Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Penyusunan Standar Prosedur Operasi Produksi Berdasarkan CPPB-IRT dan WISE Pada Industri Rumah Tangga Aneka Snack 3E Elsa Ayu Lestari; Totok Pujianto; Roni Kastaman
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 12 No. 2 (2022): VOLUME 12 NO 2 JULI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jti.v12i2.15642

Abstract

Intisari— Mutu merupakan salah satu hal penting yang harus di tingkatkan dan dijaga agar produsen dapat bersaing dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Aneka Snack 3E sebagai salah satu Industri Rumah Tangga yang memproduksi keripik pisang dan keripik bawang perlu meningkatkan dan menjaga mutu produk agar mampu bersaing dengan kompetitor. Akan tetapi, pengendalian mutu di Aneka Snack 3E tidak terkontrol dengan baik karena belum memiliki SOP (Standar Prosedur Operasi) Produksi. Penelitian ini dilakukan untuk menyusun dan menerapkan SOP Produksi yang memuat alternatif solusi dari perbaikan mutu Aneka Snack 3E. Penyusunan SOP dilakukan berdasarkan persyaratan CPPB-IRT (Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga) dan WISE (Work Improvement in Small Enterprises) dengan menggunakan siklus DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve and Control) sebagai metode continuous quality improvement yang dapat memecahkan masalah sampai ke akar masalah. Berdasarkan hasil identifikasi ditemukan adanya 31 penyimpangan proses produksi terhadap persyaratan CPPB-IRT dan WISE. Penyebab dari penyimpangan tersebut dianalis dan menghasilkan 33 dokumen yang disusun sebagai solusi dari penyimpangan yang ditemukan. Dokumen tersebut terdiri 12 Prosedur Kerja, 13 Instruksi Kerja, dan 8 Formulir. Hasil evaluasi menunjukan bahwa seluruh dokumen dapat diimplementasikan dengan baik oleh seluruh karyawan sehingga dengan persetujuan dari Pemilik Aneka Snack 3E dokumen tersebut ditetapkan menjadi SOP Produksi yang harus diawasi dan dilaksanakan oleh pihak Aneka Snack 3E. Abstract— Quality is one of many important aspects that need to be improved and maintained to make sure manufacturers have competitive advantage to meet consumer’s needs. Aneka Snack 3E as a home industry that produce banana and onion chips needs to improve and keep the product quality to be able to compete with other competitor. However, quality control system at Aneka Snack 3E is uncontrolled because the company does not have Standart Operating Procedure (SOP). This research conducted to arrange and implement production’s SOP which include alternative solution from quality improvement of Aneka Snack 3E. The SOP was arranged based on CPPB-IRT (Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga) and WISE (Work Improvement in Small Enterprises) with DMAIC DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve and Control) cycle as continoues quality improvement method to solve problems to the root. This research identified 31 deviations within production process to CPPB-IRT and Wise. Every causes of those deviations was analyzed and resulting 33 documents to solve the problems. Those documents contain 12 work procedures, 13 work instructions, and 8 forms. Evaluation result shows that every document could be implemented by every employee, and with permission of Aneka Snack 3E’s owner, those documents is set to become production’s SOP that needed to be supervised and implemented by Aneka Snack 3E.
Perancangan Desain Kemasan Colenak Murdi Putra Menggunakan Metode Design Thinking Boy Sohmo Banurea; Totok Pujianto; Selly Harnesa Putri
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 13 No. 1 (2023): VOLUME 13 NO 1 MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jti.v13i1.17514

Abstract

Intisari— Kemasan mempunyai peran yang sangat penting dalam pemasaran sebuah produk. Colenak Murdi Putra merupakan salah satu UMKM di bidang pangan yang belum memperhatikan desain kemasan produknya dari segi daya tarik visual dan daya tarik fungsional yang mengakibatkan kurangnya minat konsumen di pasaran, sehingga perlu dilakukan perancangan ulang desain kemasannya. Oleh karena itu dilakukan penelitian perancangan kemasan yang dilakukan di Jalan Raya Cibiru Nomor 3, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dari bulan April 2022 hingga bulan September 2022. Perancangan kemasan ini menggunakan metode Design thinking, dengan tahapan emphatize, define, ideate, prototype, test, prototype II dan test II. Terdapat beberapa pendekatan dalam pelaksanaan penelitian ini, meliputi Participatory Action Research (PAR), Focus Group Discussion (FGD), juga penggunaan tools Empathy Map, Customer journey, dan Value Proposition Canvas. Melalui beberapa metode dan pendekatan tersebut ditemukan perancangan desain kemasan colenak yang baru yang memiliki daya tarik visual dan fungsional. Hasil dari penelitian ini adalah konsumen lebih menyukai kemasan yang menggunakan bahan plastik Polyethylene Terephthalate (PET) dengan bentuk rice bowl dan terdapat label kemasan yang dikelilingi seperti ikat pinggang ke kemasan disertai dengan informasi mengenai produk karena dinilai lebih praktis untuk dibawa, tidak mudah bocor, serta desain kemasannya lebih menarik dari kemasan sebelumnya. Abstract— Packaging has a very important role in marketing a product. Colenak Murdi Putra is one of the UMKM in the food sector that has not paid attention to the packaging design of its products in terms of visual appeal and functional appeal which results in a lack of consumer interest in the market, so it is necessary to redesign the packaging design. Therefore, packaging design research was carried out on Jalan Raya Cibiru Number 3, Bandung Regency, West Java from April 2022 to September 2022. The packaging design used the Design thinking method, with the stages of empathizing, defining, ideating, prototyping, testing, prototyping II, and testing II. There are several approaches in carrying out this research, including Participatory Action Research (PAR), Focus Group Discussion, as well as the use of an Empathy Map, Customer journey, and Value Proposition Canvas tools. Through these several methods and approaches, a new colenak packaging design was found that has visual and functional appeal. The results of this study are consumers prefer packaging that uses plastic Polyethylene Terephthalate (PET) material in the shape of a rice bowl and there is a packaging label that is surrounded by a belt the packaging is accompanied by information about the product because it is considered more practical to carry, not easy to leak, and the packaging design is more attractive than the packaging. previous packaging.