Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN MESIN PARUT KELAPA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN DESIGN FOR MANUFACTURING AND ASSEMBLY Iwan Eri Nuryanto; Widya Setiafindari
JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober : Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Inovasi
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jisi.v2i4.854

Abstract

Proses pemarutan kelapa secara manual Pada UMKM X dengan permintaan parutan kelapa sebanyak 30 biji/ hari yang di selesaikan dengan waktu 3 jam dirasa kurang mencukupi permintaan yang dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan membuat desain pemarut kelapa yang ideal, untuk mengetahui biaya dan untuk mengetahui keungulan mesin parut kelapa di banding alat parut yang sudah ada. Proses perancangan dimulai dengan identifikasi kebutuhan dan spesifikasi pengguna, pembuatan konsep desain awal. Kemudian dianalisis menggunakan prinsip DFMA untuk mengidentifikasi elemen yang tidak diperlukan, mengurangi jumlah komponen, serta memperbaiki tata letak untuk mempermudah proses perakitan. Hasil penelitian ini adalah desain alat parut kelapa yang telah di rancang dan analisa mengunakan metode Desain for Manufacturing and Assembly DFMA dapat memenuhi permintaan parutan kelapa yang di butuhkan oleh UMKM X, biaya perakitan setiap unit Alat parut kelapa memerlukan biaya Rp312.717, keungulan dari mesin parut kelapa yang di rancang dan di analisis menggunakan DFMA dibanding alat parut yang saat ini adalah kapasitas produksi lebih banyak dari sebelumnya, dimana untuk memarut 30 biji kelapa memerlukan waktu 3 jam, untuk saat ini bisa di selsaikan dalam waktu 1 jam Maka mengalami peningkatan produktifitas sebanyak 66,67%.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PT ANEKA ADHILOGAM KARYA MENGGUNAKAN METODE JUST IN TIME Yusuf Pratomo; Exsan Priadi; Satria Adi Pamungkas; Danu Fatrohim; Anfitra Akhsel Arya Putra Ramadhan; Widya Setiafindari
JURNAL ILMIAH RESEARCH AND DEVELOPMENT STUDENT Vol. 3 No. 1 (2025): Februari : Jurnal Ilmiah Research and Development Student
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jis.v3i1.1073

Abstract

PT Aneka Adhilogam Karya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengecoran logam. Pada bulan Januari sampai Agustus 2024, besi cor ulet mempunyai kelebihan persediaan sebesar 10.350 kg sehingga menyebabkan peningkatan biaya operasional seperti biaya penyimpanan, biaya listrik, dan pekerja gudang. Kelebihan persediaan ini akan membebani biaya penyimpanan sebesar Rp 100 juta. 31.213.272 untuk bahan pelindung yang tidak segera digunakan. Di sisi lain, terjadi kekurangan bahan baku besi cor sebanyak 17.626 kg sehingga memerlukan pemesanan ulang segera sehingga meningkatkan biaya pemesanan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat efisiensi biaya penyimpanan bahan baku melalui penerapan just in time pada PT Aneka Adhilogam Karya. Metode penelitian ini dilakukan secara just in time. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa metode JIT dapat menurunkan biaya persediaan secara keseluruhan secara signifikan dibandingkan dengan kebijakan perusahaan. Untuk bahan baku besi ulet penerapan metode JIT menghasilkan penurunan biaya sebesar Rp 2.106.812 atau 59,20%, dan untuk bahan baku besi cor penurunan biaya mencapai Rp 372.576 atau 77,06%. Secara keseluruhan efisiensi biaya yang dicapai dengan pendekatan JIT secara keseluruhan adalah sebesar Rp 2.479.388 dengan tingkat efisiensi sebesar 61,34%.
Analisis Resiko Keselamatan Kesehatan Kerja sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan dengan Menggunakan Metode Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control Agung Joko Prasetyo; Widya Setiafindari
Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jtmei.v4i1.4787

Abstract

PT MaduBaru PG/PS, a sugarcane agro-industry owned by the Sultanate of Ngayogyakarta Hadiningrat, faces a significant challenge in reducing workplace accidents. From January to September 2024, the company recorded 15 incidents, highlighting the need for a thorough analysis of potential hazards in its sugarcane processing operations. This study employs the HIRARC method (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control) to evaluate and address these risks. The hazards identified are categorized into low, medium, and high risks. Low-risk activities include kettle station work and rear factory cleaning tasks. Medium risks are found in kettle station cleaning, repair work, milling station operations, milling station cleaning, west DKS double work, and ash disposal site tasks. High-risk activities are primarily associated with Besali station operations. The main contributors to accidents are a lack of PPE usage, inadequate supervision, and non-compliance with SOPs, such as wearing non-standard footwear. The most dangerous incidents involve exposure to hot materials, which can be mitigated through the proper use of PPE. Enforcing SOP compliance and improving safety awareness are critical to reducing accidents. Strengthening safety measures and ensuring regular monitoring can help create a safer working environment at PT MaduBaru PG/PS.
Analysis of Work Posture at PT Kanugrahan Techno Engineering : Application of the REBA Method to Reduce MSDs Risk Ahmad Zada Hilmi Syifa; Nalan Adha Ilan Ilahi; A Dandi Setiawan; Egga Jerri Indri Saputri; Lulu Rahiba; Widya Setiafindari
International Journal of Mechanical, Industrial and Control Systems Engineering Vol. 2 No. 1 (2025): March :IJMICSE: International Journal of Mechanical, Industrial and Control Sys
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ijmicse.v2i1.167

Abstract

This study aims to analyze the musculoskeletal disorders (MSDs) risk of workers at PT Kanugrahan Techno Engineering involved in grinding activities using the REBA (Rapid Entire Body Assessment) method. The analysis results indicate that grinding activities 1 and 2 have a REBA score of 9, indicating a very high risk, while grinding activity 3 has the highest score of 10, indicating an extreme risk. Grinding activities 4 and 5 have a score of 7, indicating a moderate risk. To reduce these risks, ergonomic aids in the form of a table and chair were designed to support better posture. The production cost of one set of tools is Rp 710,966, with a total cost for 5 sets amounting to Rp 3,554,833.91. The implementation of ergonomic aids is expected to reduce MSDs risks, increase comfort and work efficiency, and improve worker productivity.
Analisis Kualitas Produk Crude Palm Oil Menggunakan Metode Seven Tools di PT DK Deni Kurniawan; Widya Setiafindari
Widya Teknik Vol. 21 No. 2 (2022): November
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v21i2.4525

Abstract

PT DK merupakan sebuah perusahaan agrobisnis yang memproduksi Crude Palm Oil. Permasalahan yang timbul di PT DK adalah permasalahan kualitas produknya yang masih mengalami kecacatan, yaitu masih tingginya kandungan asam lemak bebas, kadar air, dan kadar kotoran. Sehingga melewati standar yang ditentukan oleh perusahaan. Sampel yang di analisis pada bulan Juli sebanyak 297 sampel, didapatkan kandungan asam lemak bebas yang melebihi standar (≤ 3,5%) sebanyak 38 sampel, kandungan kadar air yang melebihi standar (≤ 0,15%) sebanyak 203 sampel, dan kadar kotoran yang melebihi standar (≤ 0,02%) sebanyak 181 sampel. Dikarenakan hal tersebut pihak perusahaan mengalami kerugian, karena kualitas yang buruk, produk memiliki nilai jual yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui permasalahan kualitas yang dihadapi oleh perusahaan, dan mengetahui faktor-faktor penyebab permasalahan pada kualitas produk di PT DK, yang kemudian dicari solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode analisis yang digunakan untuk melakukan penelitian ini yaitu metode Seven Tools, yaitu metode statistik yang menggunakan tujuh alat bantu dalam melakukan pengendalian kualitasnya, dan digunakan untuk mengukur tingkat kontrol kualitas produk yang dijalankan perusahaan. Dari hasil analisis didapatkan proporsi permasalahan kualitas pada produk Crude Palm Oil yang paling dominan terjadi pada bulan Juli 2022 adalah kecacatan kadar air sebesar 48%, kemudian kadar kotoran sebesar 43%, dan kadar asam lemak bebas sebesar 9%. Faktor-faktor penyebab kecacatan pada produk Crude Palm Oil adalah faktor manusia, mesin, material, lingkungan, dan metode kerja.
Analisis Pengendalian Kualitas Tempe Menggunakan Six Sigma-DMAIC Di UMKM Tempe Pak Dwi dan Her Natasya Dyah Maharani; Anisa Rahma Hakiki; Farah Yulvaniya; Rizky Saepulloh; Widya Setiafindari
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v1i20.1205

Abstract

UMKM Tempe Pak Dwi dan Her adalah usaha kecil menengah yang berfokus pada produksi tempe, berlokasi di Prenggan, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta. Berdiri sejak tahun 2012, UMKM ini memiliki kapasitas produksi sebesar 9.013 unit per bulan. Namun, perusahaan menghadapi tantangan berupa tingkat kecacatan produk yang mencapai 4,5%, yang menyebabkan kerugian waktu dan biaya karena produk cacat harus dibuang atau dikemas ulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis cacat, memberikan usulan perbaikan serta menenetukan alat pengendali cacat pada produksi tempe dengan menerapkan metode Six Sigma-DMAI (Define, Measure, Analyze, Improve). Hasil analisis menunjukkan bahwa cacat produksi disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kualitas kedelai yang tidak memenuhi standar, penyebaran ragi yang tidak merata, suhu penyimpanan yang tidak ideal, pengemasan manual yang kurang presisi, kerusakan pada mesin sealer, dan penggunaan bahan plastik berkualitas rendah. Rekomendasi perbaikan yang diajukan meliputi penggantian mesin tua, penggunaan mesin pengaduk ragi untuk memastikan penyebaran ragi yang merata, peningkatan kualitas bahan baku, penerapan standar operasional prosedur (SOP), dan pelaksanaan perawatan rutin pada peralatan.
Penerapan Metode Six Sigma dan Failure Mode Effect Analysis dalam Pengendalian Kualitas Produk Sarung Tangan Golf di CV Cahaya Setia Mulia Abadi Ahmad Luqmanul Farras; Widya Setiafindari
Jurnal Rekayasa Proses dan Industri Terapan Vol. 3 No. 2 (2025): Mei: Jurnal Rekayasa Proses dan Industri Terapan ( REPIT )
Publisher : Politeknik Kampar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59061/repit.v3i2.1098

Abstract

CV Cahaya Setia Mulia Abadi is a manufacturing industry that produces sports gloves made of leather and synthetic materials. The golf glove product of the Brance brand studied from January 9-29, 2025 had a high defect rate of 1135 units so that improvements needed to be made to reduce defects in its production. Quality control is carried out through the Six Sigma approach using stages and a number of methods such as SIPOC, P Control Chart, Fishbone Diagram, and 5W + 1H. The purpose of this method is to identify the type of product defect, find out the cause of the defect, and formulate appropriate improvement efforts. FMEA analysis is also applied to identify potential failures based on the highest RPN value. At the define stage, 4 types of defects are known to be processed using the CTQ diagram, namely open stitches, holes, damaged variations, and asymmetrical. The next stage is measure which produces a CL value of 0.04668, UCL 0.051, and LCL 0.04262. The analysis of the analyze stage shows that the source of defects comes from human factors, machines, methods, materials and the environment. The potential causes of defects were further analyzed through FMEA with the highest RPN of 168, with the type of open stitch defect. In the improve stage, a proposal for corrective actions was prepared for all factors. In the control stage, efforts were made to ensure that corrective actions could be implemented consistently and effectively.
PENERAPAN TIME SERIES DALAM PERAMALAN PENJUALAN AIR MINUM DALAM KEMASAN DI CV TIRTA SHAHADAH Diaz Arjun Annolu; Widya Setiafindari
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 2 No. 2 (2025): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v2i2.5830

Abstract

CV Tirta Shahadah adalah perusahaan yang memproduksi air mineral dengan ukuran seperti 120 ml, 220 ml, 330 ml, 600 ml, dan galon refill. Permasalahan yang dihadapi perusahaan adalah ketidakseimbangan antara persediaan dan permintaan, yang ditunjukkan dengan tingginya tingkat stockout sebanyak 443 dan overstock sebanyak 1818 selama periode 10 bulan, dari Juni 2024 hingga Maret 2025. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan peramalan penjualan untuk menentukan jumlah persediaan yang lebih optimal dengan menggunakan tiga metode yaitu Weighted Moving Average (WMA), Double Exponential Smoothing (DES), dan Trend Analysis. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa metode DES memberikan hasil paling akurat untuk kemasan 120 ml sebanyak 334 dus, dengan nilai MAPE sebesar 35.174%. Kemasan 220ml sebanyak 1200 dus, dengan nilai MAPE sebesar 14.34%. Kemasan 330ml sebanyak 1114 dus, dengan nilai MAPE sebesar 9.409%. Kemasan 600ml sebanyak 787 dus, dengan nilai MAPE sebesar 9.587%. Sementara untuk kemasan galon refill, metode Trend Analysis dengan peramalan sebanyak 272 unit dengan nilai MAPE sebesar 11.745%.
Analisis Pengendalian Kualitas Tempe Menggunakan Six Sigma-DMAIC Di UMKM Tempe Pak Dwi dan Her Natasya Dyah Maharani; Anisa Rahma Hakiki; Farah Yulvaniya; Rizky Saepulloh; Widya Setiafindari
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v1i20.1205

Abstract

UMKM Tempe Pak Dwi dan Her adalah usaha kecil menengah yang berfokus pada produksi tempe, berlokasi di Prenggan, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta. Berdiri sejak tahun 2012, UMKM ini memiliki kapasitas produksi sebesar 9.013 unit per bulan. Namun, perusahaan menghadapi tantangan berupa tingkat kecacatan produk yang mencapai 4,5%, yang menyebabkan kerugian waktu dan biaya karena produk cacat harus dibuang atau dikemas ulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis cacat, memberikan usulan perbaikan serta menenetukan alat pengendali cacat pada produksi tempe dengan menerapkan metode Six Sigma-DMAI (Define, Measure, Analyze, Improve). Hasil analisis menunjukkan bahwa cacat produksi disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kualitas kedelai yang tidak memenuhi standar, penyebaran ragi yang tidak merata, suhu penyimpanan yang tidak ideal, pengemasan manual yang kurang presisi, kerusakan pada mesin sealer, dan penggunaan bahan plastik berkualitas rendah. Rekomendasi perbaikan yang diajukan meliputi penggantian mesin tua, penggunaan mesin pengaduk ragi untuk memastikan penyebaran ragi yang merata, peningkatan kualitas bahan baku, penerapan standar operasional prosedur (SOP), dan pelaksanaan perawatan rutin pada peralatan.
Strategi Pengendalian Persediaan Bahan Baku: Analisis Komparatif Metode Continuous Review System (CRS) dan Periodic Review System (PRS) Salsabilla Kusumawardani; Widya Setiafindari
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v3i3.400

Abstract

PT XYZ adalah produsen kain yang menghadapi tantangan overstock bahan baku, khususnya benang, dengan kelebihan sebanyak 1.061 karung pada bulan Agustus. Studi ini bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen persediaan dan meminimalkan biaya persediaan melalui penerapan metode Continuous Review System (CRS) dan Periodic Review System (PRS). Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan metode CRS menghasilkan pengurangan biaya yang signifikan, dengan total biaya persediaan minimal sebesar Rp39.608.727.959,14 dan penghematan mencapai Rp675.848.300,86 atau 1,68%. Proyeksi biaya persediaan untuk tahun 2024 dengan metode ini adalah Rp39.628.147.841,77. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi industri tekstil dalam penerapan strategi pengendalian persediaan yang efisien.
Co-Authors A Dandi Setiawan Afwan Anggara Afwan Anggara Agung Joko Prasetyo Agustinus Andrie Prasetyo Ahmad Luqmanul Farras Ahmad Suhaimi Ahmad Zada Hilmi Syifa Aldi Yoga Pradana Alex Alfandianto Alex Alfandianto Alfiansyah Alfiansyah Anfitra Akhsel Arya Putra Ramadhan Angga Revoma Putra Anggi Riska Devi Anggi Riska Devi Anisa Rahma Hakiki Annisa Fitria Annisa Fitria Dandy Silva Dandy Silva Daniallabib Danu Fatrohim Deni Kurniawan Dewintari Meilin Sihombing Diaz Arjun Annolu Dicky Tri Sandyayuda Dicky Tri Sandyayuda Dika Aprian Fratama Dimas Ihza Mahendra Dwi Kurniawan Egga Jerri Indri Saputri Exsan Priadi Farah Yulvaniya Hanif Bima Al Farisi Hasbi Bachroni Hilman Adiatma Hilman Adiatma I Komang Dartawan Ibnu Afqah Arrauf Melian Iwan Eri Nuryanto Kuncoro Adhi Gautama Lulu Rahiba M. Septial Dafha Pratama Mardi Setyono Maria Eva Susanti Lelu Mella Wulandari Michael Arya Jostin Mohammad Faisal Nurfaizi, Mohammad Faisal Nurfaizi Muhammad Afif Rizqullah Muhammad Maulana Muhammad Nastain Nalan Adha Ilan Ilahi Nandar ismail Natasya Dyah Maharani Noviana Salsabila Nuzul Eky Fachrezy Okta Tri Wulandari Purwo Budi Utomo Putra, Angga Revoma R. Akhmad Zakaria Nur Alim Radhinal Sa’id Riginianto Rahmad Fauzi Rajif Sihab Rebecca Angelina Silaen Recha Anggardha Resa Aulia Febriansyah Reyhan Ardy Kurniyanto Riky Ardiyanto Rizki Afif Pratama Rizky Saepulloh Rizqi Nurrahman Tri Sutrisno Rofi Kurniawan Roni Andika Salsabilla Kusumawardani Satria Adi Pamungkas Syahrul Hidayatullah Thegar Gilang Rachmawan Thegar Gilang Rachmawan Virgianto Utama Wahyu Hadi Sutiyono Wahyu Hadi Sutiyono Winda Nur Oktaviana Yasin Ageng Prasetya Yohanes Anton Nugroho Yusuf Pratomo