Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Code Mixing Used by the Teacher in Teaching English at SMP Negeri 14 Baubau Nur Melansari; Asti Wahyuni B; Baharudin Adu; Narni Narni
International Journal of Education, Language, Literature, Arts, Culture, and Social Humanities Vol. 1 No. 1 (2023): February : International Journal of Education, Language, Literature, Arts, Cult
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/ijellacush.v1i1.22

Abstract

The purpose of the study was to identify the most common types of code mixing employed by the teacher at SMP Negeri 14 Baubau, as well as the justifications for doing so. The research used a descriptive qualitative approach. One of the English teachers at SMP Negeri 14 Baubau was the subject. Interviews and observation were used as the data collection methods. Data reduction, data visualization, and conclusion drawing/data verification were the three data analysis techniques used in this study. Based on the results of this study, the teacher at SMP Negeri 14 Baubau employed insertion, alternation, and congruent lexicalization as three different methods of code mixing. The most common type of code mixing used was alternation. The results of the interview session revealed that the instructor at SMP Negeri 14 Baubau mixed codes when teaching English in the classroom because of the students' poor English proficiency and habit. It made it simpler for students to comprehend the lessons that the teacher was conveying or explaining by using code mixing when teaching English.
Exploring English Varieties Used by Indonesian Employees: A Linguistic Perspective Waode Hanafiah; Nining Syafitri; Sanaria Maneba; Baharudin Adu
ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Vol. 8 No. 2 (2025): JUNE
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/els-jish.v8i2.44313

Abstract

This research explores the common linguistic features found in the spoken English of Indonesian employees in corporate settings, focusing on grammatical, pronunciation, and vocabulary aspects. The primary objective of this research is to identify and analyze the errors made by Indonesian employees when using English in professional contexts. The research utilizes qualitative methods, involving interviews with employees from various corporate sectors, analyzing their spoken English for common linguistic patterns. The research finds that significant grammatical errors include the omission of plural noun markers (-s/-es), incorrect usage of auxiliary verbs, and the overuse of "to be" in present sentences. Pronunciation errors, such as mispronouncing the ā€˜v’ sound as ā€˜f’, and the tendency to apply Indonesian pronunciation patterns, were also prevalent. Additionally, vocabulary usage showed signs of direct translation from Indonesian, resulting in inappropriate word choices. The findings highlight the influence of native language structures on English proficiency, particularly in formal communication. This research emphasizes the need for tailored language training to address these specific challenges, including focused grammar, pronunciation, and vocabulary exercises. It is suggested that such interventions would improve the clarity and effectiveness of English communication among Indonesian employees in the corporate environment. Future researches may further explore sociolinguistic factors and evaluate the efficacy of proposed language improvement programs.
Edukasi Pentingnya Belajar Bahasa Inggris dan Matematika di Tingkat Sekolah Menengah Pertama dalam Menghadapi Era Globalisasi Maya Nurlita; Nining Syafitri; Wa Ode Hanafiah; Rahmatia Rahmatia; Dian Lestari; Azis Azis; Herlawan Herlawan; Sanaria Maneba; Baharudin Adu; Asti Wahyuni B.
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2, Nomor 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v2i1.1643

Abstract

Di tengah kemajuan teknologi dan konektivitas global yang semakin berkembang pesat, pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era globalisasi. Bahasa Inggris dan Matematika adalah dua mata pelajaran yang mendominasi dalam kurikulum pendidikan. Bahasa Inggris menjadi bahasa global yang digunakan dalam berbagai konteks, termasuk komunikasi bisnis, teknologi, sains, dan budaya. Sementara itu, Matematika adalah bahasa universal yang digunakan untuk memecahkan masalah, menganalisis data, dan memahami fenomena alam serta teknologi. Kegiatan edukasi pentingnya belajar bahasa Inggris dan Matematika di tingkat sekolah menengah pertama dalam menghadapi era globalisasi di MTsN 1 Buton Selatan telah dilaksanakan pada tanggal 7 September 2023. Kegiatan PkM dihadiri oleh 15 siswa-siswi dan 1 guru kelas. Pelaksanaan kegiatan ini dibuka oleh kepala sekolah mitra yakni kepala MTsN 1 Buton Selatan, dilanjutkan dengan penjelasan materi tentang pentingnya belajar bahasa Inggris dan Matematika. Materi ini diberikan untuk meningkatkan motivasi siswa dalam belajar sehingga mereka dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam bidang tersebut untuk bekal di masa depan. Setelah penyampaian materi, kemudian dibuka sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta terlihat antusias dan aktif selama mengikuti kegiatan hingga akhir kegiatan. Pada akhir kegiatan, peserta mengisi angket yang berisi penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan PkM. Berdasarkan hasil analisis terhadap angket tersebut, diperoleh bahwa sebagian besar peserta menyatakan setuju bahwa pentingya belajar bahasa Inggris dan Matematika dalam menghadapai era globalisasi.
Kampanye Anti-Bullying di SMA: Pendekatan melalui Media Sosial Nining Syafitri; Wa Ode Hanafiah; Rahmatia Rahmatia; Baharudin Baharudin; Sanaria Maneba; Asti Wahyuni B.; Dian Lestari; Baharudin Adu; Sardiana Sardiana; Esa Penilta Amiruddin; Saifullah Saifullah
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2, Nomor 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v2i1.1649

Abstract

Bullying di sekolah menengah atas (SMA) telah menjadi masalah sosial serius yang berdampak negatif terhadap prestasi akademik dan kesejahteraan mental siswa. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai bullying melalui kampanye anti-bullying berbasis media sosial. Metode yang digunakan adalah pembuatan konten edukatif dan interaktif di platform seperti Instagram dan TikTok. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang bullying serta partisipasi aktif dalam kampanye. Kampanye ini berhasil membangun solidaritas siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman. Kesimpulannya, media sosial efektif sebagai platform kampanye untuk mengurangi bullying di kalangan remaja.
Menjadi Generasi Emas: Pentingnya Pendidikan di Era Digital Rahmatia Rahmatia; Wa Ode Hanafiah; Nining Syafitri; Baharudin Adu; Sanaria Maneba; Dian Lestari; Baharudin Baharudin; Sardiana Sardiana; Esa Penilta Amiruddin; Saifullah Saifullah
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2, Nomor 2, Desember 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v2i2.1790

Abstract

Perkembangan era digital yang masif menuntut generasi muda memiliki literasi pendidikan dan teknologi untuk bersaing secara global. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya pendidikan sebagai fondasi meraih peluang yang baik di era digital. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi melalui presentasi power point interaktif, dilanjutkan sesi tanya jawab untuk mendiskusikan tantangan dan solusi penerapan pendidikan berbasis digital. Hasil evaluasi menunjukkan antusiasme peserta dalam menyimak materi, ditandai partisipasi aktif selama diskusi serta peningkatan kesadaran akan pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran. Kesimpulannya, pendidikan di era digital tidak hanya memerlukan penguasaan teknis, tetapi juga pembentukan karakter kritis, kreatif, dan adaptif sebagai pondasi Generasi Emas 2045. Kegiatan ini menjadi stimulus awal bagi siswa untuk memanfaatkan kemajuan digital secara positif guna mendukung keberhasilan pendidikan berkelanjutan.
Melek Media di Era Digital Waode Hanafiah; Rahmatia; Nining Syafitri; Baharudin Adu; Sanaria Maneba; Dian Lestari; Baharudin; Sardiana; Esa Penilta Amiruddin; Saifullah
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3, Nomor 1, Juni 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v3i1.1791

Abstract

Di era digital ini, segala informasi yang berada di kehidupan kita telah menjadi suatu hal yang dapat diakses di mana dan kapan saja sehingga menimbulkan banjir informasi dan maraknya berita palsu. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan literasi media digital siswa SMKN 4 Buton dalam menghadapi tantangan era informasi. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi melalui presentasi power point interaktif, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab untuk mendiskusikan strategi mengakses, menganalisis, dan menciptakan konten media secara bertanggung jawab. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya verifikasi informasi dan keterampilan berpikir kritis, serta antusiasme tinggi dalam sesi diskusi. Kesimpulannya, melek media digital adalah keterampilan hidup esensial yang perlu terus dikembangkan melalui pendidikan dan kolaborasi multipihak. Kegiatan ini menjadi langkah awal membekali siswa dengan kemampuan literasi media yang relevan di era digital.
Penerapan Aplikasi ANNASH21 dalam Analisis Naskah Soal untuk Pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah di SD, SMP, dan SMA Desa Siontapina, Kecamatan Lasalimu Selatan Rasmuin Rasmuin; Wa Ode Hanafiah; Rahmatia; Abdurrahman Askois; Baharudin Adu; Sardiana; Nining Syafitri; Sanaria Maneba; Aprilia Dwi Wulandari
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v3i2.2083

Abstract

Ujian akhir sekolah merupakan bagian penting dari proses evaluasi pembelajaran karena hasilnya menjadi salah satu dasar dalam penentuan capaian belajar siswa. Oleh sebab itu, pengelolaan ujian perlu dilakukan secara baik, termasuk dalam penyusunan dan analisis kualitas butir soal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menggunakan aplikasi AnNaSH21 untuk menganalisis naskah soal pada pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah di SD, SMP, dan SMA di Desa Siontapina, Kecamatan Lasalimu Selatan. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, demonstrasi penggunaan aplikasi, serta diskusi dan tanya jawab, dengan melibatkan 22 orang guru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif selama proses berlangsung. Berdasarkan hasil angket evaluasi, sebagian besar peserta menilai aplikasi dan materi yang diberikan sangat layak, baik dari aspek kebahasaan, penyajian, maupun manfaatnya dalam mendukung analisis butir soal. Dengan demikian, implementasi aplikasi AnNaSH memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kompetensi guru pada aspek evaluasi pembelajaran, khususnya dalam analisis soal untuk pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah.