Claim Missing Document
Check
Articles

KEBIJAKAN PEMERINTAH DESA DALAM PENGEMBANGAN PROGRAM INOVASI DESA (PID) DI MASA PANDEMI COVID 19 (Studi Kasus Desa Tirtoyudo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang) Erin Ayu Wulandari; Afifuddin Afifuddin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 15, No 7 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.564 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian Dilakukan Untuk Mengetahui Kebijakan Pemerintah Desa Tirtoyudo Dalam Pengembngan Program Inovasi Desa (PID) Di Masa Pandemic Covid-19 Pada Desa Tirtoyudo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang. Dengan uraian permasalahan yaitu: 1) Kebiajakan Pemerintah Desa Dalam Pengembangan PID Pasca Pandemic Covid-19 Di Desa Tirtoyudo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang 2) Apa Saja Potensi Desa Tirtoyudo Yang Dapat Di Kembangkan Dalam Mengelola Dan Memaksimalkan Desa Dalam Pengembangan (PID) Pada Masa Pandemi Covid 19 Di Desa Tirtoyudo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang? 3) faktor apa saja yang menjadi penghambat dan pendukung dalam Pengembangan (PID) pada masa pandemi covid 19 di Desa Tirtoyudo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang? Peneliti ini dilaksanakan pada masa pandemic covid 19 sehingga penelitian mengutamakan keselamatan peniliti dan para informan.Sementara Itu, Penelitian Ini dilihat dari Teori pokok pemberdayaan masyarakat menurut Mardikanto yaitu: Bina Manusia, Bina Usaha, Bina Lingkungan dan Bina Kelembagaan Adapun Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah deskriptif kualitatif. Dengan fokus sebagai berikut 1)Kebijakan Pemerintah Desa, Peran Kepala Desa, Pengembangan Inovasi 2) Potensi Desa, Pengembangan SDA & SDM, pembentukan Desa mandiri 3) Perubahan Sosial, Ekonomi Masyarakat, Covid 19, dan Infrastruktur Desa. Hasil Penelitian dalam penulisan ini, Hadirnya Program Inovasi Desa (PID), diharapkan memberi banyak manfaat bagi pembagunan desa Tirtoyudo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang antara lain: potensi Sumber Daya Alam (SDA) Dan Sumber Daya Manusia dapat digali, meningkatnya kesejahteraan masyarakat, meningkatnya pendapatan Asli Desa.namun Realitanya, baru Sebagian kecil saja yang berhasil teralisasikan Sebagian tidak. Hal tersebut disebabkan faktor yang mempengaruhi diantaranya kurangnya sarana prasarana, minimnya inovasi, diperlukan penguatan modal. Sementara Desa Tirtoyudo sendiri masih berstatus desa berkembang maka dari itu diperlukan studi banding terhadap desa-desa yang mandiri. Sehingga perlu adanya penguatan pola pengembangan SDM aparatur dan pemberdayaan masyarakat desa sehingga mendorong percepatan pembangunan desa yang inovatif. Dan adanya pandemic covid-19 sangat mempengaruhi gerak pertumbuhan perekonomian di Desa Tirtoyudo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang.  Kata kunci: Kebijakan, Desa, Pengembangan Program Inovasi Desa (PID), Covid-19
EFISIENSI INOVASI LAYANAN DALAM PROGRAM JEBOL ANDUK (Studi Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang) Radhika Nur Oktavia; Afifuddin Afifuddin; Hirshi Anadza
Respon Publik Vol 15, No 8 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.496 KB)

Abstract

ABSTRAKPelayanan publik menjadi suatu tolak ukur kinerja pemerintah yang harus ditingkatkan dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Pelaksanaan Jebol Anduk akan berkunjung ke desa-desa dan melakukan layanan pengurusan surat kependudukan. Sehingga, warga tidak perlu datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang. Layanan ini cukup efektif dan diminati masyarakat. Pelaksanaan Jebol Anduk sejak tahun 2018, pihaknya sudah melayani ribuan surat kependudukan program Jebol Anduk ini digelar tiap seminggu sekali,khususnya wilayah-wilayah yang letak geografisnya jauh dari pusat pelayanan. Program Jemput Bola Administrasi Kependudukan diterapkan untuk menjangkau masyarakat yang belum mempunyai dokumen ditempuh untuk bisa sampai ke pusat pelayanan mengingat luasnya wilayah Kabupaten Malang. faktor penghambat dari program jebol anduk salah satunya adalah keterbatasan fasilitas, sarana dan prasarana kendala yang dihadapi ialah jaringan yang belum maksimal kurangnya tingkat kesadaran masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan dalam pelayanan dokumen kependudukan terhadap pelayanan kepada masyarakat sebagai penerima pelayanan. Kata Kunci: Efisiensi, Inovasi, Pelayanan Publik, Jebol Anduk
AKUNTABILITAS DALAM KEPENGURUSAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP) (Studi Kasus Sistem Online Single Submission Di Kantor Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kab TTS, NTT) Jumharani Ramdan; Afifuddin Afifuddin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 16, No 7 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.278 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) akuntabilitas proses pelayanan surat izin usaha perdagangan (SIUP) dengan penerapan layanan online single submission dilihat dari transparansi prosedur pelayanan dan responsivitas (2) kendala yang dihadapi oleh dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu dalam pengurusan surat izin usaha terkait informasi prosedur pelayanan dan implementasi informasi pelayanan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif kualitatif  yaitu, penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian, dengan mendapatkan gambaran secara jelas dan nyata apa yang terjadi dilapangan secara menyeluruh. Peneliti juga menggunakan kepercayaan, keteralihan, ketergantungan dan kepastian yang bertujuan untuk mengecek keabsahan data penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan tiga komponen yakni antara lain reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Akuntabilitas dalam pengurusan surat izin usaha perdagangan dengan menggunakan sistem online single submission  keterbukaan dalam prosedur pelayanan surat izin usaha sudah cukup bagus, mulai dari keterbukaan terhadap masyarakat, prosedur pelayanan yang sesuai dengan peraturan Bupati, serta responsivitas pegawai terhadap masyarakat. (2) Kendala yang sering dihadapi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dalam melayani pengurusan surat izin usaha adalah kurangnya antusias masyarakat atau sikap acuh masyarakat yang beranggapan bahwa informasi yang diberikan tidak penting dalam menerima informasi prosedur pelayanan dan akses transportasi yang kurang memadai juga menjadi kendala bagi masyarakat untuk menerima informasi. Kata Kunci : Akuntabilitas, Online Single Submission, Kendala
STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT (Studi Pada Puskesmas Lawang Kabupaten Malang) Iga Kur’ani; Afifuddin Afifuddin; Taufiq Rahman Ilyas
Respon Publik Vol 15, No 8 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.381 KB)

Abstract

ABSTRAKPuskesmas merupakan organisasi fungsional yang menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu, merata, dapat diterima dan terjangkau oleh masyarakat, dengan peran serta aktif masyarakat dan menggunakan hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna, dengan biaya yang dapat dipikul oleh pemerintah dan masyarakat. Strategi merupakan alat untuk mencapai tujuan. Strategi juga merupakan perluasan misi guna menjembatani organisasi dengan lingkungannya, biasanya dikembangkan untuk isu strategis, dimana menjelaskan respon organisasi terhadap pilihan kebijakan pokok. Strategi secara umum akan gagal, pada saat organisasi tidak memiliki konsisten antara apa yang dilakukan dan apa yang diusahakan. Berdasarkan latar belakang yang ada peneliti mengambil rumusan masalah sebagai berikut: bagaimana strategi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas Lawang kabupaten Malang, apa saja kendala yang mempengaruhi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, Bagaimana solusi terhadap kendala yang dihadapi Puskesmas lawang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat pada Puskesmas Lawang kabupaten Malang, Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan jenis penelitian Descriptive dengan pendekatan Kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya pendekatan kualitatif matriks Swot untuk mengetahui faktor eksternal dan internal selanjutnya analisis data Swot kualitatif dikembangkan secara pengangkaan melalui perhitungan Analisis Swot model Balance score dengan hsil dari kuesioner agar diketahui secara pasti posisi organisasi yang sebenarnya. .Hasil penelitian menunjukkan bahwa: kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas Lawang Kabupaten Malang sudah terbilang cukup baik, dan sesuai dengan keinginan masyarakat. peningkatan pelayanan kesehatan di Puskesmas mengalami peningkatan yang bagus dan dapat memenuhi keinginan masyarakat yang akan berobat ke Puskesmas Lawang. kendala-kendala yang terjadi dalam peningkatan pelayanan kesehatan di Puskesmas tidak menjadi hambatan bagi pihak puskesmas untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang ada di Pukesmas Lawang. Kata Kunci: Kualitas, Pelayanan Publik
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) MELALUI SISTEM ZONASI PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DI KABUPATEN JEMBRANA PROVINSI BALI Moh. Wahyu Rhomadhon; Afifuddin Afifuddin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 14, No 4 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.22 KB)

Abstract

ABSTRAKPendidikan merupakan akar dari pembangunan sumber daya manusia guna mencapai cita-cita luhur bangsa. Peran dari pemerintah ialah memberikan  pelayanan pendidikan dalam upaya menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Berbagai Sistem Pendidikan telah diterapkan di Indonesia salah satunya ialah Penerimaan Peserta Didik Baru melalui sistem zonasi yang telah berjalan saat ini. Latar belakang adanya kebijakan sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru di Indonesia adanya keinginan bisa mensejajarkan serta menyetarakan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan luasnya wilayah Kabupaten Jembrana 841.80 KM2 dan dengan persebaran penduduk yang belum merata tentunya akan mempersulit proses penerimaan peserta didik baru melalui sistem zonasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Pada penelitian metode analisis data yang dipergunakan adalah analisis kualitatif  (Interactive model) dari Milles and Hubberman dan Saldana (2014:14). Implementasi kebijakan beorientasi pada pelaksanaan dari kebijakan yang telah ditetapkan sehingga implementasi lebih ditekankan terhadap hasil luaran berupa penerapan atas hasil dari kebijakan yang telah dibuat. PPDB sebagai bagian dari ruang lingkup administrasi pendidikan memiliki peranan yang cukup penting bagi berlangsungnya implementasi kebijakan sistem zonasi ini. Dalam implementasi kebijakan sistem zonasi pada PPDB tingkat SMA negeri di Kabupaten Jembrana mengacu pada Pemendikbud No 51 Th 2018 dan Juknis Pelaksanaan PPDB sistem zonasi Provinsi Bali. Adanya permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan PPDB berupa respon masyarakat yang mempertanyakan kebijakan ini kepada pihak sekolah. Faktor internal dan eksternal sekolah serta faktor teknis penyelenggara menjadi faktor keberhasilan terselenggaranya kebijakan sistem zonasi ini. Berkaitan dengan hasil penelitian yang sudah peneliti jelaskan, maka saran yang dapat peneliti berikan ialah ada regulasi baru berupa perbaikan sistem mengenai prosentase penerimaan melalui jalur zonasi yang proporsional dengan jalur lainnya serta rekomendasi penerapan kebijakan zona lingkungan lokal. Kata kunci :  ilmplementasi kebijakan, sistem zonasi, PPDB SMA
PERAN KARANG TARUNA DALAM PENGEMBANGAN WISATA PANORAMA JURANG TOLEH (Studi Pada Desa Jatiguwi Kecamatan Sumberpucung Malang) Rizky Editya Rachmansyah; Afifuddin Afifuddin; Roni Pindahanto Widodo
Respon Publik Vol 14, No 1 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.104 KB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini berangkat dari Desa wisata adalah desa yang memiliki potensi keunikan dan daya tarik wisata yang khas serta desa wisata sendiri merupakan suatu wilayah pedesaan yang menawarkan keaslian baik dari segi sosial budaya, adat–istiadat, keseharian, arsitektur tradisional, struktur tata ruang desa yang disajikan dalam suatu-suatu bentuk integrasi komponen pariwisata antara lain seperti atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis Peran karang taruna dalam Pengembangan wisata panorama jurang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif kualitatif. Lokasi penelitiannya adalah Desa Jatiguwi terletak di wilayah Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang. Jenis data penelitian ini yakni data primer dan sekunder dengan sumber data yang berasal dari people (informan), paper (dokumen) dan place (tempat). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian yakni peneliti sendiri, interview guide dan alat dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan model Analisis Data Kualitatif (Milles, Mattew B.Hubberman A :1992). Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa pengembangan dan pengelolaan desa wisata jurang toleh kurang maksimal yang dikarenakan terhentinya anggaran desa yang turun dengan kendala tersebut yang mengakibatkan sepinya pengunjung tidak bisa berkembang dengan menambah spot-spot wisata yang baru. Faktor pendukung dalam analisis peran tersebut yakni Dalam hal ini faktor pendukung berjalannya pengembangan dan pengelolaan wisata Panorama Jurang Toleh yakni adanya kerjasama antara organisasi karang taruna, pihak pemerintah desa dan masyarakat sekitar untuk membangun dan mewujudkan sebuah desa pariwisata. Faktor penghambat pelaksanaan yakni berjalannya pengembangan dan pengelolaan desa wisata ini yakni pengelolaan berkelanjutan masyarakat tidak mau ikut membantu menjaga spot-spot wisata.  Kata Kunci: Peran Karang Taruna,  Pengembangan Wisata , Pemberdayaan Masyarakat.
ANALISIS KEBIJAKAN PERAN PARIWISATA TERHADAP PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT KOTA BATU (Studi Kasus Pada Wisata Jatim Park Satu Kota Batu) Novia Fera Roza; Afifuddin Afifuddin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 16, No 1 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.019 KB)

Abstract

Untuk mengetahui peran kebijakan Pemerintah dalam pengelolaan wisata Jatim Park 1 di Kota Batu. Untuk mengetahui peranan wisata Jatim Park dalam meningkatkan Ekonomi masyarakat Kota Batu. Jenis penelitian ini adalah jenis metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Berdasarkan definisi dari beberapa ahli tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif adalah penelitian yang berlangsung secara fleksibel dan dalam situasi alamiah (natural setting) dengan data yang disajikan berupa narasi cerita, penuturan informan, dokumen-dokumen pribadi, catatan, dan lainnya. Pengelolaan objek wisata di Kota Batu oleh Dinas Pariwisata yaitu Pemerintah sebagai fasilitator.i. Pemerintah bertidak sebagai regulator dalam pariwisata. Pemerintah menerbitkan aturan-aturan yang berlaku pada objek wisata. Adanya wisata Jatim Park di Kota Batu menjadikan masyarakat sekitar semakin baik kehidupan nya. Kehidupan disini berarti meningkatnya perekonomian dan juga pendapatan yang di hasilkan oleh masyarakat. Bagi Pemerintah Kota Batu. Pemerintah Kota Batu sebaiknya meningkatkan sektor pendukung pariwisata di Kota Batu ,seperti membantu masyarakat local Batu dengan pemberian modal untuk membuka usaha Mengembangkan jalur transportasi umum dan fasilitas umum seperti jalur-jalur alternatif ,rest area, dan jalan tol agar tidak terjadi kemacetan Pemerintah Kota Batu dan pihak swasta sebaiknya bekerjasama dalam hal pengembangan lapangan pekerjaan untuk merencanakan program baru.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN KERJA PADA UPT PELATIHAN KERJA SINGOSARI DALAM PENGEMBANGAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA Ferri Yulian Ardiansyah; Afifuddin Afifuddin; Hirshi Anadza
Respon Publik Vol 16, No 3 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.769 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan atas dasar untuk melihat seberapa efektifnya program pelatihan kerja yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Pelatihan Kerja Singosari atau biasa dikenal dengan BLK (Balai Latihan Kerja). Tentunya penelitian dilakukan pada UPT Pelatihan Kerja Singosari dengan menggunakan metode penelitian kualittatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan melakukan wawancara. Penelitian menggunakan teori kebijakan sebagai program, implementasi,dan efektivitas dari John P. Campbell. Hasil dari penelitian membuktikan bahwasannya program pelatihan ini memberikan efek yang yang positif terhadap para peserta untuk bisa mendapatkan pekerjaan. Dalam hal pelayanan yang diberikan oleh UPT Pelatihan Kerja sendiri juga cukup memuaskan untuk bisa mengangkat kebutuhan yang diperlukan peserta untuk bisa mendapatkan pekerjaan dan juga meningkatkan kualitas SDM nya. Dengan banyaknya mitra kerja dari UPT Pelatihan Kerja Singosari ini menjadikan peserta pelatihan mempunyai peluang yang besar juga untuk mendapatkan pekerjaan.  Kata Kunci : Program Pelatihan Kerja, Efektivitas, SDM
PERAN PEMERINTAH DESA SEKAPUK DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA BUKIT SETIGI DESA SEKAPUK, KECAMATAN UJUNGPANGKAH, KABUPATEN GRESIK Dinda Zizwatin Ainia; Afifuddin Afifuddin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 15, No 6 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.906 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh Perkembangan dunia pariwisata telah mengalami banyak kemajuan di berbagai Negara terutama Indonesia. Indonesia memiliki berbagai macam pulau yang mempunyai ciri khas pada masing-masing tempat dan memiliki pesonanya tersendiri, pesona yang ditampilkan merupakan mahakarya yang telah dianugerahkan tuhan terhadap Negara Indonesia. Penelitian ini menfokuskan pada wisata yang dikelola oleh pemerintah Desa, dimana peran pemerintah desa sangat penting untuk meningkatkan pembangunan desa dan mensejahterakan masyarakat. Adapun tujuan dari penelitian yang hendak dicapai oleh peneliti adalah: (1) Untuk mengetahui bagaimana peran pemerintah Desa Sekapuk dalam pengembangan objek wisata Bukit Setigi. (2) Untuk Mengetahui apa saja kendala yang dihadapi oleh pemerintah desa Sekapuk dalam pengembangan objek wisata Bukit Setigi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa dalam penelitian ini maka dapat diambil kesimpulan bahwasannya Peran Pemerintah Desa Sekapuk Dalam Pengembangan Objek Wisata Setigi: Peran Pemerintah desa sekapuk sudah menjalankan tugas dengan cukup efektif dan dirasa cukup maksimal dalam menjalankan perannya sebagai (a) Sebagai Motivator, Peran Pemerintah Desa Sekapuk berperan sebagai pendorong dalam pengembangan potensi objek wisata Setigi sejauh ini sudah terlaksana dengan baik dilihat dengan partisipasi yang diikuti oleh masyarakat, (b) Sebagai Fasilitator, dalam menjalankan perannya sebagai fasilitator dalam pengembangan objek wisata Setigi, pemerintah desa Sekapuk sudah cukup maksimal dilihat dari penyediaan sarana prasarana serta fasiliatas dan aksebilitas yang mendukung, (c) Sebagai Dinamisator, Peran Pemerintah Desa Sekapuk sebagai penggerak dipastikan tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya kerjasama dengan pihak-pihak investor maupun dukungan masyarakat. Kendala yang dihadapi oleh pemerintah Desa Sekapuk dalam menjalankan perannya adalah kurangnya inovasi promosi yang diberikan oleh pemerintah Desa Sekapuk, kendala selanjutnya adalah terbatasnya anggaran dana untuk perawatan objek wisata, dan kendala yang terakhir adalah kendala yang dihadapi oleh semua sektor yang ada di dunia yaitu penyebaran virus covid 19. Kata Kunci: Peran Pemerintah, Pengembangan Objek Wisata, Wisata Setigi
EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN MELALUI KELOMPOK USAHA BERSAMA DI KOTA MALANG Rizqi Imandasari; Afifuddin Afifuddin; Hirshi Anadza
Respon Publik Vol 16, No 4 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.121 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Efektivitas Pemberdayaan Masyarakat Miskin Melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Kota Malang. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara, observasi, serta dokumentasi. Teori yang digunakan peneliti ialah teori Budiani 2007 (dalam Jibril, 2017) yang mengatakan bahwa ukuran efektivitas dapat diukur dari beberapa indikator, yaitu: ketepatan sasaran program, sosialisasi program, pencapaian tujuan program, serta pemantauan program. Dari hasil penelitian, 2 indikator diantaranya dinyatakan efektif namun 2 indikator selanjutnya kurang efektif. Hasil penelitian KUBE di Kota Malang berjalan cukup efektif, adapun indikator yang kurang maksimal ialah kurangnya sosialisasi dari Dinas Sosial-P3AP2KB Kota Malang serta kurangnya pemantauan program oleh pendamping KUBE. Hambatan yang terjadi dalam efektivitas pelaksanaan KUBE ialah kurangnya pengetahuan anggota KUBE tentang bagaimana memasarkan produk dengan baik, packing produk, serta penulisan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ).Kata kunci: Efektivitas, Pemberdayaan Masyarakat Miskin, Kelompok Usaha Bersama (KUBE)