Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PUISI SISWA MENGGUNAKAN METODE PROBLEM SOLVING KELAS VIIIC SMP KEMALA BHAYANGKARI Swandi CA, Yosepianus; Priyadi, Totok; Salem, Laurensius
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 7, No 2 (2018): Februari (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This research is in the beckground of this weaknes of student skill SMP Kemala Bhayangkari river in reading poetry.The type of research used is classroom action research (PTK) which has been done in two cyles. Qualitative research from and descriptive methods.The data source of this research is planning execution, observation and result of poetry reading.The technique which carried out in this research is obtained from that research average value of student learning result at pretes with average 19,80.Results of student in cyle I the use of problem solving method has inceased with an average of 76,15 the value of cyle pad II with an average79,23 based on the results of reding the poetry of studens.From cyle I to cyle II also increased. Keywords:Read poetry problem solving method
ANALISIS WACANA KRITIS KUMPULAN SURAT R.A. KARTINI “HABIS GELAP TERBITLAH TERANG” TERJEMAHAN ARMIJN PANE Kurniawati, .; Priyadi, Totok; Saman, Sisilya
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk pendeskripsian pesan dan makna yang terkandung pada kumpulan surat R.A. Kartini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif bentuk kualitatif dengan pendekatan wacana kritis. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku kumpulan surat R.A. Kartini “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Alat pengumpul data utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen kunci . Berdasarkan hasil analisis data, maka dihasilkan simpulan sebagai berikut: 1) Aspek superstruktur meliputi alur, tokoh dan penokohan, latar tempat, waktu, dan suasana . 2) aspek makro meliputi tema yang menceritakan perjuangan R.A. Kartini dalam meraih cita-cita lewat surat yang ia tulis . 3) Aspek mikro yang meliputi aspek semantik, sintaksis, dan retorika. Kata kunci:  superstruktur, makro, mikro, surat-surat R.A. Kartini.   Abstract: This study aimed to delineate the message and meaning contained in a collection of letters R. A. Kartini. The research method used is a form of qualitative descriptive method with the approach of critical discourse. Sources of data in this study is a book of collected letters R. A. Kartini "Out of darkness to light". The main data collection tool in this study is the researchers themselves as a key instrument. Based on the analysis of data, it generated the following conclusions: 1) Aspects of the superstructure include plots, characters and characterizations, setting the place, time, and atmosphere. 2) macro aspects include themes that tells the struggle of R. A.  Kartini in achieving goals in a letter that he wrote. 3) micro aspect which includes aspects of semantics, syntax, and rhetoric.   Key words: supersturucture, macro, micro, R.A. Kartini’s letters.
ANALISIS STRUKTUR ALUR DALAM NOVEL PERGOLAKAN KARYA WILDAN YATIM Riyadi, Ifan; Priyadi, Totok; Seli, Sesilia
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 6, No 2 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini difokuskan untuk mendeskripsikan struktur alur yang terdapat dalam novel Pergolakan karya Wildan Yatim  dan pengimplementasian pembelajaran struktur alur yang terdapat  pada novel Pergolakan karya Wildan Yatim terhadap mata pelajaran bahasa Indonesia di sekolah.. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, bentuk penelitian ini adalah kualitatif, dan menggunakan pendekatan struktural. Data berupa kalimat yang berhubungan dengan masalah yang diteliti yaitu unsur-unsur alur. Sumber data secara tidak langsung adalah penulis novel Pergolakan karya Wildan Yatim. Teknik yang digunakan adalah teknik studi dokumenter. Analisis yang dilakukan peneliti adalah mengenai: pertama, pengenalan situasi cerita (exsposition). Kedua, pengungkapan peristiwa (complitation). Ketiga, menuju pada adanya konflik (rising action). Keempat, puncak konflik (turning point). Kelima, penyelesaian (ending). Penelitian ini dapat diterapkan sebagai materi ajar dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah tingkat SMA kelas XII semester satu. Khususnya materi alur dalam novel. Kata Kunci: analisis, struktur alur, novel. Abstract: The aims of this research is to describe the plot structure who containe in the novel Pergolakan by Wildan Yatim and implemented in learning Bahasa Indonesia subject. The research used descriptive method,  with qualitative form, and used a structural approach. The Data in this research is relate to the issues ecamined are the element of the plot. The data resource is indirectly on writer of novel Pergolakan by Wildan Yatim. The data technique is documentary study. The results of this research, as follow: first, introduction the story situation (exsposition). Second, disclosure of events (complitation). Third, leading to a conflict (rising action). Fourth, the height of the conflict (the turning point). Fifth, the completion (ending). This research will be applied as a teaching material in Indonesian language subject at high schools XII class one semester. Especially the material plot in a novel. Keywords: analysis, plot structure, novel.
STRUKTUR NOVEL BIDADARI-BIDADARI SURGA KARYA TERE LIYE Mareta, Eva; Priyadi, Totok; Seli, Sesilia
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tokoh dan penokohan, alur, latar, gaya bahasa, sudut pandang, tema dan amanat pada novel BBS karya Tere Liye. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif, bentuk kualitatif dan pendekatan struktural. Berdasarkan analisis data, maka disimpulkan hasil sebagai berikut:1) Tokoh utama dalam novel Bidadari-Bidadari Surga karya Tere Liye adalah Laisa, tokoh tambahan adalah Mamak, Babak, Dalimunte, Ikanuri, Wibisana, Yashinta, Wak Burhan, Cie Hui, Wulan, Jasmine, dan Goughsky. 2) Alur yang meliputi situation Mamak mengirim SMS kepada anak-anaknya tentang keadaan Laisa yang sakit parah, generating circumstances yaitu Dalimunte, Ikanuri, Wibisana, dan Yashinta beranjak dewasa, masa kecil terus membayangi mereka, climax yaitu Kak Laisa yang belum menikah harus dilintas oleh Dalimunte dan adik-adiknya, Denouement yaitu Dalimunte akhirnya menikah setelah dipaksa Kak Laisa. 3) Latar terdiri dari tiga bagian, yaitu latar tempat yang terbagi tiga puluh satu latar, latar waktu yang terbagi dua puluh tujuh latar, dan latar sosial yaitu sebuah aib di Lembah Lahambay jika seorang gadis yang belum menikah di usia di atas dua puluh tahun. 4) Gaya Bahasa yaitu gaya bahasa perbandingan, pertentangan, dan penegasan. 5) Sudut Pandang orang ketiga dia mahatahu dan sudut pandang aku tokoh tambahan. 6) Tema yaitu pengorbanan tulus seorang kakak demi masa depan adik-adiknya. 7) Amanat yaitu hidup ini harus dijalani dengan penuh keikhlasan dan dipenuhi rasa syukur atas semua yang diberikan Tuhan. Kata kunci: Struktur, Unsur Intrinsik, Novel Abstract: The aim of this research to describe the character and characterization, plot, setting, style of language, point of view, the theme and the message of the novel Bidadari-Bidadari Surga works Tere Liye. Method in this research is descriptive, qualitative form of and structural approaches. Based on data analysis, it was concluded the following results: 1) The main character in the novel BBS works Tere Liye is Laisa, additional character is Mamak, Babak, Dalimunte, Ikanuri, Wibisana, Yashinta, Wak Burhan, Cie Hui, Wulan, Jasmine, and Goughsky. 2) The flow that includes the situation Mamak send SMS to their children about the state Laisa terminally ill, generating c?rcumstances is Dalimunte, Ikanuri, Wibisana, and Yashinta growing up, childhood continues to haunt them, the climax Laisa unmarried should in across by Dalimunte and her sisters, the denouement Dalimunte finally married after a forced of Laisa. 3) Structure consists of three parts, that is setting a background divided into thirty-one, setting the divided time twenty-seven background, and social background are a disgrace in the Valley Lahambay if an unmarried girl at the age of twenty years. 4) the language style comparisons stylistic, conflict, and affirmation. 5) Viewpoint third person "he" omniscient and point of view "I" additional figures. 6) Theme is a genuine sacrifice for the sake of future brother-younger sister. 7) Mandate that life should be lived with sincerity and full of gratitude for all God-given. Keyword: Structure, Intrinsic Elements, Novel
MAJAS METAFORA PADA KUMPULAN SAJAK CHAIRIL ANWAR AKU INI BINATANG JALANG Rachman, Abdul; Effendy, Chairil; Priyadi, Totok
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 6 (2013): Juni 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk pembelajaran sastra khususnya majas metafora. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan semiotik. Sumber data dalam penelitian ini adalah 13 puisi Chairil Anwar dalam kumpulan sajak Aku Ini Binatang Jalang. Alat pengumpul data utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen kunci. Hasil penelitian terhadap majas metafora dalam kumpulan sajak Aku Ini Binatang Jalang ditemukan beberapa hal yang berkenaan dengan unsur batin seperti makna yang terdapat dalam tiap bait puisi dan puisi secara keseluruhan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulka: 1) Analisis ini membantu pelajar menemukan penggunaan majas metafora pada kumpulan sajak Chairil Anwar; 2) masukan bagi guru bahasa Indonesia untuk memilih karya sastra sebagai bahan ajar yang berhubungan dengan penggunaan majas metafora dalam rangka untuk melihat pemahaman siswa tentang makna 13 puisi dari kumpulan Aku Ini Binatang Jalang; 3) membantu mahasiswa mencari referensi yang berhubungan dengan gaya bahasa atau majas metafora. Kata kunci : Puisi, majas metafora Abstract: This study aimed to general description of literature study, especially metaphor. The research was conducted using qualitative description method. The approach used in this study is semiotic approach. Source of data in this study are thirteen poetries of Aku Ini Binatang Jalang collection. This study used documentary technique and the main instrument is a researcher. The results the study about metaphor in the poetries of Aku Ini Binatang Jalang collection as this follows. Founded some things have a connected with spiritual substance like a senses in a parts of verse poetries in universal meaning. Based on the result of data analysis, it generates the following conclusions:1. This analysis to helping students found useless metaphor in the poetries of Aku Ini Binatang Jalang coleection; 2) Advice for a teacher to choose the literature to be the matery that connected with an useless metaphor to show the feel of students to undesrstanding of meaning from thirteen poetries of Aku Ini Binatang Jalang. To help students looking for the others matery who connected with style language or metaphor. Keywords: poetry, metapho
STRUKTUR DAN MAKNA MANTRA BEKUMPANG SASTRA LISAN DAYAK KANTUK Wardani, Yuliana; Priyadi, Totok; Sanulita, Henny
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi keinginan untuk menemukan struktur mantra dalam mantra bekumpang suku Dayak Kantuk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk kualitatif. Hasil penelitian yaitu, 1) diksi yang terdapat dalam mantra Bekumpang menggunakan kata umum (muang, ditimang, ketanah) dan kata khusus (mambang, pentik, mimpi rejang) 2) imajinasi dalam mantra bekumpang menggunakan imajinasi visual (kumpang silih ganti) dan imajinasi taktil (betang nyak dah tuyang, tubuh gemuk melimpuk) 3) makna dalam mantra ini adalah makna religius, makna sosial, dan makna budaya. Pengimplementasian hasil penelitian dalam pembelajaran yaitu dilihat dari aspek kurikulum 2013, penulis menjadikan mantra bekumpang sebagai satu di antara pelajaran tambahan (muatan lokal) di SMA Negeri 1 Seberuang. Kata kunci: struktur, makna , mantra bekumpang, Dayak Kantuk Abstract: This research is done because researcher is eager to know about structure that sets up bekumpang (a spell of Kantuk Dayaknese). Method which is used in this research is descriptive method with qualitative form. The result is as follow; 1) diction in Bekumpang is main words (muang, ditimang, ketanah) and specific words (mambang, pentik, mimpi rejang) 2) imagination in bekumpang is visual imagination (kumpang silih ganti) dan tactile imagination (betang nyak dah tuyang, tubuh gemuk melimpuk) 3) meaning in this spell are spiritual meaning, social meaning, and cultural meaning. Implementation of this research can be seen in 2013 curriculum aspect; researcher can use Bekumpang as one of extra course (teaching local contenct) in Seberuang Senior High School (SMAN 1 Seberuang). Keywords: structure, meaning, bekumpang, Kantuk Dayaknese
VARIASI LEKSIKAL DALAM BAHASA DAYAK DI KABUPATEN KETAPANG Rianti, Lusia Tania Lisa; Patriantoro, Patriantoro; Seli, Sesilia; Priyadi, Totok; Saman, Sisilya
Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Vol 8, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jurnalkpk.v8i2.71129

Abstract

This study aims to describe lexical variations in the Dayak language in Ketapang regency.   The Dayak languages referred to are Kayong Dayak, Gerunggang Dayak, Left Pesaguan Dayak, and Upper Pesaguan Dayak. This research resulted in differences in the lexical variations of the Dayak language found in the Districts of Nanga Tayap, Pemahan, and Tumbang Titi. The problem in this study, namely how are lexical variations, mapping in the Dayak language, and semester lesson plans in morphology courses in the Indonesian Language Education strata 1 program. The method used is descriptive, listening, and proficient in the form of qualitative and quantitative research. The data sources in this study include four Dayak languages. Data collection techniques, namely tapping techniques, engaging listening techniques, recording, note-taking, fishing, and conversing techniques. The tool used in this research is a list of questions that contain 537 glosses. Based on the results of the data in this study, 209 lexical variations were found from 537 lists of questions asked. There are 209 maps containing lexical data. The map contains lexical glossal data with a symbol system. The level of language variation between observation points found in the Dayak language is different speech, different sub-dialects and different dialects. Semester lesson plans in morphology courses in the Indonesian Language Education strata 1 program.
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA NOVEL MADRASAH GEMURUH OMBAK KARYA ARINI HIDAJATI Islami, Serliana Ekawati; Priyadi, Totok; Salem, Laurensius
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 13, No 12 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppk.v11i12.60250

Abstract