Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Empowerment Community

PENERAPAN KEAMANAN PANGAN ASAL TERNAK DAN PEMANFAATAN HERBAL SEBAGAI GREEN ANTIBIOTIC DI DESA GURANTENG, KECAMATAN PAGERAGEUNG KABUPATEN TASIKMALAYA Frasiska, Nurul; Wijayanti, Dwi
Journal of Empowerment Community Vol 1, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Perjuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.094 KB) | DOI: 10.36423/jec.v1i1.244

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan yang muncul di tingkat peternak rakyat dan memberikan alternatif serta edukasi tentang produk pangan asal ternak yang aman. Permasalahan yang dialami peternak sapi perah di Desa Guranteng Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya adalah banyaknya susu yang ditolak ditingkat koperasi karena susu tidak lolos uji Antibiotik. Hal ini disebabkan pengetahuan peternak terhadap residu obat akibat pengobatan penyakit mastitis masih sangat rendah.  Untuk membantu mengatasi hal tersebut, maka telah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat Desa Guranteng dengan mengedukasi para peternak tentang keamanan pangan asal ternak yang bebas dari residu obat-obatan serta memanfaatkan antibiotik alami (Green Antibiotic) sebagai terapi pencegahan penyakit sehingga meminimalisir penggunaan obat kimia yang meninggalkan residu pada produk ternak. Metode yang digunakan adalah penyuluhan edukatif. Hasil dari kegiatan pengabdian ini ditunjukkan dengan peningkatan pemahaman  peternak sapi perah di desa Guranteng dan tumbuhnya kesadaran akan pentingnya memperhatikan keamanan pangan produk ternak.  Selain itu, hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa peternak juga menerapkan tatalaksana pemeliharaan yang lebih baik dengan penerapan dalam penggunaan Green Antibiotic sebagai pencegahan penyakit.
INTENSIFIKASI AYAM BURAS : MANAJEMEN PEMELIHARAAN DAN ANALISIS USAHA TERNAK AYAM BURAS DI DESA GURANTENG KECAMATAN PAGERAGEUNG KABUPATEN TASIKMALAYA Novia Rahayu; Nurul Frasiska
Journal of Empowerment Community Vol. 1 No. 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.712 KB) | DOI: 10.36423/jec.v1i1.176

Abstract

Tujuan pengabdian untuk mengatasi permasalahan manajemen pemeliharaan dan pengelolaan usaha ayam buras yang dapat menjadi tambahan pendapatan bagi masyarakat Desa Guranteng. Kegiatan pengabdian menggunakan metode ceramah mengenai permasalahan manajemen pemeliharaan, pemanfaatan limbah rumah tangga bagi pakan ayam, dan analisis usaha ayam buras. Kegiatan tanya jawab dilakukan disela-sela materi ceramah guna meningkatkan pemahaman peternak dan pemecahan masalah untuk masing-masing peternak. Pendampingan lapangan dilakukan untuk meningkatkan keterampilan peternak dalam aplikasi pemeliharaan dan pengembangan ayam buras menjadi skala usaha rumah tangga. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui sejauhmana peternak dapat menerapkan manajemen pemeliharaan melalui intensifikasi. Tingkat antusias kelompok ternak terhadap program intensifikasi ayam buras sangat baik karena selama ini peternak merasa bahwa manajemen pemeliharaan secara ekstensifikasi belum mampu menunjang pemeliharaan ayam buras kearah usaha. Perlu dilakukan kegiatan pendampingan selanjutnya mengenai pengolahan dan pemasaran hasil ternak yang nantinya dapat memberikan nilai tambah bagi usaha yang dijalankan oleh para kelompok ternak
PENDAMPINGAN KELOMPOK WANITA TANI ENTANG SALUYU DALAM BUDIDAYA AYAM BURAS PEDAGING DI DESA GURANTENG KABUPATEN TASIKMALAYA Nurul Frasiska; Novia Rahayu; Putri Dian Wulansari
Journal of Empowerment Community Vol. 3 No. 1 (2021): MARET 2021
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v3i1.620

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Entang Saluyu merupakan KWT yang bergerak dibidang Peternakan dan Pertanian. Komoditas yang dibudidaya adalah ayam buras dan komoditas sayuran rumah tangga dengan metode backyard farming. Kelompok ini baru berdiri selama 1 tahun dan masih perlu pendampingan untuk memperkuat kelompok serta meningkatkan pendapatan kelompok. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pendampingan kelompok dalam rangka mengembangkan potensi ternak lokal Ayam Buras di Kabupaten Tasikmalaya secara intensif melalui pendekatan budidaya ayam kampung pedaging. Kegiatan pengabdian ini meliputi: persiapan, pelaksanaan alih teknologi, penyuluhan tentang tatalaksana budidaya ayam kampung pedaging, tahap perencanaan budidaya ayam kampung pedaging, perhitungan biaya produksi, diskusi dan evaluasi. Hasil kegiatan ini adalah terdapat penambahan pengetahuan anggota KWT mengenai budidaya ayam kampung yang mampu meningkatkan pendapatan serta pemeliharaan yang lebih fokus dan terarah pada satu komoditas.
Diversifikasi Produk, Merek dan Implementasi E-Commerce Sebagai Pendorong Pemasaran Asosiasi Peternak Ayam Kampung Singaparna Indonesia (APAKSI) Rahwana, Kusuma Agdhi; Frasiska, Nurul; Fadilah, Mohammad Fazar; Nur Anisa, Rini; Wahyudi, Kiki; Anggraini, Sari Novi
Journal of Empowerment Community Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v7i2.2396

Abstract

Terbatasnya akses untuk memenuhi permintaan daging, yang hanya mampu menjangkau masyarakat dalam lingkup kecil serta belum ada diversifikasi produk yang dihasilkan selain karkas ayam kampung dan DOC (Daily Old Chick), membuat Asosiasi Peternak Ayam Kampung Singaparna Indonesia (APAKSI) sulit untuk berkembang. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh APAKSI dengan meningkatkan efisiensi pemeliharaan ayam, memperluas akses pasar, dan pengembangan produk. Program ini dirancang untuk membantu peternak ayam dalam mengoptimalkan pengelolaan pakan dengan memperkenalkan teknologi pakan fermentasi dan pembuatan pakan pellet, yang akan mengurangi biaya pakan dan meningkatkan produktivitas. Selain itu, program ini akan membantu peternak dalam diversifikasi produk, seperti produk olahan ayam, serta memperluas jangkauan pasar melalui pengemasan, pendaftaran merek, dan platform e-commerce. Program ini juga akan memberikan pelatihan tentang pengelolaan keuangan untuk membantu peternak memantau arus kas, mengontrol biaya, dan memastikan keberlanjutan usaha mereka. Hasil yang diharapkan termasuk peningkatan praktik budidaya ayam, pembuatan pakan mandiri, diversifikasi produk, akses pasar yang lebih luas, dan pengelolaan keuangan yang lebih baik. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi peternak dengan meningkatkan pendapatan mereka, mengurangi ketergantungan pada pakan komersial, dan menciptakan lapangan pekerjaan. Proyek ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, terutama Zero Hunger, dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional serta kesejahteraan ekonomi.