Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Perhitungan penyusutan aset tetap berdasarkan SAK ETAP dan UU perpajakan dan implikasinya terhadap SHU Koperasi Karyawan PT. LEN Industri (Persero) Destyan, Gema Dwiprakasa; Purbo, Giyanto; Sugito Putra, Toufiq Agung Pratomo
Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 4 No. Spesial Issue 6 (2022): Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Departement Of Accounting, Indonesian Cooperative Institute, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.042 KB) | DOI: 10.32670/fairvalue.v4iSpesial Issue 6.1795

Abstract

The difference in the calculation of depreciation of fixed assets based on SAK ETAP and the Taxation Law occurs because there are differences in the provisions for determining the acquisition price, useful life, depreciation method, and grouping types of fixed assets based on SAK-ETAP and the Taxation Law. This difference will affect the amount of SHU that will be received. The purpose of this study is to provide an overview of the differences in the calculation of depreciation of fixed assets based on SAK ETAP and the Taxation Law. The results of the calculation of the depreciation of fixed assets in 2016–2019 show differences in the total amount of depreciation and SHU before and after-tax where the calculation of depreciation of fixed assets based on SAK-ETAP shows an amount that is greater than the total calculation of depreciation of fixed assets based on the Income Tax Law. In addition, based on SAK-ETAP and the Taxation Law, the difference causes the amount of SHU before and after tax received by cooperatives under SAK-ETAP to be smaller than the amount of SHU before and after tax under the Taxation Law.
Analisis penerapan tax planning dengan menggunakan metode gross up sebagai efisiensi pajak penghasilan badan pada Koperasi Pegawai Telkom Azhar, Shofwan; Seftiansyah, Muhammad Dery; Sugito Putra, Toufiq Agung Pratomo
Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 4 No. Spesial Issue 6 (2022): Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Departement Of Accounting, Indonesian Cooperative Institute, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.98 KB) | DOI: 10.32670/fairvalue.v4iSpesial Issue 6.1854

Abstract

Taxes are viewed from two different sides. Companies, taxes are a burden for use they can reduce company profits, but from a government perspective, taxes are a source of revenue to finance state and regional expenditures. Cooperatives are one of the business entities that are obliged to pay taxes, but paying taxes can reduce the remaining business results of cooperatives and cooperative members. This study aims to calculate how much cooperatives can make tax payments efficient so that cooperatives and members can produce optimal remaining operating results. The research method used is a comparative descriptive method. Based on the results of the study, with the implementation of tax planning , KOPEGTEL can streamline income taxes that previously paid corporate income tax of Rp. 282,449,504, but after-tax planning , KOPEGTEL can pay corporate income tax of Rp. 166,309,116. In addition,after-tax planning , KOPEGTEL can optimize the SHU produced by cooperatives of Rp. 117,565,140, ​​so that it can be interpreted that by doing tax planning , KOPEGTEL can be more efficient in the income tax burden of taxes payable, to increase the remaining results of cooperative operations.
Evaluasi Perlakuan Akuntansi Persediaan Pada Unit Perdagangan Koperasi Konsumen Mulia RSUD Majalaya Sukmayanti , Eka; Risnawati , Nanik; Putra, Toufiq Agung Pratomo Sugito
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 8 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i10.5239

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana perlakuan akuntansi persediaan barang dagang pada unit perdagangan Koperasi Konsumen Mulia RSUD Majalaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dimana hasil yang didapatkan adalah perlakuan akuntansi Persedian Barang Dagang Pada Unit Perdagangan Koperasi Konsumen Mulia RSUD Majalaya dalam pencatatan dan penilaian persediaan belum sesuai sepenuhnya berdasarkan SAK ETAP Bab 11 dimana dalam pengakuan terhadap persediaan belum menerapkan kebijakan akuntansi yang berkaitan dengan pengungkapan terhadap nilai persediaan barang dagang. Pengukuran terhadap persediaan belum melakukan penentuan terhadap biaya persediaan dengan menggunakan formula biaya masuk-pertama keluar pertama atau FIFO. Berdasarkan hasi penelitian penyajian persediaan yang dilakukan oleh unit perdagangan sudah menyajikan akun persediaan barang pada aktiva lancar di laporan keuangan neraca dan beban pokok penjualan pada laporan keuangan laba rugi. Pengungkapan yang dilakukan oleh unit perdagangan belum mengungkapkan kebijakan akuntansi yang digunakan dalam mengukur persediaan, termasuk rumus biaya yang digunakan.
Analisis Perhitungan Pajak Pertambahan Nilai Untuk Mengukur Kepatuhan Wajib Pajak Pada Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia Putra, Amrizal Karunia Sahala; Hidayat, Udin; Putra, Toufiq Agung Pratomo Sugito
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 9 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i10.5240

Abstract

Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia Kota Bandung atau Kopti Kota Bandung merupakan koperasi yang beranggotakan para pengrajin tempe dan tahu di Kota Bandung. Koperasi ini dibentuk untuk membantu para produsen tempe tahu dalam pengadaan bahan baku. Permasalahan yang dihadapi Kopti Kota Bandung adalah tidak adanya pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) walau koperasi Tersebut sudah menjadi PKP. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mengenai perhitungan pajak penghasilan badan dalam mengukur tingkat kepatuhan wajib pajak pada Kopti Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kopti Kota Bandung belum pernah membuat faktur pajak untuk memungut Pajak Pertambahan Nilai, dan perhitungan sebelum dan sesudah terkena Pajak Pertambahan Nilai dari unit usaha Penyalur kedelai, yang dimana menjadikan tolak ukur sebagai kepatuhan wajib pajak.
Implementasi Green Accounting pada UMKM: Dampak terhadap Keberlanjutan dan Efisiensi Operasional Katuruni, Innas Susantira; Sugito Putra, Toufiq Agung Pratomo
Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 3 (2025): Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Departement Of Accounting, Indonesian Cooperative Institute, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/5xwsx104

Abstract

This study explores the implementation of Green Accounting in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia, focusing on its impact on environmental sustainability and operational efficiency. Through a systematic literature review, the study analyzes various research related to Green Accounting, sustainable practices in MSMEs, and adoption challenges in developing countries. Findings indicate that Green Accounting enhances MSMEs' financial and environmental performance by reducing environmental costs, fostering green innovation, and improving supply chain collaboration. However, barriers such as limited resources and lack of awareness remain significant challenges. The study concludes that adopting Green Accounting requires government policy support and training for MSMEs, recommending integration with green supply chain management to achieve better operational efficiency
Strategy for Developing Dairy Farming for All-Business Cooperatives in Tandangsari, Sumedang Regency Sumaryana, Fitriana Dewi; Putra, Toufiq Agung Pratomo Sugito; Hakim, Abdul; Rahmat, Aina Athifa
International Journal of Business, Economics, and Social Development Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Rescollacom (Research Collaborations Community)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46336/ijbesd.v4i4.524

Abstract

The livestock sector has proven itself to be a crisis-resistant sector. The Ministry of Agriculture stated that the total national milk demand in 2019 reached 4,332.88 thousand tons. One of the dairy cattle center areas that has developed and become the focus of the Sumedang Regency Government is Tanjungsari District. The breeders joined the Tandangsari KSU. The supply and demand for pure milk has fluctuated at KSU Tandangsari in the last five years. The problems in the dairy cattle business at KSU Tanjungsari are currently related to production factors as inputs in the development of a dairy cattle business including livestock seeds, feed availability, land as living space for livestock, livestock production facilities (procurement of equipment and maintenance of livestock production), labor (breeders), as well as the cost of production.The goal of preparing the RIP is to formulate alternative strategies for developing a dairy cattle business. By identifying strengths and weaknesses, as well as opportunities and threats based on internal and external factors that affect the dairy cattle business at KSU Tandangsari.The strategy for developing a dairy cattle business is the S-O (1) strategy. Development of cattle population to increase production, (2). Building a place (factory) for processing dairy products, W-O strategy (1). Build a cow nursery, (2). Establishing cooperation with third parties in producing processed HPT, strategy S-T (1). Increasing the quality and quantity of beef cattle, (2). Moving the location of the fresh milk business activity center (MCU), W-T strategy (1). The application of appropriate technology is increased by breeders, (2). Establish cooperation with financial institutions in capital facilities.
Ekonomi Sirkular dalam Koperasi: Strategi Keberlanjutan dan Pengelolaan Sumber Daya Sumaryana, Fitriana Dewi; Putra, Toufiq Agung Pratomo Sugito; Maryam, Siti; Sugito Putra, Toufiq Agung Pratomo
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 16 No. 2 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/7f1rre92

Abstract

Ekonomi sirkular merupakan pendekatan inovatif yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya dengan cara mengurangi limbah, mendaur ulang, dan mempromosikan siklus hidup produk yang lebih panjang. Dalam konteks koperasi, ekonomi sirkular memainkan peran penting dalam memastikan keberlanjutan usaha serta pengelolaan sumber daya yang lebih efektif. Artikel ini membahas berbagai strategi yang dapat diterapkan oleh koperasi untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip ekonomi sirkular dalam operasi mereka. Melalui studi kasus dan analisis literatur, diidentifikasi bahwa penerapan model ekonomi sirkular dalam koperasi dapat meningkatkan daya saing, mengurangi biaya operasional, serta memperkuat hubungan dengan komunitas dan pelanggan. Strategi yang diuraikan meliputi pemanfaatan kembali material bekas, pengembangan produk yang dapat didaur ulang, serta implementasi teknologi ramah lingkungan. Selain itu, artikel ini juga menyoroti pentingnya edukasi dan kolaborasi antar anggota koperasi dalam mendukung praktik-praktik keberlanjutan. Kesimpulannya, adopsi ekonomi sirkular oleh koperasi tidak hanya berkontribusi pada lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru dan memperkuat struktur sosial ekonomi komunitas setempat. Dengan demikian, koperasi dapat menjadi pelopor dalam gerakan menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan dan inklusif.
Pemberdayaan Kewirausahaan Rumah Tangga Petani Kopi Melalui Workshop Pencatatan Keuangan Sederhana Toufiq Agung Pratomo Sugito Putra; Siti Maryam
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 7 No 1 (2026): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakteristik pendapatan rumah tangga petani yang bersifat musiman dan fluktuatif menyebabkan lemahnya stabilitas ekonomi keluarga dan rendahnya kapasitas pengembangan usaha mikro berbasis rumah tangga. Ketiadaan pencatatan keuangan menyebabkan rumah tangga petani tidak mampu mengidentifikasi biaya produksi, margin usaha, serta kapasitas reinvestasi yang menjadi prasyarat kewirausahaan mikro. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas kewirausahaan rumah tangga petani melalui workshop pencatatan keuangan sederhana yang aplikatif dan kontekstual. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi partisipatif, dan praktik langsung pencatatan kas harian menggunakan buku kas sederhana. Sasaran kegiatan adalah petani perempuan dan ibu rumah tangga di Desa Neglasari, Kabupaten Garut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap klasifikasi pemasukan dan pengeluaran, kemampuan menyusun pencatatan kas harian, serta tumbuhnya kesadaran untuk mengalokasikan hasil panen bagi kebutuhan produktif. Kegiatan ini membangun fondasi awal kewirausahaan rumah tangga petani dan menjadi baseline bagi penguatan usaha mikro berbasis keluarga.
Model Alternatif Distribusi SHU Real Time Berbasis Jasa Transaksi Anggota dan Perlakuan Akuntansinya Menurut SAK Entitas Privat (SAK EP) pada Koperasi Konsumen Eka Setiajatnika; Udin Hidayat; Toufiq Agung Pratomo Sugito Putra
J-Coop : Journal of Co-operative Vol. 2 No. 2 (2026): J-Coop : Journal of Co-Operative
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/jc.v2i2.363

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model alternatif distribusi sisa hasil usaha (SHU) secara real time bagi anggota berdasarkan nilai transaksi anggota, serta mengkaji perlakuan akuntansi yang tepat atas skema kompensasi ini menurut Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan Design Science Research, meliputi perancangan model—formulasi dua tahap yang menghubungkan kompensasi real time bersifat sementara dengan rekonsiliasi periodik—simulasi numerik atas logika operasional model, serta analisis kesesuaian normatif terhadap kriteria pengakuan SAK EP. Mekanisme yang diusulkan tidak dapat langsung diakui sebagai SHU final, karena regulasi perkoperasian Indonesia menetapkan penentuan SHU hanya sah melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT). Skema ini justru memenuhi kriteria pengakuan provisi menurut SAK EP—kewajiban kini, kemungkinan besar arus kas keluar, dan estimasi yang andal—sehingga memerlukan rekonsiliasi terhadap SHU akhir tahun teraudit untuk mencegah salah saji. Penelitian ini memperluas penerapan teori keagenan dan stewardship ke dalam tata kelola koperasi digital, serta menawarkan jembatan konseptual antara mekanisme loyalitas berbasis transaksi dan standar pelaporan keuangan formal untuk distribusi SHU, sebuah irisan yang belum banyak dikaji dalam literatur akuntansi koperasi. Model ini memberikan panduan konkret bagi akuntan, pengurus, pengawas/auditor koperasi, dan regulator dalam mengakui, mengukur, dan mengungkapkan skema kompensasi real time, sekaligus menegaskan bahwa penerapannya memerlukan perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) terlebih dahulu dan pengesahan melalui RAT. Penelitian ini merupakan salah satu studi awal yang merumuskan model Distribusi SHU Real Time berbasis transaksi sekaligus mengevaluasi klasifikasi akuntansinya menurut SAK EP yang baru wajib berlaku, memadukan perancangan konseptual dengan analisis normatif sistematis, bukan sekadar analisis kasus deskriptif.
Penguatan Pemahaman Kebijakan Akuntansi Koperasi Pasca Permenkop UKM Nomor 2 Tahun 2024 Di Kabupaten Sumedang Toufiq Agung Pratomo Sugito Putra
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 7 No 2 (2026): E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/ecd.v7i2.391

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pemahaman sumber daya manusia koperasi mengenai perubahan kebijakan akuntansi setelah terbitnya Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 serta berlakunya Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) pada 1 Januari 2025. Kegiatan dilaksanakan pada 23 April 2026 di Aula Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang dalam rangka Pendidikan Perkoperasian. Metode yang digunakan adalah pendidikan partisipatif-deskriptif melalui ceramah interaktif, ilustrasi format laporan, dan diskusi terpandu. Bahan pelatihan terdiri atas 46 slide yang dikelompokkan menjadi lima substansi: perubahan regulasi, arsitektur standar akuntansi, perbandingan SAK ETAP dengan SAK EP, komponen laporan keuangan KSP/USP dan KSPPS/USPPS, serta kewajiban pelaporan, audit, dan sanksi administratif. Hasil evaluasi kualitatif menunjukkan bahwa kegiatan memberikan peta konseptual yang lebih utuh mengenai pemilihan standar, bentuk laporan keuangan, kebijakan akuntansi signifikan, tenggat pelaporan, pelaporan elektronik, serta kesiapan audit. Peserta juga memperoleh ilustrasi hubungan antara laporan posisi keuangan, laporan perhitungan hasil usaha, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas, dan catatan atas laporan keuangan, termasuk laporan tambahan bagi koperasi syariah. Namun, karena tidak tersedia pre-test, post-test, dan penugasan praktik yang terdokumentasi, peningkatan kompetensi belum dapat dinyatakan secara kuantitatif. Kegiatan perlu dilanjutkan melalui klinik akuntansi berbasis transaksi, templat pelaporan, dan pendampingan implementasi.