Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

The Development of Thematic Fun Thinkers Flash Card Media in Improving Scientific Thinking Skills for Second Graders of Elementary Students Mustafa Habib; Zulham Siregar; Elisa Haddina
Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : research, training and philanthropy institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51276/edu.v4i2.398

Abstract

This research was motivated by the learning process, which still tends to use the explanation method on the material theme of the environment. The learning objectives have not been achieved optimally, affecting student learning effectiveness. One effort that can be used is by using Flash Card Fun Thinkers media. This study used a research and development (R&D) methodology. Flash Card Fun Thinkers media is based on ADDIE's development steps. The population in this study were 33 Second Graders of Elementary students at SD IT Iqro Stabat. The results of the research showed; (1) the material expert validity test scored 92% and was categorized very well, (2) the media expert validity test scored 86.67%, and it was said as in excellent qualifications, (3) the second graders of Elementary teachers’ validity test score was 90%, and it was said in excellent qualifications, (4) individual trials score was of 91.11%, and it was said in excellent qualifications, Small Group trials score was of 90.13%, and it was said in excellent qualifications, Large Group trials score was 88 % and it was said in excellent qualifications. The results showed a significant difference between the learning outcomes of students taught using the thematic Flash Card Fun Thinkers learning media and the conventional learning media.
MENGANALISA, MENGUKUR, SERTA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR SISWA DALAM LANDASAN KONSEPTUAL PEMBELAJARAN IPS Mustafa Habib; Maya Chintiya Devi; Anggi Shufiah Rahmah; Egi Purnama Sari
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v2i3.304

Abstract

Ilmu sosial memiliki hubungan masyarakat yang mulia dan merupakan ide penting untuk pertumbuhan pribadi, sosial, emosional dan intelektual. Berdasarkan IPS, siswa harus mampu berpikir kritis, kreatif dan kreatif. Sikap dan perilaku yang menunjukkan disiplin dan tanggung jawab sebagai individu, warga negara, warga negara, dan warga dunia. Mampu berkomunikasi, bekerja sama, toleran, empati dan lintas budaya, dengan tetap mengedepankan kearifan lokal. Memiliki keterampilan holistik, komprehensif dan interdisipliner untuk memecahkan masalah sosial. Hal ini dapat dicapai ketika kurikulum humaniora sekolah diatur dan diajarkan dengan cara yang bermakna.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA E-LEARNING BERBASIS TEMATIK INTEGRATIF UNTUK MENINGKATKAN INOVASI PEMBELAJARAN GURU DI ERA NEW NORMAL Kiki Pratama Rajagukguk; Nurul Hasanah; Elfi Lailan Syamita Lubis; Mustafa Habib; Aisah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.22 KB)

Abstract

Tujuan Pengabdian ini untuk melatih guru-guru Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Al Maksum dalam menyusun dan mengembangkan media E-Learning. Target kegiatan: 1) peningkatan pemahaman dan kemampuan guru dalam mengembangkan E-Learning, 2) Tersedianya media e-learning berbasis tematik integratif yang interaktif. Metode pelaksanaan menggunakan model PTK dengan tujuan untuk meningkatkan praktek pembelajaran atau pelatihan secara bersiklus. Pelatihan ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan pengamatan terhadap proses kegiatan pengabdian masyarakat bagi guru PKBM Al Maksum diperoleh hasil; 1) Peningkatan signifikan kemampuan guru dalam membuat dan mengembangkan media e-learning berdasarkan kegiatan prasiklus 47,32% menjadi 66,3% pada siklus I dan mningkat 93,57% pada siklus II dan ;2) Presentase KKG pra siklus sebesar 21,73% meningkat menjadi 49,76% pada siklus I dan meningkat 98,89% pada sikllus II. Adanya peningkatan kemampuan guru dalam membuat dan mengembangkan media e-learning, dapat memberikan stimulus bagi guru agar lebih berinovasi pada proses pembelajaran sehingga siswa dapat mendapatkan pemebelajaran secara intens sesuai dengan perkembangan ICT.
URGENSI MEMAHAMI PERKEMBANGAN REMAJA DALAM MENYELARASKAN PROSES BELAJAR YANG SPESIFIK Efrida Mandasari Dalimunthe; Cindri Cantika; Nurul Delilah Harahap; Mustafa Habib; Siti Khodijah
Jurnal Pema Tarbiyah Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/pema.v1i1.1484

Abstract

Setiap peserta didik tentunya mengalami perubahan dan perkembangan. Perkembangan pada anak-anak tentunya bergantung dari lingkungan dan pembawaan mereka dari lahir. Pembelajaran yang ada pada disekolah merupakan penyesuaian untuk peserta didik baik itu kondisi ataupun tingkatan agar siswa dapat memahami penjelasan dari materi pembelajaran yang telah diberikan guru. Keberhasilan dari pendidikan yang disesuaikan melalui perkembangan anak yang telah diselaraskan dengan materi yang disediakan oleh lembaga pendidikan formal tentunya dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor baik itu tenaga kependidikan, kurikulum, peserta didik, biaya, sarana dan prasarana, serta faktor lingkungan. Terpenuhinya faktor-faktor tersebut dapat melancarkan proses belajar mengajar agar tercapainya hasil belajar yang dapat meningkatkan mutu pendidikan. Seorang pendidik harusnya pemahaman konseptual pasa peserta didik. Terutama pada pendidik diharapkan mampu untuk mengenal dasar ilmiah perkembangan peserta didik terutama saat mereka menginjak masa remaja serta cara belajar yang efektif pada peserta didik. Dengan pemahan konseptual yang dimiliki guru bisa menerapkan dan menyelenggarakan proses belajar yang mengarah pada perkembangan remaja.
SOSIALISASI PENDIDIKAN KARAKTER DENGAN MEMANFAATKAN MEDIA FILM BAGI SISWA KELAS X SMKS AL – MA’SUM STABAT Pradana Chairy Azhar; Azri Ranuwaldy Sugma; Zulham Siregar; Mustafa Habib
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.622 KB)

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek yang penting bagi generasi penerus. Individu tidak cukup hanya diberi bekal pembelajaran dalam hal intelektual saja,tetapi juga harus diberikan pendalaman dalam segi moral dan spiritualnya, seharusnya pendidikan karakter harus diberi seiring dengan perkembanganintelektualnya yang dalam hal ini harus dimulai sejak dini khususnya dilembaga pendidikan. Pendidikan karakter di sekolah dapat dimulai dengan memberikancontoh yang dapat dijadikan teladan bagi murid dengan diiringi pemberian pembelajaran seperti religiusitas dan kewarganegaraan sehingga dapat membentukindividu yang berjiwa sosial, berpikir kritis, memiliki dan mengembangkan citacita luhur, mencintai dan menghormati orang lain, serta adil dalam segala hal. Mitra dalam pelaksanaan Pengabdian Masyarakat ini adalah SMKS Al – Ma’sum Stabat bertujuan untuk menumbuhkan Pendidikan Karakter dalam diri Siswa/iserta menanamkan nilai-nilai Pendidikan Karakter pada siswa/i. Metode pelaksanaan dilakukan dengan cara melakukan pemutaran film. Setelah melihatfilm “Laskar Pelangi” siswa/i merasakan bahwasannya dunia pendidikan itu sangat penting dan berharga demi meraih masa depan yang cerah. Banyak anak-anak diluar sana yang ingin duduk dan menikmati dunia pendidikan dengan layak, walaupun terbatas degan faktor perekonomian dan dukungan keluarga.