Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Quercetin Isolation Methods from Various Plant Samples by Traditional Extraction Method, Microwave, and Ultrasonic Assisted Extraction Techniques: A Review Rama Raditya, I Putu Gede; Pitri Susanti, Ni Made; Kusuma Dewi, Luh Putu Mirah
Journal of Food and Pharmaceutical Sciences Vol 13, No 3 (2025): J.Food.Pharm.Sci
Publisher : Integrated Research and Testing Laboratory (LPPT) Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfps.21157

Abstract

Free radicals are highly reactive atoms with unpaired electrons, produced by factors like radiation, pollution, and poor diet, causing oxidative stress and cell damage. Antioxidants counteract these effects, with natural ones like flavonoids being safer than synthetic types. Quercetin, a flavonoid found in various plants, has strong antioxidant, anti-inflammatory, and anticancer properties due to its hydroxyl groups. This review compiles recent studies on plants containing quercetin, isolation methods, and analytical instruments used in the process. Research was sourced from Google Scholar and PubMed, focusing on Scopus, SINTA, and Google Scholar-indexed journals from 2014-2024. Articles selected were in English or Indonesian, had full-text access, and reported total quercetin content. Quercetin is found in tamarind, basil, guava, and moringa leaves, cabbage, Dutch Eggplant Peel, red beans, propolis, Fenugreek Seeds, Melastoma sanguineum Sims fruits, Flos Sophorae Immaturus, and mangkokan. Isolation techniques include maceration, Soxhlet, Ultrasound-Assisted Extraction (UAE), Microwave-Assisted Extraction (MAE), and a combination of both (MUAE), with ethanol, acetone, and methanol commonly used as solvents. For quantifying quercetin, instruments like High-Performance Liquid Chromatography (HPLC), UV-Vis Spectrophotometry, and Mass Spectrometry (MS) are employed.
Quercetin Isolation Methods from Various Plant Samples by Traditional Extraction Method, Microwave, and Ultrasonic Assisted Extraction Techniques: A Review Rama Raditya, I Putu Gede; Pitri Susanti, Ni Made; Kusuma Dewi, Luh Putu Mirah
Journal of Food and Pharmaceutical Sciences Vol 13, No 3 (2025): J.Food.Pharm.Sci
Publisher : Integrated Research and Testing Laboratory (LPPT) Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfps.21157

Abstract

Free radicals are highly reactive atoms with unpaired electrons, produced by factors like radiation, pollution, and poor diet, causing oxidative stress and cell damage. Antioxidants counteract these effects, with natural ones like flavonoids being safer than synthetic types. Quercetin, a flavonoid found in various plants, has strong antioxidant, anti-inflammatory, and anticancer properties due to its hydroxyl groups. This review compiles recent studies on plants containing quercetin, isolation methods, and analytical instruments used in the process. Research was sourced from Google Scholar and PubMed, focusing on Scopus, SINTA, and Google Scholar-indexed journals from 2014-2024. Articles selected were in English or Indonesian, had full-text access, and reported total quercetin content. Quercetin is found in tamarind, basil, guava, and moringa leaves, cabbage, Dutch Eggplant Peel, red beans, propolis, Fenugreek Seeds, Melastoma sanguineum Sims fruits, Flos Sophorae Immaturus, and mangkokan. Isolation techniques include maceration, Soxhlet, Ultrasound-Assisted Extraction (UAE), Microwave-Assisted Extraction (MAE), and a combination of both (MUAE), with ethanol, acetone, and methanol commonly used as solvents. For quantifying quercetin, instruments like High-Performance Liquid Chromatography (HPLC), UV-Vis Spectrophotometry, and Mass Spectrometry (MS) are employed.
"Tinjauan Literatur: Metode Isolasi Senyawa Flavonoid Ekstrak Kasar Daun Kopasanda (Chromolaena odorata)" Vera Parwati, Kadek Sandra; Ni Made Pitri Susanti; Luh Putu Mirah Kusuma Dewi
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 6 No. 11 (2025): November
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v6i11.5309

Abstract

Flavonoid adalah senyawa fenolik alami yang memiliki kemampuan sebagai antioksidan kuat, mampu menetralisir radikal bebas yang menyebabkan stres oksidatif dan kerusakan sel. Daun Chromolaena odorata (kopasanda) merupakan salah satu tanaman yang kaya akan senyawa flavonoid seperti quercetin, isosakuranetin, dan odoratenin yang memiliki potensi sebagai antiinflamasi dan antimikroba. Tinjauan ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode isolasi dan pelarut terbaik dalam mengekstraksi flavonoid dari daun kopasanda. Literatur dikumpulkan dari Google Scholar dan PubMed, dengan jurnal terindeks Scopus, SINTA, dan Google Scholar selama tahun 2014–2024. Artikel yang dipilih merupakan artikel yang memiliki akses teks lengkap dalam bahasa Indonesia atau Inggris. Metode yang dianalisis meliputi maserasi, refluks, dan Microwave Assisted Extraction (MAE), dengan pelarut utama berupa etanol 70–96% dan metanol. Instrumen analisis yang digunakan termasuk UV-Vis, HPLC, NMR, dan MS. Berdasarkan hasil analisis, metode MAE terbukti paling efisien karena dapat mengekstraksi flavonoid dalam waktu yang lebih singkat, menghasilkan kadar senyawa lebih tinggi, dan menggunakan pelarut lebih sedikit dibandingkan metode konvensional. Oleh karena itu, MAE dengan pelarut etanol 40% direkomendasikan sebagai metode isolasi yang efektif, efisien, dan ramah lingkunganl.
Review Artikel: Potensi Terapeutik Tanaman Ginseng sebagai Agen Multikomponen dan Multitarget dalam Berbagai Kondisi Patologis Ni Made Dwi Indayani; Ni Made Pitri Susanti
Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi Vol. 4 (2025): Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi 2025
Publisher : Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/WSNF.2025.v04.p05

Abstract

Gingseng telah banyak digunakan dalam pengobatan berbagai penyakit, Gingseng mempunyai sejumlah kandungan aktif dengan efek farmakologis yang signifikan. Studi klinis telah banyak menunjukkan potensi gingseng dalam penanganan beberapa kondisi patologis. Peneliti melakukan tinjauan literatur untuk mengumpulkan studi terbaru terkait potensi herba gingseng dalam penanganan serta pencegahan kondisi patologis. Artikel ini merupakan review dari berbagai sumber asli makalah penelitian. Metodologi penelitian ini dilakukan melalui pencarian literatur secara terstruktur dan sistematis pada beberapa database akademik terkemuka, yaitu Google Scholar, dan PubMed dengan kata kunci Panax Gingseng penyakit dan pencegahan. Tanaman Gingseng memiliki potensi yang besar sebagai agen terapeutik alami dengan mekanisme kerja multikomponen dan multitarget. Berbagai senyawa bioaktif yang terkandung dalam ginseng menunjukkan aktivitas farmakologis luas untuk pencegahan dan pengobatan kondisi patologis. Ginseng memiliki potensi terapeutik yang tinggi sebagai agen multikomponen dan multitarget untuk berbagai kondisi patologis. Metode skrining fitokimia, ekstraksi, fraksinasi, uji aktivitas antibakteri, uji in vivo serta in silico yang digunakan mendukung efektivitasnya dalam mekanisme biologis yang kompleks, menjadikan Gingseng kandidat kuat untuk dikembangkan sebagai fitofarmaka berbasis bukti ilmiah.
Co-Authors Adhyaksa, I Nyoman Mahesa Praba Amir Musadad Anjani, Ni Luh Ari Krisma Bhadreswara, I Gede Rheza Wisnu C. Juwianti D. P.D. Saputra Daryono H. Tjahjono Dewa Ayu Swastini Dewi K. A. S. Dewi, A.A.R.P. Dewi, Luh Putu Mirah Kusuma Dewi, N. M. A. P. Diajeng Putri Dwinda Saputra Febriani, Ni Kadek Dwi G. A. K. Amarawati G. A.K. Amarawati Harlina Setiawati Manurung I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti, I Dewa Ayu Inten Dwi I K. Duantara I K. N. S. Sanjaya I Made Agus Gelgel Wirasuta I N.K. Widjaja I. N. T. Wisesa I. P.D.N. I. P. D. N. Parahyangan K. G. Gityarani K. M. Arianti Khatija Taher Ali Kusuma Dewi, Luh Putu Mirah L. P. M. K. Dewi Laksmiani, Ni Made Linda Luh Gede Winda Kusuma Dewi Luh Putu Febryana Larasanty Luh Putu Mirah Kusuma Dewi M. D. Widyastuti M. Primantara Made Gede Praditya Putra Meilinayanti, Ni Made L. Milawati Milawati N. K. M. Noviyanti N. K. M. Noviyanti N. L. P. V. Paramita Ni Kadek Dwi Candra Sasmita Yanti Ni Kadek Warditian Ni Kadek Warditiani Ni Made Dwi Indayani Ni Putu Arista Dewi Ni Putu Linda Laksmiani Nyunda, Ricky Putra Banyim Oka M. P. L. Hendrayati P. V. P. Putri P.P.K. Vedawati P.R. Satriari Pinangkaan, C. Pradnyana, I Gusti Ngurah Agung Pramesti, Ni Luh Putu Cintya Primadewi C. Putri, Ketut Yuantarisa Kartika Putri, Lucienne Agatha Larasati Nugraha Putu Ayu Asri Damayanti Putu Oka Samirana Rahmana E. Kartasasmita Rama Raditya, I Putu Gede Rismayanti, A. A. M. I. Riswana, I Kadek Rizki Sri Laksemi, Dewa Ayu Agus Sukamto, Ika Sumiyarsi Sunariyani, P. E. A. Surudarma, I Wayan Vera Parwati, Kadek Sandra W. A. Wijaya Wiantini, Ni Made Rita Widhiastuti, K.A.P. Widjaja I N.K. Widjaja, I N. K Widjaja, I. N. K.