Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengembangan Stroberi Lokal Organik Di Daerah Wisata Kayu Aro Berbasis Komlikoplusmol Novita, Trias; Evita, Evita; Jasminarni, Jasminarni
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12251.275 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v6i2.20837

Abstract

ABSTRAK Wilayah Kecamatan Kayu Aro sangat cocok untuk pengembangan stroberi. Stroberi lokal sudah mulai langka dan tanaman yang masih ada hidup liar. Pengetahuan masyarakat tentang pengembangan budidaya stroberi lokal terutama di kelompok mitra PPM masih minim, pengetahuan masyarakat tentang pertanian organik belum ada, tanaman tumbuh tanpa pemupukan dan pemeliharaan yang tepat. Wilayah ini juga berpotensi untuk pengembangan tanaman kopi, limbah kopi dari hasil panen tidak dikelola dengan baik sehingga mencemari udara dan lingkungan, pengetahuan dan penerapan MOL dan komlikoplusmol sebagai pupuk organik limbah kopi pada budidaya tanaman stroberi organik belum ada. Solusi yang dilakukan dalam kegiatan PPM adalah penerapan IPTEK melalui kegiatan diskusi, pelatihan, pendampingan, praktek dan demplot. Lokasi kegiatan di Desa Koto Periang Kecamatan Kayu Aro. Kegiatan yang diterapkan adalah : pengolahan limbah kopi menjadi komlikoplusmol, pengolahan limbah kopi menjadi MOL, pelatihan, praktek dan demplot budidaya tanaman stroberi lokal secara organik yang memanfaatkan MOL dan komlikoplusmol, penanaman dilakukan secara vertikultur untuk menata lingkungan dan kelestarian lingkungan. Kesimpulan kegiatan adalah : produk MOL sebagai dekomposer dan komlikoplusmol sebagai pupuk organik yang dimanfaatkan dalam pengembangan budidaya stroberi dapat meningkatkan pertumbuhan, perkembangan dan produksi stroberi lokal yang sudah mulai langka, produk yang diperoleh adalah buah stroberi organik, adanya peningkatan penghasilan, kualitas dan kuantitas.
Induksi dan Multiplikasi Tunas Jarak Pagar (Jatropha curcas L.) Secara In Vitro Lizawati, ,; Novita, Trias; Purnamaningsih, Ragapadmi
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 37 No. 1 (2009): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.045 KB) | DOI: 10.24831/jai.v37i1.1398

Abstract

The conventional propagation of physic nut (Jatropha curcas) is difficult, because it requires a high number of mother plant, which is very limited. In vitro culture is an alternative technique to conventional one to solve the problem.  An experiment was done to obtain the best in vitro culture media for shoot induction and multiplication. This research was separated into two steps, (1) in vitro induction of explant growth, and (2) in vitro shoot multiplication.  Results showed that medium of WPM + 2.0 ppm BAP induced shoot and leaf better than the control.  The highest number of leaf axillary's multiplication was obtained from the medium WPM + 2.0 ppm BAP + 0.1 ppm NAA. Various medium formulations for the induction and multiplication of shoots resulted in highly leaf fall.  The use of DKW + 2.0 ppm BAP + 0.4 ppm TDZ + 3.0 ppm AgNO3 medium has effectively induced shoot multiplication and reduction of dehydrated leaf. Meanwhile, the used of DKW medium supplemented with 5 ppm kinetin resulted in the best shoot elongation.   Key words :  Induction, in vitro, Jatropha curcas, shoot, multiplication
Efektivitas Ekstrak Daun Jarak Pagar (Jatropa curcas L.) dalam Menghambat Perkembangan Nematoda Puru Akar Meloidogyne spp. pada Tanaman Tomat Effectiveness ofJatropha curcasLeafExtract L to Inhibits the Development of Meloidogyne spp. Nematodeon Tomato R Trias, NOVITA
Biospecies Vol. 5 No. 2 (2012): Juli 2012
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v5i2.644

Abstract

ABSTRACT.  Synthetic  chemical  based  nematicide  is  a  common  technique  to  control  nematodes  ulcer roots, either as a fumigant or systemic nematicide. However, this synthetic nematicide causes many side effects such as killing soil fauna and releasing organic compounds including N that ultimately decreasing soil  fertility.  An  alternative  technique  that  can  be  done  to  reduce  these  negative  impacts  is  the  use  of organic  nematicide  which  also  relatively  cheap,  widely  available,  and  safe  for  humans  and  the environment.  This  study  aims  to  determine  the  effectiveness  of  Jatropha  leaf  extract  to  inhibit  the development  of Meloidogyne  spp.  nematodes  in  tomato  roots.  The  study  was  conducted  using Completely  Randomized  Design  with  six  treatments  consisting  of  (i)  without  Jatropha  leaf  extract (control),  (ii)  Jatropa  leaf  extract  20%,  (iii)  Jatropa  leaf  extract  30%,  (iv  )  Jatropa  leaf  extract  40%,  (v) Jatropa  leaf  extract  50%,  and  (vi)  the  Jatropa  leaf  extract  60%.  Each  treatment  was  repeated  4  times. Each  experimental  unit  contained  two  plants,  so  the  total  number  of  plants  was  48  plants.  Jatropa  leaf extract is effective to  inhibits thedevelopment ofMeloidogyne spp. nematodes in the  tomato roots for a small ulcer (83.32%) with the extract concentration of 50%.  The effectiveness for controlling big ulcer is 60.18% and for blend ulcer is 100% both at concentration of 40%. Keywords: Jatropa, nematicide, nematode, root ulcer ABSTRAK.  Penggunaan  nematisida  berbahan  kimia  sintetik  merupakan  salah  satu  cara  yang  sering dilakukan untuk mengendalikan nematoda puru akar, baik sebagai fumigan maupun nematisida sistemik. Tetapi  nematisida  sintetik  ini  menimbulkan  banyak  efek  samping  seperti  membunuh  fauna  tanah  dan membebaskan  senyawa  organik,  termasuk  N  sehingga  menurunkan  kesuburan  tanah.  Salah  satu alternatif yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak negatif tersebut adalah dengan menggunakan nematisida  nabati  yang  relatif  lebih  murah,  mudah  didapat,  aman  bagi  manusia  dan  lingkungan. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  efektifitas  ekstrak  daun  jarak  pagar  dalam  menghambat perkembangan  nematoda  puru  akar  oleh Meloidogyne  spp.  pada  tanaman  tomat.    Penelitian  dilakukan menggunakan  Rancangan  Acak  Lengkap  (RAL)  dengan  6  perlakuan  yang  terdiri  dari  (i)  tanpa  ekstrak daun  jarak  (kontrol  tanaman  sakit);  (ii)  konsentrasi    20%    ekstrak  daun  jarak;  (iii)  konsentrasi    30% ekstrak daun jarak; (iv)konsentrasi  40%  ekstrak daun jarak; (v) konsentrasi  50%  ekstrak daun jarak; dan  (vi)  konsentrasi    60%    ekstrak  daun  jarak.  Setiap  perlakuan  diulang  sebanyak  4  kali.  Setiap  unit percobaan terdapat 2 tanaman, sehingga jumlah tanaman keseluruhan sebanyak 48 tanaman. Efektifitas ekstrak daun jarak pagar dalam menghambat perkembangan nematoda puru akar olehmeloidogyne spp. pada  tanaman  tomat  untuk  puru  kecil  sebesar  83,32%  dengan  konsentrasi  ekstrak  50%,  untuk  puru besar sebesar 60,18% dan untuk puru menyatu sebesar 100% keduanya pada konsentrasi 40%. Kata kunci : jarak pagar, nematisida, nematoda, dan puru
Trichoderma sp. dalam Pengendalian Penyakit Layu Fusarium pada Tanaman Tomat Novita, Trias
Biospecies Vol. 4 No. 2 (2011): Juli 2011
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v4i2.714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Trichoderma sp dalam pengendalianpenyakit layu fusarium pada tanaman tomat. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca FakultasPertanian Universitas Jambi, perlakuannya terdiri dari : t0 = tanpa Trichoderma sp; t1 = 25 gTrichoderma sp/8 kg media; t2 = 50 g Trichoderma sp/8 kg media; t3 = 75 g Trichoderma sp/8 kgmedia; dan t4 = 100 g Trichoderma sp /8 kg media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trichodermasp berperan dalam mengendalikan penyakit layu fusarium pada tanaman tomat. TakaranTrichoderma sp yang paling baik dalam mengendalikan penyakit layu fusarium pada tanaman tomatadalah pada perlakuan 50 g Trichoderma sp/8 kg media.
Capacity Building for Women Farmers in Organic Waste Management and SRI-Based Cultivation Jasminarni, Jasminarni; Novita, Trias; Andayani, Jul
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to enhance sustainable agriculture by implementing the System of Rice Intensification (SRI) through the utilization of rice straw compost among the Sedap Malam Women Farming Group in Koto Pudung, Kerinci. The method involves a participatory training approach focused on transforming rice straw waste into high-quality organic fertilizer, addressing the ecological drawbacks of conventional biomass burning. Results indicate that integrating rice straw compost into SRI framework significantly optimizes nutrient recycling and soil health restoration while reducing production costs by eliminating dependence on synthetic fertilizers. The novelty of this work lies in the localized synergy between organic waste management and SRI principles to empower women farmers in a rural context. Ultimately, this transition from traditional burning to organic composting serves as a strategic implication for mitigating air pollution and fostering a circular economy in regional rice production.