Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Musica: Journal of Music

Strategi Pembelajaran Ensamble Violin Di Purwacaraka Musik Studio Padang (Violin Ensamble Learning Strategy at Purwacaraka Music Studio Padang) Melisa Fitri Rahmadinata
MUSICA : Journal of Music Vol 1, No 2 (2021): MUSICA : JOURNAL OF MUSIC
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.263 KB) | DOI: 10.26887/musica.v1i2.2096

Abstract

Purwacaraka Music Studio (PCMS) Padang merupakan lembaga musik nonformal yang menawarkan berbagai macam jenis les musik, salah satunya violin. Strategi pembelajaran di PCMS Padang ialah berupa les privat dengan metode satu guru satu siswa. Namun yang menjadi pembeda les di Purwacaraka dengan tempat les musik lainnya ialah adanya kegiatan ensamble untuk masing-masing instrument. Kegiatan pembelajaran secara ensamble ini merupakan kegiatan ekstra sebagai peningkatan skill siswa-siswi dalam bermain bersama. Penelitian ini memaparkan bagaimana strategi pembelajaran ensambel violin di PCMS Padang, baik dari segi metode pembelajaran dan materi yang dipelajari. Adapun strategi pembelajaran dianalisis dan dikemukakan berdasarkan metode jenis penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui tiga tahapan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa strategi pembelajaran ensambel violin di PCMS Padang menggunakan empat metode pembelajaran yaitu metode ceramah, metode demonstrasi, metode drill, dan evaluasi pembelajaran.Kata Kunci: Strategi Pembelajaran; Ensamble Violin; PCMS PadangABSTRACTPurwacaraka Music Studio (PCMS) of Padang was a non-formal music institution that had branches in almost all of Indonesia, one of them was in the city of which offered various types of music lessons, one of them was the violin. The learning strategy at PCMS Padang was in the form of private lessons with the one teacher, one student method. However, what distinguishes at Purwacaraka lessons different from other music lessons was the ensemble activity for each instrument. This ensemble learning activity was an extra activity as an increase in students' skills in playing together. This study described how the violin ensemble learning strategy at PCMS Padang, both in terms of learning methods and the material studied. The learning strategies were analyzed and put forward based on the type of qualitative descriptive research method. Research data collection was carried out through three stages, observation, interviews, and documentation. The results of this study explained that the violin ensemble learning strategy at PCMS Padang used four learning methods; the lecture method, demonstration method, drill method, and learning evaluation.Keywords: Learning Strategy; Violin Ensemble; PCMS Padang
Rekonstruksi Kreatif dalam Pertunjukan Solis Trumpet Lintas Genre Sinulingga, M.Yunus Prayogi; Kasman, Selvi; Rahmadinata, Melisa Fitri; Tindaon, Rosmegawaty
Musica: Journal of Music Vol 5, No 2 (2025): MUSICA : JOURNAL OF MUSIC
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/musica.v5i2.6005

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan rekonstruksi kreatif dalam pertunjukan solis trumpet lintas genre sebagai strategi interpretasi musikal. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan pertunjukan, di mana data diperoleh melalui observasi proses latihan, dokumentasi pertunjukan, serta refleksi kritis penyaji. Repertoar yang dibawakan meliputi karya musik klasik Barat, tradisi Melayu, dan musik populer Latin, yang masing-masing memiliki karakter teknis dan ekspresif berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan rekonstruksi kreatif memungkinkan penyaji mengembangkan interpretasi musikal secara fleksibel tanpa menghilangkan karakter dasar setiap repertoar. Penguasaan teknik dasar trumpet, seperti artikulasi, kontrol pernapasan, dan pengelolaan dinamika, berperan penting dalam mendukung keberhasilan interpretasi lintas genre. Pertunjukan ini menghasilkan pengalaman musikal yang variatif serta memperlihatkan integrasi antara aspek teknis, ekspresif, dan kontekstual dalam praktik pertunjukan solis trumpet. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian pertunjukan musik, khususnya dalam praktik interpretasi dan penciptaan makna musikal melalui pertunjukan solis instrumen tiup
Musical Existence As An Indicator of The Realization of The Ideal Order of The Kuantan Singingi Community Based on The Canang Tradition Hadi, Randi Restu; Dewi, Puti Andam; Rahmadinata, Melisa Fitri; Budaya, Arga
Musica: Journal of Music Vol 5, No 2 (2025): MUSICA : JOURNAL OF MUSIC
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/musica.v5i2.6090

Abstract

Kebiasaan secara turun-temurun yang disepakati bersama sebagai idiom budaya masyarakat tertentu yang bermuara pada hasil akhir ketentraman dalam kehidupan bermasyarakat. Salah-satu metode perwujudan tatanan sosial tersebut oleh masyarakat kabupaten Kuantan Singingi melalui metode canang. Canang sebagai mediator terwujudnya tatanan ideal masyarakat dalam bentuk mengefektifkan perkabaran yang pada pelaksanaannya melibatkan unsur-unsur musikal. Tujuan dari tulisan ini adalah menemukan unsur-unsur musikal dalam prosesi canang serta memperlihatkan korelasi fungsi dan peran unsur tersebut dalam perwujudan tatanan kehidupan sosial bermasyarakat. Berharap tulisan ini mampu mengisi ruang kognitif pembaca sehingga melahirkan persepsi baru mengenai definisi unsur musikal dan keberagaman budaya tradisi yang ada di Nusantara.