Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Produksi dan Pemasaran Online Bunga Kering Rayung Gambas Gunawan Budiyanto; Aris Slamet Widodo
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 10, No 2 (2022): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/berdikari.v10i2.14603

Abstract

Bluluk Gallery is one of the MSMEs engaged in the dried flower craft business initiated in 2006 after the Yogyakarta earthquake, located in Ngabean Hamlet, RT 03, Triharjo Village, Pandak District, Bantul Regency. This program is based on the condition of the Bluluk Gallery SMEs, which are still having production and marketing constraints due to the COVID-19 pandemic. This program aims to improve the production and marketing performance of the Bluluk Gallery SMEs' dried flower products. The program implementation was through socialization, training, and direct practice using the media. The results showed that the knowledge and skills of the Bluluk Gallery MSME managers have increased, which are implemented in the form of business management, production management, and online product marketing through digital marketing optimization.
Pelatihan Pembuatan Pestisida Alami Guna Mendukung Budidaya Sayur Sehat Mulyono Mulyono; Aris Slamet Widodo; Tri Hartanto; Dewinta Julia
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.55.1075

Abstract

Desa Glagah memiliki sumberdaya pertanian yang produktif umumnya dimanfaatkan untuk usaha tani. Dalam upaya untuk meningkatkan kemandirian pangan, yang memungkinkan masyarakat mampu membangun diri dan lingkungannya berdasarkan potensi. Di tengah gencarnya produk pertanian modern, ada kekhawatiran sebagian pihak dengan masuknya zat-zat berbahaya ke dalam tubuh melalui pestisida yang biasa digunakan pada tanaman. Pestisida nabati adalah salah satu pestisida yang bahan dasarnya berasal dari tumbuhan. Tumbuhan sendiri sebenarnya yang kaya akan bahan aktif yang berfungsi sebagai alat pertahanan alami terhadap pengganggunya. Aplikatif adalah pelatihan dan demonstrasi tentang pembuatan pestisida nabati berbahan tumbuhan disekitar. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah penyuluhan, pelatihan dan demonstrasi pembuatan pestisida nabati Hasil yang sudah dicapai antara lain pengetahuan dan ketrampilan mitra tentang pembuatan pestisida nabati meningkat dan mampu membuat pestisida nabati secara mandiri.
Pendampingan Pembuatan Pupuk Organik Limbah Rumah Tangga dan Budi Daya Nursery di Dusun Garungan, Wonosobo Aris Slamet Widodo; Halim Purnomo
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1084

Abstract

Dusun Garungan terletak di Desa Karangsari, Kecamatan Sapuran, Wonosobo. Pada tahun 2020 telah dilakukan inisiasi pembentukan kelompok pengelola sampah. Kelompok sedekah sampah ini menerima sampah yang memiliki nilai jual dan uang hasil penjualan digunakan untuk kegiatan sosial. Sampah organik rumah tangga warga Garungan saat ini hanya dibuang begitu saja di pekarangan mereka. Padahal limbah tersebut bisa dibuat pupuk organik cair yang nantinya bisa digunakan untuk menyuplai kebutuhan pupuk tanaman sayuran kelompok wanita tani. Di sisi lain, warga juga memiliki ternak kambing yang kotorannya belum dimanfaatkan. Terkait dengan hal tersebut, tujuan pengabdian ini adalah pemanfaatan limbah organik rumah tangga untuk pembuatan pupuk organik cair dan pemanfaatan kotoran kambing menjadi pupuk organik padat. Metode yang digunakan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Hasil Pelaksanaan pengabdian pendampingan kelompok wanita tani dan kelompok sedekah sampah telah berhasil dilaksanakan. Kegiatan meliputi penyuluhan pengelolaan sampah rumah tangga, pembuatan pupuk organik dan pembuatan nursery, yaitu pembibitan tanaman sayur. Pelatihan pembuatan pupuk organik padat berbahan baku kotoran kambing juga telah berhasil dilaksanakan dan menambah pengetahuan serta keterampilan masyarakat. Berdasarkan tingkat kehadiran peserta dapat disimpulkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat cukup tinggi baik dalam memenuhi undangan kegiatan maupun partisipasi dalam beraktivitas dan memberikan kontribusi bahan dan konsumsi selama pelaksanaan
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Limbah Rumah Tangga di Dusun Brajan Aris Slamet Widodo; Halim Purnomo
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.57.1127

Abstract

Tujuan pengabdian di Dusun Brajan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair. Sasaran mitra adalah kelompok PKK RT 07 Brajan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan serta pendampingan terhadap mitra sasaran. Kegiatan dilaksanakan dalam 3 kali kegiatan yaitu pada bulan ke-3. Kegiatan penyuluhan dalam rangka meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pengelolaan limbah rumah tangga berjalan dengan baik. Terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat tentang bagaimana pengelolaan sampah anorganik dan organik. Pelatihan dan pembagian komposter atau alat pembuat pupuk organic cair telah berjalan dengan baik. Pembuatan komposter menggunakan alat dan bahan yaitu ember, paralon, EM4, gula/tetes gula. Masyarakat antusias dan bersedia berpartisipasi dalam praktik pembuatan pupuk organik cair dengan bahan baku limbah organik rumah tangga. Masyarakat berterima kasih atas hibah komposter dan bersedia memanfaatkannya dengan mengolah limbah organik. Telah terjadi peningkatan penggunaan pupuk organik cair dalam budidaya pertanian sayuran dan bunga, setelah dilakukan pendampingan. Kegiatan pendampingan dilakukan di rumah-rumah warga
PENGEMBANGAN USAHA KERAJINAN BATIK TULIS DI DUSUN BRAJAN, KASIHAN, BANTUL Aris Slamet Widodo; Halim Purnomo
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.44.654

Abstract

Dusun Brajan, Tamantirto, Kasihan, Bantul, merupakan pusat pengembangan Batik Tulis, namun saat ini hanya tersisa beberapa keluarga yang masih meneruskan kegiatan membatik. Permasalahan mitra didasarkan pada analisa situasi masyarakat sebagai pendukung dalam pengembangan usaha kerajinan batik di Dusun Brajan. Terkait dengan hal tersebut maka permasalahan mitra adalah (1) Rendahnya motivasi berwirausaha; (2) rendahnya dukungan masyarakat untuk mengembangkan batik; (3) rendahnya kemampuan keterampilan masyarakat dalam membatik; (4) belum adanya motif batik “Brajan” sebagai identitas warga dusun Brajan. Terkait dengan hal tersebut maka solusi yang akan ditawarkan dalam rangka memecahkan permasalahan dalam upaya pengembangan batik di Dusun Brajan adalah (1) Meningkatkan motivasi berwirausaha terhadap mitra; (2) Meningkatkan dukungan masyarakat terhadap usaha kerajinan batik; (3) Meningkatkan kemampuan keterampilan masyarakat dalam membatik; (4) Menciptakan motif batik “Brajan” sebagai identitas warga dusun Brajan. Hasil pengabdian menunjukan bahwa setelah dilakukan sosialisasi dan motivasi maka tingkat motivasi masyarakat dan dukungan terhadap usaha kerajinan membatik meningkat, keterampilan membatik juga meningkat dan terbentuknya sanggar batik Brajan sebagai bentuk nyata dukungan masyarakat. Tingginya partisipasi masyarakat ditunjukan dengan diadakannya pertemuan rutin tiap 2 minggu sekali atas inisiatif mitra dan diinisiasinya motif batik brajan. Sedangkan luaran yang telah dihasilkan dari kegiatan pemberdayaan ini adalah (1) Publikasi media massa; (2) Publikasi ilmiah; (3) Hak cipta “ motif batik brajan“.
Help the village through a human resource development program in Grinting Village, Bulakamba District, Brebes Regency Halim Purnomo; Aris Slamet Widodo; Gatot Supangkat Samidjo; Nano Prawoto; Ahmad Hermawan
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Peneliti Teknologi Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59247/jppmi.v2i3.75

Abstract

Human resources that have competitiveness are the main component in managing the people of Grinting Village, Bulakmba District, Brebes Regency, Central Java, to be able to compete in the era of globalization as it is today. This community service activity aims to produce superior human resources in Grinting Village so that they are able and independent in managing existing produce and culture to become a source of community independence. This community service activity program is carried out involving the community to develop various community capabilities in managing villages towards Grinting which are able to adapt to changing times in accordance with the acceleration of information technology as it is today. Various community activities have been carried out which were initiated by the University of Muhammadiyah Yogyakarta together with the jam'iyyah driving community held training and assistance in moving the potential components in Grinting Village such as assisting in managing Islamic shia and developing the local community's economy. This community service activity is able to encourage the community to develop the ability to manage the potentials of Grinting Village.
TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT PELAKU USAHA UMKM TERHADAP PROGRAM KULIAH KERJA NYATA BERBASIS ONLINE DI MASA PANDEMI Aris Slamet Widodo; Agatha Zenobia Rachman
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v2i2.378

Abstract

Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta telah melaksanakan program pemberdayaan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Dari kegiatan tersebut, tingkat kepuasan masyarakat terhadap program pemberdayaan masyarakat akan berbeda-beda. Sehingga perlu diketahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap program pemberdayaan masyarakat sebagai bahan evaluasi kegiatan kedepannya. Survei tingkat kepuasan masyarakat bertujuan untuk menganalisis program dan kegiatan pemberdayaan, tingkat kepuasan masyarakat pelaku usaha UMKM terhadap program pemberdayaan masyarakat di beberapa kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Penentuan lokasi ditentukan menggunakan cara Proportionate Random Sampling di Kabupaten Sleman, Kulon Progo, Bantul, Gunung Kidul, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Purworejo. Pelaksanaan kegiatan KKN dilakukan secara online. Sampel yang digunakan yaitu sebanyak 93 responden yang dengan cara Random Sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap program pemberdayaan masyarakat berdasarkan kesesuaian program, pelaksanaan program, dan pemecahan masalah masuk dalam kategori puas dengan rata-rata skor keseluruhan sebesar 2,35.
PENDAMPINGAN SEKOLAH LAPANG TEKNOLOGI PADI APUNG PADA LAHAN GAMBUT DI DESA MUHURAN, KOTA BANGUN, KUTAI KERTANEGARA Aris slamet widodo; Gatot Supangkat; Mulyono
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v2i2.458

Abstract

ABSTRAKDesa Muhuran, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kertanegara, memiliki hutan lahan gambut dan masyarakat bersepakat untuk melestarikan lahan gambut. Disisi lain masyarakat juga memerlukan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga meraka. Alternatif yang akan dilakukan adalah pemanfaatan lahan gambut untuk kegiatan pertanian tanpa merusak lahan gambut itu sendiri. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terkait teknologi pertanian lestari lahan gambut. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, focus group disscussion dan pendampingan petani melalui program sekolah lapang padi apung. Kegiatan pengabdian meliputi kegiatan observasi dan sekolah lapang padi apung. Pelaksanaan sekolah lapang padi apung dilaksanakan bersama dengan masyarakat petani dengan materi teknik pembuatan rakit apung, media tanam, penanaman bibit padi, pemeliharaan, pengendalian hama penyakit dengan system pengendalian hama terpadu (PHT), dan system pemanenan. Pengabdian diakhiri dengan focus group discussion dengan mitra kolaborasi dari Universiti Putra Malaysia terkait model pengembangan lahan gambut di Malaysia. Pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa masyarakat telah meningkat pengetahuan dan keterampilannya dalam hal teknik budidaya padi apung lahan rawa gambut.Kata Kunci: Sekolah Lapang, Padi Apung, Lahan Rawa Gambut
Pengembangan Pertanian Apung Di Kelurahan Bandengan, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan Dewi Tirtaningrum; Soni Aurel Rahman; Valda Putri Loppies; Aan Aji Pambudi; Rahmat Dani; Afara Fadilla Rachma; Aris Slamet Widodo
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.62.1220

Abstract

Kelurahan Bandengan terletak di Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Bandengan adalah kelurahan yang langsung berbatasan dengan Laut Jawa. Sekitar tahun 90-an Bandengan sempat menjadi sentra beras unggul di Pulau Jawa dan bunga melati. Akan tetapi pada awal tahun 2000-an Kelurahan Bandengan terdampak banjir rob yang mengakibatkan lahan persawahan terendam air laut dan banyak rumah warga yang terendam. Hal tersebut berakibat adanya alih profesi yang awalnya petani menjadi penjual ikan, pekerja serabutan, atau penjual makanan. Tujuan pengabdian Masyarakat ini adalah (1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tani terhadap teknik pertanian apung, (2) meningkatkan minat masyarakat terhadap pertanian apung dan hidroponik. Metode yang digunakan dalam program pengabdian ini adalah sosialisasi, pelatihan, dan praktik ke Masyarakat. Hasil yang diharapkan dari pengabdian ini adalah warga dapat menghidupkan lagi pertanian di wilayah Bandengan dengan memanfaatkan potensi lahan yang tersedia yaitu dengan memafaatkan lahan pekarangan dan rakit apung yang di atasnya diberi kompos sebagai media tanam.
PELATIHAN TEKNIK BUDIDAYA JAMUR SESUAI STANDAR UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI DAN PENDAPATAN PETANI JAMUR TIRAM DI DESA KARANGSARI, SAPURAN, WONOSOBO JAWA TENGAH Rafi Abhista Rizqullah; Ariska Lailita; Tiara Dwi Puspita; M Allam Farhan Hasib; Ratna Febriyani; Rolika Hasna Syifa Fadlilah; Rosyidah, Fahma; Bovi Faadhila Ameer Wibowo; Muhammad Pratama Abie Nugraha; Muhammad Yusuf Septa Nugroho; Aris Slamet Widodo
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 4 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v4i4.1642

Abstract

Desa Karangsari, yang terletak di Sapuran, Wonosobo, Jawa Tengah, memiliki potensi besar untuk mengembangkan budidaya jamur tiram. Faktor penting dalam meningkatkan budidaya jamur tiram adalah keadaan lingkungan sekitar dan minat masyarakat setempat terhadap usaha pertanian. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kapasitas produksi jamur tiram di Desa Karangsari. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi kepada masyarakat setempat tentang manfaat ekonomi dari produksi jamur tiram serta pelatihan teknis budidaya jamur tiram, pendampingan pembangunan rumah jamur, dan pendampingan pembuatan steamer. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam bidang teknis budidaya, manajemen usaha, dan kemampuan teknis dalam mengembangkan fasilitas yang lebih berkelanjutan. Membangun rumah jamur yang sesuai standar berhasil menciptakan lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan jamur tiram, sedangkan pembuatan steamer digunakan untuk sterilisasi yang lebih efisiensi dengan tidak memakan waktu dan secara manual. Seiring dengan peningkatan kualitas produksi, para petani jamur juga berhasil meningkatkan kuantitas hasil panen, yang berdampak positif jangka panjang pada pendapatan mereka. Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan yang fleksibel dan adaptif yang dapat diterapkan di desa lain dengan potensi serupa.  Kata kunci : pemberdayaan masyarakat, produktivitas ekonomi, jamur tiram, limbah kayu
Co-Authors Aan Aji Pambudi Aan Kunaedi Adhianty Nurjanah Afara Fadilla Rachma Afifi, Syahida Fatma Agatha Zenobia Rachman Ahmad Hermawan Ahmad Hermawan Al-Obadi, Tareq Mohammed Ali Alghifari, Muhammad Hilmi Annafi, Mufti Haiza Mahira Ari Widayanti Ariska Lailita Arsy Nur Fadilah Auzi'na Kamaal Fata Azzahra, Syifa Noriza Bahrul Ulum Bahrul Ulum Bambang Wahyu Nugroho Bimantoro, M Rangga Bovi Faadhila Ameer Wibowo Dewi Tirtaningrum Dewinta Julia Dien Noviany Rahmatika Dini Hardina Enggita Permatasari Ermaya, Ni Komang Angeli Sintawati Ayu Evita, Vidya Fadia Sherli Asyifa Fadilah, Arsy Nur Fandra, Fadhilla Izzatul Fatimah, Salma Firlyanda, Bilqiis Aanisah Gatot Supangkat Gatot, Gatot Supangkat Samidjo Gunawan Budiyanto Gustiningsih Triayu Mustika Ratih H a r d i n Hamda, Nuhan Izza Hanggara, Aditya Dwi Hardina, dini Henny Muliani Hery Widijanto Ibrahim, Abdihakin Mohamoud Irfani, Achyar Khaleda, Najmi Kharisma Rizkiana Kristyaji, Muhammad Ro'iyan Kusnendar, Muhammad Laila Ma’rifatul Azizah M Allam Farhan Hasib Madina, Assayyidah Aisyah Maharani, Tuhu Ningtyas Mahdia, Puan Fitri Muh. Arief Muhsin Muhammad Ariq Daffa Pratama Muhammad Kusnendar Muhammad Pratama Abie Nugraha Muhammad Yusuf Septa Nugroho Mulyono Mulyono Mulyono Mulyono Mulyono Mustafa Nabila, Jihan Najmi Hafizhah Ananta Nur Najwa Aisyah Fidhirza Nano Prawoto Nano, Nano Prawoto Nasrullah Jasam Novi Caroko Novi, Novi Caroko Pramesthi, Meriska Indamaris Pravda Bintang Bari Purnomo, Halim Putra, Adityo Arya Putra, Muhammad Rifqy Ramadhani Putra, Yunis Eka Putri, Alfia Qomariyah, Puji Qorib, Mukhammad Fatkhul Rafi Abhista Rizqullah Rafsanjani, Maulana Rahmat Dani Rahmawati, Nabila Cantika Ramadhan, Cahyo Setiadi Ratna Febriyani Retno Wulandari Rolika Hasna Syifa Fadlilah Rosyidah, Fahma Sachi Noza Gibery Sadiya, Kana Ega Salsabila, Unik Hanifah Septi, Cici Liara Setyonugroho, Winny Shafira, Alisya Zeta Siti Mariz Fauziyah Soni Aurel Rahman Supangkat, Gatot Suryanto Suryanto Suryanto Suryanto Tiara Dwi Puspita Triyadi, Gunawan Uthana, Ira Fitri Valda Putri Loppies Walla, Muhammad Arief Sebastian Wardhani, Stephanie Devty Sekar Anggitya Wicaksono, Hafizh Mahendra Widodo Widodo Widodo Widodo Widodo Widodo Widodo, Widodo Wulandari, Retno Zakaria Anshori