suggest that Balance Ball Exercise can be a beneficial intervention for lower back pain among I-Fit Indonesia members, providing an accessible method to enhance core stability and manage pain.
Contribution of Flexibility and Agility Towards Dribbling Ability of CIP Fc Karawang Football Players Maulana, Deni; Gemael, Qorry Armen; Dewi, R. Retna Kinanti; Izzudin, Deden Akbar; Aulia, Dany
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 16, No 3 (2024): October
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v16i3.67787

Abstract

This study aims to analyze the contribution of two physical conditioning factors, flexibility and agility, to the dribbling ability of football players at CIP FC Karawang. A correlational method was employed, with a sample of 25 players. Data collection was conducted through a series of tests: the sit and reach test to measure flexibility, the dodging run test to assess agility, and a dribbling test to evaluate players' dribbling skills. The correlation analysis indicated that flexibility had a correlation coefficient of 0.348 with dribbling ability and a significance level of 0.089. Although a positive relationship was found, this significance level exceeds 0.05, meaning the correlation between flexibility and dribbling is not statistically significant. Conversely, agility showed a very strong correlation with dribbling, with a correlation coefficient of 0.909 and a significance level of < 0.001, indicating a highly significant relationship. The coefficient of determination revealed that flexibility accounted for only about 12.10% of the variation in dribbling ability, whereas agility accounted for up to 82.63% of the variation. When combined, flexibility and agility explained approximately 84.1% of the variation in dribbling ability. In conclusion, agility has a significantly greater and more impactful contribution to dribbling ability than flexibility. Therefore, to enhance players' dribbling skills, training should primarily focus on improving agility, while flexibility can be maintained as a supportive factor to prevent injuries and aid player mobility. This study is expected to serve as a reference for coaches and players in developing effective training programs to improve dribbling skills.
PENGARUH LATIHAN PLYOMETRICS TERHADAP POWER TUNGKAI ATLET PENCAK SILAT ILMU KEOLAHRAGAAN UNSIKA Sulthon Maulana; Deden Akbar Izzuddin; R Retna Kinanti Dewi
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/joker.v1i2.5778

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuai Pengaruh Latihan Plyometrics Terhadap Power Tungkai Atlet Pencak Silat Ilmu Keolahragaan Unsika. Penelitian ini adalah pra eksperimental, Pendekatan One-group pra-post test design. Populasi adalah keseluruhan objek yang akan diteliti. Dalam penelitian ini yang dijadikan sebagai populasi adalah Atlet Pencak Silat Mahasiswa Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Singaperbangsa, yang berjumlah 15 Orang. Sampel adalah sebagian atau wakil dari populasi. Peneliti ingin mengetahui   Pengaruh Latihan Plyometrics Terhadap Power Tungkai Atlet Pencak Silat Ilmu Keolahragaan Unsika. Dengan keterbatasan tenaga, waktu, maka peneliti mengumpulkan data dan sampel dengan menggunakan teknik Total Sampling atau sampling jenuh. Instrumen atau alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan pengukuran, yaitu tes kemmpuan pasing atas, dalam penelitian ini instrumen yang digunakan adalah tes vertical Jump. statistic t = 26.74 dengan df =14 serta angka sig. dan p-value = 0,00 < 0,05 atau H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil Power Tungkai Atlet Pencak Silat Ilmu Keolahragaan UNSIKA sebelum dan setelah diberikan perlakuan Latihan Plyometrics   Kata kunci: Plyometrics, Power Tungkai, Pencak Silat   ABSTRACT The purpose of this study was to find out the Effect of Plyometrics Exercise on Leg Power of Pencak Silat Athletes in Unsika Sports Science. This study is a pre-experimental, One-group approach pre-post test design. Population is the whole object to be studied. In this study, the population was Pencak Silat Athletes, Students of Sports Science, Faculty of Health, Singaperbangsa University, totaling 15 people. The sample is part or representative of the population. Researchers want to know the Effect of Plyometrics Exercise on Leg Power of Pencak Silat Athletes in Unsika Sports Science. With limited manpower and time, the researchers collected data and samples using the Total Sampling technique or saturated sampling. The instruments or tools used in this study were tests and measurements, namely the upper pass ability test, in this study the instrument used was the vertical jump test. statistic t = 26.74 with df = 14 and sig. and p-value = 0.00 < 0.05 or H0 is rejected. Thus it can be concluded that there are differences in the results of the Leg Power of the Pencak Silat Athletes in UNSIKA Sports Science before and after being given Plyometrics Exercise treatment.   Keywords: Plyometrics, Power Legs, Pencak Silat  
ANALISIS KEBUGARAN JASMANI DAN KOMPOSISI TUBUH KARYAWATI CBD CENGKARENG USIA 23-44 TAHUN R Retna kinanti Dewi; Morel Sangge Sipahutar
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/joker.v2i1.6670

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat Kesehatan Dan Komposisi Tubuh Karyawati Usia 23-44 Tahun CBD Cengkareng. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sample dalam penelitian ini adalah Karyawati CBD Cengkareng Usia 23-44 Tahun. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata Kesehatan Dan Komposisi Tubuh Karyawati CBD Cengkareng dalam kategori overwieght. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa hasil Kesehatan dan Komposisi Tubuh Karyawati CBD Cengkareng, antara lain hasil pengukuran tinggi badan rata-rata 161,4 cm, berat badan rata-rata 67,6 kg, rata-rata fat 32,4% dan BMI 25,74. Dalam melakukan aktifitas pekerjaan dengan tubuh yang ideal karyawati dapat melakukan pekerjaan dengan baik secara keseluruhan.
PENGARUH LATIHAN LARI INTERVAL TERHADAP VO2MAX MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG Deden Akbar Izzuddin; Qorry Armen Gemael; R. Retna Kinanti Dewi; Reja Ahmad Permana
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/joker.v2i2.6803

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuai Pengaruh Latihan Lari Interval Terhadap Vo2 Max Mahasiswa Prodi Ilmu Keolahragaan. Penelitian ini adalah pra eksperimental, Pendekatan One-group pra-post test design. Dalam penelitian ini yang dijadikan sebagai populasi adalah Mahasiswa Ilmu Keolahragaan yang berjumlah 21 Mahasiswa Ilmu Keolahragaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampel, maka beberapa populasi yang sesuai dengan kriteria dijadikan sampel. Intrumen yang dingunakan dalam pengumpulan data Vo2 Max yaitu mengangunakan Tes Balke. Berdasarkan analisis data diperoleh harga statistic t = 16.365 dengan df =24 serta angka sig. dan p-value = 0,00 < 0,05 atau H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil Vo2 Max Mahasiswa Prodi Ilmu Keolahragaan sebelum dan setelah diberikan perlakuan Latihan Lari Interval
Evaluasi Efektifitas Model Latihan Vertikal Jump Di SSB Kancil Mas Karawang Tahun 2024 dita lestari; Deden Akbar Izzuddin; R. Retna Kinanti Dewi
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/joker.v4i1.11573

Abstract

Penelitian ini berfokus pada mengevaluasi keefektifan model pelatihan lompat tinggi vertikal jump di SSB Kancil Mas Karawang, dengan spesifikasi 12 subjek. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan analisis data. Populasi yang diteliti terdiri dari individu dari SSB Kancil Mas Karawang, dengan ukuran sampel 12 subjek yang dipilih secara sengaja. Dampak model pelatihan terhadap kinerja lompat tinggi vertikal dievaluasi melalui pengolahan dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam tinggi lompat vertikal peserta, dengan peningkatan rata-rata sebesar 25%.Selain itu, korelasi signifikan ditemukan antara komponen . latihan dan kinerja lompat vertikal peserta, menunjukkan bahwa model ini efektif dalam meningkatkan kemampuan lompat atlet.Evaluasi ini memberikan kontribusi pada pengetahuan yang lebih baik tentang strategi optimalisasi pelatihan lompat tinggi vertikal untuk atlet di SSB Kancil Mas Karawang. Temuan penelitian ini memiliki implikasi bagi pengembangan program latihan vertikal jump yang efektif di pusat pelatihan olahraga, menyoroti pentingnya pendekatan yang terstruktur dengan baik dan berbasis bukti untuk meningkatkan kinerja atlet. Hasil ini juga memberikan wawasan berharga bagi pelatih dan pelatih yang bekerja dengan atlet yang memerlukan peningkatan kemampuan lompat vertikal mereka.