Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Perhitungan Pajak Pertambahan Nilai Untuk Mengukur Kepatuhan Wajib Pajak Pada Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia Putra, Amrizal Karunia Sahala; Hidayat, Udin; Putra, Toufiq Agung Pratomo Sugito
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 9 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i10.5240

Abstract

Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia Kota Bandung atau Kopti Kota Bandung merupakan koperasi yang beranggotakan para pengrajin tempe dan tahu di Kota Bandung. Koperasi ini dibentuk untuk membantu para produsen tempe tahu dalam pengadaan bahan baku. Permasalahan yang dihadapi Kopti Kota Bandung adalah tidak adanya pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) walau koperasi Tersebut sudah menjadi PKP. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mengenai perhitungan pajak penghasilan badan dalam mengukur tingkat kepatuhan wajib pajak pada Kopti Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kopti Kota Bandung belum pernah membuat faktur pajak untuk memungut Pajak Pertambahan Nilai, dan perhitungan sebelum dan sesudah terkena Pajak Pertambahan Nilai dari unit usaha Penyalur kedelai, yang dimana menjadikan tolak ukur sebagai kepatuhan wajib pajak.
Implementasi Green Accounting pada UMKM: Dampak terhadap Keberlanjutan dan Efisiensi Operasional Katuruni, Innas Susantira; Sugito Putra, Toufiq Agung Pratomo
Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 3 (2025): Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Departement Of Accounting, Indonesian Cooperative Institute, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/5xwsx104

Abstract

This study explores the implementation of Green Accounting in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia, focusing on its impact on environmental sustainability and operational efficiency. Through a systematic literature review, the study analyzes various research related to Green Accounting, sustainable practices in MSMEs, and adoption challenges in developing countries. Findings indicate that Green Accounting enhances MSMEs' financial and environmental performance by reducing environmental costs, fostering green innovation, and improving supply chain collaboration. However, barriers such as limited resources and lack of awareness remain significant challenges. The study concludes that adopting Green Accounting requires government policy support and training for MSMEs, recommending integration with green supply chain management to achieve better operational efficiency
Strategy for Developing Dairy Farming for All-Business Cooperatives in Tandangsari, Sumedang Regency Sumaryana, Fitriana Dewi; Putra, Toufiq Agung Pratomo Sugito; Hakim, Abdul; Rahmat, Aina Athifa
International Journal of Business, Economics, and Social Development Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Rescollacom (Research Collaborations Community)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46336/ijbesd.v4i4.524

Abstract

The livestock sector has proven itself to be a crisis-resistant sector. The Ministry of Agriculture stated that the total national milk demand in 2019 reached 4,332.88 thousand tons. One of the dairy cattle center areas that has developed and become the focus of the Sumedang Regency Government is Tanjungsari District. The breeders joined the Tandangsari KSU. The supply and demand for pure milk has fluctuated at KSU Tandangsari in the last five years. The problems in the dairy cattle business at KSU Tanjungsari are currently related to production factors as inputs in the development of a dairy cattle business including livestock seeds, feed availability, land as living space for livestock, livestock production facilities (procurement of equipment and maintenance of livestock production), labor (breeders), as well as the cost of production.The goal of preparing the RIP is to formulate alternative strategies for developing a dairy cattle business. By identifying strengths and weaknesses, as well as opportunities and threats based on internal and external factors that affect the dairy cattle business at KSU Tandangsari.The strategy for developing a dairy cattle business is the S-O (1) strategy. Development of cattle population to increase production, (2). Building a place (factory) for processing dairy products, W-O strategy (1). Build a cow nursery, (2). Establishing cooperation with third parties in producing processed HPT, strategy S-T (1). Increasing the quality and quantity of beef cattle, (2). Moving the location of the fresh milk business activity center (MCU), W-T strategy (1). The application of appropriate technology is increased by breeders, (2). Establish cooperation with financial institutions in capital facilities.
Ekonomi Sirkular dalam Koperasi: Strategi Keberlanjutan dan Pengelolaan Sumber Daya Sumaryana, Fitriana Dewi; Putra, Toufiq Agung Pratomo Sugito; Maryam, Siti; Sugito Putra, Toufiq Agung Pratomo
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 16 No. 2 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/7f1rre92

Abstract

Ekonomi sirkular merupakan pendekatan inovatif yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya dengan cara mengurangi limbah, mendaur ulang, dan mempromosikan siklus hidup produk yang lebih panjang. Dalam konteks koperasi, ekonomi sirkular memainkan peran penting dalam memastikan keberlanjutan usaha serta pengelolaan sumber daya yang lebih efektif. Artikel ini membahas berbagai strategi yang dapat diterapkan oleh koperasi untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip ekonomi sirkular dalam operasi mereka. Melalui studi kasus dan analisis literatur, diidentifikasi bahwa penerapan model ekonomi sirkular dalam koperasi dapat meningkatkan daya saing, mengurangi biaya operasional, serta memperkuat hubungan dengan komunitas dan pelanggan. Strategi yang diuraikan meliputi pemanfaatan kembali material bekas, pengembangan produk yang dapat didaur ulang, serta implementasi teknologi ramah lingkungan. Selain itu, artikel ini juga menyoroti pentingnya edukasi dan kolaborasi antar anggota koperasi dalam mendukung praktik-praktik keberlanjutan. Kesimpulannya, adopsi ekonomi sirkular oleh koperasi tidak hanya berkontribusi pada lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru dan memperkuat struktur sosial ekonomi komunitas setempat. Dengan demikian, koperasi dapat menjadi pelopor dalam gerakan menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan dan inklusif.