Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal Infomanpro

STUDY KELAYAKAN KEBUTUHAN AIR BERSIH DI DESA BAMBANG KECAMATAN WAJAK KABUPATEN MALANG vega aditama; Lies Kurniawati Wulandari; Sutanto Hidayat
Jurnal Teknik Sipil Info Manpro Vol 9 No 1 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL INFOMANPRO
Publisher : Pascasarjana Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/infomanpro.v9i1.2635

Abstract

Penyediaan air bersih untuk masyarakat khususnya di Kabupaten Malang mempunyai peranan yang sangat penting dalam meningkatkan kesehatan lingkungan, yakni mempunyai peranan dalam menurunkan angka penderita penyakit, yang berhubungan dengan air, dan berperan dalam meningkatkan standar atau kualitas hidup masyarakat. Studi ini bertujuan untuk mengetahui dan memaksimalkan ketersediaan air sumber untuk kebutuhan masyarakat Desa Bambang sampai dengan tahun 2035, Diketahui total debit yang tersedia di sumber mata air di Desa Bambang sebesar 5,0 liter/detik. Berdasarkan analisa hasil perhitungan diketahui bahwa besar total debit untuk bisa melayani 100% kebutuhan penduduk sebesar 6,51 liter/detik untuk daerah pelayanan Desa Bambang. Perhitungan dilakukan dengan simulasi kondisi tidak permanen dengan kebutuhan air berubah sesuai dengan kebutuhan tiap jamnya.
Penentuan Skala Prioritas Pemilihan Jenis Perkerasan jalan dengan Metode Analitycal Hierarchy Process pada proyek Preservasi Rekonstruksi Jalan Sidoarjo – Pandaan – Purwosari – Malang - Kepanjen Krismana Yudo Prahastyo; Nusa Sebayang; Lies Kurniawati Wulandari
Jurnal Teknik Sipil Info Manpro Vol 8 No 2 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL INFOMANPRO
Publisher : Pascasarjana Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/infomanpro.v8i2.2648

Abstract

Dalam Daftar Usulan Rencana Proyek (DURP), kenyataan di lapangan menunjukan bahwa ada beberapa ketidaksesuaian antara keadaan asli di lapangan dengan usulan-usalan yang disampaikan ke rencana pembangunan daerah, baik dari segi teknis maupun dari segi kebutuhan masyarakat sekitar. Dalam hal ini, adanya celah dalam proses penentuan pemilihan atas jenis struktur perkerasan jalan.Demikian pula ada pertimbangan kriteria-kriteria perencanaan yang berbeda-beda setiap daerah dan perilaku tertentu yang tidak menutup kemungkinan berpengaruh dalam menetapkan alternatif jenis perkerasan jalan. Studi ini bertujuan untuk menganalisa pendekatanmetode ilmiah yang dapat digunakan sebagai bahan untuk memutuskan perencanaan jenis perkerasan jalan, sehingga dapat mengurangi unsur subyektivitas para pengambil kebijakan.Salah satu metode ilmiah dimaksud adalah metode Analytical Hierarchy Process (AHP), yaitu suatu metode yang sudah dikenal dan banyak digunakan dalam bidang pengambilan keputusan dan manajemen.
ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA DAN WAKTU SALURAN DRAINASE BATU KALI DENGAN BETON READYMIX DAN BETON PRACETAK PADA RUAS JALAN BOYOLANGU – CAMPURDARAT KABUPATEN TULUNGAGUNG Saddam Al Akbar Al Satria; Kustamar; Lies Kurniawati Wulandari
Jurnal Teknik Sipil Info Manpro Vol 9 No 2 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL INFOMANPRO
Publisher : Pascasarjana Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/infomanpro.v9i2.3178

Abstract

Ruas Jalan Boyolangu - Campurdarat merupakan jalur utama menuju ke destinasi kawasan wisata di pesisir selatan kabupaten tulungagung, jalur ini saat musim hujan sering terjadi banjir dikarenakan saluran drainase tidak mampu menampung air hujan sehingga mengakibatkan air meluap dan menggenangi jalan. Selain itu kendaraan yang melintas memperlambat lajunya yang menimbulkan kepadatan bahkan kemacetan lalu lintas, yang harus segera ditangani dengan normalisasi saluran atau pembuatan saluran drainase baru. Metode alternatif jenis material pembuatan saluran drainase dibutuhkan untuk mempersingkat waktu pelaksanaan pekerjaan dan meminimalkan jumlah tenaga kerja. Salah satu jenis material pembuatan saluran drainase adalah dari beton readymix dan beton pracetak U-ditch. Perbedaan jenis material pembuat saluran ini dengan konvensional adalah pembuatanya dilakukan secara pabrikasi, yang pelaksanaanya di lokasi pekerjaan tinggal dipasang dan tidak membutuhkan waktu yang lama, sehingga tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas yang berkepanjangan. Berdasarkan hasil perhitungan saluran drainase dengan panjang 7.750 meter dengan jumlah tenaga kerja 200 orang/hari didapatkan biaya saluran drainase dengan batu kali Rp. 17.242.200.000,- dengan waktu pelaksanaan 393,78 hari, saluran drainase dengan beton readymix Rp. 20.896.325.000,- dengan waktu pelaksanaan 305,72 hari, saluran drainase dengan precast u-ditch Rp. 41.546.200.000,- dengan waktu pelaksanaan 164,6 hari.
OPTIMASI KOMPOSISI TIPE RUMAH DENGAN PROGRAM QM (Quantitative Analysis for Management) UNTUK MENENTUKAN STUDI KELAYAKAN PERUMAHAN KITANARA REGENCY JOMBANG Sudarso; Kustamar; Lies Kurniawati Wulandari
Jurnal Teknik Sipil Info Manpro Vol 9 No 2 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL INFOMANPRO
Publisher : Pascasarjana Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/infomanpro.v9i2.3179

Abstract

Dengan pertumbuhan jumlah penduduk Jombang yang tinggi maka akan menyebabkan meningkatnya permintaan akan rumah tempat tinggal. Perumahan Kitanara regency yang terletak di jalan Raya Seruni Pulo Lor Desa pulo Jombang menawarkan hunian sebanyak 61 unit rumah yang mana rumahnya terdiri dari 19 buah rumah tipe A, 31 buah rumah tipe C dan 11 buah rumah tipe C. Kelayakan dari perumahan Kitanara Regency menyatakan NPV sebesar Rp 6.155.903.283, BCR sebesar 1,94. dan IRR sebesar 17%. Dengan adanya evaluasi akan dipergunakan untuk mengetahui komposisi bangunan rumah pada proyek pembangunan perumahan Kitanara regency apa sudah optimal seiring dengan permintaan pasar saat ini. Di evaluasi ini membahas beberapa aspek yaitu aspek optimasi dengan metode simpleks, aspek pasar dengan metode deskriptif kualitatif, aspek teknis dengan metode deskriptif kualitatif dan aspek finansial dengan metode estimasi. Di evaluasi ini dipergunakan parameter parameter kelayakan seperti Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR) dan Internal Rate of Return (IRR). Penelitian ini menghasilkan jumlah komposisi optimal rumah untuk tipe A, tipe B dan tipe C masing masing berjumlah 16 ; 33 dan 12 buah. Dari analisis finansial berdasarkan komposisi rumah tersebut menghasilkan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp 7.613.270.783 > NPV existing, Nilai Benefit Cost Ratio 1,94 (BCR) >1,65 BCR existing dan Nilai Internal Rate of Return (IRR) sebesar 17 = IRR existing.
Resapan Dengan Koefisien Permeabilitas Batuan Desain Sumur Lapisan Bawah Lies Kurniawati Wulandari; Kustamar
Jurnal Teknik Sipil Info Manpro Vol 10 No 1 (2021): JURNAL INFO MANPRO
Publisher : Pascasarjana Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/infomanpro.v10i1.3628

Abstract

Banjir masih menjadi salah satu bencana yang menjadi perhatian, karena memiliki daya rusak yang cukup mengganggu, bahkan menimbulkan kerugian dan membahayakan keselamatan. Mayoritas banjir di dominasi oleh air yang merupakan akumulasi dari air limpasan permukaan, sehingga untuk mengendalikannya harus difokuskan pada upaya bagaimana memaksimalkan resapan air hujan ke dalam tanah. Mayoritas pemilik lahan pada daeran tangkapan hujan yang pada umumnya disebut daerah aliran sungai (DAS) adalah masyarakat. Oleh karenanya, dalam upaya pengendaliannya harus melibatkan masyarakat. Konstruksi sederhana yang cukup efektif digunakan adalah sumur resapan, karena memiliki kapasitas yang cukup besar akan tetapi mudah dibuat oleh masyarakat, dengan resiko yang relative kecil. Namun demikian dari tinjuan system drainase, penggunaan sumur resapan memerlukan biaya yang lebih besar dibandingjkan dengan pembuatan saluran drainase untuk mengalirkan hujan ke sungai. Oleh karenanya diperlukan upaya optimasi desain untuk mendapatkan biaya yang paling murah. Desain akan tepat jika digunakan data yang akurat, oleh karenanya dilakukan pengujian koefisien permeabilitas batuan bawah permukaan.
MENURUNKAN UNSUR LOGAM BESI PADA LIMBAH DOMESTIK BLACKWATER DENGAN AKAR WANGI Lies Kurniawati Wulandari; Sudirman Indra; Lalu Mulyadi
Jurnal Teknik Sipil Info Manpro Vol 10 No 1 (2021): JURNAL INFO MANPRO
Publisher : Pascasarjana Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/infomanpro.v10i1.3629

Abstract

Abdimas ini berisikan model pengolahan limbah rumah tangga blackwater yang diolah sebelum terbuang ke sungai dengan cara penyaringan pada bagian hulu dengan menggunakan filtrasi wetland akar wangi (vertiveria zizanoides). Air pada kolam pertama diserap oleh akar tanaman dengan waktu tinggal dengan memperhatikan beberapa parameter yaitu kekeruhan (NTU), dan Unsur Logam (Fe), pada awal dan keluarannya. Fenomena keluaran aliran air yang terjadi dipergunakan untuk merancang penetapan desain suatu bangunan IPAL baru yang keluarannya dapat memenuhi syarat air kesehatan. Dalam hal ini dapat dibuat suatu rumusan masalah dengan beberapa hal yaitu : (1) bagaiamana data blackwater awal dengan parameter yang ditinjau, (2) Bagaimanakah data blackwater keluaran dari filtrasi yang menggunakan wetland akar wangi, (3) Berapa waktu tinggal yang diperlukan supaya keluaran air limbah domestik menjadi lebih jernih.
BANTUAN TEKNIS PEMBUATAN SUMUR INJEKSI UNTUK KONSERVASI MATA AIR DI DESA PETUNGSEWU Lies Kurniawati Wulandari; Kustamar; Hirijanto; Hery Setyobudiarso
Jurnal Teknik Sipil Info Manpro Vol 10 No 1 (2021): JURNAL INFO MANPRO
Publisher : Pascasarjana Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/infomanpro.v10i1.3630

Abstract

Beberapa bagian penting dalam pembuatan Sumur Injeksi ialah: penentuan lokasi, penentuan dimensi sumur, penentuan diameter pipa injeksi, dan penentuan system filtrasi. Lokasi yang tepat akan menjamin terkumpulnya air hujan yang cukup dan injeksi yang tepat sasaran. Dimensi sumur dan diameter pipa injeksi yang tepat akan mendapatkan valume tampungan yang efektif, karena seimbang antara debit air hujan yang masuk sumur dan debit air yang diinjeksikan ke lapisan aquifer. Sistem filtrasi yang tepat akan menjamin kualitas air dan laju aliran yang sesuai. Desa Petung sewu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, terletak di sisi timur lereng Gunung Kawi, dengan topografi yang berbukit-bukit. Wilayah administrasi meliputi Dusun: Sengonrejo, Codo, Petungsewu, Codo Ledok, dan Durenan. Jumlah penduduk Desa Petungsewu tahun 2018 adalah 4491 Jiwa dengan jumlah kk 1315, dan mayoritas berprofesi sebagai petani. Kebutuhan air bersih dilayani dengan memanfaatkan sumber - sumber air di beberapa anak sungai, yang dialirkan secara terpisah ke masing-masing dusun, sesuai dengan kondisi topografinya. Kabutuhan air penduduk Dusun Durenan dilayani dengan perpipaan dari Sumber Air di alur sungai Kali Mati, yang berada dalam lahan yang dikelola Perhutani Kabupaten Malang. Peremajaan tanaman yang telah dilakukan mulai tahun.
PEMANFAATAN LUMPUR SIDOARJO SEBAGAI BAHAN CAMPURAN BETON MUTU RENDAH Lies Kurniawati Wulandari; Sudirman Indra
Jurnal Teknik Sipil Info Manpro Vol 10 No 1 (2021): JURNAL INFO MANPRO
Publisher : Pascasarjana Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/infomanpro.v10i1.3631

Abstract

Permasalahan utama yang melatar belakangi penelitian ini adalah bencana luapan lumpur panas Sidoarjo di Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo sejak. Penggunaan material bahan bangunan pada beton yang masih menggunakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui seperti semen, pasir dan lain–lain. Maka diperlukan upaya untuk memanfaatkan lumpur Sidoarjo untuk campuran pembuatan campuran beton mutu rendah sebagai sumbangan pikiran dalam menangani bencana LUSI serta melakukan upaya menghindari kelangkaan sumber daya alam di masa mendatang dengan memanfaatkan LUSI sebagai campuran tambahan lainnya. Pada penelitian ini akan dilakukan pengembangan dari penelitian–penelitian sebelumnya tentang lumpur Sidoarjo yaitu pembuatan campuran beton mutu rendah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih maksimal dalam pembuatan campuran beton mutu rendah.
Skala model pengolahan limbah greywater dan air hujan memenuhi syarat kualitas air bersih guna penanganan krisis air bersih di kota Bontang Lies Kurniawati Wulandari
Jurnal Teknik Sipil Info Manpro Vol 14 No 1 (2025): JURNAL INFOMANPRO
Publisher : Pascasarjana Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/infomanpro.v14i1.14793

Abstract

ABSTRAK WHO menggarisbawahi pentingnya; pengelolaan kotoran manusia (tinja dan urin) secara aman, dan dibuang secara aman. Untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, dibutuhkan upaya yang menyeluruh dan berkelanjutan agar air limbah domestik dapat dibuang secara aman atau dilakukan daur ulang sehingga dapat dimanfaatkan kembali. Berdasarkan permasalahan tersebut sehingga akan dilakukan kajian terkait alternatif secara berkelanjutan dalam upaya pemenuhan krisis air bersih Kota Bontang dengan pemanfaatan potensi air limbah domestik sisa buangan rumah tangga (grey water) dan air hujan yang cukup tinggi menjadi air bersih. Penelitian ini mengaplikasikan metode bahan kimia yang kemudian dilanjutkan dengan filter betingkat yang terdiri dari material pasir. Variabel penelitian yang diamati adalah variasi bahan kimia (X1), debit air limbah (X2), variasi ketebalan pasir (X3), serta parameter kualitas air (Y) yang terdiri dari pH, dan NTU. Metode analisis data yang digunakan adalah Regresi Linier dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model fisik yang terdiri dari bahan kimia dan filter bertingkat mampu meningkatkan kualitas air limbah greywater, dimana output yang dihasilkan telah memenuhi standar kualitas air kelas II (air bersih). Persamaan regresi yang diperoleh pada perlakuan penelitian ini adalah : pH greywater (Y) = 5.316 + 0.021 X1 + 0.005 X2 + e (X1 ketebalan pasir, X2 alum+soda ash) dan NTU Greywater (Y) = 11.738 - 0.144 X1 - 0.138 X2 + e (X1 ketebalan pasir, X2 alum+soda ash) Dengan demikian, maka secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa penggunaan model fisik pengolahan limbah yang diterapkan mampu mereduksi polutan yang terkandung dalam limbah greywater. Kata kunci: Greywater, Bahan kimia, Filter bertingkat