Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA PERAWAT DALAM PENEMUAN KASUS PNEUMONIA BALITA DI PUSKESMAS KOTA PEKALONGAN Anonim, Tri; Inayah, Maslahatul; Hartono, Mardi
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol 9 (2015)
Publisher : BAPPEDA Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.533 KB)

Abstract

THE COVERAGE OF TODDLER PNEUMONIA IN PEKALONGAN CITY ON 2009 IS 10,37% WHILE ON 2010 DECREASE TO 8,49%, THIS FIGURE IS STILL FAR UNDER THE TARGET, COMPARED WITH THE SPM (MINIMUM SERVICE STANDARDS) TARGET ON 2010 IS 100%. THE DECREASE OF THIS COVERAGE SHOWS ABOUT THE PERFORMANCE OF NURSES IN THE DISCOVERY OF TODDLER PNEUMONIA IS DISSATISFACTORY. THE AIM OF THIS STUDY IS TO KNOW WHICH FACTORS THAT DETERMINE THE PERCEPTION OF ABILITIES AND SKILLS, RESOURCES, PERCEPTION OF LEADERSHIP, PERCEPTIONS OF SUPERVISION, AND ATTITUDES WHICH RELATED TO THE PERFORMANCE OF NURSES IN THE DISCOVERY OF TODDLER PNEUMONIA IN HEALTH CENTER OF PEKALONGAN CITY. THIS STUDY USES CROSS SECTIONAL DESIGN WITH THE SAMPLE OF 30 RESPONDENTS CONSISTED OF ALL THE NURSES WHO HANDLE THE ADMINISTRATION OF TODDLER PNEUMONIA IN 12 HEALTH CENTERS IN PEKALONGAN CITY. METHODS OF DATA COLLECTION IS USING STRUCTURE QUESTIONNAIRES TO THE NURSES. DATA WERE ANALYZED QUANTITATIVELY USING STATISTICAL TEST PEARSON PRODUCT MOMENT CORRELATION COEFFICIENT. THE RESULT OF THIS STUDY SHOWS THAT THE RESPONDENTS HAVE SATISFACTORY PERCEPTION OF ABILITIES AND SKILLS 70%, SATISFACTORY PERCEPTION OF RESOURCES 63,3%, THE DISSATISFACTORY PERCEPTION TOWARDS THE LEADERSHIP OF 56,7%, DISSATISFACTORY PERCEPTION TOWARDS SUPERVISION ACTIVITIES, THE SATISFACTORY ATTITUDE OF NURSES 53,3%, AND MOST OF THE NURSES’ PERFORMANCE IN THE CASES DISCOVERY OF TODDLER PNEUMONIA WITH 56,7% SATISFACTORY CATEGORY. BIVARIATELY SHOWS THAT THE INDEPENDENT VARIABLES WHICH ARE NOT RELATED TO THE NURSES’ PERFORMANCE IN THE CASES DISCOVERY OF TODDLER PNEUMONIA IS ABILITIES AND SKILLS VARIABLES, RESOURCES PERCEPTION (P>0.05), WHILE THE INDEPENDENT VARIABLE WHICH IS RELATE TO THE DEPENDENT VARIABLE IS THE LEADERSHIP PERCEPTION (P=0,000
ANALISIS DETERMINAN YANG MEMPENGARUHI KEAKTIFAN LANJUT USIA PADA PELAKSANAAN POSYANDU LANSIA Hidayati, Sri; Baequni, Ahmad; Inayah, Maslahatul
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol 14 (2018)
Publisher : BAPPEDA Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.132 KB)

Abstract

Saat ini di seluruh dunia jumlah orang lanjut usia diperkirakan ada 500 juta dengan usia rata-rata 60 tahun dan diperkirakan pada tahun 2025 akan mencapai 1,2 milyar. Indonesia sendiri menempati urutan kelima dengan jumlah penduduk lanjut usia terbanyak di dunia. Dibutuhkan perhatian dalam mengantisipasi berbagai permasalahan yang berkaitan dengan lansia.Kegiatan posyandu lansia dapat memberikan kemudahan bagi lansia dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dasar, sehingga kualitas hidup masyarakat di usia lanjut tetap terjaga dengan baik dan optimal. Namun fenomena di lapangan menunjukan fakta yang berbeda, Posyandu Lansia ternyata hanya ramai pada awal pendirian saja, selanjutnya lansia yang berkunjung mengikuti kegiatan posyandu semakin berkurang. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis determinan yang mempengaruhi keaktifan lanjut usia pada pelaksanaan Posyandu Lansia di wilayah Kota Pekalongan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian yaitu seluruh lansia yang terdaftar di posyandu lansia Puskesmas Tirto Kota Pekalongan sejumlah 165 orang. Sistem pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Simple Random Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel dilakukan dengan uji Chi Square dan untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh dilakukan dengan uji regresi logistic menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 5 variabel yang berhubungan dengan keaktifan lansia pada pelaksanaan posyandu lansia, yaitu variable pendidikan (p value 0,002), variable pengetahuan (p value 0,004), variable sikap (p value 0,017), variable dukungan keluarga (p value 0,031), dan variable dukungan kader (p value 0,024). Sedangkan faktor yang paling berpengaruh terhadap keaktifan lansia pada kegiatan posyandu lansia yaitu yaitu variabel pendidikan (OR60,570), sikap (OR16,337), dukungan kader (OR9,666), dukungan keluarga(OR5,717) dan variabel pengetahuan(OR2,466). Mengingat sangat pentingnya peran kader dalam pelaksanaan Posyandu lansia sehingga perlu perhatian bagi Puskesmas / Dinas Ksehatan untuk melakukan upaya peningkatan peran kader dalam bentuk penyegaran dan pelatihan bagi para kader lansia yang berkaitan mengenai penanganan pada lansia. Kata Kunci : Determinan, keaktifan, posyandu, lansia
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KECEMASAN IBU DARI ANAK YANG MENDERITA BRONKOPNEUMONIA DI BKPM KOTA PEKALONGAN Angkasa, Moh. Projo; Isrofah, Isrofah; Inayah, Maslahatul; Tunggal, Indayah Dewi
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol 10 (2016)
Publisher : BAPPEDA Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.711 KB)

Abstract

CHILDREN ARE SENSITIVE TO DISEASES SUCH AS BRONCHOPNEUMONIA. BRONCHOPNEUMONIA DISEASE REQUIRES CARE AND REGULER TREATMENT AND LONGER, SO IT CAUSE ANXIETY. MOTHER OVERCOME THE ANXIETY NEED FAMILIY SUPPORT TO PROVIDE GOOD CARE TO HER CHILDREN. THIS RESEARCH TRIED TO FIND OUT MOTHERS ANXIETY LEVEL IN CHILDREN WITH BRONCHOPNEUMONIA AT BKPM PEKALONGAN. DESIGN OF THIS RESEARCH WAS DESCRIPTIVE CORRELATIVE WITH CROSS SECTIONAL APPROACH. SAMPLES OF THIS RESEARCH WERE 118 MOTHERS OF CHILDREN WITH BRONCHOPNEUMONIA AT BKPM PEKALONGAN. THE SAMPLING TECHNIQUE USED WAS SIMPLE RANDOM SAMPLING. THE RESEARCH INSTRUMENT WAS QUESTIONNAIRE. ANALYSIS OF DATA USED CHI SQUARE. RESULT 59 PEOPLE (50%) GOT GOOD FAMILY SUPPORT AND 73 PERSONS (61,9%) DID NOT ANXIETY. THERE WAS A SIGNIFICANT CORRELATION BETWEEN FAMILY SUPPORT AND MOTHERS ANXIETY LEVEL IN CHILDREN WITH BRONCHOPNEUMONIA WITH  VALUE 0.001. SUGGESTION NURSES SHOULD GIVE INFORMATION ABOUT THE DISEASE AND THE TREATMENT OF BRONCHOPNEUMONIA THAT THE MOTHERS ARE NOT ANXIETY ABOUT THEIR CHILDREN.
TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK PRASEKOLAH DENGAN INTERVENSI PEMASANGAN INFUS DI RSUD BENDAN KOTA PEKALONGAN Anonim, Tri; Penyami, Yuniske; Inayah, Maslahatul; Triasari, Lis; Hartati, Hartati
Jurnal Lintas Keperawatan Vol 5, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v5i2.12295

Abstract

Latar Belakang : Kecemasan merupakan kondisi emosional yang tidak menyenangkan yang ditandai oleh perasaan-perasaan subjektif atau perasaan yang tidak diketahui jelas sebabnya atau sumbernya seperti ketegangan, ketakutan, dan kekhawatiran. Tindakan yang memicu kecemasan anak salah satunya intervensi pemasangan infus. Usia prasekolah merupakan usia dimana anak sering mengalami kecemasan dikarenakan Tindakan perawatan di rumah sakit, salah satunya tindakan pemasangan infus. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survei dengan instrumen kuesioner. Pendekatan secara cross sectional. Sampel yang diambil yaitu 100 responden. Setelah itu dilakukan evaluasi. Hasil: Hasil dari penelitian ini yaitu sebanyak 79% anak mengalami kecemasan berat saat dilakukan tindakan intervensi pemasangan infus. Simpulan: tingkat kecemasan berat dengan presentase 79% yang berarti menunjukkan anak usia prasekolah mengalami  tingkat kecemasan yang signifikan saat dilakukan intervensi pemasangan infus. sehingga perlu dilakukan tindakan untuk mengurangi tingkat kecemasan tersebut.
KARAKTERISTIK KADER POSYANDU PADA PENCEGAHAN ANEMIA DALAM KEHAMILAN DI KELURAHAN BENDAN KERGON KOTA PEKALONGAN Inayah, Maslahatul; Anonim, Tri; Supriyo, Supriyo; Sudirman, Sudirman; Harnany, Afiyah Sri; Dwiningsih, Sri Utami; Sumarni, Sumarni; Triasari, Lis
Jurnal Lintas Keperawatan Vol 6, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v6i1.12883

Abstract

ABSTRAKAnemia merupakan kondisi dimana sel darah merah tidak mencukupi kebutuhan fisiologis tubuh. Ibu yang mengalami anemia memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami perdarahan pasca persalinan. Kader Posyandu memiliki peran yang penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, di antaranya sebagai penyuluh kesehatan. Kader Posyandu berperan sebagai penyuluh kesehatan masyarakat untuk memberikan edukasi tentang pentingnya hidup sehat dan pola hidup sehat.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan karakteristik kader posyandu . Penelitian di lakukan mulai bulan Juli – Agustus 2024 di Kelurahan Bendan Kergon Wilayah Kerja Puskesmas Bendan Kota Pekalongan dengan jumlah responden 20 orang. Distribusi frekuensi karakteristik kader di wilayah Kelurahan Bendan Kergon yaitu sebagian besar berumur lebih dari 30 tahun (90%), ibu rumah tangga (60%), menikah (85%), Pendidikan SMA (50%) dan lama menjadi kader  kurang dari 10 tahun (60%).Rekomendasi pada Puskesmas untuk meningkatkan pembinaan kader kesehatan melalui pelatihan-pelatihan agar bisa meningkatkan kemampuan kader dalam memberikan pelayanan di posyandu.Kata Kunci : Kader Posyandu , Anemia dalam Kehamilan
Memfasilitasi Literasi Kesehatan Ginjal Anak Usia Dini Melalui Kreasi Partisipatif Big Book Nofianto, Norma; Inayah, Maslahatul; Sudirman; Sumarni; Angkasa, Moh Projo
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v6i2.14036

Abstract

Latar Belakang: Literasi kesehatan ginjal pada anak usia dini sering terabaikan, meskipun data global menunjukkan peningkatan prevalensi penyakit ginjal kronis (PGK) pada populasi anak. Metode pendidikan didaktik tradisional terbukti kurang efektif karena anak belajar paling baik melalui interaksi, kreativitas, dan relevansi pribadi.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, mengimplementasikan, dan menguji efektivitas intervensi kreasi Big Book partisipatif sebagai media pemberdayaan untuk meningkatkan literasi kesehatan ginjal pada anak usia dini di MI Islamiyah Karanganyar Batang dan MI Muhammadiyah Karangasem Batang.Metode: Penelitian ini menggunakan desain Action Research (AR) berdasarkan model Kemmis dan McTaggart. Studi dilakukan di dua Madrasah, MI Islamiyah Karanganyar Batang dan MI Muhammadiyah Karangasem Batang, melibatkan siswa usia dini, orang tua, dan guru. Data awal dikumpulkan melalui pre-test pemahaman kognitif dan Focus Group Discussion (FGD). Siklus tindakan berfokus pada lokakarya kreasi bersama Big Book partisipatif dan observasi partisipasi.Hasil: Penelitian ini berhasil menyelesaikan Siklus 1 (Perencanaan dan Asesmen) dan Siklus 2 (Pengembangan Partisipatif). Siklus 1 mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan yang signifikan (62,5% anak memiliki pemahaman terbatas). Siklus 2 berhasil memproduksi prototipe interaktif "Big Book Ginjal Sehat", yang memuat tiga pesan utama (hidrasi, nutrisi, dan aktivitas fisik). Observasi kualitatif menunjukkan bahwa keterlibatan aktif anak dalam proses ilustrasi meningkatkan antusiasme dan rasa kepemilikan terhadap media.Kesimpulan: Pendekatan Action Research yang dikombinasikan dengan kreasi Big Book partisipatif terbukti menjadi kerangka kerja yang layak dan sangat menarik untuk mengembangkan media edukasi kesehatan ginjal yang relevan dengan konteks anak usia dini, meletakkan dasar yang kuat untuk evaluasi dampak selanjutnya.Kata Kunci: Literasi Kesehatan Ginjal, Big Book, Action Research, Anak Usia Dini, Partisipatif, Pendidikan Kesehatan.
The Correlation of Education, Employment, Parental Income and Social Emotional Development with the Nutritional Status of Preschool Children Living in Flood Areas Penyami, Yuniske; Inayah, Maslahatul; Hartono, Mardi; Firdaus, Salsabela Nurul
Jurnal Keperawatan Vol 9 No 1 (2024): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v9i1.1492

Abstract

Nutrition is a biological factor that influences children's growth and development. In 2022, the World Health Organization stated that around 148.1 million children under five years old have a height that is not appropriate for their age or stunting, 45 million children are too thin compared to their height or wasting, and 37 million children are too heavy for their height or overweight..This study aims to determine the nutritional status of preschool children in flood areas and looking at the correlation of education, employment, parental income and children's social emotional development with the nutritional status of preschool children. The sample in this study was 114 preschool children aged 3 - 6 years who lived in flood areas. Sampling technique with cluster sampling. There are 9.6% of children who are very underweight, 29.8% are underweight, 15.8% are at risk of being overweight according to weight per age. According to height per age, there are 22% of children who are malnourished and 0.9% obese. According to BMI, there are 22.8% malnutrition and 18.4% malnutrition. There were 13.2% of children in the short category and 4.4% of very short children. There is a social emotional relationship between children and nutritional status according to BMIA. However, stunting and undernutrition or underweight are important findings in this study. These findings relevant for nursing to design and implement treatment or prevention interventions in overcoming nutritional problems in children. Future studies require surveys with larger samples and with more varied characteristics.
EFEKTIFITAS BROSUR TERHADAP PENINGKATAN PENDAFTARAN ONLINE DENGAN MOBILE JKN DI RSUD KOTA TEGAL Himawan, Fatchurrozak; Purwaningsih, Tinah; Inayah, Maslahatul; Hermawan, Didi
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 15 No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v15i2.695

Abstract

Latar Belakang: Inovasi pendaftaran online dirawat jalan tidak akan dirasakan manfaatnya secara maksimal apabila adanya keterbatasan pengetahuan masyarakat, Penggunaan Brosur panduan pendaftaran online diharapkan membantu mengatasi keterbatasan pengetahuan masyarakat. Tujuan: Mengetahui hubungan penggunaan brosur panduan pendaftaran online peserta BPJS dengan jumlah pendaftaran rawat jalan yang menggunakan pendaftaran secara online dengan mobile JKN di RSUD Kota Tegal. Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel 40. Desain penelitian yang digunakan kuasi eksperimen dan uji korelasi menggunakan chi square. Hasil: Nilai chi square 0,111 dengan catatan nilai ekpetasi kurang dari 5 sehingga pengambilan keputusan melihat nilai uji fisher exact sebesar 0,182 > 0.05 artinya Ho diterima Tidak ada hubugan pemberian brosur dengan jumlah pendaftaran online melalui aplikasi mobile JKN. Saran: Upaya promosi penggunaan brosur perlu dibarengi dengan upaya sosialisasi yang lain seperti edukasi, atau disediakan pojok layanan pendaftaran online yang dilakukan secara rutin.
PENGELOLAAN KEPERAWATAN KELUARGA Ny. R DAN Ny. U DENGAN NYERI KEPALA HIPERTENSI DI KOTA PEKALONGAN Saleh, Rosmiati Saleh; Pratikwo, Suryo; Rahmania, Putri Aisyah; Inayah, Maslahatul
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2020): Oktober 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v1i1.6452

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi dapat menimbulkan masalah keperawatan nyeri kepala akibat ketidak mampuan keluarga mengenal masalah kesehatan penyakit hipertensi dan juga karena kurangnya dukungan keluarga ketika serangan nyeri datang akibat tekanan darah yang tinggi. Penanganan nyeri kepala hipertensi sangat dibutuhkan dan perlu dilakukan secara benar, tepat dan dapat dilakukan dengan cara perawatan non farmakologi yaitu dengan teknik relaksasi nafas dalam dan teknik distraksi (pengalihan nyeri) menggunakan musik.Tujuan : Agar klien dan keluarga mampu melakukan pengelolaan keperawatan nyeri kepala hipertensi dengan teknik relaksasi nafas dalam dan teknik distraksi menggunakan musik dengan benar dan tepat. Metode : Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif yaitu mendeskripsikan peristiwa atau fenomena yang ada pada saat ini. Penelitian ini berbentuk studi kasus dengan menggunakan 2 subjek yang  sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi.Hasil : Setelah dilakukan tindakan keperawatan penanganan nyeri kepala hipertensi dengan teknik relaksasi nafas dalam dan teknik distraksi menggunakan musik, pasien merasakan nyeri kepalanya berkurang dari score 4 menjadi 2 dan perlakuan ke 2, nyeri kepala dudah tidak ada rasa nyeri. Selanjutnya diberi pendidikan kesehatan tentang penyakit hipertensi, dan pentingnya dukungan keluarga. Hasilnya didapatkan bahwa keluarga lebih memahami tentang penyakit hipertensi yaitu klien 1; dari nilai 45 menjadi 80 dan klien 2 dari nilai 50 menjadi 85. Hal ini juga berpengaruh pada klien yang mangalami nyeri kepala hipertensi.Simpulan : Berdasarkan hasil dan pembahasan pada pengelolaan keperawatan keluarga pasien dengan nyeri kepala pada hipertensi di Kota Pekalongan didapatkan hasil dapat menurunkan tingkat nyeri dengan tindakan  teknik relaksasi nafas dalam dan teknik distraksi menggunakan musik, demikian pula dengan pengetahuan dan dukungan keluarga juga dapat berpengaruh terhadap respon pengetahuan tentang hipertensi, terbukti ada perbedaan antara pasien I dengan pasien II dalam memahami informasi yang diberikan. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan pendidikan dari ke dua subyek tersebut. 
EFEKTIVITAS PEMBERIAN EDUKASI KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA LEAFLET DENGAN PENGETAHUAN KELUARGA DALAM PENANGANAN KEGAWATDARURATAN JANIN PADA IBU HAMIL DENGAN KEKUARANGAN ENERGI KRONIS (KEK) ., Hartati; Fauziyah, Any; Harnany, Afiyah Sri; Inayah, Maslahatul
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 3 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v3i1.8518

Abstract

Latar Belakang : Tingkat pengetahuan keluarga dapat menjadi kunci dalam penanganan kegawatan janin pada ibu hamil dengan KEK. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan adalah dengan melakukan edukasi kesehatan menggunakan media leaflet. Media leaflet dapat memberikan stimulus pada dua indera manusia, yaitu penglihatan. Edukasi kesehatan yang dilakukan secara terstruktur dan konsisten dapat memberikan informasi yang efektif bagi seseorang.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi kesehatan berbasis visual untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dalam penanganan kejangdemam pada anak.Metode : Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperimen dengan kelompok kontrol. Kelompok kontrol diberikan intervensi berupa edukasi kesehatan secara tradisional sedangkan kelompok intervensi diberikan intervensi berupa edukasi menggunakan media audiovisual. Responden dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Masing-masing kelompok berisi 20 responden yaitu keluarga dengan ibu hamil KEK. Sebelum dilakukan intervensi semua responden diberikan pertanyaan dalam bentuk pre test untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dilakukan intervensi. Edukasi dilakukan dalam tiga sesi untuk memberikan jeda agar responden mempelajari lagi dan bisa menanyakan jika muncul pertanyaan.Hasil : Setelah diberikan intervensi pada kelompok intervensi diberikan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan yang terjadi. Hasil dari penelitian ini didapatkan peningkatan pengetahuan yang signifikan pada kelompok intervensi. Selain itu keterampilan keluarga dalam menangani kejadian kejang demam pada anak juga menjadi lebih baik.Kata Kunci : Edukasi Kesehatan; Leaflet; Kekurangan Energi KronisÂ