Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Sosiodrama untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa yang Terisolir di Sekolah Reenad Atiqha Masait; Non Syafriafdi; Donal Donal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1361

Abstract

Keterampilan komunikasi interpersonal sangat penting bagi siswa dalam membangun interaksi sosial yang sehat, terutama bagi mereka yang mengalami isolasi sosial di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama terhadap peningkatan keterampilan komunikasi interpersonal siswa yang terisolir. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 9 siswa kelas VIII yang diidentifikasi sebagai siswa terisolir berdasarkan hasil sosiometri. Data dikumpulkan melalui angket keterampilan komunikasi interpersonal dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan N-Gain ternormalisasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada keterampilan komunikasi interpersonal siswa setelah diberikan layanan. Aspek empati menunjukkan peningkatan tertinggi sebesar 36,65%, diikuti oleh keterbukaan, saling mendukung, sikap positif, dan kesetaraan. Hal ini menunjukkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama efektif dalam memberikan ruang aman bagi siswa untuk mengekspresikan emosi, berlatih peran sosial, dan mengembangkan kepekaan terhadap perasaan orang lain. Layanan ini dapat menjadi pendekatan alternatif dalam intervensi konseling untuk siswa yang cenderung menarik diri dan mengalami kesulitan dalam membangun hubungan sosial.
Pengaruh Konseling Kelompok Dengan Teknik Cognitive Restructuring Untuk Mengurangi Perilaku Impulsive Buying Siswa Di Sekolah Nila Salsabila; Khairiyah Khadijah; Donal Donal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1512

Abstract

Perilaku impulsive buying merupakan tindakan pembelian yang dilakukan secara tiba-tiba tanpa pertimbangan rasional, umumnya dipicu oleh dorongan emosional atau pengaruh eksternal. Fenomena ini semakin marak di kalangan remaja, terutama di era digital yang penuh dengan promosi daring, media sosial, dan tren barang instan. Perilaku ini dapat menimbulkan dampak jangka panjang, seperti kesulitan mengelola keuangan, pemborosan, penyesalan setelah pembelian, serta gangguan fokus belajar dan kestabilan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring dalam menurunkan perilaku impulsive buying pada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah sembilan siswa dengan skor impulsive buying tertinggi berdasarkan hasil pretest. Instrumen yang digunakan berupa skala impulsive buying yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan N-Gain dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian layanan, dengan nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,009 (< 0,05). Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,56 termasuk kategori sedang, yang menunjukkan bahwa teknik cognitive restructuring cukup efektif dalam menurunkan perilaku impulsif. Temuan ini menegaskan bahwa layanan ini dapat menjadi strategi intervensi yang tepat dalam membantu remaja membentuk pola pikir rasional dan mengembangkan kontrol diri dalam pengambilan keputusan pembelian.
Pengembangan Modul Pengelolaan Emosi Siswa SMP Kelas 9 Melalui Layanan Bimbingan Klasikal Soraya Khomsah; Tri Umari; Donal Donal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3671

Abstract

Pengelolaan emosi merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki oleh siswa, terutama di usia remaja yang rentan terhadap perubahan psikologis. Masa remaja disebut sebagai periode badai dan tekanan, yaitu ketika ketegangan emosi meninggi karena akibat dari perubahan fisik dan lingkungan yang tidak mendukung perkembangan emosionalnya. Siswa SMP khususnya kelas 9, mengalami berbagai perubahan fisik, emosional dan sosial yang signifikan. Perubahan ini seringkali menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam mengelola emosi mereka yang dapat berdampak pada prestasi akademik, hubungan sosial dan kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pengelolaan emosi untuk siswa kelas 9 melalui layanan bimbingan klasikal. Modul ini dikembangkan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pada penelitian ini, model pengembangan dibatasi hanya sampai tahap development atau tahap pengembangan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian research and development atau R & D. Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya masalah yang ditemukan yaitu tingginya frekuensi siswa kelas 9 yang mengalami kesulitan mengelola emosi, khususnya emosi negatif seperti mudah marah. Oleh karena itu, topik yang dipilih berdasarkan dengan permasalahan siswa yang mengalami kesulitan mengelola emosi, terkhusus emosi negatif yaitu mudah marah. Modul yang dikembangkan telah divalidasi oleh ahli materi, desain, dan bahasa. Uji validitas menunjukkan bahwa tingkat validitas modul berada pada kategori sangat tinggi atau sangat layak digunakan dengan hasil skor rata-rata yaitu 3.57 dan hasil rata-rata persentase yaitu 89.29%. Hal ini menunjukkan bahwa modul dapat digunakan dalam pelaksanaan layanan bimbingan klasikal dengan syarat diperbaiki sesuai saran dan masukan oleh para validator ahli. Modul ini diharapkan menjadi alat bantu efektif bagi guru BK dalam melaksanakan layanan bimbingan klasikal serta membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan pengelolaan emosi.