Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Agresivitas siswa ditinjau berdasarkan iklim sekolah dan keyakinan normatif mengenai agresi Siti Khumaidatul Umaroh
Jurnal Ecopsy Vol 4, No 1 (2017): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.246 KB) | DOI: 10.20527/ecopsy.v4i1.3411

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk melihat peran iklim sekolah dan keyakinan normatif mengenai agresi terhadap agresivitas siswa di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, dan menggunakan teknik pengambilan sampel berupa multistage random sampling dan melibatkan 471 siswa SMA dan sederajat. Data penelitian dikumpulkan menggunakan tiga jenis skala untuk mengukur agresivitas, iklim sekolah, dan keyakinan normatif mengenai agresi. Hipotesis penelitian diuji menggunakan regresi linier berganda yang menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara iklim sekolah dan keyakinan normatif mengenai agresi terhadap agresivitas siswa. Menurut hasil uji parsial terlihat bahwa keyakinan normatif mengenai agresi berperan lebih besar terhadap agresivitas siswa dibandingkan dengan iklim sekolah.Kata Kunci: Agresivitas, Iklim Sekolah, Keyakinan Normatif, Siswa ABSTRACTThe purpose of this study is to look at the role of school climate and normative beliefs about aggression against the aggressiveness of the students in the school. This study uses a quantitative approach with survey methods, and the use of sampling techniques such as multistage random sampling and involve 471 senior high school students. Data were collected using three types of scales to measure aggressiveness, school climate, and normative beliefs about aggression. The hypothesis was tested using multiple linear regression showed that there is significant relationship between school climate and normative beliefs about aggression against the aggressiveness of the students. According to the partial test results shown that keyakina normative acts of aggression against the aggressiveness of students greater than the school climate.Keyword: Agresiveness, School Climate, Normative Belief
Peran Regulasi Diri dalam Belajar terhadap Prokrastinasi Akademik pada Siswa Madrasah Tsanawiyah Yoga Achmad Ramadhan; Rio Adi Nugroho; Siti Khumaidatul Umaroh; Silvia Eka Mariskha
Jurnal Psikologi Integratif Vol 11, No 1 (2023): Psikologi Integratif
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpsi.v11i1.2757

Abstract

Academic procrastination is a detrimental behavior, including in the context of students at Madrasah Tsanawiyah. This study aims to analyze the role of self-regulated learning towards academic procrastination in Madrasah Tsanawiyah students. The study population was students from class VII to class IX at Madrasah Tsanawiyah IB, totaling 215 students consisting of 111 male students and 104 female students. Determination of research samples using cluster random sampling technique and obtained a sample of 140 students. The research data was obtained using a self-regulation scale in learning with a reliability value of 0.899 and an academic procrastination scale with a reliability value of 0.903. Simple linear regression was chosen as the research data analysis. Based on the results of the analysis it is known that self-regulation in learning is negatively related to academic procrastination with a regression coefficient of -0.817 with a value of p = 0.000 (p <0.05). The role of self-regulation in learning towards academic procrastination is shown by the R-Square of 0.421, meaning that the variable of self-regulated learning plays a role of 42.1% on the variable of academic procrastination. Prokrastinasi akademik merupakan perilaku yang merugikan, tidak terkecuali dalam konteks siswa di Madrasah Tsanawiyah. Penelitian ini bertujuan untuk emnganalisis peran regulasi diri dalam belajar terhadap prokrastinasi akademik pada siswa Madrasah Tsanawiyah. Populasi penelitian adalah para siswa kelas VII sampai dengan kelas IX Madrasah Tsanawiyah, berjumlah 215 orang yang terdiri dari 111 orang siswa laki-laki dan 104 orang siswa perempuan. Penetapan sampel penelitian menggunakan teknik cluster random sampling dan didapatkan sampel sebanyak 140 siswa. Data penelitian diperoleh menggunakan skala regulasi diri dalam belajar dengan nilai reliabilitas sebesar 0,899 dan skala prokrastinasi akademik dengan nilai reliabilitas sebesar 0,903. Regresi linier sederhana dipilih sebagai analisis data penelitian. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa regulasi diri dalam belajar berhubungan negative dengan prokrastinasi akademik dengan koefisien regresi sebesar -0,817 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Peran regulasi diri dalam belajar terhadap prokrastinasi akademik ditunjukkan R-Square sebesar 0,421, bermakna variabel regulasi diri dalam belajar berperan sebesar 42,1% terhadap variabel prokrastinasi akademik.
PERAN IKLIM SEKOLAH TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS SISWA FULLDAY SCHOOL SMP-IT X DI SAMARINDA Siti Khumaidatul Umaroh; Silvia Eka Mariskha; Masithah Masithah; Elma Arnelita
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v6i1.6818

Abstract

Sekolah Islam terpadu dengan sistem fullday school akhir-akhir ini menjadi salah satu alternatif pendidikan swasta berbasis agama yang banyak diminati di Indonesia. Lembaga ini juga terbukti mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berkarakter baik. Perasaan positif terhadap lingkungan sekolah berkaitan erat dengan kesejahteraan psikologis siswa, yang termanifestasi dalam berbagai bentuk perilaku terutama kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris peran iklim sekolah dalam memprediksi kesejahteraan psikologis siswa dengan sistem fullday school. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 172 siswa dari SMP-IT X Samarinda, dengan rentang usia antara 11-15 tahun. Pengumpulan data penelitian menggunakan dua jenis skala psikologi yang valid dan reliable. Variabel kesejahteraan psikologi siswa diukur menggunakan skala Kesejahteraan Psikologis Remaja Indonesia, sedangkan variabel iklim sekolah diukur menggunakan skala Iklim Sekolah. Data penelitian dianalisis  menggunakan metode regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim sekolah berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan psikologis siswa dengan koefisien regresi sebesar 0,179 (p < 0,05). Hal ini berarti bahwa variabel iklim sekolah berkontribusi dalam memprediksi tingkat kesejahteraan psikologis siswa sebesar 17,9%.
PERAN IKLIM SEKOLAH TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS SISWA FULLDAY SCHOOL SMP-IT X DI SAMARINDA Siti Khumaidatul Umaroh; Silvia Eka Mariskha; Masithah Masithah; Elma Arnelita
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v6i1.6818

Abstract

Sekolah Islam terpadu dengan sistem fullday school akhir-akhir ini menjadi salah satu alternatif pendidikan swasta berbasis agama yang banyak diminati di Indonesia. Lembaga ini juga terbukti mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berkarakter baik. Perasaan positif terhadap lingkungan sekolah berkaitan erat dengan kesejahteraan psikologis siswa, yang termanifestasi dalam berbagai bentuk perilaku terutama kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris peran iklim sekolah dalam memprediksi kesejahteraan psikologis siswa dengan sistem fullday school. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 172 siswa dari SMP-IT X Samarinda, dengan rentang usia antara 11-15 tahun. Pengumpulan data penelitian menggunakan dua jenis skala psikologi yang valid dan reliable. Variabel kesejahteraan psikologi siswa diukur menggunakan skala Kesejahteraan Psikologis Remaja Indonesia, sedangkan variabel iklim sekolah diukur menggunakan skala Iklim Sekolah. Data penelitian dianalisis  menggunakan metode regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim sekolah berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan psikologis siswa dengan koefisien regresi sebesar 0,179 (p < 0,05). Hal ini berarti bahwa variabel iklim sekolah berkontribusi dalam memprediksi tingkat kesejahteraan psikologis siswa sebesar 17,9%.
Membangun Pikiran Dan Emosi Positif Melalui Gerak Tubuh Dalam Mewujudkan Pendidik Paud Yang Tangguh Dan Profesional Umaroh, Siti Khumaidatul; Andriani, Iin; Addzahrah, Niya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Lamin Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki posisi yang krusial dalam perkembangan manusia. Pendidikan yang diberikan secara tepat pada usia dini (0-6 tahun) dapat menentukan keberhasilan proses pendidikan dan tumbuh kembang anak di masa selanjutnya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman guru PAUD tentang pentingnya mengenal emosi, cara meregulasinya dan hubungannya dengan kesehatan mental. Sasaran kegiatan ini adalah guru (pendidik) PAUD yang tergabung dalam HIMPAUDI wilayah Penajam Paser Utara Kalimantan Timur. Metode yang digunakan berupa psikoedukasi dalam bentuk seminar pendidikan disertai dengan diskusi dan tanya jawab. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada guru yang memiliki skor kesehatan mental rendah, 69,5% peserta kegiatan tersebut memiliki skor kesehatan mental yang tinggi. Kesehatan mental guru perlu menjadi perhatian bersama mengingat masih banyak guru yang menyatakan bahwa kesejahteraan finansial mereka terbilang rendah.  Dalam pengukuran ini juga diketahui bahwa guru dengan latar belakang pendidikan Non- PAUD memiliki skor kesehatan mental yang lebih tinggi dibandingkan dengan tiga kelompok latar belakang pendidikan lainnya.
Finding Psychological Well-Being: The Role of Parental Gratitude in Raising Children with Autism at SLB X Samarinda Purbasetya, Abdha; Umaroh, Siti Khumaidatul; Mariska, Silvia Eka
Jurnal Psikologi Terapan Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpt.v7i1.17986

Abstract

The birth of a child with developmental disorders, such as autism, presents a significant challenge for parents. This study aims to examine the effect of gratitude on psychological well-being of parents with autistic children. Psychological well-being refers to aspects of self-acceptance, positive relationships with others, life purpose, personal growth, and autonomy. The study used a quantitative approach with a correlational design, with a sample of 61 parents of autistic children from SLB X Samarinda City. Data were collected through questionnaires consisting of two scales: Psychological Well-being and Gratitude, analyzed using simple regression. The results showed that gratitude significantly influenced psychological well-being, explaining 38.1% of the variability in psychological well-being. The higher the level of gratitude, the better the psychological well-being of the parents. These findings support the theory that gratitude plays a crucial role in enhancing psychological well-being. The study suggests that gratitude-based interventions be applied to improve the psychological well-being of parents with autistic children, and as a foundation for developing more effective psychological support programs.
OPTIMALISASI REGULASI BELAJAR UNTUK MENGATASI ACADEMIC BURNOUT PADA SISWA SMA X KOTA SAMARINDA Siti Khumaidatul Umaroh; Yoga Achmad Ramadhan
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v8i1.3890

Abstract

Academic burnout menjadi tantangan yang semakin serius dan terjadi hampir di semua lembaga pendidikan. Kondisi ini terjadi secara persisten yang dipengaruhi oleh berbagai faktor baik internal maupun eksternal, dan diprediksi mampu menurunkan minat dan prestasi belajar siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan regulasi belajar pada siswa SMA Negeri X di Kota Samarinda sebagai upaya preventif dan rehabilitatif terhadap gejala academic burnout. Melalui pendekatan yang partisipatif, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pelatihan dan bimbingan mengenai strategi pengaturan belajar yang efektif, mencakup manajemen waktu, pengembangan motivasi internal sebagai upaya menangani academic burnout. Secara umum kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang menggunakan metode edukasi yang bersifat preventif, agar siswa dapat mengembangkan kemampuan mengelola beban akademik secara mandiri, meningkatkan ketahanan mental, serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan akademik di sekolah. Program ini juga mengevaluasi efektivitas pendekatan regulasi belajar melalui survei dan wawancara sebelum dan sesudah kegiatan, untuk mengukur dampak terhadap penurunan gejala burnout. Survei pasca kegiatan menunjukkan bahwa terdapat 96,2 % peserta yang menyatakan bahwa program edukasi yang dilakukan memiliki manfaat positif bagi mereka. Melalui kegiatan ini, peserta memahami konsep dan cara melakukan regulasi diri dalam belajar
Motivasi Belajar dan Self Regulated Learning pada Mahasiswa dengan Sistem Pembelajaran Jarak Jauh Tsusayya, Tasya Dhiya; Umaroh, Siti Khumaidatul; Imawati, Diana
Jurnal Psikologi Terapan Vol 4 No 1 (2021): Juli
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpt.v4i1.9368

Abstract

This study aims to measure the effect of learning motivation on self regulated learning in the students of School Teacher Education who study remotely at the UPBJJ Samarinda Open University. This study used the Assessing Academic Self Regulated Learning Measurement Scale and the Learning Motivation Measurement Scale. This study involved 56 male students respondents and 236 female students respondent. Determination of the sample using proportional random sampling technique. The research data were analyzed using simple regression analysis techniques. The result revealed that the effect of learning motivation on self regulated learning shows that there is a positive effect of learning motivation on the self-regulated learning in students of School Teacher Education by a value of 𝑅2 41,1% with a significance value of 0,000 (P <0,05). This study recommends the importance of increasing learning motivation in students of School Teacher Education which can increase self regulated learning particularly in distance learning program.
PENGARUH EFIKASI DIRI DAN KONTROL DIRI TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 SAMARINDA Wulandari, Mita; Umaroh, siti Khumaidatul; Mariskha, Silvia Eka
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v3i1.4808

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui secara empiris pengaruh self efficacydan self control  terhadap prokrastinasi akademik. Penelitian ini melibatkan 320 mahasiswa di Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. Penetapan sampel penelitian menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data penelitian diperoleh menggunakan tiga jenis skala yaitu self efficacy, self control dan prokrastinasi akademik. Data penelitian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa self efficacydan self control berpengaruh negatif terhadap prokrastinasi akademik dengan nilai sig = 0,000 < 0,05. Pengaruh self efficacydan self control terhadap prokrastinasi akademik ditunjukkan oleh nilai R² sebesar 0,400, yang berarti bahwa variasi prokrastinasi akademik dipengaruhi oleh variabel self efficacydan self control sebesar 40%. Dalam hal ini self efficacymempengaruhi prokrastinasi akademik sebesar 24,9% sementara self control mempengaruhi prokrastinasi akademik sebesar 15,1%.
Hubungan Antara Psychological Well-Being dengan Engagement Learning pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Manajemen di Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda Fikriansyah, Muhammad; Ramadhan, Yoga Achmad; Umaroh, Siti Khumaidatul
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i3.1148

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara psychological well-being dengan engagement learning pada mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis jurusan manajemen universitas 17 agustus 1945 samarinda. Penelitian ini melibatkan 99 mahasiswa semester 6 di Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-probability dengan teknik sampling jenuh. Data penelitian diperoleh menggunakan 2 jenis skala yaitu skala psychological well-being dan skala engagement learning. Data penelitian ini mengguakan teknik analisis regresi linier sederhana dengan menggunakan program SPSS 20 for windows. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan adanya hubungan hasil pengujian hipotesis menunjukkan adanya kesejahteraan psikologis siswa dan tingkat keterlibatan belajar mereka memiliki korelasi positif yang signifikan. Koefisien korelasi sebesar 0,834 dan tingkat signifikansi (sig) sebesar 0,000 (p < 0,05) mendukung hal ini. Ini menunjukkan bahwa keterlibatan belajar siswa meningkat seiring dengan kesejahteraan psikologis mereka.