Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Kuliner Jepang Sebagai Kreasi Inovatif UMKM Di Desa Claket Amalijah, Eva; Poerbowati, Endang; Reyhand, Muhammad Alief
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v4i1.16560

Abstract

Kuliner Jepang banyak ditemui dimana saja terutama di kota besar yang saat ini banyak diminati masyarakat kaum milenial, namun di daerah pedesaan kuliner Jepang tersebut masih sangat sulit ditemui, dikarenakan keterbatasan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang kuliner tersebut. Zaman persaingan ekonomi saat ini, wirausahawan diharuskan berimprovisasi dalam usaha makanan yang akan dijual baik secara langsung maupun secara komersial. Sehubungan dengan masalah tersebut, pentingnya pelatihan SDM (Sumber Daya Manusia) dan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang berada di desa Claket. Dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini, kegiatan yang diberikan berupa pengarahan dan peningkatan produksi. Kegiatan tersebut, telah menyesuaikan kebutuhan di desa Claket. Oleh karena itu, diadakan program pengabdian masyarakat oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang diselenggarakan dengan adanya kolaborasi antara PT (Perguruan Tinggi) dan DU/DI (Dunia Usaha Dunia Industri) yang salah satunya diikuti oleh Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Hasil dari kegiatan ini berupa masyarakatnya mampu menghasilkan olahan kuliner Jepang dan meningkatkan produktivitas ekonomi di desa Claket, serta warga desa mampu meningkatkan kemampuan, pengetahuan dan mampu memberikan pelayanan yang terbaik bagi mayarakat yang berkunjung di desa Claket, dan hasil dari pelatihan ini dapat dijadikan sebagai investasi ekonomi dari desa tersebut yang dapat menjadikan desa Claket sebagai tujuan wisata.Kata Kunci: Kuliner Jepang, Sumber Daya Manusia, Usaha Mikro Kecil Menengah, Desa
Filosofi harmoni dan tanggung jawab: pendidikan karakter tentang tidak mengganggu orang lain dan kemandirian sejak usia dini di Jepang Endang Poerbowati
Proceeding of Conference on Literature, Linguistic, and Cultural Studies Vol. 6 No. 1 (2026): Vol. 6 No. 1 (2026): UNCOLLCS: PROCEEDING RESEARCH ON LITERARY, LINGUISTIC, AND
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/pcllcs.v6i1.6952

Abstract

Penelitian ini mengkaji nilai-nilai inti budaya Jepang yaitu prinsip tidak mengganggu orang lain dan semangat kemandirian yang melekat pada setiap lapisan usia, melalui analisis mendalam novel Yukiguni (Negeri Salju) karya Yasunari Kawabata, penerima Nobel Sastra tahun 1968. Sebagai karya yang merefleksikan jiwa dan tata sosial masyarakat Jepang, novel ini menampilkan bagaimana karakter tokoh utamanya, Komako, menghidupkan prinsip menjaga batas diri, tidak membebani orang lain, serta berjuang mandiri mengurus nasib dan tanggung jawabnya sendiri tanpa bergantung pada bantuan pihak lain. Nilai-nilai ini tidak hanya tampak sebagai etika pergaulan semata, melainkan bentuk pendidikan karakter yang ditanamkan sejak dini dan dijalankan secara konsisten hingga masa tua, sebagai wujud tanggung jawab diri demi menjaga harmoni bersama. Penelitian ini menemukan bahwa sikap tidak ingin menyusahkan orang lain dan kemandirian seumur hidup bukanlah sifat alami semata, melainkan hasil dari proses pewarisan nilai dan kesadaran bersama yang menjadi fondasi ketahanan sosial masyarakat Jepang.