Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA Sabahiyah Sabahiyah; Nurul Iman; Khairul Huda
El Midad Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v10i2.779

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IlmuPengetahuan Sosial siswa melalui implementasi model pembelajaran kooperatif make a matchpada kelas IV Madrasah IbtidaiyahI Maraqitta’limat Mamben Lauk kecamatan Wanasabakabupaten Lombok Timur tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, tiap siklus terdapat empat fase kegiatan yaitu, fase perencanaan (planning),fase pelaksanaan (action), fase observasi/pemantauan (observation), dan fase refleksi (reflection).Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Maraqitta’limat Mamben Lauksebanyak 28 siswa terdiri dari 11 laki-laki dan 17 perempuan. Data mengenai motivasi diperoleh melalui penyebaran angket dan data mengenai hasil belajar diperoleh melalui tes berbentukpilihan ganda, setelah data-data tersebut terkumpul kemudian dianalisis secara deskritif. Datamotivasi dan hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan, pada siklus I rerata motivasibelajar siswa 29.82 berada pada kategori baik dan pada siklus II sebesar 32.79 dengan kategori sangat baik sedangkan hasil belajar siswa pada siklus I memperoleh rerata sebesar 68.77 denganketuntasan sebesar 71% (tidak tuntas) dan pada siklus II sebesar 72.89 dengan ketuntasansebesar 93% (tuntas). Berdasarkan data yang diperoleh pada penelitian ini, maka dapatdisimpulankan bahwa implementasi model pembelajaran kooperatif make a match dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial siswa kelas IV MadrasahIbtidaiyah Maraqitta’limat Mamben Lauk kecamatan Wanasaba kabupaten Lombok Timur tahunpelajaran 2018/2019.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Bangun Ruang Menggunakan Model Project Based Learning (PjBL) di Kelas V SD Mashal Hadi; Sabahiyah Sabahiyah; Muhamad Akrom; Junaidi Junaidi; Ihwan Ihwan; Siti Raesah Ayu
Journal of Teaching and Elementary Education Vol. 2 No. 1 (2026): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jte2.v2i1.2961

Abstract

Students’ mathematical critical thinking skills in Indonesia remain relatively low, as reflected in the results of the 2018 PISA assessment. One of the main contributing factors is conventional teacher-centered learning. This study aims to describe the improvement of students’ critical thinking skills on the topic of three-dimensional shapes (cubes and rectangular prisms) through the implementation of the Project Based Learning (PjBL) model in Grade V of SD Negeri 01 Mamben Daya. This research is a Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis & Taggart model, conducted in two cycles. The research subjects consisted of 32 students (21 males and 11 females). Data were collected through a written essay test comprising five questions designed to measure indicators of interpretation, analysis, evaluation, and inference. Data analysis employed descriptive percentage techniques. The results showed a significant improvement. In the pre-cycle stage, the percentage of classical mastery of students’ critical thinking skills was only 3.12% (categorized as low). After implementing PjBL in Cycle I, the percentage increased to 56.25% (categorized as moderately critical). In Cycle II, it further increased to 78.12% (categorized as critical), exceeding the predetermined success indicator (?75%). The implementation of the Project Based Learning (PjBL) model is effective in improving the critical thinking skills of Grade V students on the concept of three-dimensional shapes. This study is recommended as an alternative instructional model to enhance the quality of mathematics learning in elementary schools.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PjBL TERINTEGRASI STEAM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI ANAK USIA DINI Sri Wahyuni; Sabahiyah; Faizi Anwar
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.10372

Abstract

ABSTRACT Numeracy ability is a person's ability to use numbers, symbols and basic mathematical concepts to solve problems in everyday life. Stimulating these skills from an early age is very important because when children have strong basic numeracy skills, they can develop 21st-century skills needed in the future. This study aims to determine the increase in numeracy skills of early childhood after learning using the STEAM integrated PjBL learning model. This study employed a classroom action research design conducted in two cycles. Each cycle included the stages of planning, implementing the action, observing, and reflecting on the outcomes. The research subjects were 17 grade B students at TK 01 Pembina Aikmel. The research instrument used was a numeracy ability observation sheet. Data were collected through observation and documentation. The data obtained were then analyzed using percentage calculations to identify improvements in children’s numeracy skills. The results showed that children's numeracy completeness in cycle I was 64.70% and in cycle II increased to 82.35%. The implication of this research is that the STEAM integrated PjBL learning model has been proven to improve the numeracy skills of early childhood, namely in the indicators of data processing ability, pattern recognition ability, number understanding ability, and measurement recognition ability. ABSTRAK Kemampuan numerasi merupakan kemampuan seseorang dalam menggunakan angka, simbol dan konsep dasar matematika untuk memecahkan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Menstimulus kemampuan ini sejak dini sangat penting dilakukan karena ketika anak-anak memiliki keterampilan dasar numerasi yang kuat, maka mereka dapat mengembangkan keterampilan abad 21 yang diperlukan dimasa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan numerasi anak usia dini setelah belajar menggunakan model pembelajaran PjBL terintegrasi STEAM. Penelitian ini menggunakan desain tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, serta refleksi terhadap hasil yang diperoleh. Subjek penelitian adalah siswa kelas B di TK 01 Pembina Aikmel yang berjumlah 17 orang anak. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi kemampuan numerasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan perhitungan persentase untuk mengidentifikasi peningkatan kemampuan numerasi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan numerasi anak pada siklus I sebesar 64,70 % dan pada siklus II meningkat menjadi 82,35 %. Implikasi dari penelitian ini adalah model pembelajaran PjBL terintegrasi STEAM terbukti dapat meningkatkan kemampuan numerasi anak usia dini yaitu pada indikator kemampuan mengolah data, kemampuan mengenal pola, kemampuan pemahaman bilangan,  dan  kemampuan mengenal pengukuran.
Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati Melalui Pemanfaatan Daun Pepaya di Desa Tirtanadi Hizbul Wathoni; Nurhayati Nurhayati; Sabahiyah Sabahiyah; Dwitirta Mayasari; Sri Wahyuni
Insanta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Insanta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4 Nomor 1, Januari 2026
Publisher : LPP ARROSYIDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61924/insanta.v4i1.199

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran petani dalam memanfaatkan potensi daun pepaya (Carica papaya) sebagai bahan dasar pestisida nabati. Kegiatan ini diinisiasi dari tingginya ketergantungan petani terhadap pestisida sintetis. yang berdampak negatif terhadap kesehatan manusia, keseimbangan ekosistem, serta menurunkan kualitas tanah dan hasil pertanian. Daun pepaya diketahui mengandung senyawa aktif seperti papain, kimopapain, flavonoid, alkaloid, terpenoid, tanin, dan saponin yang memiliki sifat toksik terhadap serangga, sehingga berpotensi besar sebagai agen pengendali hayati (biopestisida). Metode pelaksanaan kegiatan meliputi empat tahapan, yakni perencanaan, pelaksanaan, percobaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di Dusun Gunung Malang, Desa Tirtanadi, Kecamatan Labuhan Haji, dengan melibatkan 20 orang peserta yang sebagian besar merupakan petani lokal. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemberian materi mengenai kandungan dan manfaat daun pepaya, dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan pestisida nabati, teknik pengemasan produk, serta strategi pemasarannya. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme dan partisipasi aktif yang tinggi dalam seluruh rangkaian kegiatan. Uji penerapan pestisida daun pepaya pada berbagai tanaman hortikultura menunjukkan efektivitas dalam menekan serangan hama serta meningkatkan kesegaran dan pertumbuhan tanaman. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memberikan solusi alternatif yang aplikatif bagi petani untuk mengurangi ketergantungan terhadap pestisida sintetis sekaligus mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
Peningkatan Kreativitas Tutor Bimbel Calistung dalam Menciptakan Pembelajaran Yang Menyenangkan dan Inovatif Sri Wahyuni; Sabahiyah Sabahiyah; Muhammad Hafizin; Faizi Anwar; Nurhayati Nurhayati
Insanta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): INSANTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPP ARROSYIDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61924/insanta.v4i2.236

Abstract

Pembelajaran calistung (baca, tulis, hitung) pada bimbingan belajar umumnya masih menerapkan metode konvensional. Kehadiran tutor yang kreatif menjadi faktor penting untuk mencegah kebosanan anak sekaligus mengoptimalkan pemahaman mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas tutor bimbingan belajar dalam merancang pembelajaran yang menyenangkan dan inovatif. Peserta pelatihan adalah tutor bimbel Taman Belajar yang berjumlah 6 orang. Pelaksanaan pengabdian ini melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi serta evaluasi terhadap proses dan produk. Target yang diharapkan adalah peningkatan kreativitas tutor dalam menyusun perencanaan pembelajaran yang berbasis belajar seraya bermain. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan berlangsung dengan baik, kreativitas tutor mengalami peningkatan, dan para tutor menunjukkan tingkat antusiasme yang tinggi selama mengikuti pelatihan. Para tutor diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan kedalam praktik pembelajaran di kelas
The Influence of the Problem-Based Learning (PBL) Model Assisted by Wordwall Media on Elementary School Students' Conceptual Understanding Sabahiyah Sabahiyah; Fadila Ramdhani
Journal of Educational Studies Vol. 3 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jes.v3i3.4100

Abstract

During the learning process, students appeared less enthusiastic in paying attention to the teacher’s explanations, they seemed uninterested and bored because the learning activities were predominantly teacher-centered and provided limited opportunities for students to think and actively engage in learning. Furthermore, students were rarely given the chance to interact with their peers to share ideas or thoughts in solving a problem, resulting in a poor understanding of the concepts being studied. This study aims to determine whether the Problem Based Learning model assisted by Wordwall media influences students’ conceptual understanding in the Science and Social Studies (IPAS) subject of fifth-grade students at SD Negeri 3 Mamben Lauk. The population of this study consisted of 43 students, and the entire population served as the sample. This research employed a quasi-experimental design with The Posttest Only Control Group Design. Data on students' conceptual understanding were collected through multiple-choice tests. The data were analyzed using the Independent Sample T-Test technique. The analysis results showed that the experimental class had an average score of 77.95, while the control class had an average score of 70.43. The T-test results yielded a significance value of 0.003 < 0.05. Thus, it can be concluded that there is an influence of the Problem Based Learning model assisted by Wordwall media on students' conceptual understanding in the IPAS subject of fifth-grade students at SD Negeri 3 Mamben Lauk.