Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Kajian Beban Kerja pada Industri Perhotelan I Wayan Kiki Sanjaya; I Made Arya Astina; I Ketut Muliadiasa; Gusti Ayu Praminatih
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 17 No 2 (2024): Jurnal Manajemen Dirgantara, Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56521/manajemen-dirgantara.v17i2.1171

Abstract

This research is motivated by the gap in the front office department team in carrying out their duties. The reality of complaints from guests due to the check-in and check-out process taking too long, as well as unfulfilled guest requests for previously booked rooms, does not seem to be in accordance with management's expectations. The purpose of this study was to analyze the workload of the receptionist/GSA, bellboy/BSA, telephone operator, and guest relation officer (GRO) at The Haven Seminyak Bali. The research conducted at The Haven Seminyak Bali used quantitative analysis techniques (descriptive statistics), consisting of workload analysis and workforce needs analysis. In obtaining data to support this research, interview techniques, questionnaire techniques, and documentation were used. The results of the study showed that the number of employees was insufficient to carry out the workload so that there was a shortage of employees in that section. As a result, when conditions are busy, severe conditions that are not ideal for working occur.
Peningkatan Kemampuan Komunikasi Bahasa Inggris Bagi Host Pondok Wisata Sirya Farm Stay di Kabupaten Tabanan Praminatih, Gusti Ayu; Sanjaya, I Wayan Kiki
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v3i4.1294

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini fokus pada peningkatan kemampuan komunikasi Bahasa Inggris bagi host pondok wisata mengingat karena keterampilan berkomunikasi bahasa asing merupakan bagian tidak terpisahkan dari industri perhotelan. Dengan demikian, diperlukan upaya peningkatan kemampuan berbahasa asing khususnya bagi host pondok wisata yang baru berkembang. Pada umumnya, host pondok wisata telah memiliki kemampuan Bahasa Inggris dasar yang digunakan untuk berinteraksi dengan tamu yang menginap. Namun, host pondok wisata masih minim dalam Bahasa Inggris pada tingkat yang lebih tinggi serta pemahaman komunikasi lintas budayanya. PkM ini dilakukan bagi host pondok wisata Sirya Farm Stay dengan memberikan pendampingan Bahasa Inggris yang bertujuan memberikan ilmu pengetahuan mengenai bahasa asing sekaligus aspek lintas budaya yang melingkupinya. Untuk mencapai tujuan meningkatkan kemampuan komunikasi, maka pelatihan Bahasa Inggris ini menerapkan sembilan modul. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan komunikasi Bahasa Inggris host pondok wisata Sirya Farm Stay. Peningkatan ini menjadi nilai positif tidak hanya bagi host tetapi nilai yang dirasakan oleh tamu. Adapun saran yang diberikan dengan mengimplementasikan Bahasa Inggris secara konsisten serta menjaga motivasi selama proses pelayanan tamu mancanegara.
Adjectival Collocations of The Word Bali in The Western Movies: Evidence from Three Corpora Gusti Ayu Praminatih; Dika Pranadwipa Koeswiryono
Aksara Vol 35, No 2 (2023): Aksara, Edisi Desember 2023
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v35i2.4137.307--318

Abstract

Adjectival collocation could depict the representation of things, such as place and individuals, i.e., a particular group, ethnicity, or community. While extensive studies on adjectival collocation and representation have been conducted in the Western context, only a few studies exist to explore a specific place in Southeast Asia. Consequently, this study aims to explore the adjectival collocation and representation of the word Bali from the Western perspective through its movies. To achieve the study’s objectives, a corpus linguistics approach was applied by utilizing three English corpora: The TV Corpus (TV), The Movie Corpus (Movies), and the Corpus of American Soap Opera (Soap), where the highest adjectival collocations from each corpus were collected to scrutinize context and representation. The findings of this study revealed that the adjectival collocations of the three corpora demonstrated five critical representations of the word Bali in Western movies: tourism, religion, history, terrorism, and crime. Further, the adjectival collocation of the word Bali represented the island as an exotic tourist destination with unique local beliefs and a long history. The word Bali was also represented to experience terrorist attacks and drug smuggling cases that made headlines nationally and internationally. The representations of the word Bali in Western movies adhered to events that significantly affected the island.  AbstrakKolokasi adjektiva dapat menggambarkan representasi suatu hal, seperti tempat dan orang, yang terdiri atas kelompok, etnis, atau komunitas tertentu. Meskipun studi ekstensif mengenai kolokasi adjektiva dan representasi telah dilakukan dalam konteks Barat, hanya sedikit studi yang mengeksplorasi suatu tempat tertentu di Asia Tenggara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kolokasi adjektiva dan representasi kata Bali dari sudut pandang Barat melalui film. Untuk mencapai tujuan penelitian, pendekatan linguistik korpus diterapkan dengan menggunakan tiga korpora bahasa Inggris: TV Corpus (TV), The Movie Corpus (Movies), dan Corpus of American Soap Opera (Soap). Kolokasi adjektiva tertinggi dari tiap-tiap korpus dikumpulkan untuk meneliti konteks dan representasi. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa kolokasi adjektiva dari ketiga korpora tersebut menunjukkan lima representasi kritis dari kata Bali dalam film Barat: pariwisata, agama, sejarah, terorisme, dan kriminalitas. Kolokasi adjektiva dari kata Bali merepresentasikan pulau ini sebagai tujuan wisata eksotis dengan kepercayaan lokal yang unik dan sejarah yang panjang. Selanjutnya, kata Bali juga direpresentasikan mengalami serangan teroris dan kasus penyelundupan narkoba yang menjadi berita utama secara nasional dan internasional. Representasi kata Bali dalam film Barat sejalan dengan peristiwa yang secara signifikan mempengaruhi pulau ini. 
Pengaruh Review Tripadvisor terhadap Keputusan Pembelian di Pao Restaurant Miami Kirtana, Ida Bagus Gde Adi; Febianti; Praminatih, Gusti Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis November 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i11.901

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk menguji apakah ada hubungan yang signifikan antara review online pada aplikasi Tripavidsor dengan keputusan pembelian di Pao Restoran Miami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metodologi penelitian deskriptif. Observasi dan kuesioner digunakan sebagai metode pengumpulan data, dan koefisien determinasi, analisis regresi linier sederhana, uji reliabilitas, uji validitas, dan uji normalitas data digunakan sebagai metode pengolahan data. Populasi penelitian ini adalah seluruh pengunjung yang datang selama periode penelitian. Strategi pengumpulan sample yang digunakan yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel yang didapatkan yaitu 100 orang sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara review online tripavidsor dengan keputusan pembelian di Pao Restoran dengan sig = 0,000 < 0,05, dan bahwa hingga 52,3% keputusan pembelian dipengaruhi oleh review online tripavidsor. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan keputusan pembelian yaitu meningkatkan kualitas produk, memberikan promo, melakukan evaluasi terhadap kritik yang diberikan oleh tamu diaplikasi tripavidsor. This study aims to test whether there is a significant relationship between online reviews on the Tripavidsor application and purchasing decisions at Pao Restaurant Miami. This research uses a quantitative approach with a descriptive research methodology. Observation and questionnaires were used as data collection methods, and the coefficient of determination, simple linear regression analysis, reliability test, validity test, and data normality test were used as data processing methods. The population of this study were all visitors who came during the study period. The sample collection strategy used was purposive sampling with a total sample of 100 people. The results showed that there was a significant positive relationship between online tripavidsor reviews and purchasing decisions at Pao Restaurant with sig = 0.000 <0.05, and that up to 52.3% of purchasing decisions were influenced by tripavidsor online reviews. Efforts were made to improve purchasing decisions, namely improving product quality, providing promos, evaluating criticisms given by guests using the tripavidsor application.
Analisis Keluhan dan Cara Penanganan Keluhan di Hotel Bintang 5 Angela, Veren Caroline; Sanjaya, I Wayan Kiki; Praminatih, Gusti Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i3.943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan keluhan berdasarkan karakteristiknya dan mengkaji bagaimana penanganan keluhan oleh pihak hotel di hotel Westin Nusa Dua Bali untuk mengetahui penyebab terjadinya keluhan dan solusi penanganan keluhan tersebut agar dapat mengurangi keluhan. Studi ini juga menganalisis keluhan dan cara menangani keluhan. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif. Informasi dikumpulkan melalui observasi pada situs web TripAdvisor dan berbicara dengan manajer Front Office. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa ada lima kategori keluhan yaitu, mechanical, attitudinal, service-related, unusual dan emotional complaint. Temuan penelitian ini menganalisis bagaimana penanganan pengaduan yang dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu online dan secara langsung. Untuk keluhan online, respon cepat dan kompensasi alternatif dapat membantu tamu yang sudah check out meredakan emosinya, sedangkan untuk tamu yang masih di hotel dapat dilakukan pendekatan langsung dan dapat diberikan kompensasi yang sesuai. Dengan menawarkan renewing element dan melakukan service recovery sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan, pengaduan dapat segera ditangani. Menurut temuan penelitian, penerapan SOP hotel Westin Nusa Dua Bali di bawah standar, dan sejumlah fasilitasnya tidak beroperasi dengan baik, yang menjadi alasan utama keluhan terkait masalah mekanis dan terkait layanan. Studi ini juga menemukan keluhan emosional tertentu yang disampaikan oleh klien FIT yang menerima pelayanan di bawah standar karena anggota staf dianggap lebih peduli terhadap pengunjung grup. Kompensasi yang ditawarkan sejauh ini cukup memadai, namun pihak hotel harus mempercepat waktu yang dibutuhkan untuk menanggapi keluhan dan menawarkan pelatihan yang lebih menyeluruh kepada anggota staf untuk membantu mereka menjalankan SOP dengan lebih efektif. This study aims to classify complaints based on their characteristics and examine how complaints are handled by the hotel at the Westin Nusa Dua Bali hotel in order to identify the causes of complaints and solutions for handling these complaints in order to reduce complaints. The study also analyses complaints and how to handle complaints. Complaints at the Westin Nusa Dua Bali hotel have lasted for a while. Using a descriptive qualitative methodology, this study. The information was gathered through looking over the TripAdvisor website and speaking with the front office manager. The findings of this study demonstrate that there are five different categories of complaints, including mechanical, service-related, attitude-related, atypical, and emotional complaints. The findings of this study analyse how to handle complaints that can be divided into two categories, namely online and in person. For online complaints, a quick response and alternative compensation can help guests who have already checked out by relieving their emotions, whereas for guests who are still at the hotel, a direct approach can be made and appropriate compensation can be given. By offering renewable resources and carrying out service recovery in line with established SOPs, complaints are dealt with immediately. According to the study's findings, the Westin Nusa Dua Bali hotel's SOP implementation was subpar, and a number of its facilities weren't fully operational, which was the main reason for complaints about both mechanical and service-related issues. The study also discovered a particular emotional complaint brought up by FIT clients receiving subpar service cycles since staff members were thought to care more towards group visitors. The compensation offered thus far has been pretty adequate, however the hotel should speed up the time it takes to respond to complaints and offer more thorough training to staff members to help them carry out SOPs more effectively.
Analisis Strategi Pemasaran Pada Era New Normal di Mano Beach House Restaurant Seminyak Widiantari, Ni Kadek; Amir, Firlie Lanovia; Praminatih, Gusti Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i2.336

Abstract

Penelitian ini membahas strategi pemasaran di Mano Beach House Restaurant dengan tujuan untuk menganalis faktor-faktor internal dan eksternal, untuk mengetahui posisi strategi pemasaran yang telah dilakukan, serta untuk mengetahui strategi pemasaran alternatif yang dapat diterapkan di Mano Beach House Restaurant. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara, observasi, dokumentasi, dan juga penyebaran kuesioner kepada 4 responden. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif, IFAS-EFAS dan analisis SWOT. Hasil penelitian dengan analisis SWOT didapat titik koordinat sumbu X (internal) = 2,65 dan sumbu Y (eksternal) = 1,32 sehingga posisi Mano Beach House berada pada kuadran I, yakni mendukung strategi agresif (growth oriented strategy). Strategi alternatif yang dapat diterapkan oleh Mano Beach House Restaurant adalah dengan memanfaatkan teknologi digital seperti media sosial yang dimiliki dalam meningkatkan kegiatan promosi produk-produk yang dimiliki Mano Beach House Restaurant dengan membuat konten yang menarik dan mengarah kepada positioning perusahaan, serta menjaga dan meningkatkan kerja sama dengan mitra kerja baik travel agent maupun ojek online dalam mempromosikan produk. Ojek online sangat mendukung pendistribusian produk secara online di era New Normal saat ini. This study discusses the marketing strategy at Mano Beach House Restaurant with the aim of analyzing internal and external factors, to determine the position of the marketing strategy that has been carried out, and to find out alternative marketing strategies that can be applied at Mano Beach House Restaurant. Data collection techniques in this study were by conducting interviews, observation, documentation, and also distributing questionnaires to 4 respondents. Data analysis techniques used are descriptive qualitative, IFAS-EFAS and SWOT analysis. The results of the research using SWOT analysis obtained the coordinates of the X axis (internal) = 2.65 and the Y axis (external) = 1.32 so that the position of Mano Beach House is in quadrant I, which supports an aggressive strategy (growth oriented strategy). An alternative strategy that can be applied by Mano Beach House Restaurant is to utilize digital technology such as social media that is owned in increasing promotional activities for the products owned by Mano Beach House Restaurant by creating interesting content that leads to the company's positioning, as well as maintaining and enhancing cooperation. with business partners both travel agents and online motorcycle taxis in promoting products. Online motorcycle taxis strongly support the distribution of products online in the current New Normal era.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Pramusaji Terhadap Loyalitas Pelanggan di Restoran Hotel Daun Bali Pratama, I Wayan Yoga; Sudiarta, I Nyoman; Praminatih, Gusti Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i3.352

Abstract

Pariwisata erat hubungannya dengan pelayanan. Termasuk pada pelayanan makanan dan minuman yang ada dalam akomodasi itu sendiri, dimana pada sebuah restoran kualitas pelayanan pramusaji sangat penting agar dapat melayani tamu dan membuat tamu merasa nyaman serta merasa puas atas pelayanan yang diberikan. Pada sebuah restoran kualitas pelayanan pramusaji sangat penting agar dapat melayani tamu dan membuat tamu merasa nyaman serta merasa puas atas pelayanan yang diberikan. Pelayanan yang baik akan memberikan beragam keuntungan pada usaha mengingat kepuasaan tamu telah mampu dicapai secara menyeluruh. Berdasarkan hal tersebut kemudian dibuatlah penelitian ini, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kualitas pelayanan pramusaji terhadap loyalitas pelanggan di Restoran Daun Bali Hotel. Penelitian ini berbentuk korelasional yang menggunakan variabel bebas kualitas pelayanan yang terbentuk dari indikator sebuah pelayanan seperti tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empaty sebagai sebuah variabel bebas dan loyalitas pelanggan sebagai variabel terikat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner skala likert. dengan teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier sedarhana, dan teknik pengumpulan data sekunder dalam penelitian ini kemudian menggunakan kepustakaan dan dokumentasi sebagai sumber data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa persamaan regresi linier sederhana yang diperoleh dari Y = Loyality = 0,471 dengan sig. = 0,001 &lt; 0,05 (sangat nyata). Analisis Determinasi dari pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan adalah sebesar 22,2 persen dan sisanya dipengaruhi oleh variabel yang lain, persamaan regresi linier tersebut untuk mengukur pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan. Dari hasil tersebut kemudian dapat diambil kesimpulan bahwa variabel X (kualitas pelayanan) sangat berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Y (loyalitas pelanggan). Tourism is closely related to service. Including the food and beverage service that is in the accommodation itself, where in a restaurant the quality of waiter service is very important in order to be able to serve guests and make guests feel comfortable and satisfied with the services provided. In a restaurant, the quality of waiter service is very important in order to serve guests and make guests feel comfortable and satisfied with the services provided. Good service will provide various benefits to the business considering that guest satisfaction has been able to be achieved as a whole. Based on this, this research was then made, this study aims to determine how the influence of the service quality of waiters on customer loyalty at the Daun Bali Hotel Restaurant. This research is in the form of correlation that uses the independent variable of service quality which is formed from indicators of a service such as tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy as an independent variable and customer loyalty as the dependent variable. Collecting data using a Likert scale questionnaire. with data analysis techniques using simple linear regression analysis, and secondary data collection techniques in this study then use literature and documentation as data sources. The results of this study indicate that the simple linear regression equation obtained from Y = Loyalty = 0.471 with sig. = 0.001 &; 0.05 (very real). Determination analysis of the effect of service quality on customer loyalty is 22.2 percent and the rest is influenced by other variables, the linear regression equation is to measure the effect of service quality on customer loyalty. From these results, it can be concluded that the variable X (quality of service) has a significant effect on the variable Y (customer loyalty).
Penggunaan Tepung Kacang Kedelai dalam Pembuatan Swiss Roll Cake Prasetiya, Kadek Boby; Praminatih, Gusti Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i1.692

Abstract

Dalam penelitian yang dilakukan mempunyai sebuah tujuan guna memanfaatkan penggunaan tepung kedelai dalam proses pembuatan swiss roll. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung kedelai secara keseluruhan medapatkan hasil produk yang berkualitas dari segi warna, tekstur, aroma dan rasa. Selain itu, biaya pembuatan satu swiss roll dengan tepung kedelai adalah Rp 16.000,- menghasilkan 15 pcs swiss roll dengan harga eceran Rp 3.000 per potong. Berdasarkan kesimpulan tersebut, diusulkan untuk menerapkan pemasaran yang efektif dengan mempertimbangkan perubahan harga yang kompetitif, diversifikasi produk, perluasan cakupan pasar dan penelitian berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas produk. Dengan mengimplementasikan proposal tersebut, diharapkan penggunaan tepung kedelai dalam pembuatan Swiss cake roll dapat menjadi bisnis yang sukses dan memenuhi kebutuhan konsumen dengan produk yang berkualitas. The study aims to utilize the use of soy flour in making sponge cake. Research has shown that the full use of soy flour results in a product of superior quality in terms of taste, aroma, texture and color. Also, the manufacturing cost of the sponge cake using soy flour is 16,000 rupees, and it will be a sponge cake of 15 pieces, and the selling price per piece will be 3,000 rupees. Based on these conclusions, effective marketing can be implemented while considering competitive pricing, product diversification, market coverage expansion, and continuous research to improve product quality. Recommended by implementing these suggestions, it is expected that the use of soybean flour in the production of sponge cake will become a commercial success and meet consumer needs with a high quality product.
Pemanfaatan Ubi Ungu Dalam Pembuatan Donat sebagai Jajanan Berbasis Pangan Lokal Darmayani, Ni Made; Praminatih, Gusti Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i2.724

Abstract

Tujuan dari penelitian Pemanfaatan Ubi Ungu Dalam Pembuatan Donat Sebagai Jajanan Berbasis Pangan Lokal ini adalah untuk mengetahui kualitas dari rasa, aroma, tekstur, warna. Selain itu untuk mengetahui daya tahan donat dengan penambahan ubi ungu, mengetahui biaya yang diperlukan dan minat konsumen terhadap donat dengan ubi ungu. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan eksperimen dengan tiga perbandingan yaitu 0 %, 25 % dan 50 % kemudian diujikan organoleptik kepada 30 panelis. Hasil yang didapat pada P0 yaitu, warna coklat muda, rasa enak, aroma kurang harum, tekstur lembut dan dapat bertahan selama 3 hari pada suhu ruang. P1 menghasilkan donat dengan warna ungu muda,rasa enak, aroma cukup harum, tekstur sangat lembut dan dapat bertahan selama 3 hari pada suhu ruang. P2 menghasilkan donat dengan warna ungu tua, rasa sangat enak, aroma harum, tekstur sangat lembut dan dapat bertahan selama 2 hari pada suhu ruang. Biaya produksi yang diperlukan untuk membuat donat ini sebesar Rp 33.139 menghasilkan 30 pcs donat, dengan berat 24gr setiap pcs. Berdasarkan hasil uji minat konsumen dapat disimpulkan bahwa 93.33% responden tertarik untuk membeli donat dengan pemanfaatan ubi ungu. The purpose of the research on the Utilization of Purple Sweet Potatoes in Making Donuts as Local Food-Based Snacks is to determine the quality of taste, smell, texture, color. In addition, to find out the durability of donuts with the addition of purple sweet potatoes, knowing the costs needed and consumer interest in donuts with purple sweet potatoes. In this study using quantitative methods, namely conducting experiments with three comparisons, namely 0%, 25% and 50% with codes P0, P1, and P2 then tested organoleptic to 30 respondents. The result of P0 is from the quality of light brown color, good taste, less fragrant aroma, soft texture and can last for 3 days at room temperature. P1 produces donuts with a light purple color, good taste, quite fragrant aroma, very soft texture and can last for 3 days at room temperature. P2 produces donuts with dark purple color, very good taste, fragrant aroma, very soft texture and can last for 2 days at room temperature. The production cost required to make this donut amounted to Rp 33,139 resulting in 30 pcs of donuts, weighing 24gr/ pcs. Based on the results of the consumer interest test, it can be concluded that 93.33% of respondents are interested in buying donuts with the use of purple sweet potatoes.
Kualitas Muffin dengan Bahan Campuran Tepung Ubi Jalar Ungu Suta, I Made Binara; Praminatih, Gusti Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i3.742

Abstract

Muffin adalah jenis cake yang tergolong dalam kategori quickbread, yaitu roti yang dalam proses pembuatannya tidak lama atau hanya memerlukan waktu singkat karena dalam pembuatan muffin menggunakan bahan pengembang kimia yang dapat memberikan efek ngembang secara cepat, misalnya bahan pengembang baking powder/ baking soda (Pratiwi, 2013). Penelitian ini berfokus pada eksperimen cara pembuatan muffin dengan mengunakan campuran tepung ubi jalar ungu dan juga untuk mengetahui kualitas muffin dari segi rasa, aroma, tekstur dan warna, mengetahui daya tahan serta mengkaji biaya yang dikeluarkan dalam pengolahan muffin menggunakan campuran tepung ubi jalar ungu. Pendekatan penilaian menggunakan penelitian eksperimen yang dilakukan oleh 25 orang panelis melalui tes uji organoleptik, observasi, analisis biaya dan minat calon konsumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas muffin dengan bahan campuran tepung ubi jalar ungu termasuk dalam kriteria enak dari segi rasa, tekstur yang lembut, aroma yang kuat apabila dihidangan dalam keadaan hangat dan mempunyai warna menarik. Hasil rekap uji daya tahan muffin dengan bahan campuran tepung ubi jalar ungu mampu bertahan selama 3 hari. Dari hasil analisis biaya peroduksi membutuhkan biaya sebesar Rp. 39.085 untuk satu resep ( 20 cup) dan untuk biaya per 1 cup muffin yaitu sebesar Rp. 1.955. dengan persentase 100 % yang dihasilkan melalui uji minat konsumen. Muffins are a type of cake that belongs to the quickbread category, namely bread that does not take long to make or only takes a short time to make because muffins use chemical leavening agents that can give a fast expanding effect, for example baking powder/baking soda. 2013). This research focuses on experiments on how to make muffins using a mixture of purple sweet potato flour and also to determine the quality of muffins in terms of taste, aroma, texture and color, determine their durability and examine the costs incurred in processing muffins using a mixture of purple sweet potato flour. Approach to the assessment using research experiments conducted by 25 panelists through organoleptic tests, observations, cost analysis and interest in prospective customers. The results showed that the quality of muffins made from purple sweet potato flour was included in the criteria for delicious taste, soft texture, strong aroma when served warm and attractive colors. The results of the durability test recap of muffins with a mixture of purple sweet potato flour can last for 3 days. From the results of the analysis of production costs requires a fee of Rp. 39,085 for one recipe (20 cups) and for the cost per 1 muffin cup, which is Rp. 1955. with the proportion of 100% generated through consumer interest test.