Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGEMBANGAN ALAT DETEKSI KANDUNGAN NUTRISI TANAH DENGAN SENSOR NPK DAN METODE HARDWARE PROGRAMMING Denih, Asep; Ismangil, Agus; Kurnia, Ema
Jurnal Teknoinfo Vol 18, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jti.v18i2.3860

Abstract

In the agricultural sector, soil nutrient content has a very important role. Many farmers rely on limited information when selecting soil for cultivation, which often leads to crop failure and losses due to mismanagement of the soil. To overcome this problem, this study created a soil nutrient detection system that can help farmers classify the soil nutrients needed. This research uses the Soil NPK Sensor, where the determination of nutrient content is carried out through three main parameters, namely the value of N, P, and K. The data obtained from these sensors is then processed by the Arduino Wemos Esp32 microcontroller using the Hardware Programming Method. This research aims to develop a soil nutrient content detection tool that includes measurements of Moisture, pH, Nitrogen, Phosphorus, and Potassium. The tool uses NPK sensors embedded in the ground to collect data, which is then sent to Blynk's pre-programmed platform. The test results showed the performance of the tool with average levels up and down for Nitrogen of 8.2mg/Kg, Phosphorus 3.2mg/Kg, and Potassium 5.8mg/Kg. Overall, the average NPK content in the soil was Nitrogen 75mg/Kg, Phosphorus 64.3333mg/Kg, and Potassium 67.1667mg/Kg. This data can be accessed and monitored by farmers or users through the Blynk application on smartphones or laptops. The main focus of the study is to evaluate the performance of detection tools and provide relevant information for farmers in managing their land more efficiently.
PEMBUATAN GREEN HOUSE TERINTEGRASI DENGAN SISTEM IOT MENUJU ORGANIC FIELD SCIENCE CENTRE PADA KELOMPOK TANI Denih, Asep
Jurnal Difusi Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v5i2.4378

Abstract

Desa Neglasari merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Desa Neglasari memiliki potensi komoditas yang beragam diantaranya pertanian, perkebunan, dan lain sebagainya. Di bidang pertanian, petani membutuhkan dukungan dalam penggunaan teknologi. Perkembangan teknologi digital modern menuntut masyarakat untuk lebih cenderung mengikuti proses pembangunan, beradaptasi dengan perkembangan, dan menjadi masyarakat yang kreatif, inovatif dan mandiri yang dapat memanfaatkan teknologi dan sumber daya lokal untuk menghasilkan produk yang berdaya saing. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi dan memberdayakan masyarakat untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan inovasi dalam pemanfaatan sumber daya alam yang dipadukan dengan Internet of Things (IoT) dan mendorong pembangunan ekonomi. Network Development Life Cycle (NDLC) adalah pendekatan yang mengandalkan proses pra-pengembangan seperti perencanaan strategis bisnis, siklus hidup pengembangan aplikasi, analisis distribusi data, dan lain - lain. Pendekatan top-down dapat dilakukan jika implementasi teknologi jaringan diterapkan secara efektif, akan memberikan sistem informasi yang memenuhi tujuan bisnis strategis. kegiatan ini menghasilkan sistem penyiraman otomatis yang dirancang untuk memudahkan petani dan pengusaha di bidang pertanian dalam mengontrol dan merawat tanaman, serta menyediakan air sesuai kebutuhan tanaman rumah kaca.
INISIASI KAMPUNG MANDIRI ENERGI DI DESA BANTARSARI KECAMATAN RANCABUNGUR KABUPATEN BOGOR Denih, Asep; Ema Kurnia; Herfina
Jurnal Difusi Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v6i2.4701

Abstract

Hasil observasi pendahuluan Desa Bantarsari Kecamatan Rancabungur Kabupaten Bogor membutuhkan dukungan dalam penggunaan teknologi. Perkembangan teknologi digital modern menuntut masyarakat untuk lebih cenderung mengikuti proses pembangunan, beradaptasi dengan perkembangan, dan menjadi masyarakat yang kreatif, inovatif dan mandiri, serta mampu memanfaatkan teknologi dan sumber daya lokal untuk menghasilkan produk yang berdaya saing. Seiring berkembangnya zaman, saat ini kebutuhan energi listrik di desa semakin meningkat dari tahun ke tahun, karena bertambahnya jumlah peralatan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, memungkinkan konsumsi listrik produk yang dibutuhkan meningkat. Tahapan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melakukan analisis situasi wilayah, pembuatan solar panel tracking system dengan menggunakan metode Network Development Life Cycle (NDLC) yang meliputi tahapan analysis, design, simulation prototyping, implementation, monitoring dan management, melakukan Inisiasi Kampung Mandiri Energi di Desa Bantarsari Kecamatan Rancabungur Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menghasilkan Sun Tracking System yang dapat digunakan untuk membantu mengoptimalkan penyerapan energi matahari di Desa Bantarsari sehingga menjadikan Desa Bantarsari menjadi Kampung Mandiri Energi.
Rancang Bangun Multiple Qr Code Scanner Berbasis Raspberry PI Denih, Asep; Iqbal, Mohamad; Ferdiano, Jordi
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v14i3.24275

Abstract

Penelitian ini merancang dan mengembangkan Multiple QR Code Scanner berbasis Raspberry Pi yang efisien untuk memindai dan memproses QR code statis dan dinamis. Sistem menggunakan Raspberry Pi sebagai pengendali dengan bahasa pemrograman Python dan pustaka OpenCV. Modul kamera IR 1080P terintegrasi dengan Raspberry Pi untuk pemindaian akurat. QR code statis mencakup email, Wi-Fi, VCard, dan teks, sedangkan QR code dinamis meliputi URL, Twitter, dan PDF. Eksperimen menghasilkan pemindaian yang valid pada jarak optimal 6-24 cm dengan sudut 0-60 derajat. QR code statis ditampilkan di terminal serial OpenCV, sedangkan QR code dinamis ditampilkan di browser web. Hasil penelitian menegaskan keandalan dan efektivitas sistem ini dalam berbagai aplikasi digital, informasi, dan otomatisasi.
Analisis Perubahan Luas Lahan Hijau Di Kota Bogor Dengan Citra Landsat 8 Menggunakan Normalized Difference Vegetation Index Anggraeni, Irma; Runanto; Denih, Asep
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 11 No 6: Desember 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2024118771

Abstract

Kota Bogor adalah salah satu daerah di Provinsi Jawa Barat yang mempunyai laju pertumbuhan penduduk yang meningkat. Jumlah penduduk yang semakin bertambah tentu saja mempengaruhi bertambahnya kebutuhan manusia akan penggunaan lahan untuk prasarana seperti permukiman, sosial ekonomi dan jasa. Penggunaan lahan untuk prasarana sangatlah berdampak terhadap berkurangnya lahan pertanian dan hutan yang secara otomatis dapat mengurangi tingkat kerapatan vegetasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan luas lahan hijau di Kota Bogor dari tahun 2015 hingga tahun 2020 dengan citra landsat 8 menggunakan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). Pada penelitian ini menggunakan data citra landsat 8 collection 2 level 2 dari tahun 2015 hingga tahun 2020 dengan path sebesar 122 dan row sebesar 45 sebanyak 137 citra dan peta administrasi Kota Bogor. Dari 137 citra diperoleh 7 citra tanpa awan yang dilakukan proses analisis perhitungan nilai NDVI untuk mengetahui luas wilayah vegetasi dan wilayah tanpa vegetasi. Proses klasifikasi nilai NDVI untuk kelas vegetasi dan tanpa vegetasi dilakukan menggunakan metode ambang batas (threshold). Berdasarkan proses penelitian yang telah dilakukan untuk luas wilayah vegetasi di Kota Bogor dari tahun 2015 - 2020 mengalami kenaikan sebesar 4,46 Km2 dengan laju perubahan lahan sebesar 14,4%. Kenaikan luas wilayah vegetasi yang terbesar terjadi di kecamatan Bogor Selatan dengan laju perubahan lahan sebesar 4,7% relatif terhadap Kota Bogor dengan perubahan lahan sebesar 1,45 Km2.   Abstract Bogor City is one of the areas in West Java Province that has an increasing population growth rate. The growing population certainly affects the increasing human need for land use for infrastructure such as settlements, socio-economic and services. The use of land for infrastructure has a significant impact on the reduction of agricultural land and forests, which can automatically reduce the level of vegetation density. This study aims to analyze the changes in green land area in Bogor City from 2015 to 2020 with Landsat 8 imagery using the Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) and in this study using Landsat 8 collection 2 level 2 image data from 2015 to 2020 with a path of 122 and a row of 45, as many as 137 images and administrative maps of Bogor City. Of the 137 images, seven cloudless photos were obtained by the NDVI value calculation process to determine the area of vegetation and the non-vegetation regions. The process of classifying NDVI values for vegetation and non-vegetation classes is carried out using the threshold method. Based on the research process that has been carried out for the area of vegetation in Bogor City from 2015 - 2020, it has increased by 4,46 Km2 with a land change rate of 14.4%. The most significant increase in vegetation area occurred in the South Bogor sub-district with a land change rate of 4.7% compared to Bogor City with a land change of 1,45 Km2.
Optimization of Stock Price Prediction Using Long Short-Term Memory (LSTM) Algorithm and Cross-Industry Standard Process Approach for Data Mining (CRISP-DM) Saepulrohman, Asep; Chairunnas, Andi; Denih, Asep; Safitri Yasibang, Nurdiana Dini
International Journal of Electronics and Communications Systems Vol. 5 No. 1 (2025): International Journal of Electronics and Communications System
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijecs.v5i1.26727

Abstract

Predicting stock prices accurately is an integral part of investment analysis as it permits forecasting movements in the financial markets and tailoring strategies accordingly. In this study, the LSTM (Long Short-Term Memory) algorithm is used with the aim of improving predictive accuracy, particularly the forecasting of stock price movements. This research follows the CRISP-DM framework or Cross-Industry Standard Process for Data Mining, which incorporates six defined steps including: understanding the business context, data understanding, data preparation, model building, evaluation, and implementation. Stock price data for the ticker symbol “ANTM.JK” was sourced from Yahoo Finance for the date range of October 29, 2005 to July 11, 2024. Along with the consistency, several model accuracy enhancing preprocessing steps such as data cleaning, feature selection, and normalization with Python were performed before modeling. Hyperparameter tuning to reduce the error margins on predictions was conducted after training the LSTM model. Testing the hypotheses showed that the LSTM model demonstrated a low Root Mean Square Error (RMSE) on the test dataset indicating outstanding forecasting accuracy. The ability of the model to outperform conventional time series forecasting techniques is attributed to its ability to effectively retain nonlinear time-series relationships and long-term dependencies. These findings suggest that the LSTM algorithm can serve as a reliable tool for stock price forecasting in emerging markets. This study provides practical insights for investors and lays the groundwork for future research on hybrid or ensemble models to further improve prediction robustness and accuracy
Development of Komodo Behavior E-Magazine Media (Varanus komodoensis) to Improve Understanding of Biological Concepts Susanto, Lufty Hari; Istiana, Rita; Denih, Asep; Putri, Denisa Eka; Prasetyo, Teguh; Ichsan, Ilmi Zajuli
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 16 No 1 (2025): Biosfer: Jurnal Tadris Biologi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/biosfer.v16i1.27586

Abstract

This study aims to develop learning media in the form of an interactive e-magazine about the behavior of Komodo dragons (Varanus komodoensis) and evaluate its effectiveness in improving students' understanding of biological concepts and learning motivation. Media development was carried out using the ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation) model. The results of the needs analysis showed that students needed interesting and easily accessible digital media to understand animal behavior material. Validation by experts showed that the e-magazine media was very feasible to use, with a feasibility score of 93 from media experts and 95 from material experts. The implementation of media in learning resulted in a significant increase in conceptual understanding, with an N-Gain value of 0.7. The responses of teachers and students to the media were also very positive, with a satisfaction level reaching 98%. These findings indicate that e-magazines can be an effective innovative media in biology learning. Pengembangan Media E-Magazine Perilaku Komodo (Varanus komodoensis) Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Biologi ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa e-magazine interaktif tentang perilaku komodo (Varanus komodoensis) serta mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman konsep biologi dan motivasi belajar siswa. Pengembangan media dilakukan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa siswa memerlukan media digital yang menarik dan mudah diakses untuk memahami materi perilaku hewan. Validasi oleh ahli menunjukkan bahwa media e-magazine sangat layak digunakan, dengan skor kelayakan sebesar 93 dari ahli media dan 95 dari ahli materi. Implementasi media dalam pembelajaran menghasilkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep, dengan nilai N-Gain sebesar 0,7. Respons guru dan siswa terhadap media juga sangat positif, dengan tingkat kepuasan mencapai 98%. Temuan ini menunjukkan bahwa e-magazine dapat menjadi media inovatif yang efektif dalam pembelajaran biologi.
Edukasi Penggunaan Teknologi Drone dan IoT Untuk Identifikasi Limbah Sawit di Desa Wirajaya, Bogor Ema Kurnia; Asep Denih
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, Nomor 2, September 2025
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v6i2.316

Abstract

Desa Wirajaya, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, merupakan salah satu wilayah dengan potensi besar dalam sektor perkebunan kelapa sawit. Namun, pengelolaan limbah padat seperti tandan kosong, cangkang, dan serat sawit belum dilakukan secara optimal dan masih berdampak negatif terhadap lingkungan. Masyarakat desa, khususnya petani dan kelompok pemuda, belum memiliki akses maupun keterampilan dalam pemanfaatan teknologi modern untuk mendukung pengelolaan limbah secara efisien dan ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menggunakan teknologi drone dan Internet of Things (IoT) untuk mengidentifikasi dan memetakan lokasi penumpukan limbah sawit. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, pelatihan operasional drone, dan pelatihan penggunaan sensor IoT sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis peserta, munculnya kesadaran lingkungan yang lebih tinggi, dan terbentuknya kelompok pemuda yang lebih berwawasan. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan dalam mendorong inovasi berbasis teknologi di sektor perkebunan sawit skala desa.
Pengukuran Evapotranspirasi Menggunakan Etindex Estimation Algorithm di Kota Bogor Denih, Asep; Sidik, Gema Nur
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 2: April 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.20236646

Abstract

Evapotranspirasi adalah penguapan air yang terjadi di seluruh permukaan bumi, termasuk permukaan tanaman, air dan tanah. Salah satu penyebab pemanasan global adalah efek rumah kaca dari karbon dioksida, gas metana, dan uap air. Pada fenomena rumah kaca, radiasi yang dipancarkan matahari sebagian dipantulkan, sinar panas infra merah ini terperangkap di troposfer tidak dapat melewati atmosfer sehingga suhu bumi menjadi lebih panas. Pengukuran evapotranspirasi melalui pengamatan langsung yang dilakukan di Indonesia hanya mengukur evapotranspirasi di titik tertentu. Teknologi pengindraan jauh dapat dimanfaatkan untuk mengukur evapotranspirasi secara luasan karena data yang diolah berupa citra satelit. Penelitian ini berfokus pada penerapan ETindex Estimation Algorithm untuk menghitung nilai indeks evapotranspirasi dan metode Penman-Monteith guna menghasilkan nilai evapotranspirasi potensial, dimana dua parameter tersebut digunakan untuk memperoleh nilai evapotranspirasi aktual. Selain citra satelit, digunakan juga data iklim yang diperoleh dari Stasiun Klimatologi Bogor sebagai data penunjang dan pembanding. Evapotranspirasi yang dibandingkan adalah berdasarkan luasan area (spasial) vegetasi secara keseluruhan, bukan evapotranspirasi per vegetasi. Rata-rata nilai evapotranspirasi aktual pada daerah dengan vegetasi tinggi diperoleh antara 2,5 mm/hari sampai dengan 5 mm/hari, pada daerah dengan vegetasi rendah antara 2,3 mm/hari sampai dengan 4,6 mm/hari, dan pada daerah tanpa vegetasi antara 2 mm/hari sampai dengan 4,4 mm/hari. Berdasarkan titik koordinat Stasiun Klimatologi Bogor diperoleh rata-rata nilai evapotranspirasi aktual 3,6 mm/hari, sedangkan rata-rata nilai pengamatan menggunakan panci evaporimeter 4,2 mm/hari. Hasil estimasi yang diperoleh tidak berbeda jauh dari nilai rata-rata evapotranspirasi di Stasiun Klimatologi Bogor rentang tahun 2019 sampai dengan 2020 adalah 3,9 mm/hari, dengan error rata-rata sebesar 1,9 mm/hari. Abstract Evapotranspiration is the evaporation of water that occurs over the entire surface of the earth, including the surface of plants, water and soil. One of the causes of global warming is the greenhouse effect of carbon dioxide, methane gas, and water vapor. In the greenhouse phenomenon, the radiation emitted by the sun is partially reflected, these infrared heat rays trapped in the troposphere cannot pass through the atmosphere so that the earth's temperature becomes hotter. Measurement of evapotranspiration through direct observation carried out in Indonesia only measures evapotranspiration at a certain point. Remote sensing technology can be used to measure evapotranspiration widely because the data processed is in the form of satellite imagery. This study focuses on the application of the ETindex Estimation Algorithm to calculate the value of the evapotranspiration index and the Penman-Monteith method to generate potential evapotranspiration values, where the two parameters are used to obtain the actual evapotranspiration value. In addition to satellite images, climate data obtained from the Bogor Climatology Station is also used as supporting and comparative data. The evapotranspiration compared is based on the area (spatial) of the overall vegatasi, not evapotranspiration per vegetation. The average actual evapotranspiration value in areas with high vegetation was obtained between 2.5 mm/day to 5 mm/day, in areas with low vegetation between 2.3 mm/day to 4.6 mm/day, and in areas without vegetation between 2 mm/day to 4.4 mm/day. Based on the coordinate points of the Bogor Climatology Station, the average actual evapotranspiration value was obtained at 3.6 mm / day, while the average observation value using an evaporimeter pan was 4.2 mm / day. The estimated results obtained are not much different from the average value of evapotranspiration at the Bogor Climatology Station from 2019 to 2020 is 3.9 mm / day, with an average error of 1.9 mm / day.
Pelatihan Konversi Biomass Sawit Menjadi Geo-Textile Nonwoven untuk Kemandirian Ekonomi Desa Wirajaya Kabupaten Bogor Nikmatin, Siti; Setyaningsih, Luluk; Denih, Asep; Irmansyah, Irmansyah; Zuhri, Mahfuddin; Adiati, Rima Fitria
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 6 No. 1 (2025): February
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v6i1.13401

Abstract

The purpose of the PDTI program's community service activities is to achieve economic independence through the processing of OPEFB into geotextiles and creative industries. The implementation method uses training and assistance in processing OPEFB into fiber using fibrillation milling tools and arranging them into non-woven textile sheets to be applied in diversifying products with high economic value. Participants in PDTI activities are farmer groups from Wirajaya Village, Bogor Regency, which is <100 m from the IPB Dramaga. The evaluation instrument uses pretest and posttest on the quantitative value of knowledge, skills, and motivation in absorbing the technology provided through training. The results of the evaluation showed a significant improvement in people's knowledge, skills, and motivation. This program not only opens up new business opportunities but also contributes to environmental conservation through organic waste reduction and the promotion of a circular economy. In addition, this program has also increased to have a positive impact on the community in terms of knowledge, motivation, and skills. Meanwhile, the results of intensive training and assistance to the community are also able to convert waste into value-added products such as nonwoven geotextiles.