Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGARUH PERSEPSI E-LEARNING TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA KEBIDANAN DALAM MASA PANDEMIK DI STIKES MUHAMMADIYAH GOMBONG Prabandari, Fitria; Sumarni, Sumarni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 16, No 1 (2020): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM STIKES MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v16i1.401

Abstract

Program studi Kebidanan STIKES Muhammadiyah Gombong merupakan pendidikan yang berorientasi pada perkembangan IPTEK dan telah melakukan upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dalam masa pandemic Covid-19 ini mahasiswa harus melakukan pembelajaran jarak jauh untuk mengurangi risiko penyebaran virus, sehingga dalam pelaksanaannya memerlukan evaluasi tentang kepuasan mahasiswa terkait pembelajaran e-learning. Pembelajaran e-learning adalah bagian dari pembelajaran jarak jauh, sedangkan pembelajaran online adalah bagian dari e-learning. E-learning mengacu pada penggunaan informasi berbasis jaringan dan teknologi komunikasi dalam pelaksanaan pengajaran dan pembelajaran. Penelitian ini dilakukan di program studi Kebidanan STIKES Muhammadiyah Gombong dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah 59 responden. Analisis data menggunakan analisis non statistik atau disebut sebagai analisis statistik sederhana. Uji hipotesis tentang hubungan antar dua variabel digunakan Chi Square menunjukkan variabel persepsi berpengaruh terhadap kepuasan mahasiswa dengan nilai p 0,000. Terdapat pengaruh persepsi e-learning terhadap kepuasan mahasiswa Kebidanan dalam masa pandemik di STIKES Muhammadiyah Gombong. Kata Kunci: e-learning, Kepuasan, Persepsi 
MASYARAKAT PEDULI LAWAN COVID 19 DI RW 1 DESA MADURESO KECAMATAN KUWARASAN Astuti, Dyah Puji; Sumarni, Sumarni; Prabandari, Fitria; Mutoharoh, Siti
Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti) Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Empati
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/empati.v2i1.436

Abstract

Desa dan kelurahan siaga aktif merupakan salah satu indikator dalam Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan di Kabupaten dan Kota. Coronavirus Disease-2019 (Covid-19) adalah penyakit yang disebabkan oleh Coronavirus jenis baru. Virus ini sangat mudah menular oleh karena itu masyarakat perlu diedukasi agar peduli  dalam tindakan pencegahan dan terhindar dari wabah covid 19. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kepedulian masyarakat tentang pencegahan covid 19 melalui upaya pemasangan media spanduk, edukasi perilaku PHBS dan tindakan pencegahan covid online, pembagaian masker dan pemberian paket sembako bagi keluarga terdampak. Metode kegiatan ini dengan melakukan tahap persiapan berupa koordinasi dengan pihak RW, tahap pelaksanaan meliputi edukasi via WA Grup, pemasangan banner, spanduk, pembagian sembako dan pembagian masker. Hasil kegiatan berupa pemasangan spanduk dan area wajib masker  di 3 titik yaitu di R1 , RT 2, RT 3, edukasi mengenai pencegahan covid 19 via WA grup, pembagian 12 lusin masker kepada warga RW 1 dan pembagian 72 paket sembako pada warga yang terdampak covid 19. Rencana tindak lanjut dari kegiatan ini adalah mengkoordinasikan dengan seluruh perangkat desa, kader kesehatan, dan bidan desa agar kegiatan ttap berkesinambungan
PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS DAN PENYULUHAN SADARI PADA WANITA USIA SUBUR DI KECAMATAN LARANGAN KAB. BREBES Prabandari, Fitria; Sofiana, Juni; Sumarni, Sumarni; Rosmawati, Rosmawati
Jurnal Salingka Abdimas Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v3i2.4873

Abstract

Kanker payudara adalah kanker paling umum pada wanita di seluruh dunia kecuali di 42 negara, kanker payudara adalah kanker paling umum pada wanita di seluruh dunia – kecuali di 42 negara, dimana kanker serviks masih mendominasi. Faktor utama yang berhubungan dengan keterlambatan diagnosis kanker payudara masih banyak terjadi di negara-negara berkembang seperti di Asia, diantaranya gejala dan pemeriksaan payudara, serta pengetahuan dan persepsi individu. Hasil studi telah menyoroti pentingnya penerapan SADARI dengan pertemuan tatap muka yang melibatkan profesional kesehatan dan jaringan sosial perempuan untuk pendidikan payudara. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pendidikan kesehatan sebagai upaya deteksi dini kanker payudara berupa pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), serta pemeriksaan kesehatan secara gratis.  Pengabdian ini melibatkan 40 wanita usia subur, peserta mendapatkan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah kesadaran wanita usia subur untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) sebagai upaya deteksi dini kanker payudara semakin meningkat dan pemeriksaan kesehatan secara rutin dapat meningkatkan kualitas kesehatan dalam hidupnya. 
Survei Kebutuhan Asuhan Kebidanan dalam Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Duhita, Fitra; Irianti, Bayu; Halida, Erda Mutiara; Hartiningtiyaswati, Setiya; Yulianti, Nova; Prabandari, Fitria; Anggraini, Yuliza; Yulita, Nova
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i3.1064

Abstract

The development of services in various fields is always directed at the needs of its users, as an answer to the demands of the needs of the community. Midwifery care with mothers as the main users, so far has not met the needs of the community. This has an impact on the achievement of success indicators for mother and child services that have not met expectations. Therefore, it is necessary to know the needs of the community for midwifery care as a basis for improving midwifery care in Indonesia. This study aims to determine satisfaction with midwifery care. This study used a survey method, to find out the picture of maternal needs for midwifery care. The affordable population is mothers who receive midwifery care in several Puskesmas Kediri Regency, Bandung City, Padang City, Jakarta, Purwokerto, Surabaya and Tangerang. Sample selection was carried out by incidental sampling on all mothers who visited the maternal and child health poly (MCH) at the Puskesmas. The instrument used is a questionnaire. The data is analyzed and presented descriptively. Based on the data obtained, of the 604 mothers, it is known that only 2% (12) of mothers expressed satisfaction with the care provided by midwives. Further analysis per question item based on the aspect of care, it is known that the perception of aspects of care that are felt to be lacking is the cognitive aspect 18%, affective aspect 38% and skill aspect 44%. The care provided by midwives has not answered the needs of the community, as evidenced by the high level of maternal dissatisfaction with midwifery care.
Prenatal Yoga sebagai Upaya Mengurangi Ketidaknyamanan Nyeri Punggung Selama Kehamilan Fitria Prabandari; Juni Sofiana
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy yoga is a yoga practice designed specifically for pregnant women, with an emphasis on gentle movements, controlled breathing and relaxation. The benefits and importance of prenatal yoga in supporting maternal health and fetal life during pregnancy include improving emotional well-being, increasing body strength and flexibility, improving breathing and blood circulation, preparing mentally and physically for childbirth, community and support for pregnant women. The yoga community service for pregnant women aims to provide education regarding exercise that pregnant women can do to improve their health during pregnancy until delivery. This activity was carried out on June 5 2024 at the Kemambang Village Hall. This community service activity was attended by pregnant women who attended classes for pregnant women at the Kemambang Village Hall in the working area of the UPT Banyubiru Health Center, Semarang Regency. Community Service begins with an anamnesis and physical and obstetric examination before starting yoga, then continues with pregnant women's yoga activities which include warm-up movements, core movements and relaxation movements. Community service went smoothly until the end of the activity, seen from the enthusiasm of pregnant women during the activity and all participants were able to understand the yoga movements of pregnant women and were willing to do it independently at home. The conclusion of this community service activity is that yoga for pregnant women provides many benefits for pregnant women. Advice for midwives is that they always provide education that is interesting and appropriate to the needs of pregnant women so that pregnant women are enthusiastic about attending classes for pregnant women. Abstrak Yoga ibu hamil merupakan praktik yoga yang dirancang khusus untuk ibu hamil, dengan penekanan pada gerakan yang lembut, pernapasan yang terkontrol, dan relaksasi. Manfaat dan pentingnya yoga prenatal dalam mendukung kesehatan ibu dan kehidupan janin selama kehamilan antara lain meningkatkan kesejahteraan emosional, meningkatkan keukatan dan fleksibilitas tubuh, meningkatkan pernafasan dan sirkulasi darah, mempersiapkan mental dan fisik untuk persalinan, komunitas dan dukungan untuk ibu hamil. Pengabdian masyarakat yoga ibu hamil bertujuan memberikan edukasi terkait olah raga yang bisa dilakukan ibu hamil agar meningkatkan kesehatan selama kehamilan hingga persalinan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 05 Juni 2024 yang bertempat di Balai Desa Kemambang. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dihadiri oleh ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil di Balai Desa Kemambang wilayah kerja UPT Puskesmas Banyubiru Kabupaten Semarang. Pengabdian Masyarakat dimulai dengan anamnesa dan pemeriksaan fisik dan obstetric terlebih dahulu sebelum dimulai yoga, kemudian dilanjutkna kegiatan yoga ibu hamil yang meliputi gerakan pemanasan, gerakan inti, dan gerakan relaksasi. Pengabdian kepada masyarakat berlangsung lancer hingga akhir kegiatan dilihat dari antusias ibu hamil selama kegiatan dan seluruh peserta dapat memahami gerakan yoga ibu hamil dan bersedia melakukan secara mandiri di rumah. Simpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah yoga ibu hamil memberikan banyak manfaat untuk ibu hamil. Saran untuk bidan diharapkan selalu memberikan edukasi yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan ibu hamil sehingga ibu hamil antusias dalam mengikuti kelas ibu hamil.
Latihan Fisik Selama Kehamilan dengan Yoga dan Pilates Fitria Prabandari
Jurnal Bidan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan adalah proses penting yang unik di mana sistem kontrol tubuh wanita yang dimodifikasi untuk melestarikan kehidupan janin selama pertumbuhan dan perkembangannya. Konsep hari ini kesehatan telah berubah dari ide lama tidak adanya penyakit pada konsep yang lebih luas, selain berfungsinya organ-organ vital, juga mempertimbangkan kesejahteraan psikologis dan perilaku manusia afektif-sosial. Efek latihan selama kehamilan telah banyak dieksplorasi. Namun, rendahnya jumlah percobaan yang terkendali dengan baik dan memadai didukung terkontrol acak berarti bukti yang telah bertentangan. Wanita hamil telah didorong untuk mengurangi aktivitas fisik mereka dan berhenti bekerja selama kehamilan karena dianggap meningkatkan risiko masalah, seperti kehilangan kehamilan dini atau usia kehamilan berkurang. Faktor-faktor yang paling sering dinilai pada bayi baru lahir telah berat lahir, ukuran, dan skor Apgar. Latihan ibu selama kehamilan dapat mencegah makrosomia janin dan komplikasi neonatal lainnya. Studi ini merupakan suatu tinjauan pustaka (Literature Review) yang mencoba menggali lebih banyak informasi mengenai kajian yang berkaitan dengan senam, yoga, dan pilates selama kehamilan. Hasil studi menunjukkan yoga dan pilates bermanfaat meredakan nyeri punggung, mengurangi stres, meningkatkan kualitas hidup, mengurangi depresi, mengurangi kecemasan, mengurangi nyeri persalinan, dan mempercepat durasi persalinan, dan meningkatkan kekuatan otot yang terkait dengan stabilisasi panggul
Penyuluhan MPASI Balita sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Ibu Balita Tentang MP ASI Fitria Prabandari; Vistra Veftisia
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The first 1000 days of life are very important because growth and development at this age are very rapid, starting from conception in the mother's womb until the child is 2 years old. At this time, there is very rapid development both in terms of the child's physical and brain. The very rapid brain development at the age of under 2 years is called the critical period of development, and is the right time to recover, if there are developmental disorders. Growth and development screening for infants is recommended every month, children aged 12-24 months are recommended every 3 months, and children aged 24-72 months are recommended every 6 months. The needs of children over 6 months are no longer met by breast milk, so children must be given complementary foods. Complementary foods is additional food that can be given to babies after reaching the age of six months to the age of 24 months. The complementary foods given must meet the child's protein and micronutrient needs. Based on the provision of Complementary Foods for Breast Milk published by IDAI in 2018, IDAI recommends 4 requirements that must be met in providing complementary foods. This activity uses a counseling method for mothers who have babies and toddlers at Posyandu RT.3 RW. 8 Kebondowo Village, Banyubiru District, Semarang Regency on November 6, 2024. Attended by 15 mothers who have babies/toddlers, 2 pregnant women, as well as cadres, and local midwives. Counseling uses flipchart media, this activity uses pretests and posttests to measure the increase in knowledge of mothers of toddlers. The results of the post-test showed an increase in knowledge of mothers of toddlers after being given health education about complementary foods. The conclusion of this activity is an increase in knowledge of mothers of toddlers about providing complementary foods.   Abstrak Pada 1000 hari pertama kehidupan sangat penting karena pertumbuhan dan perkembangan pada usia ini sangat pesat, yaitu mulai dari pembuahan di dalam rahim ibu sampai anak berusia 2 tahun. Pada waktu ini terjadi perkebangan  yang  sangat  pesat  baik  dari  segi  fisik  maupun  otak  anak. Perkembangan  otak yang sangat  pesat  pada usia di bawah 2 tahun ini disebut periode kritis perkembangan, dan merupakan waktu yang tepat    untuk melakukan pemulihan, bila ada gangguan perkembangan. Skrining tumbuh kembang untuk bayi dianjurkan tiap bulan, anak usia 12-24 bulan dianjurkan tiap 3 bulan, dan anak usia 24-72 bulan dianjurkan tiap 6 bulan. Kebutuhan anak diatas 6 bulan sudah tidak tercukupi lagi dari ASI, sehingga anak harus diberikan  makanan  pendamping ASI (MPASI). MPASI  merupakan  makanan  tambahan  yang dapat diberikan kepada bayi setelah menginjak usia enam bulan hingga usia 24 bulan. MPASI yang diberikan harus memenuhi kebutuhan protein serta mikronutrien anak. Berdasarkan pemberian Makanan Pendaping ASI yang diterbitkan oleh IDAI tahun 2018, IDAI merekomendasikan 4 syarat yang harus dipenuhi dalam pemberian MPASI. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan kepada ibu yang memiliki bayi dan balita di  Posyandu  RT.3 RW. 8 Desa Kebondowo Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang  pada 6 November  2024. Dihadiri  oleh 15 orang  ibu  yang memiliki  bayi/balita, 2 orang ibu hamil, serta kader, dan bidan wilayah setempat. Penyuluhan menggunakan media lembar balik, kegiatan ini menggunakan pretest dan post test untuk mengukur adanya peningkatan pengetahuan ibu balita. Hasil post test menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan ibu balita setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang MP ASI. Kesimpulan    dari    kegiatan    ini    adalah    meningkatnya pengetahuan ibu balita tentang pemberian MPASI.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (CoC) pada Ny “S” 24 Tahun di TPMB Sri Harti Desa Kebondowo Kecamatan Banyubiru Fitria Prabandari; Luvi Dian Afriyani
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bleeding is the leading cause of death that occurs during labour and is followed by the second highest cause, namely preeclampsia/eclampsia. Other causes of maternal death, namely in 2021, most maternal deaths were caused by bleeding, preeclmpsia/eclampsia, kidney failure, heart disease, hypertension, encephalitis, postpartum cardiomyopathy, sepsis, infection, cancer, pulmonary tuberculosis & chronic diarrhea, pulmonary embolism, meningitis, asthma. Efforts made by the government to reduce maternal mortality, prevent the risk of pregnancy emergencies and improve the quality of children are by providing reproductive education to women of childbearing age, and to preconception families. The method used by the author in carrying out comprehensive care is the descriptive method and the type of descriptive research used is a case study. Case studies are a type of approach in research whose review of one case is carried out intensively, in-depth, detailed and comprehensively. After carrying out comprehensive midwifery care starting from Pregnant Women, Childbirth, Postpartum, Infants and Family Planning, the results were normal pregnancies, normal labour, normal babies, postpartum and up to family planning all normal. In addition to receiving complementary midwifery care, mothers also receive complementary care as an effort to handle complaints non-pharmacologically.   Abstrak Perdarahan merupakan penyebab kematian tertinggi yang terjadi pada saat ibu bersalin dan diikuti penyebab tertinggi kedua yaitu preeklamsi/eklamsia. Adapun penyebab kematian ibu lainnya yaitu pada Tahun 2021 paling banyak AKI di sebabkan oleh perdarahan, pre-eklampsi/eklampsi, gagal ginjal, penyakit jantung, hipertensi, enchepalitis, cardiomiopathy post partum, sepsis, infeksi, kanker, TB paru & diare kronis, emboli pulmonal, meningitis, asma. Upaya yang dilakukan pemerintah untuk menurunkan angka kematian ibu, pencegahan resiko kegawatan kehamilan serta peningkatan kualitas anak adalah dengan melakukan pemberian edukasi reproduksi kepada wanita usia subur (WUS) dan kepada keluarga prakonsepsi. Metode yang digunakan penulis dalam melakukan asuhan komprehensif yaitu dengan metode deskriptif dan jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi penelaahan kasus (Case Study). Studi kasus adalah bentuk penelitian yang mendalam tentang suatu aspek lingkungan sosial termasuk manusia di dalamnya. Studi kasus merupakan tipe pendekatan dalam penelitian yang penelaahannya kepada satu kasus dilakukan secara intensif, mendalam, mendetail dan komprehensif. Setelah melakukan asuhan kebidanan secara Komprehensif mulai dari Ibu Hamil, Bersalin, Nifas, Bayi dan KB, hasilnya hamil dengan normal, bersalin dengan normal, bayi dengan normal, nifas dan sampai dengan KB semua normal. Selain mendapat asuhan kebidanan komplementer, ibu juga mendapatkan asuhan komplementer sebagai upaya penanganan keluhan secara norfarmakologis.
Enhancing the capability of posyandu cadres as an effort to improve toddler weight through tuina massage Sofiana, Juni; Indriyastuti, Hastin Ika; Prabandari, Fitria
Community Empowerment Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.12521

Abstract

Toddlerhood is a critical period for the development of feeding difficulties, which can have negative impacts on young children. These effects not only affect their health but also influence their daily activities and overall growth and development. The consequences of feeding difficulties can include weight loss, potentially leading to malnutrition and stunting. The objective of this community service initiative was to enhance the knowledge and skills of cadres at integrated health posts (Posyandu) in Tuina massage as a strategy to improve the weight of toddlers. The method employed in this activity involved providing education and practical training in Tuina massage to health cadres within the working area of the Puring Community Health Center. The results of this community service project demonstrated significant differences between pre- and post-evaluation scores, in both knowledge and skill domains. Following the intervention, 90.5% of cadres exhibited good knowledge regarding Tuina massage, and 71.4% were able to competently perform the technique.
EDUKASI PERSIAPAN PERSALINAN MELALUI SIMULASI KELAS IBU HAMIL DI DESA BANJAREJA / EDUCATION ON PREPARATION FOR DELIVERY THROUGH SIMULATION OF PREGNANCY CLASS IN BANJAREJA VILLAGE Nurnatsia, Adela Hasah; Prabandari, Fitria; Mutoharoh, Siti
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i1.6773

Abstract

Persiapan persalinan yang baik sangat penting untuk meminimalkan risiko komplikasi bagi ibu dan bayi. Kelas antenatal merupakan media edukasi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi persiapan persalinan dengan metode simulasi terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil di Balai Desa Banjareja. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Sebanyak 13 ibu hamil trimester II dan III mengikuti penelitian ini. Intervensi edukasi meliputi materi dan simulasi terkait tanda-tanda persalinan, teknik pernafasan, posisi mengejan, dan manajemen nyeri nonfarmakologis. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah sesi edukasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan setelah intervensi. Simulasi terbukti menjadi metode yang interaktif dan mudah dipahami sehingga membantu ibu hamil dalam mempersiapkan persalinan. Dapat disimpulkan bahwa edukasi persalinan melalui simulasi di kelas antenatal efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta dan layak untuk dilaksanakan secara luas sebagai upaya promosi kesehatan masyarakat.