Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Efektivitas Gerakan Fleksibilitas Terhadap Teknik Dribbling Pada Atlet SSB Kancil Mas Karawang Wahyudi, Aldy Heri; Dewi, R. Retna kinanti
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/joker.v4i1.12109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas gerakan fleksibilitas terhadap teknik dribbling pada atlet SSB Kancil Mas Karawang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-post test group design. Sampel penelitian ini adalah 18 atlet SSB Kancil Mas Karawang. Kelompok eksperimen diberikan latihan gerakan fleksibilitas selama 2 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam hal teknik dribbling setelah latihan. Hal ini menunjukkan bahwa latihan gerakan fleksibilitas efektif untuk meningkatkan teknik dribbling pada atlet SSB Kancil Mas Karawang
Dampu Bulan Sebagai Sarana Pelestarian Budaya Indonesia Pada Anak Usia Dini Karawang : Dampu Bulan Salsabilla Adzani Rosma; Dimas Indria; M. Rafi Hidayat Subagja; Surya Maulana; Hafizh Suley Manoglu Manoglu; R. Retna Kinanti Dewi
Jurnal Dorkes (Dedikasi Olahraga dan Kesehatan) Vol 1 No 1 (2023): DORKES Edisi Maret 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNSIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/dorkes.v1i1.9593

Abstract

Dampu bulan adalah permainan tradisional yang berasal dari Betawi. Permainan ini dimainkan dengan jumlah pemain yang tidak tentu karena dapat dimainkan dengan berapa orang saja, minimal 2 pemain agar dapat giliran bergantian. Penelitian yang dilakukan di daerah Teluk Jambe, Karawang dengan populasi 10 anak usia sekolah dasar menghasilkan 8 dari 10 mereka tidak mengetahui apa itu permainan dampu bulan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif yaitu metode dengan menggambarkan sesuatu sesuai keadaan. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan randomly sampling
Permainan Olahraga Tradisional Lompat Tali Karet: Lompat Tali Karet Rangga Fadilah Saputra; Lisna Wijayanti; Neli Anggraeni; Sofiah Nurus Saadah; R. Retna Kinanti Dewi
Jurnal Dorkes (Dedikasi Olahraga dan Kesehatan) Vol 1 No 1 (2023): DORKES Edisi Maret 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNSIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/dorkes.v1i1.9597

Abstract

Permainan Karet merupakan salah satu permainan tradisional anak Nusantara. Cara bermain lompat tali karet, menggunakan tali yang terbuat dari sambungan karet gelang yang panjangnya kira-kira 5 meter. Kedua ujung karet dipegang oleh dua orang, mereka memutar karet secara bersamaan dan ada satu orang yang melompat-lompat mengikuti gerak naik turun karet tersebut. Observasi ini di lakukan di daerah Telukjame timur, Karawang, Jawa Barat, Indonesia. Dengan populasi 10 orang, dan untuk sampel nya 5 orang, dan cara pengambilan sampel nya yaitu Teknik Accidental Sampling
MEMPERKENALKAN KEMBALI OLAHRAGA TRADISIONAL GOBAK TERHADAP MINAT MAHASISWA S-1 FARMASI UNSIKA Alvian Fuad Lukman; Deni Maulana; Reza Pahlevi; Pardede Rahul; R. Retna Kinanti Dewi; Deden Akbar Izzuddin
Jurnal Dorkes (Dedikasi Olahraga dan Kesehatan) Vol 1 No 2 (2023): DORKES Edisi September 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNSIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/dorkes.v1i2.9603

Abstract

Dalam permainan klasik gobak sodor, tim bersaing dengan mencegah lawan mereka melewati setiap garis. Konsep permainan tradisional menunjukkan bahwa permainan tradisional gobak sodor memiliki komponen sikap sosial. Permainan ini dapat dimainkan oleh dua tim, yaitu penjaga dan penyerang, dengan masing-masing tim terdiri dari 4-6 orang.  Pengabdian Kepada Masyarakat di lakukan di daerah Teluk Jambe, Karawang Universitas Singaperbangsa Karawang, dengan populasi 21 orang menghasilkan 9 dari 21 orang yang kurang paham dengan permainan gobak sodor. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini artinya metode sosialisasi dalam bentuk permainan. Metode permainan ialah alat pengajaran yg diimplementasikan dalam permainan. Setelah sosialisasi yang dilakukan terhadap , Mahasiswa Farmasi Angkatan 2019 banyak yang sudah lupa bahkan ada yang tidak tahu mengenai permainan tradisional Gobak Sodor
Sosialisasi Permainan Olahraga Tradisional Layang – Layang Terhadap Warisan Budaya Bangsa Masyarakat Desa II Kaum Jaya Ilham Maulana; Faid Nawasul; Raihan Fauzi Firdaus; Qorry Armen Gemael; R. Retna Kinanti Dewi
Jurnal Dorkes (Dedikasi Olahraga dan Kesehatan) Vol 1 No 2 (2023): DORKES Edisi September 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNSIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/dorkes.v1i2.9614

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis proses sosialisasi olahraga tradisional kepada masyarakat Desa II Kaum Jaya. Metode Pengabdian Kepada Masyarakat yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data-data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk menggambarkan proses sosialisasi olahraga tradisional di Desa II Kaum Jaya. Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat menunjukkan bahwa sosialisasi olahraga tradisional di Desa II Kaum Jaya dilakukan melalui berbagai cara. Salah satunya adalah melalui kegiatan-kegiatan komunitas dan acara adat yang melibatkan seluruh masyarakat desa. Selain itu, lembaga-lembaga lokal seperti lembaga adat dan sekolah juga berperan dalam menyebarkan pengetahuan dan keterampilan olahraga tradisional kepada generasi muda.Proses sosialisasi ini berdampak positif bagi masyarakat Desa II Kaum Jaya. Partisipasi dalam olahraga tradisional membantu mempererat hubungan antaranggota masyarakat, mempertahankan warisan budaya lokal, dan memperkuat identitas desa. Selain itu, olahraga tradisional juga memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan mental masyarakat.
Melestarikan Permainan Tradisional Engklek Kepada Generasi Z Fadhillah Irsyad Rahman; Fathurrazzaq Adjie; Immanuel Lumiu; Shintya Bellia Siahaya; R. Retna Kinanti Dewi; Qorry Armen Gemael
Jurnal Dorkes (Dedikasi Olahraga dan Kesehatan) Vol 1 No 1 (2023): DORKES Edisi Maret 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNSIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/dorkes.v1i1.9632

Abstract

Seiring perkembangan zaman, kemajuan teknologi dan informasi memberi dampak yang luar biasa bagi kehidupan manusia. Mulai dari aspek ekonomi, pendidikan, budaya hidup, dan lain sebagainya, termasuk juga dalam segi hiburan. Indonesia terkenal dengan berbagai macam kebudayaan dan sejarahnya. Namun seiring perkembangan zaman, banyak generasi muda dan anak anak sudah mulai meninggalkan budaya yang menurut mereka kuno dan beralih ke budaya modern. Hiburan adalah aspek yang paling menonjol dalam perkembangan teknologi ini. Anak anak zaman sekarang lebih cenderung terpacu menjadi dengan gamers online dari pada mengenenal warisan tradisionalnya sendiri. Hal ini dapat menimbulkan rasa asing di generasi penerus, padahal itu adalah kekayaan warisan mereka sendiri yang sudah ada sebelum mereka lahir. Salah satu solusi yang bisa ditawarkan adalah dengan sosialisasi permainan olahraga tradisional. Tujuan sosialisasi ini untuk memberikan edukasi dan memperkenalkan kembali macam macam olahraga tradisional yang sudah mulai ditinggalkan seiring dengan perkembangan zaman yang semakin canggih sehingga berakibat pada memudarnya rasa memiliki suatu peninggalan yang bersejarah bagi para generasi masa kini. Kegiatan ini akan di sosialisasikan kepada anak anak akademi basket Pelita Jaya Karawang. Metode sosialisasi yang digunakan adalah metode sosialisasi formal. Jenis olahraga tradisional yang akan di sosialisasi kan adalah engklek   Abstract : Along with the times, advances in technology and information have had a tremendous impact on human life. Starting from the economic aspect, education, culture of life, and so on, including also in terms of entertainment. Indonesia is famous for its various cultures and history. However, along with the development of the times, many young people and children have begun to leave the culture they think is ancient and switch to modern culture. Entertainment is the most prominent aspect in the development of this technology. Today's children are more likely to be stoked with online gamers than to get to know their own traditional heritage. This can create a feeling of alienation in the next generation, even though it is their own inherited wealth that existed before they were born. One solution that can be offered is the socialization of traditional sports games. The purpose of this socialization is to provide education and reintroduce various types of traditional sports which have begun to be abandoned along with increasingly sophisticated developments, resulting in a waning sense of belonging to a historic heritage for today's generations. This activity will be socialized to the children of the Pelita Jaya Karawang basketball academy. The socialization method used is the formal socialization method. The type of traditional sport that will be socialized is the engklek sport.
Sosialisasi Aturan Pertandingan Cabang Olahraga Bulutangkis Pada Mahasiswa Ilmu Keolahragaan Universitas Singaperbangsa Karawang fatiha ramadhani; Irwan Salomo; Rendi Rendi; Setio Nugroho; R. Retna Kinanti Dewi
Jurnal Dorkes (Dedikasi Olahraga dan Kesehatan) Vol 2 No 1 (2024): DORKES Edisi Maret 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNSIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/dorkes.v2i1.11307

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas sosialisasi aturan pertandingan cabang olahraga bulutangkis kepada mahasiswa Ilmu Keolahragaan Universitas Singaperbangsa Karawang. sosialisasi aturan pertandingan cabang olahraga bulutangkis dilakukan melalui serangkaian kegiatan interaktif yang melibatkan mahasiswa Ilmu Keolahragaan Universitas Singaperbangsa Karawang. Tahapan kegiatan meliputi penyampaian teori aturan pertandingan bulutangkis, demonstrasi lapangan yang melibatkan praktik langsung, serta simulasi pertandingan. Temuan Pengabdian Kepada Masyarakat mengungkapkan bahwa meskipun terdapat upaya sosialisasi aturan pertandingan, masih terdapat kendala dalam pemahaman dan penerapan aturan tersebut. Faktor-faktor seperti kurangnya pengetahuan mendalam tentang aturan, kurangnya praktik langsung dalam situasi pertandingan, dan kurangnya sumber daya untuk sosialisasi yang efektif menjadi penyebab utama ketidakmampuan mahasiswa dalam menerapkan aturan dengan benar. Implikasi dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah perlunya upaya yang lebih intensif dan terstruktur dalam sosialisasi aturan pertandingan kepada mahasiswa, melalui pendekatan yang interaktif dan partisipatif, serta peningkatan aksesibilitas terhadap sumber daya yang mendukung pemahaman yang lebih baik tentang aturan tersebut. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kepatuhan terhadap aturan pertandingan bulutangkis di kalangan mahasiswa Ilmu Keolahragaan, serta mendukung pengembangan olahraga bulutangkis secara keseluruhan di lingkungan kampus
Survey Of Coaching Program And Nutritional Status In Kancil Mas Karawang Football Players Maulana, Ilham; Aulia, Dany; Setiawan, Muhammad Arief; Wijaya, Habibi Hadi; Dewi, R. Retna Kinanti
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 16, No 3 (2024): October
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v16i3.68500

Abstract

This study examined the quality of training programs and the nutritional status of young athletes at SSB Kancil Mas Karawang, a football school in Indonesia. The study used a quantitative descriptive method, utilizing structured surveys, tests, and field measurements to assess football skills and physical fitness. The study participants included 25 athletes, with data collected on November 13, 2024. Football skills were evaluated using dribbling, short passing, heading, and shooting tests, in addition to physical tests such as push-ups, sit-ups, and back-ups. Nutritional status was measured using Body Mass Index (BMI). The results showed that most athletes showed moderate to good physical abilities, but had significant deficits in heading skills (80% in the “poor” category) and shooting accuracy. Dribbling emerged as a strong skill, with 72% achieving “very good” results. Nutritional analysis revealed that all participants were underweight for their height, highlighting the need to improve a balanced diet. This imbalance affects endurance and increases the risk of injury, emphasizing the role of proper nutrition in athletic development. These findings highlight the importance of integrating science-based structured training and nutritional guidance into youth football programs to foster optimal physical and technical skills. The study offers actionable recommendations for improving training and nutrition, contributing to the broader development of football training in Indonesia.
The Effect Of Circuit Training On Cardiovascular Endurance In The Rasoex Cikarang Basketball Team Pahlevi, Reza; Setiawan, Muhammad Arief; Dewi, R. Retna Kinanti; Wijaya, Habibi Hadi; Aulia, Dany
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 16, No 3 (2024): October
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v16i3.67807

Abstract

Basketball is a sport that relies on individual skills and teamwork in attack and defence. One important component in the success of a basketball game is physical condition, especially cardiovascular endurance. Good cardiovascular endurance allows an athlete to maintain optimal physical performance in high-intensity matches. This study aims to examine the effect of Circuit Training on increasing cardiovascular endurance in the Rasoex Cikarang basketball team. The research method used is a quantitative approach with a Purposive Sampling technique involving 13 participants. The training program was carried out for 4 weeks with 16 training meetings carried out routinely. Before and after the training program, cardiovascular endurance was measured to determine the effect of training on its improvement. The data obtained were analyzed using SPSS 24 with the Paired T-Test to see the difference in cardiovascular endurance scores before and after training. The results showed that there was a significant increase in the cardiovascular endurance of participants, with an average increase of 7.43% after participating in Circuit Training. These findings indicate that Circuit Training can increase cardiovascular endurance capacity, which has a positive effect on the performance of basketball athletes, especially in facing high intensity during matches. Thus, Circuit Training can be an effective training method for improving the physical endurance of basketball athletes
The Effect of Postural Exercise Program For The Elderly On Increasing Muscle Mass At I-Fit Indonesia, Central Jakarta Al Farras, Muhammad Abdan; Gemael, Qorry Armen; Dewi, R. Retna Kinanti; Wijaya, Habibi Hadi; Aulia, Dany
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 16, No 3 (2024): October
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v16i3.67209

Abstract

The research aims to prove the influence of the postural training program for the elderly on increasing muscle mass at I-Fit Indonesia, Central Jakarta. This type of research uses experiments with a quantitative approach. The research design uses one group pre-test-post-test design. This design has a pre-test and post-test so that the influence of treatment can be calculated by comparing the post-test and pre-test scores. The subjects of this research were 12 I-Fit Indonesian consumers. The sample was selected using a purposive sampling technique. The test instruments used in this research were Bioimpedance analysis (BIA) and Basal Metabolic Rate (BMR). Based on the data from the normality test using the Shapiro-Wilk test, a sig value of 0.05 was obtained, normally distributed. The homogeneity test obtained a sig value of 0.495. Hypothesis testing obtained a sig value of 0.007. So it can be concluded that providing a postural program to the elderly can increase muscle mass in the elderly.