Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Struktur dan Perkecambahan Serbuk Sari Pada Porang (Amorphophallus Muelleri Blume) Dwi Gusmalawati; Serafinah Indriyani; Rodiyati Azrianingsih; Zainal Abidin
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 7 No 2 (2023): G-Tech, Vol. 7 No. 2 April 2023
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.171 KB) | DOI: 10.33379/gtech.v7i2.2449

Abstract

This study aims to analyze the structure and germination of pollen in porang. Pollen structure and germination were observed microscopically. Pollen germination observations were carried out three days before anthesis (M-3), two days before anthesis (M-2), one day before anthesis (M-1), anthesis (M) to four days after anthesis (M+4). Pollen in porang has a dimorphic structure (X and Y structures: monad and compound units). Structure X with axis length (P)= 30-50 µm, equatorial diameter (E)= 16.67-41.67 µm, and index P/E= 1.19-1.79, while structure Y with P= 50-84 µm, E= 34-67 µm, and P/E index= 1.25-1.40. Porang pollen was subspheroidal and prolate in shape; the length of the axes of the media and magna types; monocolpate aperture type. The highest viability of the X structure was at M (31.58%), while the Y structure was at M+1 (21.76%). M+3 viability begins to decline, so porang artificial pollination is appropriate when pollen viability is high (M or not more than M+3).
Karakteristik Oksigen Terlarut dan BebanPencemaran BOD di Sungai Sembon, Kabupaten Malang Zainal Abidin; Anggraeni Hadi Pratiwi; Afriandi Setiawan
Jurnal Environmental Science Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jes.v5i2.45663

Abstract

Penduduk Desa Kesamben, Kabupaten Malang sangat mengandalkan peranan dari Sungai Sembon. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakterisasi oksigen yang terlarut, beban pencemaran BOD dan menentukan beban pencemaran sepanjang Sungai Sembon dengan menggunakan parameter fisika,dan parameter biologi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei, pengambilan sampel air, dan analisis laboratorium kualitas air. Teknik pengambilan sampel sebanyak 6 titik (2 titik di hulu, 2 titik di tengah, dan 2 titik di hilir) Sungai Sembon. Analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 82 Tahun 2001 digunakan sebagai pembanding dalam menganalisis data status mutu air. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin ke hilir pola kadar COD, BOD, dan cemaran Fecal Coliform Sungai Sembon semakin meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa semakin menurunnya kualitas air Sungai Sembon terutama pada bagian hilir. Sungai Sembon sudah tidak bisa menerima beban pencemaran dengan kadar COD dan BOD yang terlalu tinggi. Luaran dari penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi dan bahan pertimbangan kepada penggiat lingkungan serta para pemangku kepentingan Desa Kesamben untuk mengambil kebijakan secara strategis dalam upaya melestarikan lingkungan beserta ekosistemnya.    
Pemberdayaan dan Pengelolaan Potensi Sumber Daya Alam untuk Mendukung Ketahanan Pangan Desa Anggraeni Hadi Pratiwi; Zainal Abidin; Dwi Nirnia Ari Cahyani; Afriandi Setiawan; Dyah Pitaloka; M. Thoriqul Islam; Angga Ravieka Farhansyah; Maulidiah Eka Pramuningdias; Lailatul Hasanah
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 2 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (975.412 KB) | DOI: 10.33379/icom.v3i2.2365

Abstract

Balesari merupakan desa yang kaya akan potensi sumber daya alam pertanian, budaya, religi dan sumber daya air. Potensi sumber daya alam yang besar harus digali secara optimal dan kemudian harus dibangun sistem pengelolaan yang baik untuk kesejahteraan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 11 Januari – 18 Februari 2023 melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Islam Raden Rahmat di Dusun Segelan Sidomulyo Desa Balesari Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat adalah kualitatif deskriptif. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan dalam upaya pengelolaan sumber daya alam di Desa Balesari adalah menggali potensi komoditas pertanian yaitu ubi jalar asli Gunung Kawi, pembuatan media sosial dan video profil, banner berisi profil dan sejarah Sumber Panguripan serta papan penunjuk arah.
Inisiasi Pembangunan Rumah Bibit Sebagai Upaya Ketahanan Pangan Desa Sumbertempur Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang Erlillah Rizqi Kusuma Pradani; Muhammad Ana Zamzami; Ridho Herasmara; Zainal Abidin; Andan Muntohir
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 2 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.017 KB) | DOI: 10.33379/icom.v3i2.2505

Abstract

Desa Sumbertempur merupakan salah satu desa yang wilayahnya terletak di kecamatan Wonosari Kabupaten Malang. Desa Sumbertempur memiliki 4 (empat) dusun yaitu Dusu Tempursari Kulon, tempursari Lor, Tempursari Wetan dan Tempursari Kidul. Berdasarkan program kerja yang telah dijalankan oleh kementrian pertanian tersebut, maka muncul sebuah ide untuk inisiasi pembuatan media tanam green house. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini secara spesifik adalah membantu mewujudkan ketahanan pangan di Desa Sumbertempur serta menumbuhkan budidaya bercocok tanam di kelompok pemuda – pemudi Desa Sumbertempur. Kemudian, green house yang dibangun ini diharapkan bisa menjadi sarana media pembibitan sayuran yang nantinya bibit sayur tersebut dapat dibagikan ke rumah – rumah penduduk Desa Sumbertempur. Green house yang nantinya akan diberi nama Rumah Bibit Sumbertempur diharapkan dapat digunakan sebagai rumah pembibitan tanaman sayur – mayur yang bisa digunakan oleh masyakarat Desa Sumbertempur. Melalui Rumah Bibit Sumbertempur ini juga diharapkan dapat  mewujudkan ketahanan pangan untuk Desa Sumbertempur.
Penguatan Simpul Desa Khaira Ummah Dalam Perintisan Yayasan Pendidikan Di Desa Pagak Kabupaten Malang Pangestuti Prima Darajat; Urnika Mudhifatul Jannah; Zainal Abidin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Radisi Vol 1 No 3 (2021): Desember
Publisher : Yayasan Kajian Riset dan Pengembangan RADISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/pkmradisi.v1i3.79

Abstract

ABSTRACT Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) is a routine agenda of Universitas Islam Raden Rahmat in the context of community service to realize initiatives khaira ummah. Khaira ummah (best people) is the ideal form of Islamic society that has integrity of faith, orientation to humanity, and loyalty ti the truth. In 2021 KKN-T has the theme of strengthening and spreading the knots khaira ummah village. Dusun Sumbernongko one of the difficult to access hamlets in Pagak village. Seeing the importance of formal education needs for early childhood, community leaders initiated the establishment of educational foundations Raudlatul Atfhfal (RA). Learning is done simply, with 12 students and 2 teachers. Of cource, legality is needed to get access to funding and guidance from the government, in order to be able to organize advanced education. KKN-T group has program of providing learning facilities and assistance in managing the legality of the foundation, which is named the foundation Darul Dahlan Lil Ilmi Wal Irfan. Educational foundations based on khaira ummah are expected to strengthen the knot khaira ummah in Pagak village. KEYWORD: Educational Foundation, Khaira Ummah, Raudhatul Athfal
Respon Kualitas dan Kuantitas Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.) terhadap Pemberian Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan Pupuk KCl Erika Herdiani; Dyah Pitaloka; Zainal Abidin; Dwi Nirnia Ari Cahyani
RADIKULA: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 5 No 1 (2026): RADIKULA - Juni 2026
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/radikula.v5i1.8063

Abstract

Tomat merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi yang berperan penting dalam pemenuhan gizi, pendapatan petani, dan ketahanan pangan. Peningkatan kualitas dan kuantitas produksi tomat dapat dilakukan melalui pemanfaatan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan pupuk KCl. Penelitian ini bertujuan menganalisis respons pertumbuhan, hasil, dan kualitas buah tomat terhadap pemberian PGPR dan pupuk KCl. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2024-Maret 2025 di Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial dua faktor dengan tiga taraf PGPR (0, 5, dan 10 mL L-1) dan tiga dosis KCl (0, 150, dan 200 kg ha-1), masing-masing tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buah, dan kadar gula buah. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi PGPR 5 mL/L dan KCl 150 kg/ha memberikan tinggi tanaman terbaik. PGPR 5 mL/L meningkatkan jumlah daun, sedangkan PGPR 10 mL/L dan KCl 200 kg/ha menghasilkan jumlah buah tertinggi. Perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap kadar gula buah.
Uji Repellent Berbagai Pestisida Nabati terhadap Pengendalian Hama Kutu Beras (Sitophilus oryzae L.) pada Beras Septi Choiriya Mufida; Arief Lukman Hakim; Zainal Abidin; Anggraeni Hadi Pratiwi; Sukma Sakti Agita Hermanto
RADIKULA: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 5 No 1 (2026): RADIKULA - Juni 2026
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/radikula.v5i1.8567

Abstract

Kutu beras (Sitophilus oryzae L.) merupakan hama utama penyimpanan yang menurunkan kualitas beras. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi daun jeruk nipis (Citrus aurantiifolia) dan daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius) sebagai repellent terhadap Sitophilus oryzae serta pengaruh waktu aplikasi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dan empat waktu pengamatan (0, 12, 24, dan 168 jam). Parameter yang diamati meliputi daya repellent, pengaruh waktu aplikasi terhadap aktivitas repellent, kerusakan beras, dan populasi akhir kutu beras. Data dianalisis dengan Repeated Measures ANOVA. Hasil menunjukkan terdapat interaksi nyata antara perlakuan dan waktu pengamatan terhadap aktivitas repellent. Persentase repelensi tertinggi diperoleh pada ekstrak daun pandan wangi (80%), diikuti ekstrak daun jeruk nipis (78%) pada 168 jam setelah aplikasi, sedangkan kerusakan beras tidak berbeda nyata antarperlakuan. Kedua bahan berpotensi sebagai pestisda nabati ramah lingkungan untuk pengendalian Sitophilus oryzae.