Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pembuatan dan Karakterisasi Nanopartikel Perak Menggunakan Ekstrak Buah Mangrove Rhizophora stylosa Nancy Willian; Hilfi Pardi; Syukri Arief
ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia Vol 19, No 1 (2023): March
Publisher : UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/alchemy.19.1.59359.53-60

Abstract

Nanopartikel perak menampilkan sifat fisik dan biologis yang unik yang telah menarik minat penelitian karena aplikasi yang menjanjikan. Pada penelitian ini, proses fabrikasi nanopartikel perak(AgNPs) dilakukan dengan metode green sintesis menggunakan tanaman mangrove dengan pelarut air. Ekstrak buah mangrove Rhizophora stylosa (RS) pertama kali digunakan sebagai reduktor dan stabilizer dalam sintesis AgNPs. Karakteristik AgNPs ditentukan dengan spektrofotometer UV-Vis, FTIR, XRD dan TEM. Analisis spektrum UV-vis menunjukkan panjang gelombang pada 430 ‒ 445 nm. Studi FTIR mengungkapkan adanya senyawa fitokimia aktif yang bertindak sebagai zat penutup dan penstabil nanopartikel. TEM menunjukkan morfologi AgNPs yang ditemukan berbentuk bola dengan ukuran diamter sekitar 10 ‒ 60 nm. Pola XRD menunjukkan bahwa semua sampel AgNPs yang diperoleh memiliki struktur face-center cubic (fcc) yang menegaskan bahwa nanopartikel bersifat padatan kristalin dengan ukuran kristal 38 ‒ 77 nm. Studi ini membuktikan kemampuan biomaterial dalam sintesis AgNPs dengan mengadopsi prinsip sintesis hijau.Fabrication and Characterization of Silver Nanoparticles Using Extract of Mangrove Fruit of Rhizophora stylosa. Silver nanoparticles display unique physical and biological properties that have attracted research interest because of their promising applications. In this research, silver nanoparticle (AgNPs)  fabrication process was carried out via green synthesis methods using mangrove plants and water as a solvent. Mangrove fruit extract Rhizophora stylosa (RS) was first used as a reducing agent and stabilizer in the synthesis of AgNPs. The characteristics of AgNPs were characterized using UV-Vis, FTIR, XRD, and TEM spectrophotometers. UV-vis spectrum analysis showed a peak at 430 ‒ 445 nm. FT-IR studies revealed the presence of active phytochemical compounds which act as coating agents and stabilizers for nanoparticles. TEM showed that the morphology of AgNPs was spherical with a diameter size of 10 ‒ 60 nm. The XRD patterns showed that all of the AgNPs sample obtained had a face-center cubic (fcc) structure, indicating that the nanoparticles are crystalline solids with a crystallite size of 38 ‒ 77 nm. This study proves the ability of biomaterials in the synthesis of silver nanoparticles by adopting the principle of green synthesis.
ISOLASI DAN SKRINING ANTIBAKTERI DARI KAPANG ENDOFIT TANAMAN BAJAKAH (SPATHOLOBUS LITTORALIS HASSK) Dina Fitriyah; Hilfi Pardi; Friska Septiani Silitonga; Eka Putra Ramdhani; Noviana Ika Puspitasari
Jurnal Zarah Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Zarah
Publisher : Prodi Pendidikan Kimia, FKIP, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan antibiotik merupakan salah satu solusi untuk melawan berbagai penyakit infeksi. Namun pemakaian antibiotik sintesis kontiniu tidak hanya membunuh patogen itu sendiri tetapi juga dapat mempercepat terjadinya resistensi. Sumber bahan baru bioaktif yang banyak dieksplorasi sekarang ini adalah kapang endofit. Penelitian ini melakukan isolasi dan skrining antimikroba kapang endofit yang hidup dalam jaringan batang bajakah (Spatholobus littoralis Hassk). Penelitian ini bertujuan : 1) Mengisolasi kapang endofit dari batang bajakah (Spatholobus littoralis Hassk.)  dan 2) Mengetahui kemampuan antimikroba dari isolat kapang endofit batang bajakah (Spatholobus littoralis Hassk. Metode skrining antimikroba yang digunakan yaitu metode difusi cakram terhadap patogen bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolasi kapang endofit dari bajakah menghasilkan 4 isolat. Ekstrak kapang isolat UMRCC03 dengan media produksi PDB, pada  hari ke-20 memiliki zona hambat sebesar  15,11±0,19 terhadap Escherichia coli dan 15,56±0,50 terhadap Staphylococcus aureus. Hal ini menmbuktikan bahwa kapang endofit batang bajakah menunjukkan aktivitas antimikroba pada patogen Escherichia coli dan Staphylococcus aureus seperti bioaktivitas dari tanaman inangnya.
Optimisation of The Cathodic Stripping Voltammetry For The Determination of Metal Ni(II) in The River Water pardi, Hilfi; Fitriyah, Dina
Al-Kimia Vol 11 No 1 (2023): JUNE
Publisher : Study Program of Chemistry - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-kimia.v11i1.35688

Abstract

The study was carried out to determination the metal Ni(II) in river water samples using cathodic stripping voltammetry (CSV) method. In order to achieve optimum conditions for the determination of metal Ni(II), the accumulation potential and accumulation time conditions of the CSV method have been achieved. The results of this research obtained under the optimum conditions for Ni(II) measurement using an electrolyte solution of ammonium chloride with a potential accumulation (accv) of -0.7 V and a time accumulation (acct) of 60 s. The relative standard deviation of the 10 µg/L Ni(II) standard solution (n=8) is 0.53%, the recovery value is 98.82%. The CSV method for the determination of Ni(II) metal has been successfully applied to river water samples.
Penentuan Logam Cr(VI) Menggunakan Metoda Differensial Pulse Adsorptive Stripping Voltammetry dengan Calconcarboxylic Acid Sebagai Pengomplek Hilfi Pardi; Nancy Willian
Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry Vol. 11 No. 2 (2019): Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry
Publisher : Pendidikan Kimia FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jisic.v11i2.7858

Abstract

[Determination of Cr(VI) Metal Using Differential Pulse Adsorptive Stripping Voltametry Method with Calconcarboxylic Acid as Complexing] Penelitian ini menggunakan metode differential pulse adsorptive stripping voltammetry (DPAdSV) dengan elektroda merkuri tetesan gantung (HMDE) untuk menentukan logam Cr(VI) dengan Calconcarboxylic Acid (CCA) sebagai ligand dalam sampel air laut. Metode ini terjadi berdasarkan deposisi Logam-CCA pada elektroda merkuri pada periode waktu tertentu. Dengan menggunakan scan potensial kearah negatif dan voltammogram differential pulse akan menghasilkan voltammogram yang berbeda. Parameter instrumental dan kimia yang dapat meningkatan pegukuran diperoleh kondisi optimalnya antara lain, konsentrasi CCA 0,5 mM, pH 6, potensial deposisi (Edep) -0,3 V, waktu deposisi (tdep) 60 detik, konsentrasi buffer asetat 0,4 M, scan rate 150 mV/s, tinggi pulse 90 mV, ukuran tetesan merkuri 4 mm2, Linieriti logam Cr (Ip vs konsentrasi) pada kisaran 5 sampai 200 µg/L. Batas deteksi Cr(VI) adalah 0,23 µg/L, standar deviasi relatif 0,24%, recovery 98%. Metode DPAdSV dengan CCA ligands untuk penentuan logam Cr(VI) sukses diaplikasikan pada sampel alam yaitu air laut dan air sungai.
Identity of Handling Water Pollution Caused by Petroleum Pollution in Indonesia by Adsorption: A Review Monika Putri Pardede; Superlesman Laia; Hilfi Pardi
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 10 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i10.1209

Abstract

Indonesia is a maritime country known for its vast territorial waters of sea, reservoirs, rivers, lakes, and bays compared to its land area which makes Indonesia rich in natural resources of sea and other waters. However, many problems are faced when preserving the sea such as marine pollution in the form of petroleum spills which are very dangerous for marine ecosystems. Therefore, there needs to be a handling effort to overcome this. The purpose of this research is to provide information about handling by adsorption to overcome petroleum pollution. The preparation method is carried out by analyzing articles from various literature sources such as journals, scientific papers, report books, and Google Scholar.  The conclusion is that the treatment that can be applied to overcome the pollution of the sea and other waters due to petroleum in Indonesia by adsorption using activated carbon cassava peel, cocoa pod skin, water hyacinth, banana peel, and banana stem is classified as effective, efficient and economical management and has its advantages in reducing the levels of parameters contained in petroleum waste.
ANALISIS PENGARUH SIFAT KIMIA AIR LAUT TERHADAP KOROSI LOGAM DAN PENGENDALIANNYA MENGGUNAKAN PROTEKSI KATODIK Nelvi Helmania Putri; Siska Dwi Febryani; Rabena Aprilla; Hilfi Pardi
Journal of Research and Education Chemistry Vol. 6 No. 1 (2024): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jrec.2024.vol6(1).17173

Abstract

Permasalahan terbesar yang dalam penggunaan logam di air laut adalah masalah korosi. Korosi menyebabkan kerugian secara estetika, teknis penggunaan alat dan bahkan kerugian secara ekonomis. Hal tersebut dikarenakan korosi dapat disebabkan oleh sifat kimia dari air laut seperti pH, salinitas, kandungan ion klorida dan suhu air laut Jika tidak ditangani maka akan menimbulkan kerugian yang cukup besar. Cara yang dapat digunakan dalam rangka mengurangi kerugian akibat korosi ialah dengan cara memanfaatkan proteksi katodik yang merupakan sebuah teknik yang dipergunakan dalam usaha menangani korosi yang terjadi pada logam baja di lingkungan air laut. Tujuan dilakukannya penelitian ini ialah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh sifat kimia air laut terhadap korosi kapal dan mengetahui bagaimana efek pengendaliannya menggunakan proteksi katodik. Pada penyusunan penelitian ini menggunakan tinjauan literatur dengan memanfaatkan jurnal ilmiah sebagai sumber data yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH, suhu, salinitas dapat mempercepat laju korosi pada logam dan penggunaan proteksi katodik dapat memperlambat proses pengkorosian tersebut. Maka, dapat disimpulkan bahwa sifat kimia air laut dapat mempengaruhi laju korosi pada logam dan proteksi katodik adalah salah satu metode yang efektif untuk menangani laju korosi pada logam di perairan air laut.
Prospek Potensial Mikroalga Sebagai Biofuel Di Kepulauan Riau Guna Mewujudkan Net Zero Emission Natasha, Febiana; Hutajulu, Ezra Solafide; Pardi, Hilfi
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 5, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2024.23299

Abstract

Kepulauan Riau memiliki kondisi lingkungan yang ideal serta memiliki iklim tropis yang hangat untuk budidaya mikroalga. Mikroalga merupakan salah satu dari sumber daya laut yang masih belum dimanfaatkan di daerah ini meskipun mempunyai keunggulan dari berbagai macam bidang, terutama biofuel. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi besarnya prospek pemanfaatan mikroalga di Kepulauan Riau sebagai biofuel. Metode yang digunakan adalah metode kajian literatur sistematis. Ada tiga tahapan dalam penggunaan metode ini, yakni tahap perencanaan, tahap tinjauan dan tahap melaporkan hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 8 jenis mikroalga yang dapat dikembangkan sebagai biofuel di Kepulauan Riau, yakni Chlorella, Spirulina, Spirogyra, Scenedesmus, Nitzschia, Navicula, Anabaena, dan Microcystis. Prospek pemanfaatannya relatif besar dikarenakan keanekaragaman hayati yang didukung oleh iklim tropis yang cocok untuk dilakukan budidaya mikroalga. Selain itu, garis pantai yang panjang juga dapat mendukung budidaya mikroalga secara besar-besaran. Sayangnya, masih memiliki keterbatasan dalam hal teknologi dan infrastruktur pembangunan biofuel ini. Oleh karenanya, diperlukan dukungan dan komitmen pemerintah dalam pembiayaan dan investasi industri biofuel agar terwujudnya Net Zero Emission di Indonesia, terutama Kepulauan Riau.
Produksi Hidrogen Dari Air Laut Menggunakan Metode Elektrolisis Berbantuan Elektrokatalis Natasha, Febiana; Hutajulu, Ezra Solafide; Pardi, Hilfi
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 5, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2024.23562

Abstract

Hidrogen berpotensi sebagai sumber energi bersih yang ideal untuk menurunkan emisi karbondioksida di masa depan. Hal ini dikarenakan hidrogen memiliki kepadatan energi yang tinggi sekitar 142.351 MJ/kg dan bebas dari gas beracun. Oleh karena itu, diperkirakan permintaan hidrogen akan meningkat sekitar 18% pada tahun 2050 untuk memenuhi kebutuhan energi pengganti bahan bakar fosil. Tujuan penelitian, yakni untuk merangkum reaksi-reaksi redoks pada elektroda dalam metode elektrolisis udara laut, menampilkan berbagai elektrokatalis dalam memproduksi hidrogen dari udara laut, dan elektrolisis sebagai media pendukung berlangsungnya proses produksi hidrogen air laut. Hasil yang ditampilkan adalah adanya 3 reaksi redoks dalam elektrolisis udara laut yang terdiri atas Oxygen Evolution Reaction (OER), Chlorine Evolution Reaction (CER), dan Hydrogen Evolution Reaction (HER). Adapun elektrokatalis yang efisien dalam mendukung reaksi HER sebanyak 25 buah. Selain itu, terdapat 4 elektrolit yang mendukung kinerja dari reaksi elektrolisis udara laut dalam memproduksi hidrogen adalah H 2 SO 4 , NaCl, KOH dan NaOH. Oleh karena itu, pengembangan hidrogen dari air laut secara lebih lanjut patut dikembangkan guna mewujudkan Net Zero Emission.
Pemanfaatan Limbah Kulit Udang sebagai Bahan Pembuatan Kitosan dan Aplikasinya sebagai Pengawet Alami Pangan: Tinjauan Pardi, Hilfi; Meilinda, Reza; Ningsih, Putri Amelia; Anggraini, Dian
KATALIS: Jurnal Penelitian Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 6 No 2 (2023): Katalis: Jurnal Penelitian Kimia dan Pendidikan Kimia
Publisher : Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/katalis.v6i2.8083

Abstract

Wilayah maritim yang luas pastinya memiliki keanekaragaman laut yang melimpah, berbagai produksi yang dilakukan agar dapat meningkatkan kualitas ekonomi bangsa. Pemanfaatannya dengan cara dikonsumsi masyarakat dalam negeri hingga diproduksi lalu diekspor ke luar negeri salah satunya adalah udang (Penaeus. sp). Udang di Indonesia pada umumnya diekspor dalam bahan mentah yang dibekukan yang telah dikupas kepala, ekor, dan kulitnya. Limbah ini pada umumnya tidak diproduksi dengan optimal sehingga dapat menyebabkan pencemaran pada lingkungan. Tulisan ini dibuat dengan tujuan untuk meringkas penelitian terdahulu yang telah dilakukan agar mempermudah pembaca dan untuk mengetahui seberapa efektivitas pemanfaatan dari limbah kulit udang untuk kitosan menjadi bahan pengawet alami pangan. Tinjauan penelitian yaitu menggunakan metode komperatif dengan mengumpulkan berbagai sumber menggunakan database dari google scholar dan pubmed baik jurnal nasional maupun internasional. Hasil penelitian menujukkan bahwa kulit udang yang diaplikasikan pada berbagai pangan mentah maupun yang sudah matang menunjukkan efektivitas kitosan sebagai bahan pengawet alami pangan dengan konsentrasi pengaplikasian kitosan yang berbeda-beda sesuai dengan jenis pangannya.
Aplikasi Kimia Koordinasi dalam Katalisis untuk Tren Saat Ini dan Arah Masa Depan: Tinjauan Pardi, Hilfi; Meilinda, Reza; Ningsih, Putri Amelia; Anggraini, Dian
KATALIS: Jurnal Penelitian Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 6 No 2 (2023): Katalis: Jurnal Penelitian Kimia dan Pendidikan Kimia
Publisher : Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/katalis.v6i2.8145

Abstract

Dunia terus mengalami kemajuan yang semakin pesat setiap tahunnya dalam berbagai bidang, baik dalam bidang kesehatan, industri, katalisis, pertanian, farmasi maupun bidang-bidang lainnya. Pada dasarnya kimia merupakan salah satu ilmu yang berperan dalam kemajuan teknologi pada tren saat ini dan arah masa depan dunia. Kimia koordinasi (kimia kompleks) adalah salah satu ilmu kimia yang banyak digunakan dalam penelitian untuk menghasilkan suatu teknologi baru yang akan berguna bagi masa depan dunia. Tulisan ini dibuat dengan tujuan untuk meringkas penelitian terdahulu yang telah dilakukan agar mempermudah pembaca dan untuk menambah wawasan tentang aplikasi kimia koordinasi dalam katalisis untuk tren saat ini dan arah masa depan. Tinjauan penelitian ini menggunakan metode komperatif dengan mengumpulkan berbagai sumber menggunakan database dari google scholar dan pubmed baik jurnal nasional maupun internasional. Hasil penelitian menujukkan bahwa prinsip kimia koordinasi dalam katalisis sangat banyak digunakan dalam penelitian untuk menciptakan teknologi baru yang menjanjikan untuk masa sekarang dan masa yang akan datang.