Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Identifikasi dan Strategi Penurunan Pengangguran di Kota Pekalongan Beny Diah Madusari; Sobrotul Imtihanah; Suryo Pratikwo; Kuat Ismanto
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 18 No. 1 (2020)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v18i0.120

Abstract

This study aimed to map and formulate a policy about unemployment in Pekalongan City, focusing on three things; the reasons of unemployment cause, people’s interest of desired work, and an unemployment reducing policy. As a research method, we carried out a qualitative descriptive and used an open questions-questionnaire as the media for a hundred respondents, spread in 4 districts; Pekalongan Utara, Selatan, Barat, and Timur (Northern, Southern, Western, and Eastern Pekalongan). And in completing the study result, we also held a Focus Group Discussion (FGD) by inviting the budgeting-interested stakeholders. The results indicated three points; (1) a type of unemployment in Pekalongan is a frictional one; a condition where the jobless workers want to earn better wages, (2) a big interest of people to be an entrepreneur based on the big income and more time. And also, they hope the local government will support them in term of their capital easily and cheaply, and (3) from FGD, it resulted a suggestion to initiate ‘a creative house’ a media to accommodate the workshops outputs, and to formulate a regulation which obligate every business in Pekalongan to involve the local workers. Keywords: Pekalongan, unemployment reduce, unemployment causes
Analisis Kebutuhan Masyarakat terdampak Banjir Rob: Studi Kasus Kota Pekalongan Kuat Ismanto; Suryo Pratikwo; Benny Diah Madusari; Paminto Agung Christianto
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 19 No. 1 (2021)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v20i.141

Abstract

This paper identifies the needs of victims affected by tidal flooding. In addition, it explores people's expectations of government policies in resolving tidal floods. The research was conducted in Pekalongan City which includes four sub-districts. Data were obtained through observation, questionnaires, interviews, documentation, and Focus Group Discussions (FGD) . From the distribution of questionnaires obtained 100 respondents. The FGD was held by inviting government agencies in Pekalongan City and having involvement in the problem of tidal flooding. The results of the study show that the needs of the community affected by the tidal flood that must be met on a priority basis include: basic food needs, health needs, survival needs, spiritual and (religious) needs. From the results of the F GD, it was concluded that each agency had worked according to its duties. However, coordination and consolidation need to be improved. From this research, priority needs and disaster management strategies can be drawn that can be used for handling Keywords: Pekalongan City; tidal flood, disaster mitigation; refugee needs
Pelatihan Intervensi Adaptasi Fisiologis untuk Meningkatkan Kemandirian Pasien paska Stroke Ahmad Baequny; Fatchurozak Himawan Hamzah; Sudirman Sudirman; Sri Hidayati; Suryo Pratikwo
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 4 No. 02 (2020): JURNAL ABDIMAS MAHAKAM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v4i02.933

Abstract

Abstrak Prevalensi penyakit degeneratif terus mengalami peningkatan, salah satunya adalah stroke. Serangan stroke menyebabkan berbagai gejala sisa dalam waktu lama. Beberapa masalah yang sering dialami pasien paska stroke adalah keterbatasan fisik, depresi, kurang pengetahuan dan kurangnya dukungan keluarga yang mempengaruhi mekanisme koping pasien. Koping pasien yang mal-adaptif menyebabkan respon adaptasi yang tidak efektif. Hal ini tergambar dari kebutuhan dasar pasien yang dibantu total oleh keluarga meskipun sebetulnya masih memiliki sebagian anggota tubuh yang sehat. Minimnya akses informasi dan kurangnya pengetahuan keluarga tentang penanganan pasien stroke menyebabkan masalah tersebut sulit teratasi. Hasil penelitian pada pasien paska stroke di Pekalongan menunjukkan bahwa paket intervensi adaptasi pasien paska stroke terbukti efektif untuk meningkatkan koping adaptasi dan kualitas hidup pasien paska stroke. Respon adaptasi fisiologis merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan aktifitas pasien sehingga dapat meningkatkan kemandirian pasien paska stroke. Tujuan pengabdian masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang intervensi adaptasi fisiologis pasien paska stroke, sehingga partisipasi keluarga terhadap pasien meningkat dan kemandirian pasien juga ikut meningkat. Sasaran kegiatan yaitu kader kesehatan dan keluarga yang mempunyai anggota keluarga paska stroke sejumlah 20 orang. Metode yang digunakan dengan metode ceramah, diskusi, praktek dan pendampingan di rumah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengetahuan peserta meningkat (dari rata-rata 54 menjadi 76) dan kemandirian pasien paska stroke juga meningkat yang dilihat berdasarkan nilai bartel indeks (dari rata-rata 64,5 menjadi 76). Disarankan kepada keluarga agar selalu mendukung dan menerapkan latihan adaptasi fisiologis pada pasien paska stroke untuk meningkatkan kemandirian pasien. Kata Kunci : adaptasi fisiologis, kemandirian, stroke
PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI KESEHATAN DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP PENGETAHUAN KELUARGA DALAM PENANGANAN KEJADIAN KEJANG DEMAM PADA ANAK Rosmiati Saleh; Suryo Pratikwo; Arwani .; Mardi Hartono; Tri Anonim
Jurnal Lintas Keperawatan Vol 3, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.545 KB) | DOI: 10.31983/jlk.v3i1.8514

Abstract

Latar Belakang : Tingkat pengetahuan keluarga dapat menjadi kunci dalam penanganan kejang demam pada anak. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan adalah dengan melakukan edukasi kesehatan menggunakan media audiovisual. Media audiovisual dapat memberikan stimulus pada dua indera manusia, yaitu penglihatan dan pendengaran. Edukasi kesehatan yang dilakukan secara terstruktur dan konsisten dapat memberikan informasi yang efektif bagi seseorang.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi kesehatan berbasis audiovisual untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dalam penanganan kejangdemam pada anak.Metode : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi kesehatan berbasis audiovisual untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dalam penanganan kejangdemam pada anak. Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperimen dengan kelompok kontrol. Kelompok kontrol diberikan intervensi berupa edukasi kesehatan secara tradisional sedangkan kelompok intervensi diberikan intervensi berupa edukasi menggunakan media audiovisual. Teknik sampling menggunakan total sampling dengan menggunakan seluruh responden yang memenuhi kriteria. Responden dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Masing-masing kelompok berisi 20 responden yaitu keluarga yang memiliki anak 3 bulan hingga 5 tahunHasil : Hasil membuktikan kedua responden mengalami peningkatan kemampuan berkenalan. Kata Kunci : Audiovisual; Pengetahuan; Kejang Demam.
PENGELOLAAN KEPERAWATAN KELUARGA Ny. R DAN Ny. U DENGAN NYERI KEPALA HIPERTENSI DI KOTA PEKALONGAN Rosmiati Saleh Saleh; Suryo Pratikwo; Putri Aisyah Rahmania; Maslahatul Inayah
Jurnal Lintas Keperawatan Vol 1, No 1 (2020): Oktober 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.32 KB) | DOI: 10.31983/jlk.v1i1.6452

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi dapat menimbulkan masalah keperawatan nyeri kepala akibat ketidak mampuan keluarga mengenal masalah kesehatan penyakit hipertensi dan juga karena kurangnya dukungan keluarga ketika serangan nyeri datang akibat tekanan darah yang tinggi. Penanganan nyeri kepala hipertensi sangat dibutuhkan dan perlu dilakukan secara benar, tepat dan dapat dilakukan dengan cara perawatan non farmakologi yaitu dengan teknik relaksasi nafas dalam dan teknik distraksi (pengalihan nyeri) menggunakan musik.Tujuan : Agar klien dan keluarga mampu melakukan pengelolaan keperawatan nyeri kepala hipertensi dengan teknik relaksasi nafas dalam dan teknik distraksi menggunakan musik dengan benar dan tepat. Metode : Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif yaitu mendeskripsikan peristiwa atau fenomena yang ada pada saat ini. Penelitian ini berbentuk studi kasus dengan menggunakan 2 subjek yang  sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi.Hasil : Setelah dilakukan tindakan keperawatan penanganan nyeri kepala hipertensi dengan teknik relaksasi nafas dalam dan teknik distraksi menggunakan musik, pasien merasakan nyeri kepalanya berkurang dari score 4 menjadi 2 dan perlakuan ke 2, nyeri kepala dudah tidak ada rasa nyeri. Selanjutnya diberi pendidikan kesehatan tentang penyakit hipertensi, dan pentingnya dukungan keluarga. Hasilnya didapatkan bahwa keluarga lebih memahami tentang penyakit hipertensi yaitu klien 1; dari nilai 45 menjadi 80 dan klien 2 dari nilai 50 menjadi 85. Hal ini juga berpengaruh pada klien yang mangalami nyeri kepala hipertensi.Simpulan : Berdasarkan hasil dan pembahasan pada pengelolaan keperawatan keluarga pasien dengan nyeri kepala pada hipertensi di Kota Pekalongan didapatkan hasil dapat menurunkan tingkat nyeri dengan tindakan  teknik relaksasi nafas dalam dan teknik distraksi menggunakan musik, demikian pula dengan pengetahuan dan dukungan keluarga juga dapat berpengaruh terhadap respon pengetahuan tentang hipertensi, terbukti ada perbedaan antara pasien I dengan pasien II dalam memahami informasi yang diberikan. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan pendidikan dari ke dua subyek tersebut. 
PENGARUH PEMBERIAN BAKPAO ABON IKAN SALMON (ONCORHYNCHUS MASOU) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL DENGAN ANEMIA Maslahatul Inayah; Suryo Pratikwo
Jurnal Lintas Keperawatan Vol 3, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.206 KB) | DOI: 10.31983/jlk.v3i2.9265

Abstract

Latar Belakang : Anemia pada ibu hamil dapat mengakibatkan dampak buruk pada ibu maupun pada janin.Dampak jangka panjang ibu hamil yang mengalami anemia dapat merusak system kekebalan tubuh apalagi pada saat ini terjadi wabah pandemi virus corona 19 yang mengancam semua orang termasuk ibu hamil . Untuk memantu meningkatkan system kekebalan tubuh atau system imun ibu hamil perlu mengkonsusmsi bahan makanan yang banyak mngandung zat besi. Pemenuhan kebutuhan zat besi dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung protein hewani salah satunya ikan salmon.Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pemberian bakpao abon ikan salmon terhadap kadar hemoglobin ibu hamil anemia.Metode : Metode penelitian dengan menggunakan uji paired t test. Hasil : Hasil penelitian dilakukan pada 20 responden yang terdiri dari kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Rata-rata peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil yang mengkonsumsi bakpao abon ikan salmon sebesar 0,460 gr/dl. Hasil uji paired t test ditemukan adanya pengaruh pemberian bakpao abon ikan salmon terhadap kadar hemoglobin dengan nilai p 0,05 . Hasil uji Mann-Whitney ditemukan adanya perbedaan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia antara kelompok intervensi dan kelompok control dengan nilai p 0,05. Kesimpulan pemberian bakpao abon ikan salmon mempengaruhi peningkatan kadar hemoglobin secara signifikan dan terdapat perbedaab kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol.Kata Kunci : Bakpao abon ikan salmon, Hemoglobin, Ibu Hamil Anemia
PENGELOLAAN KEPERAWATAN JIWA ISOLASI SOSIAL: MENARIK DIRI DAN LATIHAN BERKENALAN DI RSJD DR. AMINO GONDOHUTOMO Anwar Yasin; Indar Widowati, S.Kep, Ns, M.Kes; Petrus Nugroho Djoko Santoso, S.Kp, MMR; Suryo Pratikwo, SPd, SKM, M.Kes
Jurnal Lintas Keperawatan Vol 2, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.959 KB) | DOI: 10.31983/jlk.v2i2.7873

Abstract

Latar Belakang : Isolasi sosial merupakan kegagalan individu dalam berinteraksi dengan orang lain sebagai akibat dari peristiwa buruk yang dialami. Perilaku yang sering diperlihatkan pasien isolasi sosial seperti menarik diri, tidak komunikatif, menyendiri, asik dengan pikiran dan dirinya sendiri, serta menghindar dari orang lain. Banyak hal yang menjadi penceAtus munculnya isolasi sosial, termasuk broken home dan bullying. Pasien yang mengalami gangguan isolasi sosial perlu memperoleh perawatan yang disegerakan karena bila tidak ditangani bisa berdampak pada sistem klien secara keseluruhan. Dalam proses keperawatan klien isolasi sosial, melatih cara berkenalan sangat perlu dilakukan, karena memberikan keuntungan untuk meningkatkan interaksi dan aktivitas sosial.Tujuan : Karya ilmiah ini bertujuan untuk menggambarkan pengelolaan keperawatan jiwa pada pasien dengan Isolasi Sosial: Menarik Diri dan Latihan Berkenalan.Metode : Metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus digunakan dalam proses keperawatan. Sebanyak 2 responden direkrut secara purposive sampling yang memenuhi kriteia.Hasil : Hasil membuktikan kedua responden mengalami peningkatan kemampuan berkenalan.Kata Kunci : Isolasi sosial, latihan berkenalan, broken home, bullying.
Peningkatan kadar Hb dan fernitin ibu hamil yang mengalami anemia dengan konsumsi ikan salmon (Oncorhynchus masou) Maslahatul Inayah; Suryo Pratikwo; Tri Anonim
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 16, No 8 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v16i8.8426

Abstract

Background: Anemia in pregnant women has a bad impact on both the mother and the fetus. One of the effects is that it can damage the immune system. To help improve the immune system or immune system pregnant women need to consume foods that contain lots of iron. Fulfilling iron needs can be done by consuming foods that contain animal protein, one of which is salmon.Purpose: To determine the effectiveness of the masu salmon (Oncorhynchus masou) consumption to increase hemoglobin and ferritin levels among pregnant women.Method: A queasy experimental design with pretest and posttest design. Samples were taken using non-probability sampling technique, namely pregnant women with anemia. The population in this study were pregnant women with anemia in the Bendan Health Center, Pekalongan City. The study was conducted in 2020 using the technical analysis of the paired t-test.Results: The paired t test found that there was an effect of giving shredded salmon meatballs to hemoglobin levels with a p value of <0.05. The results of the Independent T-test found that there were differences in hemoglobin and ferritin levels in anemic pregnant women between the intervention group and the control group with p <0.05.Conclusion: The masu salmon (Oncorhynchus masou) consumption has an effect on increasing hemoglobin and there is no effect had a masu salmon (Oncorhynchus masou) consumption to ferritin levels in anemic pregnant women.Keywords: The masu salmon (Oncorhynchus masou); Hemoglobin; Ferritin; Anemia; Pregnant Women.Pendahuluan: Anemia pada ibu hamil memberikan dampak yang buruk bagi ibu maupun janinnya. Salah satu dampaknya adalah dapat merusak sistem kekebalan tubuh. Untuk membantu meningkatkan system kekebalan tubuh atau system imun ibu hamil perlu mengkonsumsi bahan makanan yang banyak mengandung zat besi. Pemenuhan kebutuhan zat besi dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung protein hewani salah satunya ikan salmon.Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas peningkatan kadar Hb dan fernitin ibu hamil yang mengalami anemia dengan konsumsi ikan salmon (oncorhynchus masou)Metode: Penelitian quasy eksperiment design dengan rancangan pretest dan pos test. Sampel diambil dengan teknik sampling non probability sampling, yaitu pada ibu hamil anemia. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan anemia di Wilayah Puskesmas Bendan, Kota Pekalongan. Penelitian dilakukan pada tahun 2020 dengan menggunakan teknis analisis uji paired t-test.Hasil: Uji paired t test ditemukan adanya pengaruh pemberian bakpao abon ikan salmon terhadap kadar hemoglobin dengan nilai p < 0,05 . Hasil uji Independent t- test ditemukan adanya perbedaan kadar hemoglobin dan ferritin pada ibu hamil anemia antara kelompok intervensi dan kelompok control dengan nilai p < 0,05.Simpulan: Konsumsi bakpao abon ikan salmon berpengaruh dalam meningkatkan hemoglobin, tetapi tidak ada pengaruh terhadap terhadap kadar kadar ferritin ibu hamil yang mengalami anemia
ASUHAN KEPERAWATAN JIWA RISIKO PERILAKU KEKERASAN DAN LATIHAN MENGONTROL MARAH DENGAN CARA FISIK KE-2 (MEMUKUL BANTAL ATAU KASUR) PADA Sdr. I DAN Sdr. S DI RUANG GATOTKACA RSJD Dr. AMINO GONDOHUTOMO PROVINSI JAWA TENGAH Indar Widowati; Suryo Pratikwo; Rosmiati Saleh
Jurnal Lintas Keperawatan Vol 4, No 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v4i1.9803

Abstract

Latar belakang: Risiko perilaku kekerasan adalah suatu bentuk tindakan yang berisikomembahayakan secara fiisk, emosi dan/atau seksual pada diri sendiri atau orang lain. Tujuan:Artikel ini untuk menggambarkan asuhan keperawatan jiwa pada pasien dengan risiko perilakukekerasan dan mengontrol marah dengan cara memukul bantal atau kasurpengkajian, perumusanmasalah, diagnosa keperawatan, perencanaan, tindakan, evaluasi dan pendokumentasian asuhankeperawatan.Metode: Dalam artikel ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan menjadikan 2 subjekpenelitian yang memenuhi syarat inklusi dan ekslkusi. Teknik pengambilan sampel yangdilakukan penulis yaitu dengan cara Convience Sampling yaitu cara pengambilan dan penetapansampel dengan mencari subjek atas dasar keinginan penulis yang dianggap mudah danmenyenangkan penulis.Hasil: Setelah dilakukan latihan mengontrol marah dengan cara memukul bantal atau kasurdidapatkan respon yang sama di antara dua pasien. Strategi pelaksanaan hanya dapat dilakukansampai strategi pelaksanaan ke-3 pasien, hal ini disebabkan karena keterbatasan waktu penulisdalam pengelolaan kasus.Simpulan: Untuk dapat mencapai bina hubungan saling percaya pelaksanaan asuhan keperawatanjiwa pada pasien dibutuhkan kondisi pasien yang kooperatif.Kata kunci: Risiko perilaku kekerasan, latihan mengontrol marah.
Implementasi Keperawatan Breast Care Pada Ibu Post Partum Dengan Masalah Menyusui Tidak Efektif di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan. Maslahatul Inayah; Afiyah Sri Harnany; Hartati Hartati; Suryo Pratikwo
Jurnal Lintas Keperawatan Vol 4, No 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v4i2.10644

Abstract

Latar Belakang : Post Partum atau masa nifas merupakan masa yang dimulai setelah plasenta lahir dan berakhirnya setelah alat-alat kandungan kembali seperti sebelum hamil yang berlangsung sekitar 6 minggu atau 42 hari (Yuliana Hakim, 2020). Saat masa nifas ibu mengalami perubahan pada organ reproduksinya yaitu rahim akan kembali seperti sebelum hamil (Nandia et all,2021). Perubahan lain yang terjadi adalah membesarnya payudara dan area disekitar puting susu menghitam yang menandakan bahwa ibu siap untuk menyusui bayinya (Sukmawati Pasetyorini, 2022). Menyusui merupakan proses memberikan makan oleh ibu kepada bayi  melalui payudara secara langsung yang berupa air susu. Menyusui tidak efektif merupakan kondisi ibu dan atau bayi mengalami ketidakpuasan atau kesukaran pada proses menyusui. Menyusui tidak efektif dapat menghambat pemberian ASI eksklusif sehingga harus segera diatasi.Tujuan : Menggambarkan hasil asuhan keperawatan menyusui tidak efektif dengan Tindakan breast care pada ibu post partum di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan.Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu sebuah penelitian dengan tujuan untuk menggambarkan hasil asuhan keperawatan menyusui tidak efektif dengan tindakan breast care pada ibu post partum di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan subyek penelitian sejumlah 2 orang yang memenuhi kriteria inklusi.Hasil : Pengkajian dilakukan pada 2 klien  yaitu Ny. L dan Ny. N dengan metode wawancara, studi dokumentasi, observasi, dan pemeriksaan fisik. Data dari pengkajian tersebut  didapatkan masalah keperawatan menyusui tidak efektif. Tindakan keperawatan breast care diberikan selama 3 ( tiga ) hari pada waktu pagi dan sore hari. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa status menyusui membaik setelah diberikan tindakan breast care yang di tandai dengan pancaran ASI meningkat, suplai ASI meningkat dan perlekatan bayi pada payudara ibu meningkat.Kesimpulan: Menyusui menjadi efektif setelah di lakukan Tindakan breast care baik pada klien Ny.L maupun Ny. NKata Kunci: Breast Care, Menyusui Tidak Efektif.