Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Intuisi

Perceived Stress, Self-Compassion, dan Suicidal Ideation pada Mahasiswa Febriana, Yane; Purwono, Urip; Djunaedi, Achmad
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 13, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v13i1.28912

Abstract

Suicidal ideation pada mahasiswa menjadi salah satu masalah kesehatan mental yang berdampak negatif terhadap fungsi-fungsi kehidupan termasuk meningkatkan resiko perilaku bunuh diri. Akan tetapi penelitian mengenai suicidal ideation belum banyak ditemukan di Indonesia. Berbagai teori suicidality menjelaskan perceived stress sebagai faktor kerentanan individu untuk memiliki ide bunuh diri. Meskipun demikian, tidak semua mahasiswa yang mengalami stress pada akhirnya memikirkan untuk bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara perceived stress dengan suicidal ideation yang dimoderasi self-compassion. Pengambilan data dilakukan kepada 261 mahasiswa aktif di perguruan tinggi dengan menggunakan Perceived Stress Scale, Self-compassion Scale, dan Suicidal Ideation Scale. Analisis statistik digunakan untuk menguji peran moderasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa hipotesis diterima, yakni terdapat efek moderasi self-compassion terhadap hubungan antara perceived stress dengan suicidal ideation (b3= -.019, R2= 0.424, p<.05). Self-compassion, khususnya komponen common humanity dan mindfulness dapat melemahkan hubungan antara perceived stress dengan suicidal ideation. Peranan perceived stress terhadap kemunculan suicidal ideation tergantung dari self-compassion yang dimiliki individu. Jika mahasiswa memiliki self-compassion yang tinggi maka kecenderungan persepsi stress berkembang menjadi ide bunuh diri menjadi berkurang.Suicidal ideation among college students was a mental health problem that caused negative impact to various life functions and also increasing suicide risk. Unfortunately, studies regarding suicidal ideation were still scarce in Indonesia. Various suicidality theories explained perceived stress as an individual's vulnerability factor to have suicidal ideation. Even so, not all college students who experience stress would develop suicidal ideation. The purpose of this study was to investigate the relationship between perceived stress and suicidal ideation moderated by self-compassion. Data collection was done on 261 active college students using Perceived Stress Scale, Self-compassion Scale and Suicidal Ideation Scale. Statistical analysis was used to test the moderation effect. The results support the notion that self-compassion act as moderating variable in relationship between perceived stress and suicidal ideation (b3= -.019, R2= 0.424, p<.05). One's self-compassion especially common humanity and mindfulness had potential role for weaken the relationship between perceived stress and suicidal ideation. These findings highlighted the importance of self-compassion among college students. If a college student has a high level of self-compassion, the tendency of perceived stress developing into suicidal ideation will be reduced.
Berserah Diri atau Memaki: Religious Coping dan Suicidal Ideation pada Mahasiswa Savira, Marina; Purwono, Urip; Wardhani, Nurul
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 13, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v13i1.28884

Abstract

Bunuh diri merupakan permasalahan kesehatan publik global yang serius dan banyak terjadi pada mahasiswa. Salah satu faktor penting dalam upaya pencegahan bunuh diri adalah suicidal ideation. Religious coping ditemukan memiliki hubungan dengan suicidal ideation, namun studi yang meneliti hubungan kedua variabel tersebut pada mahasiswa di Indonesia masih jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan apakah religious coping berkorelasi dengan suicidal ideation pada mahasiswa. Pengambilan data dilakukan pada mahasiswa aktif dengan jumlah sampel 247 orang dengan teknik convenience sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa negative religious coping berkorelasi positif signifikan dengan suicidal ideation (ρ = .342, p < .05) dan positive religious coping berkorelasi negatif signifikan dengan suicidal ideation (ρ = -.262, p < .05). Artinya, semakin sering mahasiswa melakukan positive religious coping, tingkat suicidal ideation yang dimilikinya semakin menurun, sedangkan jika mahasiswa sering melakukan negative religious coping, maka tingkat suicidal ideation yang dimilikinya akan semakin meningkat.Suicide is a serious global public health problem, and happens often in college student population. One of the important factors in suicide prevention is suicidal ideation. Religious coping has been found to be associated with suicidal ideation, but studies about the correlation of both variables in Indonesian college students are scarce. This study aims to see if religious coping correlates with suicidal ideation in college students. Data collection was carried out on active college students with a total sample of 247 people using convenience sampling. Data analysis was done using Rank Spearman. The results found that negative religious coping has a positive significant correlation with suicidal ideation (ρ = .342, p < .05) and positive religious coping has a negative significant correlation with suicidal ideation (ρ = -.262, p < .05). This means that the more often a college student uses positive religious coping, their suicidal ideation will lower, and if college students use negative religious coping often, their suicidal ideation will rise