Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SENMEA

STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA BUNTU BURAKE DENGAN PENDEKATAN PORTER’S DIAMOND MODEL DI KABUPATEN TANA TORAJA Londongallo, Megawaty; Natalia Paranoan; Naomi Patiung; Agustinus; Sarah; Kezia Angriani Nura
Prosiding Seminar Nasional Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 9 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MANAJEMEN, EKONOMI DAN AKUNTANSI 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

So far, the tourism sector's contribution to PAD in Tana Toraja Regency is minimal, even though Toraja is one of the tourist destinations in Indonesia. The decline in tourist arrivals to Tana Toraja in recent years, among other things, apart from the COVID-19 pandemic in 2020-2022, is also the inability of the Tana Toraja Regency government to meet the needs of tourists. The government's role is not yet optimal, and the condition of tourist objects that are not appropriately handled has become the leading cause of the decline in tourist visits. Various strategies have been implemented, but the results are ineffective,  which impacts the tourism sector's low contribution to Regional Original Revenue. This study aims to analyze the strategy for developing the Buntu Burake Tourism Object using the Porter's Diamond Model approach, which will increase the Tourism sector's contribution to PAD. The method used is qualitative and analyzed using Porter's Diamond Model. Informants who will be interviewed in depth are employees from the Department of Tourism, Youth and Sports, tourism industry managers, traders, travel owners, cleaners, and tourists visiting Tana Toraja. The results of this study show that the Buntu Burake tourism development strategy is quite good, but it needs further strategic development so that tourists will increase. This research is expected to benefit academics and the government, especially the Department of Tourism, Youth and Sports, as it relates to developing the tourism industry using Porter's Diamond Model approach to increase the PAD of Tana Toraja Regency.
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANGO PANGO UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN TANA TORAJA Yusriani Viviansri; Natalia Paranoan; Amson Padolo; Frely; Aprianus; Raturayawan
Prosiding Seminar Nasional Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 8 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MANAJEMEN, EKONOMI DAN AKUNTANSI 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pengembangan objek wisata Pango Pango khususnya pada pembangunan infrastruktur jalan, strategi peningkatan kebersihan dan strategi peningkatan kualitas retribusi terhadap pengembangan objek wisata yang dilakukan oleh pemerintah di Kabupaten Tana Toraja untuk meningkatkan PAD. Sumbangan sektor pariwisata terhadap PAD di Kabupaten Tana Toraja masih sangat kecil padahal Toraja adalah salah satu tujuan wisata di Indonesia. Terjadi penurunan kunjungan wisatawan ke Tana Toraja antara lain adalah ketidakmampuan pemerintah Kabupaten Tana Toraja memenuhi kebutuhan wisatawan. Peran pemerintah dan kelembagaan belum optimal serta kondisi objek wisata yang tidak ditangani dengan baik, infrastruktur jalan, kebersihan dan kualitas retribusi telah menjadi penyebab utama penurunan kunjungan wisatawan. Oleh sebab itu perlu pengembangan objek wisata melalui perencanaan strategi di mana strategi pengembangan objek wisata di Kabupaten Tana Toraja selama ini belum efektif yang berdampak pada rendahnya sumbangan sektor pariwisata pada PAD. Metode penelitian yang akan digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dan dianalisis dengan analisis Miles dan Huberman. Informan yang akan diwawancara secara mendalam adalah pegawai dari Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga, pedagang, pengelola industri pariwisata dan wisatawan yang berkunjung ke Tana Toraja. Penelitian ini memberikan manfaat bagi para akademisi dan pihak pemerintah khususnya Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga terkait dengan strategi pengembangan objek wisata dalam menentukan arah kebijakan dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk peningkatan PAD Kabupaten Tana Toraja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan objek wisata Pango Pango khususnya pada pembangunan infrastruktur jalan, strategi peningkatan kebersihan dan strategi peningkatan kualitas retribusi terhadap pengembangan objek wisata yang dilakukan oleh pemerintah di Kabupaten Tana Toraja untuk meningkatkan PAD belum maksimal. Perlu perhatikan serius dari Pemda untuk meningkatkan jumlah pengunjung.
ANALISIS PROSES PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH DI KABUPATEN MAMASA Wage Marcos Malima; Natalia Paranoan; Hendrik Gunadi; Yermia William; Yulinda Bunga Ranteallo; Videlia Timang
Prosiding Seminar Nasional Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 8 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MANAJEMEN, EKONOMI DAN AKUNTANSI 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses pengelolaan Barang Milik Daerah pada Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa, kendala apa yang dihadapi dalam pelaksanaan pengelolaan Barang Milik Daerah, serta faktor-faktor pendukung dalam pelaksanaan proses pengelolaan Barang Milik Daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan enam orang informan dari pegawai BKAD Kabupaten Mamasa yang paham tentang proses pengelolaan Barang Milik Daerah Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa. Dalam mengumpulkan data tersebut menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara turun langsung ke lokasi penelitian. Hasil penelitian memberikan gambaran mengenai proses pengelolaan Barang Milik Daerah di Kabupaten Mamasa, faktor penghambat/kendala dan faktor pendukung proses pengelolaan Barang Milik Daerah Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa.